Untitled Document
Kamis, 23 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 24 April 2014 12:47
Hardiknas, Bakal Digelar PCR Edu Expo 2014 di Mal SKA

Kamis, 24 April 2014 11:36
Caleg Golkar, Abdullah Berpeluang Jadi Ketua DPRD Rohil

Kamis, 24 April 2014 11:35
Pengurus Kohati HMI Badko Riau-Kepri Kunjungi Riauterkini.com

Kamis, 24 April 2014 11:32
Baru Honor Guru Bantu Provinsi Kabupaten Inhil Dicairkan

Kamis, 24 April 2014 10:42
Bupati Meranti Kaget Gaji Guru Honor Belum Dibayar

Kamis, 24 April 2014 10:36
Lahan Kampus Diserahkan ke BPN, Mahasiswa AMIK Protes Pemkab Meranti

Kamis, 24 April 2014 08:24
Pimpinan DPR Riau Berpotensi Didominasi Politisi Perempuan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 24 Juni 2012 19:46
Polda Riau Segera Bentuk Polres Kepulauan Meranti

Kabupaten Kepulauan Meranti segera memiliki Polres. Polda Riau segera membentukanya dalam rangka memaksimalkan Kamtibmas.

Riauterkini-RUPAT- Dalam rangka memperkuat pengamanan dan pengawasan di daerah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, Kepolisian Daerah (Polda Riau) berencana untuk membentuk Polres Meranti. Dengan demikian, Polres Bengkalis akan lebih fokus melakukan pemantauan pulau-pulau yang ada diwilayah hukumnya. Demikian disampaikan Kapolda Riau, Brigjen Pol Suedi Husin dalam kegiatan Sambang Nusa dan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di Tanjung Medang, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (23/6/12) kemarin.

"Kita sudah berkordinasi dengan Mabes Polri soal rencana pengembangan Polres Meranti. Sehingga nantinya kalau sudah terpisah, Kapolres (Bengkasil,red) bisa lebih fokus melakukan pemantauan dan pengamanan pulau-pulau yang ada di Bengkalis ini. Dengan sebaliknya, Kapolres Meranti juga melakukan tugasnya dengan mengawasi likungan kerjanya," kata Kapolda Riau.

Bahkan dalam hal ini, Kapolda Riau berharap, rencana ini segera dapat terealisasi. Berkaca dari pengalaman, kejahatan narkoba, human trafiking dan illegal fishing banyak terjadi memanfaatkan longgarnya pengawasan di wilayah perbatasan. Tidak hanya melalui jalur tikus, kejahatan tersebut bahkan terdeteksi mengunakan pintu-pintu resmi. Wilayah perairan di Provinsi Riau terbukti potensial masuknya tindak kriminal dari luar negeri, khususnya negara yang berbatasan langsung seperti Malaysia.

"Di beberapa kabupaten/kota contohnya Dumai, Rohil, Meranti dan Bengkalis telah beberapa kali didapati kasus penyeludupan narkoba. Mudah-mudahan tahun depan mendapatkan restu Mabes Polri. Lebih cepat, lebih bagus. Setakat ini hanya upaya preventif yang dapat dilakukan oleh Polda Riau, sembari memperkuat penjagaan di pintu masuk resmi yang dikawal oleh instansi lain seperti Bea dan Cukai. Dengan kapal patroli yang dinilainya cukup memadai, polisi terus melakukan pengamanan di perairan terutama di wilayah yang dianggap rawan," cetus Kapolda Riau.

Kendati demikian, keterbatasan personel dan luasnya wilayah yang harus dijaga menyebabkan masih terbukanya kemungkinan masuknya tindak kejahatan itu. Ia meminta anggota kepolisian untuk lebih bersinergi dengan masyarakat. "Polisi itu terbatas sedangkan masyarakat ada dimana-mana. Makanya polisi harus punya hubungan baik dengan masyarakat. Kalau sudah punya hubungan baik, tanpa diminta informasipun masyarakat dengan sendirinya akan menyampaikan," pungkas Kapolda Riau, Brigjen Pol Suedi Husin.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Budak lorongpisang
Kate pak acan tu.. betol juge. Semakin ade polisi bukan tambah aman, malah tambah kecoh. Kate kawan saye yang namenye Aseng, polisi tu : " lu chia gua ciak, lu salah gua diak.... Haiya!

Budak lorongpisang
Kate pak acan tu.. betol juge. Semakin ade polisi bukan tambah aman, malah tambah kecoh. Kate kawan saye yang namenye Aseng, polisi tu : " lu chia gua ciak, lu salah gua diak.... Haiya!

acan
keberadaan polres bukan kemauan masyarakat. tanpa polisi kami merasa tentram-damai. ade polisi makin tak aman krn sslalu ade pungli ???!!!


Berita Hukum lainnya..........
- Motor Dilarikan Kawan, Lapor ke Polsek Tenayan Raya Malah Dibentak-bentak
- Nestapa Keluarga Petani Tersangka Karhutla,
Salma Kini Harus Merawat Dua Anak dan Kebun Ubi

- Panwaslu Inhu Didesak Lanjutkan Kasus Dugaan Penggelembungan Suara di PPK Pasirpenyu
- Lampu Templok Picu Kebakaran Ludeskan Rumah Warga Rokan IV Koto
- Truk Boks Terguling di Depan Mapolres Kuansing
- Diduga jadi Tempat Mesum,
Rumah Rektor UNISI Tembilahan Dikepung Warga

- Dari Mabes Polri dan Kejagung RI,
Berkas Tersangka Direktur PT Karya Dayun Dilimpahkan ke Kejari Siak



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.221.22
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com