Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 25 Juni 2016 11:57
Horor Sampah dan 3 Bulan Tanpa Penghasilan,
BEM dan Sejumlah Organisasi Galang Dana untuk Buruh Kebersihan eks MIG


Sabtu, 25 Juni 2016 11:28
Maling Gondol Honda Beat dari Parkiran Kantor Camat Ujungbatu, Rohul

Sabtu, 25 Juni 2016 11:14
Melaut di Perairan RI, 19 Nelayan Rohil Ditangkap Polisi Malaysia

Sabtu, 25 Juni 2016 09:56
Nestapa Buruh PT MIG 3 Bulan Tanpa Penghasilan,
Diusir dari Rumah Kontrak dan tak Berani Mikir Lebaran


Sabtu, 25 Juni 2016 07:54
Gubri Safari Ramadhan Sekaligus Nolstagia di Mesjid Jami' di Duri

Sabtu, 25 Juni 2016 07:49
Rp170 Juta Direbut, Toke Sawit Asal Rohul Tewas Ditembak Rampok di Kampar

Sabtu, 25 Juni 2016 07:46
Safari Ramadhan di Sungai Raya, Bupati Inhil Serahkan Sejumlah Bantuan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 14 Mei 2012 13:00
Penyitaan Dua Alat Berat oleh Dishut,
Pemeriksaan Asung Diwarnai Ricuh Wartawan-Pengacara


Tersangka perambahan liar di Asun diperiksa PPNS Dinas Pehutanan Riau. Sempat terjadi kericuhan antara wartawan dengan pengacara tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU-Wismar Arianto SH selaku kuasa hukum Asun (50), pemilik dua unit alat berat atau eskavator yang ditangkap petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan (Dishut) Riau di Desa Usup, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) beberapa waktu lalu, ricuh dengan sejumlah wartawan yang mengabadikan foto kliennya. Karena Wismar melakukan pengusiran kepada wartawan dan berusaha menghalang halangi wartawan. Akibatnya salah satu kamera wartawan sedikit mengalami kerusakan. Padahal sejumlah awak media yang melakukan pemotretan terhadap Asun itu, sudah direstui Kasi Operasi Polhut Riau, Zaelani, selaku penyidik yang memeriksa Asun. Kejadian Senin (14/5/12) pukul 10.30 WIB di Markas Polisi Kehutanan (Polhut) Riau Jalan Dahlia, Kecamatan Sukajadi itu, beruntung kejadian itu terlalu meruncing. Karena setelah ditenggarai pihak Polhut, Wismar langsung minta maaf. Hingga berita ini diturunkan, Asun Pemilik PT Kurnia Subur (KS), masih diperiksa penyidik Polhut. Seperti diketahui, Asun diperiksa terkait penggalian dan penambangan batuan Andesit di kawasan hutan lindung di Desa Usup, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). 2 unit alat berat miliknya juga disita. Atas kegiatan penambangan itu, Asun dijerat dengan pasal 50 huruf (g) dan jo pasal 78 ayat 6, 9, 14, 15 UU No.SW tahun 1999 tentang kehutanan junto pasal 55 KUHP***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Maling Gondol Honda Beat dari Parkiran Kantor Camat Ujungbatu, Rohul
- Melaut di Perairan RI, 19 Nelayan Rohil Ditangkap Polisi Malaysia
- Rp170 Juta Direbut, Toke Sawit Asal Rohul Tewas Ditembak Rampok di Kampar
- Seorang lagi Tersangka Korupsi Cetak Sawat Ditahan Poles Inhu
- Polres Bengkalis Tangkap Dua Pengedar Sabu dan Ganja
- Barang Bukti Senilai Rp50 juta Disita,
Polresta Pekanbaru Gulung Empat Pengedar Sabu-sabu

- Polsek Tapung Hilir Giatkan Ops Cipkon dan Lakukan Razia ke Kafe


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.75.98
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com