Untitled Document
Rabu, 13 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 4 Maret 2015 19:38
Hingga Pertengahan Tahun, Disperindag Pastikan Pasokan Beras di Pekanbaru Aman

Rabu, 4 Maret 2015 19:34
BPKP Serahkan Permasalahan ke Pemprov,
Direksi PT SPR Belum Izinkan Serahkan Laporan Keuangan


Rabu, 4 Maret 2015 19:24
Ditentang Pemko, Pasar Panglimo Gedang Dumai Tetap Diresmikan

Rabu, 4 Maret 2015 19:19
Harga Sembako di Bengkalis Relatif Stabil

Rabu, 4 Maret 2015 19:14
Dinilai Kurang Transparan,
Disdik Pekanbaru Ajak Jalan-jalan 25 Kepsek ke LN


Rabu, 4 Maret 2015 19:10
HUT Ke 16, Pemko Siapkan Perayaan dan Dumai Expo

Rabu, 4 Maret 2015 19:03
Pastikan Stok Beras, Komisi II DPRD Dumai Kujungi Gudang Bulog



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 24 Mei 2012 15:59
Supir Truk Getah Karet,
Warga Rohul Korban Pembunuhan Sadis di Sumut


Seorang warga Rohul mengantar getah karet ke sebuah pabrik di Sumut, namun ia tak pernah kembali, karena jadi korban pembunuhan sadis di provinsi tetangga.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Iwan (26), sopir truk getah karet, Kampung Padang RT 02 RW 01, Desa Rambah Tengah Utara, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu, Rabu (23/5/12) malam sekitar pukul 19.00 WIB, ditemukan tewas terbungkus terpal, di Padang Sidempuan, Kabupaten Tapanuli Selatan Sumatera Utara (Sumut), setelah truk beserta muatannya dirampok.

Jasad Iwan ditemukan Polisi di Padang Sidempuan dalam truk yang dibawanya. Tubuhnya dibungkus terpal oleh pelaku, leher dijerat, tangan kaki dan leher nya patah. Begitu pun, kedua lengan nya patah seperti dianiaya oleh para pelaku sebelumnya.

Menurut sejumlah informasi diterima riauterkini.com, Iwan dibunuh kawanan rampok di kawasan Pasarbelas, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumut. Bapak dua anak yang tinggal bersama dengan istri dan kedua anaknya di Sungai Deras, Selasa (22/5) kemarin, dia berangkat mengangkut hasil pembelian karet tokenya Basiruddin.

Sekitar pukul 19.00 WIB, truk colt diesel BM 8736 MH bermuatan 5 ton getah karet, mulai berangkat bersama dua sopir lainnya hasil pembelian di Trans SKPC Rambah Hilir, Selasa (22/5/12) kemarin, untuk dijual ke pabrik Karet Virgo di Jalan Silandit Padang Sidempuan.

Ketiga truk berjalan beriringan dari Pasirpangaraian, namun antara Aek Godang sampai Kapuran Pasarbelas, korban yang semula berada di depan minta berjalan di belakang saat di Kilometer 35 Pasarbelas.

“Sejak itu korban tidak kita ketahui lagi kabarnya. Kami sudah tiba di pabrik Rabu jam tiga subuh (23/5/12). Kita mencoba mengontaknya, tapi HP nya mati. Kami menunggu juga bahkan kami sempat beristrahat di pabrik sambil menunggu antrian. Dan pukul delapan pagi, baru bongkar muat,” terang Masnur dan rekannya, di rumah duka orang tua Iwan di Kampung Padang, Kamis (24/5/12).

Karena tak ada kabar, akhirnya keduanya melaporkan kejadian ke Polres Padang Sidempuan dan meng-informasikan ke tokenya di Rohul, dan terus berupaya mencari korban.

Dua rekannya menduga kuta jika Iwan sudah dirampok dan dibunuh kawanan di kawasan Pasarbelas Rabu sekitar pukul 3 dinihari. Toke Iwan, Basaruddin mengaku mendengar kedua sopirnya kehilangan kontak, Rabu pagi itu juga dia dan istrinya menuju ke Padang Sidempuan.

Rabu malam sekitar pukul 19.00 WIB, saat duduk di depan Polres Padang Sidempuan, tanpa disangka truk yang dibawa Iwan lewat di depannya, lantas dia melaporkan ke Polisi.

“Saya kenal benar truk saya. Setelah saya laporkan, puluhan Polisi mengejar truk itu dan berhasil menangkap sopirnya. Tapi kata Polisi korban sudah tidak bernyawa disekap pelaku di lantai truk dekat sopir,” ungkapnya.

Salah seorang pelaku bernama Sibatu, berhasil diringkus Polisi. Dia segera diamankan karena takut diamuk massa yang malam itu belasan orang telah berkumpul di Polres Padang Sidempuan. Saat mobil dibuka, jasad Iwan masih terbungkus terpal. Kaki dan tangannya terikat, mulutnya disumpal handuk, sementara lehernya dililit kain sarung dan tali.

Menurut sejumlah tetangga korban, Iwan pernah mau dirampok saat bekerja dengan toke lamanya Effendi. Namun pada kejadian itu, Iwan lolos dari perampokan, karena berhasil lari ke semak-semak.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- BPKP Serahkan Permasalahan ke Pemprov,
Direksi PT SPR Belum Izinkan Serahkan Laporan Keuangan

- Kredibilitas Atep Sopandi Dipertanyakan,
Kuasa Hukum Warga Kepenuhan Akan Melapor ke KY dan Propam

- Ciri-ciri Pelaku Pembunuhan di RM Khas Karo Pekanbaru Diketahui
- Rekaman CCTV Turut Ditampilkan Saat Sidang Annas Maamun
- Menang Sidang Praperadilan,
Polda Riau Nilai Majelis Hakim Sudah Profesional

- Sidang Praperadilan Polda Riau,
Ini Alasan Majelis Hakim PN Rohul Tolak Gugatan Warga Kepenuhan

- Tim Penyidik Kejati Riau Sita 230 Item Dokumen Jembatan Pedamaran I dan II


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.147.243.244
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com