Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 5 Mei 2016 11:25
Termasuk Mobil Patwal Dishub, OTK Bakar 4 Mobil di Pelalawan

Kamis, 5 Mei 2016 10:02
Kembali Gerebek Kampung Dalam, Polisi Hanya Dapat Sabu Tanpa Tersangka

Kamis, 5 Mei 2016 07:15
Kepengurusan Gapensi Riau 2016-2021 Dikukuhkan

Kamis, 5 Mei 2016 07:12
Masuk RPP, Ketua DPRD Bengkalis Berharap Pemekaran Mandau Belum Tahun ini

Kamis, 5 Mei 2016 07:09
Pangkas Biaya Produksi, PDAM Bengkalis Uji Efisiensi Penjernih Air

Kamis, 5 Mei 2016 07:06
Sejumlah Tokoh Mandau Saling Sindir Soal Pemekaran Kota Duri

Rabu, 4 Mei 2016 21:00
Buru Pelaku Pembakaran di Terantang, Kampar,
Kedatangan 300 Personel Kepolisian Membuat Cemas Anak Bersekolah




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 14 Mei 2012 13:00
Penyitaan Dua Alat Berat oleh Dishut,
Pemeriksaan Asung Diwarnai Ricuh Wartawan-Pengacara


Tersangka perambahan liar di Asun diperiksa PPNS Dinas Pehutanan Riau. Sempat terjadi kericuhan antara wartawan dengan pengacara tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU-Wismar Arianto SH selaku kuasa hukum Asun (50), pemilik dua unit alat berat atau eskavator yang ditangkap petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan (Dishut) Riau di Desa Usup, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) beberapa waktu lalu, ricuh dengan sejumlah wartawan yang mengabadikan foto kliennya. Karena Wismar melakukan pengusiran kepada wartawan dan berusaha menghalang halangi wartawan. Akibatnya salah satu kamera wartawan sedikit mengalami kerusakan. Padahal sejumlah awak media yang melakukan pemotretan terhadap Asun itu, sudah direstui Kasi Operasi Polhut Riau, Zaelani, selaku penyidik yang memeriksa Asun. Kejadian Senin (14/5/12) pukul 10.30 WIB di Markas Polisi Kehutanan (Polhut) Riau Jalan Dahlia, Kecamatan Sukajadi itu, beruntung kejadian itu terlalu meruncing. Karena setelah ditenggarai pihak Polhut, Wismar langsung minta maaf. Hingga berita ini diturunkan, Asun Pemilik PT Kurnia Subur (KS), masih diperiksa penyidik Polhut. Seperti diketahui, Asun diperiksa terkait penggalian dan penambangan batuan Andesit di kawasan hutan lindung di Desa Usup, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). 2 unit alat berat miliknya juga disita. Atas kegiatan penambangan itu, Asun dijerat dengan pasal 50 huruf (g) dan jo pasal 78 ayat 6, 9, 14, 15 UU No.SW tahun 1999 tentang kehutanan junto pasal 55 KUHP***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Termasuk Mobil Patwal Dishub, OTK Bakar 4 Mobil di Pelalawan
- Kembali Gerebek Kampung Dalam, Polisi Hanya Dapat Sabu Tanpa Tersangka
- Suparman Laporkan Zukri, Tony dan Gumpita ke Polda Riau
- Selama Jadi Buron, Caca Gurning Sempat Kabur ke Pulau Jawa
- Suaminya Ditangkap Polisi,
Istri Caca Gurning Datangi RS Bhayangkara Polda Riau

- Perkara Korupsi Dana Bansos,
Empat Mantan dan Anggota DPRD Bengkalis Dituntut Berbeda

- Melawan, Caca Gurning Tumbang Disambar Timah Panas Polisi


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.17.119.59
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com