Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 24 Agustus 2016 18:54
Riau Kekurangan Tempat Rehabilitasi Narkoba

Rabu, 24 Agustus 2016 18:16
Kapolsek dan Camat Mandah, Inhil Tinjau Musibah Angin Puting Beliung di Belaras

Rabu, 24 Agustus 2016 18:12
IRT di Kubu, Rohil Ditangkap Jualan Sabu

Rabu, 24 Agustus 2016 18:08


Rabu, 24 Agustus 2016 18:05
Seorang Pemuda Tewas Lakalantas di Kubu Babussalam, Rohil

Rabu, 24 Agustus 2016 18:00
Pacu Jalur Kuansing Diharapkan Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Riau

Rabu, 24 Agustus 2016 17:54
Lomba Cipta Menu B2SA Berbasis Sumber Daya Lokal,
Kabupaten Inhil Raih Juara III Tingkat Provinsi Riau




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 14 Mei 2012 13:00
Penyitaan Dua Alat Berat oleh Dishut,
Pemeriksaan Asung Diwarnai Ricuh Wartawan-Pengacara


Tersangka perambahan liar di Asun diperiksa PPNS Dinas Pehutanan Riau. Sempat terjadi kericuhan antara wartawan dengan pengacara tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU-Wismar Arianto SH selaku kuasa hukum Asun (50), pemilik dua unit alat berat atau eskavator yang ditangkap petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan (Dishut) Riau di Desa Usup, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) beberapa waktu lalu, ricuh dengan sejumlah wartawan yang mengabadikan foto kliennya. Karena Wismar melakukan pengusiran kepada wartawan dan berusaha menghalang halangi wartawan. Akibatnya salah satu kamera wartawan sedikit mengalami kerusakan. Padahal sejumlah awak media yang melakukan pemotretan terhadap Asun itu, sudah direstui Kasi Operasi Polhut Riau, Zaelani, selaku penyidik yang memeriksa Asun. Kejadian Senin (14/5/12) pukul 10.30 WIB di Markas Polisi Kehutanan (Polhut) Riau Jalan Dahlia, Kecamatan Sukajadi itu, beruntung kejadian itu terlalu meruncing. Karena setelah ditenggarai pihak Polhut, Wismar langsung minta maaf. Hingga berita ini diturunkan, Asun Pemilik PT Kurnia Subur (KS), masih diperiksa penyidik Polhut. Seperti diketahui, Asun diperiksa terkait penggalian dan penambangan batuan Andesit di kawasan hutan lindung di Desa Usup, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). 2 unit alat berat miliknya juga disita. Atas kegiatan penambangan itu, Asun dijerat dengan pasal 50 huruf (g) dan jo pasal 78 ayat 6, 9, 14, 15 UU No.SW tahun 1999 tentang kehutanan junto pasal 55 KUHP***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- IRT di Kubu, Rohil Ditangkap Jualan Sabu
- Seorang Pemuda Tewas Lakalantas di Kubu Babussalam, Rohil
- Polres Siak Musnahkan 9 Ton Bawang Merah Ilegal dan Sabu-sabu Seharga Rp3 M
- Warga Diminta Melapor,
Cegah Aksi Perampokan, Polres Inhil Intensifkan Patroli di Wilayah Perairan

-
- Giliran DPRD Siak Didemo Pekerja Kontraktor BOB PT BSP-Pertamina Hulu
- Gerebek Rumah di Ujungbatu, Kakek Pengedar Ganja Ditangkap Polres Rohul


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.81.203.33
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com