Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Januari 2017 19:47
Awali 2017, Agung Toyota Luncurkan Kijang Innova New Venturer di Pekanbaru

Kamis, 19 Januari 2017 19:38
Ini Keterangan Polres Inhil Penyebab Kebakaran SPPB PT Era Mandiri di Desa Sungai Perak

Kamis, 19 Januari 2017 19:15
Jalan Tambal Sulam di Siak Rusak Lagi, Dinas PU Riau Surati PT Hasrat Tata Jaya

Kamis, 19 Januari 2017 19:00
Sambut Imlek, CS Mall Gelar Briliant Spring Mid Nite Sale

Kamis, 19 Januari 2017 18:59
Diduga Disambar Petir, Seorang Warga Sapat Hilang Jatuh ke Sungai

Kamis, 19 Januari 2017 18:55
PLN Akan Pasang Jaringan Baru di Tiga Desa Terisolir di Rohul

Kamis, 19 Januari 2017 18:49
Korupsi Pemeliharaan Rutin Mobdin,
Hakim Vonis Sekretaris dan Tiga Staf DKPP Rohil 3 dan 1,5 Tahun Penjara


Kamis, 19 Januari 2017 18:27
Polemik Wagubri, Gubri Tantang Anggota DPRD Riau Bertemu Dirinya Langsung

Kamis, 19 Januari 2017 18:23
Belum Diresmikan, Gedung Baru PN Pasirpangaraian Sudah Difungsikan

Kamis, 19 Januari 2017 18:12
Mulai 16 Januari-31 Mei 2017,
Pemkab Rohul Tetapkan Status Darurat Bencana Asap Karlahut




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 24 Mei 2012 15:59
Supir Truk Getah Karet,
Warga Rohul Korban Pembunuhan Sadis di Sumut


Seorang warga Rohul mengantar getah karet ke sebuah pabrik di Sumut, namun ia tak pernah kembali, karena jadi korban pembunuhan sadis di provinsi tetangga.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Iwan (26), sopir truk getah karet, Kampung Padang RT 02 RW 01, Desa Rambah Tengah Utara, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu, Rabu (23/5/12) malam sekitar pukul 19.00 WIB, ditemukan tewas terbungkus terpal, di Padang Sidempuan, Kabupaten Tapanuli Selatan Sumatera Utara (Sumut), setelah truk beserta muatannya dirampok.

Jasad Iwan ditemukan Polisi di Padang Sidempuan dalam truk yang dibawanya. Tubuhnya dibungkus terpal oleh pelaku, leher dijerat, tangan kaki dan leher nya patah. Begitu pun, kedua lengan nya patah seperti dianiaya oleh para pelaku sebelumnya.

Menurut sejumlah informasi diterima riauterkini.com, Iwan dibunuh kawanan rampok di kawasan Pasarbelas, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumut. Bapak dua anak yang tinggal bersama dengan istri dan kedua anaknya di Sungai Deras, Selasa (22/5) kemarin, dia berangkat mengangkut hasil pembelian karet tokenya Basiruddin.

Sekitar pukul 19.00 WIB, truk colt diesel BM 8736 MH bermuatan 5 ton getah karet, mulai berangkat bersama dua sopir lainnya hasil pembelian di Trans SKPC Rambah Hilir, Selasa (22/5/12) kemarin, untuk dijual ke pabrik Karet Virgo di Jalan Silandit Padang Sidempuan.

Ketiga truk berjalan beriringan dari Pasirpangaraian, namun antara Aek Godang sampai Kapuran Pasarbelas, korban yang semula berada di depan minta berjalan di belakang saat di Kilometer 35 Pasarbelas.

“Sejak itu korban tidak kita ketahui lagi kabarnya. Kami sudah tiba di pabrik Rabu jam tiga subuh (23/5/12). Kita mencoba mengontaknya, tapi HP nya mati. Kami menunggu juga bahkan kami sempat beristrahat di pabrik sambil menunggu antrian. Dan pukul delapan pagi, baru bongkar muat,” terang Masnur dan rekannya, di rumah duka orang tua Iwan di Kampung Padang, Kamis (24/5/12).

Karena tak ada kabar, akhirnya keduanya melaporkan kejadian ke Polres Padang Sidempuan dan meng-informasikan ke tokenya di Rohul, dan terus berupaya mencari korban.

Dua rekannya menduga kuta jika Iwan sudah dirampok dan dibunuh kawanan di kawasan Pasarbelas Rabu sekitar pukul 3 dinihari. Toke Iwan, Basaruddin mengaku mendengar kedua sopirnya kehilangan kontak, Rabu pagi itu juga dia dan istrinya menuju ke Padang Sidempuan.

Rabu malam sekitar pukul 19.00 WIB, saat duduk di depan Polres Padang Sidempuan, tanpa disangka truk yang dibawa Iwan lewat di depannya, lantas dia melaporkan ke Polisi.

“Saya kenal benar truk saya. Setelah saya laporkan, puluhan Polisi mengejar truk itu dan berhasil menangkap sopirnya. Tapi kata Polisi korban sudah tidak bernyawa disekap pelaku di lantai truk dekat sopir,” ungkapnya.

Salah seorang pelaku bernama Sibatu, berhasil diringkus Polisi. Dia segera diamankan karena takut diamuk massa yang malam itu belasan orang telah berkumpul di Polres Padang Sidempuan. Saat mobil dibuka, jasad Iwan masih terbungkus terpal. Kaki dan tangannya terikat, mulutnya disumpal handuk, sementara lehernya dililit kain sarung dan tali.

Menurut sejumlah tetangga korban, Iwan pernah mau dirampok saat bekerja dengan toke lamanya Effendi. Namun pada kejadian itu, Iwan lolos dari perampokan, karena berhasil lari ke semak-semak.***(zal)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Disambar Petir, Seorang Warga Sapat Hilang Jatuh ke Sungai
- Korupsi Pemeliharaan Rutin Mobdin,
Hakim Vonis Sekretaris dan Tiga Staf DKPP Rohil 3 dan 1,5 Tahun Penjara

- Korupsi Pelabuhan Dorak, Meranti,
Empat Terdakwa Dituntut 3,5 Tahun dan 4,5 Tahun Penjara

- Wakapolres Inhil Raih Gelar Doktor Hukum dari Unis Bandung
- Tuntutan Mantan Bupati Bengkalis dan Tiga Terdakwa Korupsi Saham PT BLJ Ditunda
- Polsek Kateman, Inhil Amankan Dua Pelaku Narkotika
- Pelayanan ANS Pemko Pekanbaru Diawasi Tim Saber Pungli


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.145.219.80
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com