Berita Terhangat.. |
Ahad, 26 Mei 2013 06:56 Gelar Riding Test, Honda Verza 150 Cc Diperkenalkan di Duri
Sabtu, 25 Mei 2013 19:35 Kerjuda FORKI Riau ke-7 di Rohul Ditargetkan Tuntas Malam ini
Sabtu, 25 Mei 2013 19:32 Puluhan Ayam dan Pelaku Judi Diamankan Polsek Mandau
Sabtu, 25 Mei 2013 17:48 Pilkada, Ribuan Massa Antar CERDAS Mendaftar ke KPU Inhil
Sabtu, 25 Mei 2013 17:45 Mazda VX-1, Cara Mudah dan Nyaman Berkendaraan
Sabtu, 25 Mei 2013 17:43 Usai Daftar, Herman Abdullah Bertemu Warga Simpang Baru
Sabtu, 25 Mei 2013 17:35 Gagal Rebut Demokrat, tak Membuat Zainal Abidin Surut Ikut Pilkada Inhil
|
|
|
|
Senin, 14 Mei 2012 20:05 Hilang Ditabrak Ponton, Kelanjutan Pembangunan Dermaga di Siak Tidak Jelas
Hingga saat ini belum jelas pihak mana yang akan membangun kembali Dermaga Tanjung Kuras, Siak yang hilang ditabrak ponton.
Riauterkini-SUNGAI APIT-Pembangunan dermaga di Desa tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak tidak jelas. Padahal biaya pembangunan dermaga yang hilang ditabrak pontoon bermuatan CPO milik salah satu perusahaan swasata senilai Rp 1 miliar telah dianggarkan di APBD Siak 2010.
Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Siak Said Mustafa yang kini menjabat sebagai Sekretaris Kota (Sekko) Dumai kepada riauterkini.com mengaku tidak tahu menahu dengan pembangunan ganti rugi dermaga tersebut, ia hanya mengungkapkan bahwa dermaga tersebut sudah diganti rugi. Saat itu ditangani PPTK nya Nasarudin yang kini menjabat Kepala Satuan Polisi pamong Praja (Kasat Pol PP) Siak, dan dikerjakan salah sorang rekanan.
“Saya tidak tahu mengenai pembangunan ganti rugi dermaga tersebut, tanyakan saja sama PPTK nya saat ini Nasarudin alias Atan. Dia yang lebih mengetahui bagai mana proses ganti rugi pembangunan dermaga tersebut,” terang Said Mustafa.
Ungkapan senada dikatakan Kadishub Siak Said Arif Fadilah. Kepada riauterkini.com, dia menyebutkan proyek tersebut dulunya dibangun Dinas Pekerjaan Umum (PU) Siak dan belum ada serakterima aset.
“Itu proyek Dinas PU, kami belum ada serahterima aset dari mereka. Silahkan saja tanyakan ke sana,” ujar Said Arif Fadilah, Senin (14/5/12).
Sementara itu, Kadis PU Siak Irving Kahar Arifin mengungkapkan bahwa proyek dermaga tersebut memang di intansinya akan tetapi diperuntukkan ke Dishub, saat ini dermaga tersebut sudah menjadi asetnya Dishub dan adanya kecelakaan tersebut itu tanggungjawabnya Dishub untuk perawatan.
“Memang dulunya kita yang bangun, tetapi sudah selesai dibangun kita serahkan ke dishub untuk difungsikan. Mengenai adanya kecelakaan yang mengakibatkan dermaga hilang atau rusak itu tanggungjawab Dishub,” ujar Irving.
Selain itu dikatakan Irving bahwa dermaga tersebut ditabrak ponton dan sudah diganti rugi untuk membangunnya kembali dan itu dilaksanakan pihak Dishub Siak.”Ganti rugi pembangunannyakan sudah dilakukan Dishub, kalau selesai atau tidaknya saya tidak tahu,” ungkapnya.
Sementara itu, saat riauterkini.com mencoba untuk mnghubungi PPTK-nya saat itu , yakni Nasarudin alias Atan, ia terlihat enggan untuk memberikan komentar. Ia hanya berkata,”Silahkan saja tanyakan langsung ke Kadisnya saat ini Pak Said Mustafa,”.***(vila)
Teks Foto : Pembangunan Dermaga di Desa tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit, Siak tidak ada kejelasan kelanjutannya. Saat ini hanya telihat tiang-tiang dermaga.
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
tuah %@!* sengapet jgn cakap oang %@!* raja koruptor,,,,,bukan oang %@!* jo,, selagi ado ksemptan sumuo oang bisa,nak cino,nk btk,nak %@!*,jawo,, samo jo.....
ngah indra Apo kesah anak buah syamsuar nih. ?.semuo lempar tangan..padahal masy dah tahu semuo..apo kelaku bpk bpk tu...siapo yg dah dipanggil jaksa..kami dah tahu dah...tak usah lah saling lempo...ye pak cik....
lsm siak kemarin kajari siak telah memanggil pihak yg terkait, skrg apo kesahyo pak kajari..diam aje nampaknyo...jgn di peti es kan ye...kami ada data nih..
Atan ngah Apo nak di cakap lg,,,,semuo nyo lanun,tambah Pulak kadis PU ORANG %@!* hancou lah
|
|