Untitled Document
Rabu, 12 Rajab 1434 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 22 Mei 2013 12:46
PDIP Ambil Formulir Balon Gubri ke KPU Riau

Rabu, 22 Mei 2013 12:42
Polres Bidik SPPD Fiktif di Sekertariat DPRD Dumai

Rabu, 22 Mei 2013 12:35
Lusa, Demokrat Umumkan Jago di Pilkada Inhil

Rabu, 22 Mei 2013 10:05
Truk Muatan Seng Terguling Macetkan Jalan Soeta

Rabu, 22 Mei 2013 07:18
Jon Erizal Konsolidasi dengan Bacaleg PAK Siak

Rabu, 22 Mei 2013 07:16
Demokrat Rubah Bacaleg untuk DPRD Riau

Rabu, 22 Mei 2013 07:14
Belasan Juta Rupiah, Lapak Pasar Terubuk Bengkalis Diperdagangkan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 26 Mei 2012 16:46
Polisi Bubarkan Konvoi Pelajar SMA Usai Pengumuman Kelulusan

Meskipun dilarang, namun tetap saja sejumlah pelajar SMA di Dumai berkovoi usai pengumuman kelulusan. Karena dianggap membahayakan, polisi bertindak tegas dengan membubarkannya.

Riauterkini- DUMAI – Segerombolan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat di Kota Dumai, yang baru saja melihat nomor kelulusan dalam mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun 2012 tidak terlepas dengan aksi konvoi dan coret-coret baju.

Bahkan sebelum pihak Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Pendidikan Dumai bersama jajaran Polisi Resor (Polres) Dumai mewanti-wanti agar tidak melakukan aksi yang bisa mengganggu kenyamanan bagi pengendara di lalulintas oleh kalangan pelajar tersebut.

Pantauan riauterkini.com, Sabtu (26/5/12) di lapangan, terlihat anggota Lantas Polres Dumai berusaha menghalau kalangan pelajar dengan petungan kayu, dan ada juga dengan melakukan pengarahan bagi kalangan pelajar yang mangkal di pinggiran jalan raya. Disebalik apa yang dilakukan polisi ini tentunya akan membawa faidah baik bagi kalangan pelajar itu sendiri.

Kapolres Dumai AKBP Ristiawan Bulkaini SH kepada riauterkini.com mengatakan, bahwa apa yang dilakukan anggotanya dilapangan itu jangan dilihat dari sisi negatifnya, namun usaha itu lihatlah dari sisi positifnya. Karena apa, dengan adanya tindakan seperti itu tentunya akan membuat arah yang lebih baik lagi bagi kalangan pelajar itu sendiri.

“Coba kalau kami tidak melakukan itu, kalau terjadi kecelakaan dan tewas siapa yang rugi?. Maka dari itulah kami melakukan penghalauan dan memberikan pengarahan bagi kalangan pelajar yang saat ini lagi pesta atau memeriahkan kelulusan. Namun hal itu tentunya tidak seperti ini, sebab ini sudah mengganggu kenyamanan bagi pengendara sepeda motor lainnya di lalulintas,” cetus Kapolres Dumai.

Kemudian ketika disinggung mengenai aksi pembubaran konvoi kendaraan kalangan pelajar SMA Sederajat itu oleh anggota Lantas Pores Dumai dengan cara memukul pakai kayu, Ristiawan mengatakan, kalau apa yang dilakukan anggota di lapangan sudah melalui tahapan-tahapan atau mekanismennya. Sebab sebelumnya, kalangan pelajar sudah di ingatkan dan dilarang melakukan aksi konvoi.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai, Sya’ari ketika dikonfirmasi terkait aksi yang dilakukan kalangan pelajar tersebut mengatakan, bahwa sebelumnya pihaknya sudah mewanti-wanti kepada kalangan pelajar yang lulus mengikuti UN 2012 tidak melakukan aksi coret-coret baju dan konvoi. Kerana hal itu bisa mengganggu kencamanan bagi pengguna jalan.

“Saya sudah mewanti-wanti kepada kalangan pelajar agar tidak melakukan konvoi kendaraan. Jika hal itu tetap dilakukan oleh kalangan pelajar maka saya tidak bertanggung jawab jika terjadi adanya kecelakaan. Sedangkan bagi orang tua murid kami harapkan agar anaknya yang dinyatakan lulus untuk tidak melakukan aksi konvoi dan coret-coret baju,” ujar Kadisdik Dumai.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Polres Bidik SPPD Fiktif di Sekertariat DPRD Dumai
- Truk Muatan Seng Terguling Macetkan Jalan Soeta
- Belasan Juta Rupiah, Lapak Pasar Terubuk Bengkalis Diperdagangkan
- Dua Tersangka Narkotika Ditangkap Polres Dumai
- Bagai Film Laga, Warga Pelalawan Halau Kawanan Rampok
- Edar Sabu, Pemilik Kolam Renang Ditangkap Polres Pelalawan
- Kasus Penamparan Guru,
Putri Said Nurjaya Keceplosan Sebut Bapaknya Tampar Nurbaiti



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.242.188.217
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com