Untitled Document
Senin, 15 Rajab 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 3 Mei 2015 22:17
Dua Buron, Polres Rohul Tangkap Satu Tahanan Kabur

Ahad, 3 Mei 2015 21:05
Babinsa Korem 013/Wirabima Akan Ikuti Pelatihan P4S

Ahad, 3 Mei 2015 21:01
UN, 4.604 Siswa SMP di Duri Siap Berikan Hasil Terbaik

Ahad, 3 Mei 2015 20:59
Puluhan Kendaraan Terbalik di Jalan Rusak di Dalu-dalu, Rohul

Ahad, 3 Mei 2015 20:27
Warga Bangkinang Rusak Warung Remang-remang dan Aankan Lima Wanita Diduga Pelacur

Ahad, 3 Mei 2015 20:13
Pemkab Kampar Akan Danai Linmas untuk Bantu Cegah Peredaran Narkoba

Ahad, 3 Mei 2015 20:11
Bupati Kampar Ingatkan Pendidikan Tanggung Jawab Bersama



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 14 Mei 2012 13:00
Penyitaan Dua Alat Berat oleh Dishut,
Pemeriksaan Asung Diwarnai Ricuh Wartawan-Pengacara


Tersangka perambahan liar di Asun diperiksa PPNS Dinas Pehutanan Riau. Sempat terjadi kericuhan antara wartawan dengan pengacara tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU-Wismar Arianto SH selaku kuasa hukum Asun (50), pemilik dua unit alat berat atau eskavator yang ditangkap petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan (Dishut) Riau di Desa Usup, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) beberapa waktu lalu, ricuh dengan sejumlah wartawan yang mengabadikan foto kliennya. Karena Wismar melakukan pengusiran kepada wartawan dan berusaha menghalang halangi wartawan. Akibatnya salah satu kamera wartawan sedikit mengalami kerusakan. Padahal sejumlah awak media yang melakukan pemotretan terhadap Asun itu, sudah direstui Kasi Operasi Polhut Riau, Zaelani, selaku penyidik yang memeriksa Asun. Kejadian Senin (14/5/12) pukul 10.30 WIB di Markas Polisi Kehutanan (Polhut) Riau Jalan Dahlia, Kecamatan Sukajadi itu, beruntung kejadian itu terlalu meruncing. Karena setelah ditenggarai pihak Polhut, Wismar langsung minta maaf. Hingga berita ini diturunkan, Asun Pemilik PT Kurnia Subur (KS), masih diperiksa penyidik Polhut. Seperti diketahui, Asun diperiksa terkait penggalian dan penambangan batuan Andesit di kawasan hutan lindung di Desa Usup, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). 2 unit alat berat miliknya juga disita. Atas kegiatan penambangan itu, Asun dijerat dengan pasal 50 huruf (g) dan jo pasal 78 ayat 6, 9, 14, 15 UU No.SW tahun 1999 tentang kehutanan junto pasal 55 KUHP***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Dua Buron, Polres Rohul Tangkap Satu Tahanan Kabur
- Warga Bangkinang Rusak Warung Remang-remang dan Aankan Lima Wanita Diduga Pelacur
- Diedarkan di Tempat Hiburan Malam ,
Peredaran Ekstasi di Pekanbaru Dikendalikan dari Lapas Tanjung Gusta, Medan

- 4 Tahanan Kabur, 12 Anggota Polres Rohul Terancam Kena Sanksi
- Tiga Lainnya Masih "Diburu"
Seorang Tahanan Kabur Polres Rohul Serahkan Diri,

- Diduga Diselundupkan dari Malaysia,
Polres Siak Aman 7 Truk Berisi 2.264 Karung Bawang Merah

- Polres Rohul Masih Bungkam,
Kronologis Kaburnya 4 Tahanan Polres Rohul Simpang Siur



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.87.109.30
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com