Untitled Document
Kamis, 28 Zulhijjah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 23 Oktober 2014 04:26
Diduga Mabuk,
Warga Rumbai Jaya, Inhil Tewas dalam Lakalantas Tunggal


Rabu, 22 Oktober 2014 22:12
Porprov VIII Riau,
Taekwondo Sumbangkan Emas Terbanyak untuk Pekanbaru


Rabu, 22 Oktober 2014 21:46
Porprov VIII Riau,
Tim Dayung Kuansing Jawara


Rabu, 22 Oktober 2014 21:39
Porprov VIII Riau,
Sepak Takraw dan Atletik Sumbang Dua Emas untuk Rohul


Rabu, 22 Oktober 2014 21:36
Bupati Kampar Sebut P4S Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Rabu, 22 Oktober 2014 21:30
Aprizal Terpilih Secara Aklamasi Nakhodai PWI Kabupaten Kampar

Rabu, 22 Oktober 2014 21:22
DPRD Minta Dinas Perikanan dan Kelautan Rohil Budidayakan Ikan Sembilang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 24 Juni 2012 19:46
Polda Riau Segera Bentuk Polres Kepulauan Meranti

Kabupaten Kepulauan Meranti segera memiliki Polres. Polda Riau segera membentukanya dalam rangka memaksimalkan Kamtibmas.

Riauterkini-RUPAT- Dalam rangka memperkuat pengamanan dan pengawasan di daerah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, Kepolisian Daerah (Polda Riau) berencana untuk membentuk Polres Meranti. Dengan demikian, Polres Bengkalis akan lebih fokus melakukan pemantauan pulau-pulau yang ada diwilayah hukumnya. Demikian disampaikan Kapolda Riau, Brigjen Pol Suedi Husin dalam kegiatan Sambang Nusa dan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di Tanjung Medang, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (23/6/12) kemarin.

"Kita sudah berkordinasi dengan Mabes Polri soal rencana pengembangan Polres Meranti. Sehingga nantinya kalau sudah terpisah, Kapolres (Bengkasil,red) bisa lebih fokus melakukan pemantauan dan pengamanan pulau-pulau yang ada di Bengkalis ini. Dengan sebaliknya, Kapolres Meranti juga melakukan tugasnya dengan mengawasi likungan kerjanya," kata Kapolda Riau.

Bahkan dalam hal ini, Kapolda Riau berharap, rencana ini segera dapat terealisasi. Berkaca dari pengalaman, kejahatan narkoba, human trafiking dan illegal fishing banyak terjadi memanfaatkan longgarnya pengawasan di wilayah perbatasan. Tidak hanya melalui jalur tikus, kejahatan tersebut bahkan terdeteksi mengunakan pintu-pintu resmi. Wilayah perairan di Provinsi Riau terbukti potensial masuknya tindak kriminal dari luar negeri, khususnya negara yang berbatasan langsung seperti Malaysia.

"Di beberapa kabupaten/kota contohnya Dumai, Rohil, Meranti dan Bengkalis telah beberapa kali didapati kasus penyeludupan narkoba. Mudah-mudahan tahun depan mendapatkan restu Mabes Polri. Lebih cepat, lebih bagus. Setakat ini hanya upaya preventif yang dapat dilakukan oleh Polda Riau, sembari memperkuat penjagaan di pintu masuk resmi yang dikawal oleh instansi lain seperti Bea dan Cukai. Dengan kapal patroli yang dinilainya cukup memadai, polisi terus melakukan pengamanan di perairan terutama di wilayah yang dianggap rawan," cetus Kapolda Riau.

Kendati demikian, keterbatasan personel dan luasnya wilayah yang harus dijaga menyebabkan masih terbukanya kemungkinan masuknya tindak kejahatan itu. Ia meminta anggota kepolisian untuk lebih bersinergi dengan masyarakat. "Polisi itu terbatas sedangkan masyarakat ada dimana-mana. Makanya polisi harus punya hubungan baik dengan masyarakat. Kalau sudah punya hubungan baik, tanpa diminta informasipun masyarakat dengan sendirinya akan menyampaikan," pungkas Kapolda Riau, Brigjen Pol Suedi Husin.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Budak lorongpisang
Kate pak acan tu.. betol juge. Semakin ade polisi bukan tambah aman, malah tambah kecoh. Kate kawan saye yang namenye Aseng, polisi tu : " lu chia gua ciak, lu salah gua diak.... Haiya!

Budak lorongpisang
Kate pak acan tu.. betol juge. Semakin ade polisi bukan tambah aman, malah tambah kecoh. Kate kawan saye yang namenye Aseng, polisi tu : " lu chia gua ciak, lu salah gua diak.... Haiya!

acan
keberadaan polres bukan kemauan masyarakat. tanpa polisi kami merasa tentram-damai. ade polisi makin tak aman krn sslalu ade pungli ???!!!


Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Mabuk,
Warga Rumbai Jaya, Inhil Tewas dalam Lakalantas Tunggal

- Dua Pejabat Tak Hadiri Pemeriksaan KPK,
Zulher: Saya Belum Terima Surat Pemanggilan

- Pedagang Ikan di Pekanbaru Jual Sabu-Sabu Rp300 Juta
- Penyertaan Modal PT. BLJ Group Rugikan Negara Rp200 Miliar
- Kasus Gubri Nonaktif Annas Maamun,
2 Pegawai PT Anugrah Kelola Artha Diperiksa Penyidik KPK

- BNI 46 Tagih Kredit Macet Rp97 M PT SRT
- Izin Operasional Pizza Hut,
Walikota Firdaus Bantah Terima Suap



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.22.173.58
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com