|
|
|
Jum’at, 8 Juni 2012 21:00 Komisi D DPRD Dinilai Lamban Sikapi Polemik Tugu Countdown
Komisi D DPRD Riau dinilai lamban menyikapi polemik Tugu Countdown. Buktinya, meski terjadi kesimpangsiuran informasi soal tugu ini, belum ada rencana pihak Komisi D memanggil Pemprov Riau untuk hearing.
Riauterkini-PEKANBARU- Meskipun sampai saat ini terjadi kesimpangsiuran informasi terhadap Tugu Countdown (Hitung Mundur) PON XVIII Riau, baik dari berapa besar biaya proyek tersebut, hingga sumber pendanaannya, namun Komisi D DPRD Riau belum berencana mengundang pihak Pemerintah Provinsi (Pemrov) Riau dan Satker terkait untuk dengar pendapat (hearing)
Pendapat itu diungkapkan salah seorang anggota Komisi D DPRD Riau, Darisan Ahmad kepada riauterkini, Jum'at (8/6/12). Menurutnya, sampai saat ini belum diagendakan untuk melakukan pemanggilan terhadap lembaga yang berwenang untuk menyelesaikan ini.
“Sebenarnya masalah jadwal pemanggilan itu merupakan hal para pimpinan untuk memutuskan pemanggilan. Sebagai anggota sampai saat ini saya belum menerima informasi terkait rencana hearing beberapa lembaga pemerintah terkait pembangunan tugu ini,” terangnya.
Darisan Ahmad juga meminta kepada Pemrov Riau untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait kejelasan pembangunan tugu ini. “Berapa dananya, dari mana dananya, kalau dari APBD atau dari investor maka jelaskanlah. Jangan seperti saat ini yang tidak ada transparansinya sedikitpun,” tukasnya.***(ary)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
kulup inhu sy sangat..sangat..sangat heran dan prihatin dgn sikap,prilaku dan pikiran pejabat dan politisi di negeri ini.bukankah kejadian demi kejadian mestinya menjd koreksi dlm tiap kebijakan dan keputusan yg diambil..buanglah jauh2 egoisme dan ambisi pribadi/golongan...berpikirlah secara bijak bahwa semua itu terjd krn hukum sebab akibat...sebagai anak jati Riau,sy mulai sependapat dgn beberapa komentar kwn2 bahwa yg menghancurkan Riau adlh Pejabat Riau sendiri yg notabene adlh org2 asli Riau....luar biasa!
putra %@!* asli Yang benar kota tegakkan yang salah kita lawan kalau ingin adanya perubahan di negri ini majulah laskar-laskar %@!*,mahasiswa dan seluruh masyarakat di bumi lancang kuning ini kita lawan kedzaliman dengan perbuatan yg terpuji
putra %@!* mahasiswa jangan hanya pandai berdemo, menyuarakan kebenaran, tetapi sikap dan sepak terjang dilapangan seperti seorang preman dan tidak berpendidikan seperti perilaku merusak tugu PON beberapa waktu lalu. secara bringas dan tak terkendali. brani berbuat harus berani bertanggung %@!*b atas kerusakan dan sikap anarkis. jangan jadi seorang pengecut yang meminta perlindungan dari masyarakat dan almamater atas perbuatan tercela yang dilakukan.
markus dprd riau tdk akan berani memanggil rusli zainal,sebab mayoritas dpdrd riau partai golkar anak buahnya rusli zainal, kalau macam2 bisa di PAW sama rusli zainal lewat indra mukhlis adnan budak RZ. jadi masalah tugu coundown kita sdh tahu, tdk ada satu proyekpun di riau ini yg tidak dikorupi oleh RZ
profesional Mana ada dana dari luar yg sudi memberikan bantuan pembangunan ini dan itu kalau tidak ada maksud tersembunyi, sekarang bagaimana johar berani menggelar hearing atau hanya jadi pengecut, ini saatnya dan kesempatan menguak tabir perbuatan RZ, itu pun kalau dewan profesional
komersial apo nak dicakap loi apbd tu apo kato mereka jonyo sumpah kalau memang uang2 diatehtu nak mikio masyarakat malah menyusun-nyusun rencana nak perjalanan dinas alasan studi banding, orientasi sampai ke papua apo yg dicari disitu tambah perjalanan fiktif banyak pulak hancurkan riau ini dengan menghabiskan apbd selamat tuk kalian semuo
kadal hehehehheee... anggota dewan kalo kontraktor yg panggil, cepat dia macam %@!* ngejar umpan.
lsm pembuatan tugu pon itu dana.apbd, tak ada sumbangan dari sudarto itu kan rekayasa Rusli zainal kuruptor aja agar masyarakat tdk ada gejolak bukan johar firdaus aja diganti Rusli zainal ini yg hsrus cpt diproses secara hukum kasus2 korupsinya spt ilegal loging dah hancut riau ini sejakdipegang sama rusli zainal perampol uang rakyat
RIVAI RACHMAN PIMPINAN DPRD RIAU TIDAK KAPABEL, SEHINGGA QKEKACAUAN APBD DAN LEGISLASI DAERAH SEMAKIN PARAH. JOHAR MASIH DIBAWAH KENDALI RZ, SEHINGGA APA YG DIBUAT RZ AKAN DILEGALKAN OLEH DPRD. KAMI RAKYAT RIAU MENDESAK AGAR DILAKUKAN PENGGANTIAN PPIMPINAN DPRD RIAU KARENA SAMA SEKALI TIDAK PRO RAKYAT TAPI PRO RAJA ZALIM (RZ)
|
|