Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 4 September 2015 12:03
Sebagian Besar di Areal Perusahaan,
Sudah 1.200 Hektar Hutan di Riau Terbakar


Jum’at, 4 September 2015 11:49
Demo Protes Jokowi, Aktivis BEM UIR Baku-pukul Lawan Satpol PP

Jum’at, 4 September 2015 11:18
346 Warga Dumai Terseang Ispa Akibat Kabut Asap

Jum’at, 4 September 2015 09:56
Sholat Istisqo, Warga Menangis Minta Allah Turunkan Hujan

Jum’at, 4 September 2015 08:30
Kebakaran Kebun Kelapa Meluas, Pemkab Inhil Diminta Turun Tangan

Jum’at, 4 September 2015 08:18
Ogah Nunggu 10 Tahun, Husni Tamrin Total Dukung Harris di Pilkada Pelalawan

Jum’at, 4 September 2015 08:11
Jarak Pandang 500 Meter, Asap Masih Lumpuhkan Bandara SSK II



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 24 Mei 2012 15:59
Supir Truk Getah Karet,
Warga Rohul Korban Pembunuhan Sadis di Sumut


Seorang warga Rohul mengantar getah karet ke sebuah pabrik di Sumut, namun ia tak pernah kembali, karena jadi korban pembunuhan sadis di provinsi tetangga.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Iwan (26), sopir truk getah karet, Kampung Padang RT 02 RW 01, Desa Rambah Tengah Utara, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu, Rabu (23/5/12) malam sekitar pukul 19.00 WIB, ditemukan tewas terbungkus terpal, di Padang Sidempuan, Kabupaten Tapanuli Selatan Sumatera Utara (Sumut), setelah truk beserta muatannya dirampok.

Jasad Iwan ditemukan Polisi di Padang Sidempuan dalam truk yang dibawanya. Tubuhnya dibungkus terpal oleh pelaku, leher dijerat, tangan kaki dan leher nya patah. Begitu pun, kedua lengan nya patah seperti dianiaya oleh para pelaku sebelumnya.

Menurut sejumlah informasi diterima riauterkini.com, Iwan dibunuh kawanan rampok di kawasan Pasarbelas, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumut. Bapak dua anak yang tinggal bersama dengan istri dan kedua anaknya di Sungai Deras, Selasa (22/5) kemarin, dia berangkat mengangkut hasil pembelian karet tokenya Basiruddin.

Sekitar pukul 19.00 WIB, truk colt diesel BM 8736 MH bermuatan 5 ton getah karet, mulai berangkat bersama dua sopir lainnya hasil pembelian di Trans SKPC Rambah Hilir, Selasa (22/5/12) kemarin, untuk dijual ke pabrik Karet Virgo di Jalan Silandit Padang Sidempuan.

Ketiga truk berjalan beriringan dari Pasirpangaraian, namun antara Aek Godang sampai Kapuran Pasarbelas, korban yang semula berada di depan minta berjalan di belakang saat di Kilometer 35 Pasarbelas.

“Sejak itu korban tidak kita ketahui lagi kabarnya. Kami sudah tiba di pabrik Rabu jam tiga subuh (23/5/12). Kita mencoba mengontaknya, tapi HP nya mati. Kami menunggu juga bahkan kami sempat beristrahat di pabrik sambil menunggu antrian. Dan pukul delapan pagi, baru bongkar muat,” terang Masnur dan rekannya, di rumah duka orang tua Iwan di Kampung Padang, Kamis (24/5/12).

Karena tak ada kabar, akhirnya keduanya melaporkan kejadian ke Polres Padang Sidempuan dan meng-informasikan ke tokenya di Rohul, dan terus berupaya mencari korban.

Dua rekannya menduga kuta jika Iwan sudah dirampok dan dibunuh kawanan di kawasan Pasarbelas Rabu sekitar pukul 3 dinihari. Toke Iwan, Basaruddin mengaku mendengar kedua sopirnya kehilangan kontak, Rabu pagi itu juga dia dan istrinya menuju ke Padang Sidempuan.

Rabu malam sekitar pukul 19.00 WIB, saat duduk di depan Polres Padang Sidempuan, tanpa disangka truk yang dibawa Iwan lewat di depannya, lantas dia melaporkan ke Polisi.

“Saya kenal benar truk saya. Setelah saya laporkan, puluhan Polisi mengejar truk itu dan berhasil menangkap sopirnya. Tapi kata Polisi korban sudah tidak bernyawa disekap pelaku di lantai truk dekat sopir,” ungkapnya.

Salah seorang pelaku bernama Sibatu, berhasil diringkus Polisi. Dia segera diamankan karena takut diamuk massa yang malam itu belasan orang telah berkumpul di Polres Padang Sidempuan. Saat mobil dibuka, jasad Iwan masih terbungkus terpal. Kaki dan tangannya terikat, mulutnya disumpal handuk, sementara lehernya dililit kain sarung dan tali.

Menurut sejumlah tetangga korban, Iwan pernah mau dirampok saat bekerja dengan toke lamanya Effendi. Namun pada kejadian itu, Iwan lolos dari perampokan, karena berhasil lari ke semak-semak.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Demo Protes Jokowi, Aktivis BEM UIR Baku-pukul Lawan Satpol PP
- Rekaman Perampokan di 99 Hot Mart Pekanbaru Muncul di Youtube
- Dua Terdakwa Korupsi PT BLJ Bengkalis Divonis 6 dan 9 Tahun
- Polres Kuansing Segera Luncurkan Website Resmi www.tribratanewskuansing.com
- Kantor Global Energi Lestari di Pekanbaru "Dikupak" Maling
- Minimalisir Lakalantas, Polres Bengkalis Edarkan Himbauan ke Pelajar
- Kebakaran Hutan di Rokan IV Koto, Polres Rohul Periksa Dua Warga


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.144.126.195
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com