Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 24 Juli 2016 16:42
Seorang Suami di Rohul Ditangkap Polisi karena Tonjok Wajah Istri

Ahad, 24 Juli 2016 16:39
Anggota DPRD Kampar Ahmad Jevary Juniardo Hadiri Halal Bi Halal di Kampar Kiri Hulu

Ahad, 24 Juli 2016 16:23
10 Mahasiswa IPB Terancam Diberhentikan,
Kepala DPKA Rohul: Akan Kita Anggarkan di APBD Perubahan


Ahad, 24 Juli 2016 15:54
10 Mahasiswa IPB Terancam Diberhentikan,
Kepala DPKA Rohul: Akan Kita Anggarkan di APBD Perubahan


Ahad, 24 Juli 2016 15:34
Pelantikan PC Federasi SP-BPU se Riau Nyaris Bentrok

Ahad, 24 Juli 2016 15:31
Surat IPB Belum Ditanggapi,
10 Mahasiswa IPB Asal Rohul Terancam Dinonaktifkan Hingga Diberhentikan


Ahad, 24 Juli 2016 15:12
Diburu Penikmat Kopi, Le Lona Resto N Cafe Bar Sajikan kopi Menggigit Lidah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 14 Mei 2012 13:00
Penyitaan Dua Alat Berat oleh Dishut,
Pemeriksaan Asung Diwarnai Ricuh Wartawan-Pengacara


Tersangka perambahan liar di Asun diperiksa PPNS Dinas Pehutanan Riau. Sempat terjadi kericuhan antara wartawan dengan pengacara tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU-Wismar Arianto SH selaku kuasa hukum Asun (50), pemilik dua unit alat berat atau eskavator yang ditangkap petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan (Dishut) Riau di Desa Usup, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) beberapa waktu lalu, ricuh dengan sejumlah wartawan yang mengabadikan foto kliennya. Karena Wismar melakukan pengusiran kepada wartawan dan berusaha menghalang halangi wartawan. Akibatnya salah satu kamera wartawan sedikit mengalami kerusakan. Padahal sejumlah awak media yang melakukan pemotretan terhadap Asun itu, sudah direstui Kasi Operasi Polhut Riau, Zaelani, selaku penyidik yang memeriksa Asun. Kejadian Senin (14/5/12) pukul 10.30 WIB di Markas Polisi Kehutanan (Polhut) Riau Jalan Dahlia, Kecamatan Sukajadi itu, beruntung kejadian itu terlalu meruncing. Karena setelah ditenggarai pihak Polhut, Wismar langsung minta maaf. Hingga berita ini diturunkan, Asun Pemilik PT Kurnia Subur (KS), masih diperiksa penyidik Polhut. Seperti diketahui, Asun diperiksa terkait penggalian dan penambangan batuan Andesit di kawasan hutan lindung di Desa Usup, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). 2 unit alat berat miliknya juga disita. Atas kegiatan penambangan itu, Asun dijerat dengan pasal 50 huruf (g) dan jo pasal 78 ayat 6, 9, 14, 15 UU No.SW tahun 1999 tentang kehutanan junto pasal 55 KUHP***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Seorang Suami di Rohul Ditangkap Polisi karena Tonjok Wajah Istri
- Pelantikan PC Federasi SP-BPU se Riau Nyaris Bentrok
- Heboh, Oknum Kades Asal Meranti Ditangkap SatNarkoba Polres Bengkalis
- Kejari Pelalawan Kembali Eksekusi Dua Terpidana Perkara Kehutanan
- Polres Dumai Canangkan Program Bulan Dumai Tertib
- Polres Dumai Tangkap Mobil Angkut 100 Karung Bawang Ilegal
- Ditinggal Berobat ke Puskesmas,
Uang Rp11 Juta Milik Warga Ujungbatu Disikat Maling



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.190.231
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com