Untitled Document
Rabu, 6 Zulhijjah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 1 Oktober 2014 13:42
Kisruh STIE Syari’ah Bengkalis,
Pemkab Siapkan Opsi Cabut Bantuan Operasional


Rabu, 1 Oktober 2014 13:34
Terkait Laporan PT BMPJ,
Kepala Satpol PP Rohul Siap Dipanggil Polda Riau


Rabu, 1 Oktober 2014 13:27
Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan Islamic Center Rohul, Jaksa Periksa PPTK

Rabu, 1 Oktober 2014 13:21
Hipmi Riau Latih 40 Pelatih Pebisnis

Rabu, 1 Oktober 2014 13:12
Promosikan Sirkuit, Dispora Pekanbaru Gelar Event Skala Nasional

Rabu, 1 Oktober 2014 13:02
Bupati Bengkalis Pimpin Hari Kesaktian Pancasila 2014

Rabu, 1 Oktober 2014 12:45
Masih Fokus Kecamatan Rambah,
Satpol PP Rohul Gelar Operasi Pekat Hingga 30 Oktober




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 14 Mei 2012 13:00
Penyitaan Dua Alat Berat oleh Dishut,
Pemeriksaan Asung Diwarnai Ricuh Wartawan-Pengacara


Tersangka perambahan liar di Asun diperiksa PPNS Dinas Pehutanan Riau. Sempat terjadi kericuhan antara wartawan dengan pengacara tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU-Wismar Arianto SH selaku kuasa hukum Asun (50), pemilik dua unit alat berat atau eskavator yang ditangkap petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan (Dishut) Riau di Desa Usup, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) beberapa waktu lalu, ricuh dengan sejumlah wartawan yang mengabadikan foto kliennya. Karena Wismar melakukan pengusiran kepada wartawan dan berusaha menghalang halangi wartawan. Akibatnya salah satu kamera wartawan sedikit mengalami kerusakan. Padahal sejumlah awak media yang melakukan pemotretan terhadap Asun itu, sudah direstui Kasi Operasi Polhut Riau, Zaelani, selaku penyidik yang memeriksa Asun. Kejadian Senin (14/5/12) pukul 10.30 WIB di Markas Polisi Kehutanan (Polhut) Riau Jalan Dahlia, Kecamatan Sukajadi itu, beruntung kejadian itu terlalu meruncing. Karena setelah ditenggarai pihak Polhut, Wismar langsung minta maaf. Hingga berita ini diturunkan, Asun Pemilik PT Kurnia Subur (KS), masih diperiksa penyidik Polhut. Seperti diketahui, Asun diperiksa terkait penggalian dan penambangan batuan Andesit di kawasan hutan lindung di Desa Usup, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). 2 unit alat berat miliknya juga disita. Atas kegiatan penambangan itu, Asun dijerat dengan pasal 50 huruf (g) dan jo pasal 78 ayat 6, 9, 14, 15 UU No.SW tahun 1999 tentang kehutanan junto pasal 55 KUHP***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Terkait Laporan PT BMPJ,
Kepala Satpol PP Rohul Siap Dipanggil Polda Riau

- Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan Islamic Center Rohul, Jaksa Periksa PPTK
- Masih Fokus Kecamatan Rambah,
Satpol PP Rohul Gelar Operasi Pekat Hingga 30 Oktober

- Jaksa Temukan Data Baru Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Pedamaran I dan II Rohil
- Dugaan Suap Alih Fungsi Hutan,
Eva Nora Enggan Komentari Uang 30.000 Dollar Milik Gubri Saat OTT

- Diduga Diijonkan Gubri, KPK Diminta Selidiki Proyek Jalan Rp416 M
- Suap Alih Fungsi Hutan Kepada Gubri,
KPK Sebut Terbuka Peluang Tersangka Baru



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.80.36.69
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com