Untitled Document
Kamis, 15 Ramadhan 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 1 Juli 2015 23:32
‎Tragedi Hercules C-130,
Turut Berduka, Plt Gubri Doakan Keluarga Korban


Rabu, 1 Juli 2015 23:27
Disaksikan Danrem dan Bupati Rohil,
Artis Taiwan dan Malaysia Hibur Masyarakat Bagansiapiapi


Rabu, 1 Juli 2015 23:21
‎Safari Ramadhan di Dumai
Plt Gubri Minta Oknum Terbukti Bakar Lahan Diproses Hukum


Rabu, 1 Juli 2015 22:41
Ini Upaya Kemendagri Cegah Konflik Pilkada di Daerah

Rabu, 1 Juli 2015 22:39
KNPI Kampar Safari Ramadan di Masjid Al Ubudiyah Tanjung Belit

Rabu, 1 Juli 2015 22:34
Disdik Inhil Ingatkan Sekolah Terima Siswa Baru Berdasarkan Jumlah Kelulusan

Rabu, 1 Juli 2015 22:27
Menganggu dan Bahaya, Petasan Besar Bebas Dipasarkan di Siak



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 24 Mei 2012 15:59
Supir Truk Getah Karet,
Warga Rohul Korban Pembunuhan Sadis di Sumut


Seorang warga Rohul mengantar getah karet ke sebuah pabrik di Sumut, namun ia tak pernah kembali, karena jadi korban pembunuhan sadis di provinsi tetangga.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Iwan (26), sopir truk getah karet, Kampung Padang RT 02 RW 01, Desa Rambah Tengah Utara, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu, Rabu (23/5/12) malam sekitar pukul 19.00 WIB, ditemukan tewas terbungkus terpal, di Padang Sidempuan, Kabupaten Tapanuli Selatan Sumatera Utara (Sumut), setelah truk beserta muatannya dirampok.

Jasad Iwan ditemukan Polisi di Padang Sidempuan dalam truk yang dibawanya. Tubuhnya dibungkus terpal oleh pelaku, leher dijerat, tangan kaki dan leher nya patah. Begitu pun, kedua lengan nya patah seperti dianiaya oleh para pelaku sebelumnya.

Menurut sejumlah informasi diterima riauterkini.com, Iwan dibunuh kawanan rampok di kawasan Pasarbelas, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumut. Bapak dua anak yang tinggal bersama dengan istri dan kedua anaknya di Sungai Deras, Selasa (22/5) kemarin, dia berangkat mengangkut hasil pembelian karet tokenya Basiruddin.

Sekitar pukul 19.00 WIB, truk colt diesel BM 8736 MH bermuatan 5 ton getah karet, mulai berangkat bersama dua sopir lainnya hasil pembelian di Trans SKPC Rambah Hilir, Selasa (22/5/12) kemarin, untuk dijual ke pabrik Karet Virgo di Jalan Silandit Padang Sidempuan.

Ketiga truk berjalan beriringan dari Pasirpangaraian, namun antara Aek Godang sampai Kapuran Pasarbelas, korban yang semula berada di depan minta berjalan di belakang saat di Kilometer 35 Pasarbelas.

“Sejak itu korban tidak kita ketahui lagi kabarnya. Kami sudah tiba di pabrik Rabu jam tiga subuh (23/5/12). Kita mencoba mengontaknya, tapi HP nya mati. Kami menunggu juga bahkan kami sempat beristrahat di pabrik sambil menunggu antrian. Dan pukul delapan pagi, baru bongkar muat,” terang Masnur dan rekannya, di rumah duka orang tua Iwan di Kampung Padang, Kamis (24/5/12).

Karena tak ada kabar, akhirnya keduanya melaporkan kejadian ke Polres Padang Sidempuan dan meng-informasikan ke tokenya di Rohul, dan terus berupaya mencari korban.

Dua rekannya menduga kuta jika Iwan sudah dirampok dan dibunuh kawanan di kawasan Pasarbelas Rabu sekitar pukul 3 dinihari. Toke Iwan, Basaruddin mengaku mendengar kedua sopirnya kehilangan kontak, Rabu pagi itu juga dia dan istrinya menuju ke Padang Sidempuan.

Rabu malam sekitar pukul 19.00 WIB, saat duduk di depan Polres Padang Sidempuan, tanpa disangka truk yang dibawa Iwan lewat di depannya, lantas dia melaporkan ke Polisi.

“Saya kenal benar truk saya. Setelah saya laporkan, puluhan Polisi mengejar truk itu dan berhasil menangkap sopirnya. Tapi kata Polisi korban sudah tidak bernyawa disekap pelaku di lantai truk dekat sopir,” ungkapnya.

Salah seorang pelaku bernama Sibatu, berhasil diringkus Polisi. Dia segera diamankan karena takut diamuk massa yang malam itu belasan orang telah berkumpul di Polres Padang Sidempuan. Saat mobil dibuka, jasad Iwan masih terbungkus terpal. Kaki dan tangannya terikat, mulutnya disumpal handuk, sementara lehernya dililit kain sarung dan tali.

Menurut sejumlah tetangga korban, Iwan pernah mau dirampok saat bekerja dengan toke lamanya Effendi. Namun pada kejadian itu, Iwan lolos dari perampokan, karena berhasil lari ke semak-semak.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Menganggu dan Bahaya, Petasan Besar Bebas Dipasarkan di Siak
- Razia Lagi, Satpol PP dan Dinsos Pekanbaru Jaring Tujuh Gepeng
- Ratusan Petasan Disita Polisi Rohul dari Tiga Pedagang di Desa Dayo
- Jadi Pecandu Sabu-sabu, Bocah SD di Pekanbaru Ditangkap Polisi
- Kasus Korupsi Program K2I,
Mantan Kadisbun Riau Diadili Besok

- Tragedi Hercules di Medan,
Lanud Pekanbaru Dirikan Posko dan Siapkan Ambulance

- Tak Berdaya Tertibkan Terminal Bayangan, Dishub Pekanbaru Malah Salahkan Warga


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.198.109.74
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com