Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 23:15
Perkenalkan Mata Uang Digital,
Bitconnect Berikan Seminar Edukasi Gratis di Pekanbaru


Selasa, 17 Oktober 2017 22:10
Hentikan Operasi Pabrik Batu Bata,
Dewan Minta Camat Bantan Kaji Ulang Kebijakannya


Selasa, 17 Oktober 2017 21:22
Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Reklame Ilegal di Jalan Soekarno Hatta

Selasa, 17 Oktober 2017 20:38
Permintaan CPO Naik,  Harga TBS di Riau Pekan Ini Ikut Naik

Selasa, 17 Oktober 2017 20:37
Penyebab Proyek PL di PUPR Kuansing Batal Dilaksanakan

Selasa, 17 Oktober 2017 19:58
Buka MTQ XVI Tingkat Kabupaten,
Bupati Kuansing Ajak Warga Hidupkan Magrib Mengaji


Selasa, 17 Oktober 2017 19:52
Menuju Porprov Riau 2017, Kontingen Meranti Berangkat Naik KM Jelatik

Selasa, 17 Oktober 2017 19:17
Bahas Perdagangan Lintas Batas, Bupati Meranti Rapat Bersama DPD RI

Selasa, 17 Oktober 2017 19:07
Kapolresta Pekanbaru Periksa Puluhan Senpi Laras Panjang Sabhara

Selasa, 17 Oktober 2017 19:03
Sidang KKEP Polri, Tiga Personil Polres Meranti di Pecat Tidak Dengan Hormat

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 30 Mei 2012 14:25
Dimutasi Sepihak,
8 PNS Bersiap Gugat Bupati Rohil ke PTUN


8 PNS bersiap menggugat Bupati Rohil Annas Maamun ke PTUN. Mereka tidak terima dimutasi sepihak dan bermutan politik.

Riauterkini-PEKANBARU-Sikap arogansi tak beralasan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) dengan memutasikan sebanyak 8 orang pegawai dilikungannya. Mendapat perlawanan dari para PNS termutasi.

Pasalnya, ke 8 PNS tersebut berencana akan menggugat sang Bupati ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) . Karena mereka tak terima dimutasi tanpa alasan yang jelas dan waktu yang sangat cepat.

Adanya rencana menggugat Bupati Rohil, Annas Ma'mun ini disampaikan Ahmad Sadli, salah satu PNS yang ikut dimutasi kepada Riauterkini, Rabu (30/5/12).

" Dengan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) mutasi dari Bupati Rokan Hilir dengan Nomor : 166/BK-PM/2012 dan Nomor :167/BK-PM/2012 Tanggal 26 Mei 2012 ini. Kami (8 PNS terumutasi) akan mengajukan gugatan ke PTUN menggugat keputusan Bupati tersebut. Sebab, pengeluaran SK mutasi ini sarat dengan politis sang Bupati untuk maju menuju Riau I," terangnya.

Saat ini kita masih menyusun agenda gugatan yang akan diajukan ke PTUN. Dan dalam waktu dekat kita akan menyerahkannya ke PTUN.

" Untuk berita acara gugatan kita masih menyusunnya bersama kuasa hukum kita," ujarnya sembari belum mau menyebutkan siapa pengacara yang akan ditunjuk.

Hal senada juga disampaikan Zulfahmi, dimana dua saudara yang tak ikut acara silahturahmi calon Gubernur Riau mendatang, Drs Herman Abdullah ikut termutasi oleh kebijakan pihak Pemkab Rohil.

" Saat ini kita sedang membahas rencana gugatan tersebut bersama kuasa hukum yang akan mendampingi kami nanti," ujarnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, 8 PNS dilingkungan Pemkab Rohil telah menjadi korban atas sikap arogansi pihak Pemkab. Terkait menghadiri kunjungan silahturahmi calon Gubernur Riau mendatang, Drs Herman Abdullah pada Kamis 24 Mei 2012 lalu. Sebab, pihak pemkab tidak menginginkan para calon kandidat Gubri berkunjung ke Rohil, karena Annas Ma'mun, Bupati Rohil juga menyatakan maju pada Pilgubri mendatang.***(har)



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Kapolresta Pekanbaru Periksa Puluhan Senpi Laras Panjang Sabhara
- Ops Bina Kusuma Siak 2017,
Satnarkoba Polres Bengkalis Sita Belasan Botol Miras

- Kejari Pekanbaru Terima Berkas dan Tersangka Kasus Saracen
- KLHK Bingung Ditanyak Izin Operasional RAPP Dicabut
- Gugat Kejati Riau, Dua Terdakwa Lampu PJR Pekanbaru Serahkan Nota Praperadilan
- Napi dan Pengujung Wanita Tertangkap Basah Pesta Sabu di Sel Lapas Bengkalis
- Diduga Akan Menjual Sabu-sabu,
Polres Siak Tangkap Seorang Pemuda Warga Dayun



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.126.144
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com