Untitled Document
Kamis, 23 Jumadil Akhir 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 24 April 2014 17:52
Gubri Annas Resmikan Museum Thionghoa di TMII

Kamis, 24 April 2014 17:50
Rp1,726 Triliun, Akhirnya APBD Rohul 2014 Disahkan DPRD

Kamis, 24 April 2014 17:48
Korban Dugaan Penggelembungan Suara,
Seorang Caleg Incumben DPRD Pekanbaru Terjungkal


Kamis, 24 April 2014 17:35
Siapa Yusmar Yusuf?
Dampingi Gubri Menghadap Mendagri dan Kunker ke Jakarta


Kamis, 24 April 2014 17:30
Baru Enam Parpol yang Laporkan Dana Kampanye ke KPU Riau

Kamis, 24 April 2014 17:29
Harga Merosot, Petani Karet Diminta Tingkatkan Mutu Bokar

Kamis, 24 April 2014 17:23
Bupati Kampar Pemateri Utama Evaluasi Kinerja Triwulan I 2014 BRK



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 24 Mei 2012 15:59
Supir Truk Getah Karet,
Warga Rohul Korban Pembunuhan Sadis di Sumut


Seorang warga Rohul mengantar getah karet ke sebuah pabrik di Sumut, namun ia tak pernah kembali, karena jadi korban pembunuhan sadis di provinsi tetangga.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Iwan (26), sopir truk getah karet, Kampung Padang RT 02 RW 01, Desa Rambah Tengah Utara, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu, Rabu (23/5/12) malam sekitar pukul 19.00 WIB, ditemukan tewas terbungkus terpal, di Padang Sidempuan, Kabupaten Tapanuli Selatan Sumatera Utara (Sumut), setelah truk beserta muatannya dirampok.

Jasad Iwan ditemukan Polisi di Padang Sidempuan dalam truk yang dibawanya. Tubuhnya dibungkus terpal oleh pelaku, leher dijerat, tangan kaki dan leher nya patah. Begitu pun, kedua lengan nya patah seperti dianiaya oleh para pelaku sebelumnya.

Menurut sejumlah informasi diterima riauterkini.com, Iwan dibunuh kawanan rampok di kawasan Pasarbelas, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumut. Bapak dua anak yang tinggal bersama dengan istri dan kedua anaknya di Sungai Deras, Selasa (22/5) kemarin, dia berangkat mengangkut hasil pembelian karet tokenya Basiruddin.

Sekitar pukul 19.00 WIB, truk colt diesel BM 8736 MH bermuatan 5 ton getah karet, mulai berangkat bersama dua sopir lainnya hasil pembelian di Trans SKPC Rambah Hilir, Selasa (22/5/12) kemarin, untuk dijual ke pabrik Karet Virgo di Jalan Silandit Padang Sidempuan.

Ketiga truk berjalan beriringan dari Pasirpangaraian, namun antara Aek Godang sampai Kapuran Pasarbelas, korban yang semula berada di depan minta berjalan di belakang saat di Kilometer 35 Pasarbelas.

“Sejak itu korban tidak kita ketahui lagi kabarnya. Kami sudah tiba di pabrik Rabu jam tiga subuh (23/5/12). Kita mencoba mengontaknya, tapi HP nya mati. Kami menunggu juga bahkan kami sempat beristrahat di pabrik sambil menunggu antrian. Dan pukul delapan pagi, baru bongkar muat,” terang Masnur dan rekannya, di rumah duka orang tua Iwan di Kampung Padang, Kamis (24/5/12).

Karena tak ada kabar, akhirnya keduanya melaporkan kejadian ke Polres Padang Sidempuan dan meng-informasikan ke tokenya di Rohul, dan terus berupaya mencari korban.

Dua rekannya menduga kuta jika Iwan sudah dirampok dan dibunuh kawanan di kawasan Pasarbelas Rabu sekitar pukul 3 dinihari. Toke Iwan, Basaruddin mengaku mendengar kedua sopirnya kehilangan kontak, Rabu pagi itu juga dia dan istrinya menuju ke Padang Sidempuan.

Rabu malam sekitar pukul 19.00 WIB, saat duduk di depan Polres Padang Sidempuan, tanpa disangka truk yang dibawa Iwan lewat di depannya, lantas dia melaporkan ke Polisi.

“Saya kenal benar truk saya. Setelah saya laporkan, puluhan Polisi mengejar truk itu dan berhasil menangkap sopirnya. Tapi kata Polisi korban sudah tidak bernyawa disekap pelaku di lantai truk dekat sopir,” ungkapnya.

Salah seorang pelaku bernama Sibatu, berhasil diringkus Polisi. Dia segera diamankan karena takut diamuk massa yang malam itu belasan orang telah berkumpul di Polres Padang Sidempuan. Saat mobil dibuka, jasad Iwan masih terbungkus terpal. Kaki dan tangannya terikat, mulutnya disumpal handuk, sementara lehernya dililit kain sarung dan tali.

Menurut sejumlah tetangga korban, Iwan pernah mau dirampok saat bekerja dengan toke lamanya Effendi. Namun pada kejadian itu, Iwan lolos dari perampokan, karena berhasil lari ke semak-semak.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Kapolres Janji Tindak Tegas Pelaku Pungli di Jalur Lintas Jurong, Mandau
- 29 Obyek Melanggar Aturan Menunggu Ditertibkan Satpol PP Pekanbaru
- Mantan Ajudan Gubri Said Faisal Segera Diadili
- 'Ogah' Bongkar Kos-kosan 70 Pintu, Satpol PP Berdalih Personil Minim
- Dishub Riau Dilematis Jalan Perda Nomor 5 Tahun 2013
- Polisi Gagalkan Upaya Pembongkaran ATM BCA
- Motor Dilarikan Kawan, Lapor ke Polsek Tenayan Raya Malah Dibentak-bentak


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.170.186
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com