Untitled Document
Jumat, 4 Syawwal 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 31 Juli 2014 19:42
Sekal Ariyanto Terpilih Pimpin Ikatan Alumni MAN 039 Tembilahan

Kamis, 31 Juli 2014 19:40
Empat Rumah Warga Bagansiapiapi Ludes Terbakar

Kamis, 31 Juli 2014 15:11
H+4 Lebaran, Ribuan Warga Inhil Berziarah Makam Syekh Abdurrahman Al Banjari

Kamis, 31 Juli 2014 15:08
Polres Meranti Pastikan Uji Coba 4 Genset PLN Lancar

Kamis, 31 Juli 2014 15:03
Pemudik Tertib Berkontribusi pada Nihilnya Lakalantas di Bengkalis

Kamis, 31 Juli 2014 09:46
Rombongan Pemkab Inhil Hadiri Open House di Rumdin Gubri

Rabu, 30 Juli 2014 20:40
Lebaran, Warga Rohil Jadikan Jembatan Pedamaran Obyek Wisata



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 14 Mei 2012 13:00
Penyitaan Dua Alat Berat oleh Dishut,
Pemeriksaan Asung Diwarnai Ricuh Wartawan-Pengacara


Tersangka perambahan liar di Asun diperiksa PPNS Dinas Pehutanan Riau. Sempat terjadi kericuhan antara wartawan dengan pengacara tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU-Wismar Arianto SH selaku kuasa hukum Asun (50), pemilik dua unit alat berat atau eskavator yang ditangkap petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan (Dishut) Riau di Desa Usup, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) beberapa waktu lalu, ricuh dengan sejumlah wartawan yang mengabadikan foto kliennya. Karena Wismar melakukan pengusiran kepada wartawan dan berusaha menghalang halangi wartawan. Akibatnya salah satu kamera wartawan sedikit mengalami kerusakan. Padahal sejumlah awak media yang melakukan pemotretan terhadap Asun itu, sudah direstui Kasi Operasi Polhut Riau, Zaelani, selaku penyidik yang memeriksa Asun. Kejadian Senin (14/5/12) pukul 10.30 WIB di Markas Polisi Kehutanan (Polhut) Riau Jalan Dahlia, Kecamatan Sukajadi itu, beruntung kejadian itu terlalu meruncing. Karena setelah ditenggarai pihak Polhut, Wismar langsung minta maaf. Hingga berita ini diturunkan, Asun Pemilik PT Kurnia Subur (KS), masih diperiksa penyidik Polhut. Seperti diketahui, Asun diperiksa terkait penggalian dan penambangan batuan Andesit di kawasan hutan lindung di Desa Usup, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). 2 unit alat berat miliknya juga disita. Atas kegiatan penambangan itu, Asun dijerat dengan pasal 50 huruf (g) dan jo pasal 78 ayat 6, 9, 14, 15 UU No.SW tahun 1999 tentang kehutanan junto pasal 55 KUHP***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Empat Rumah Warga Bagansiapiapi Ludes Terbakar
- Pemudik Tertib Berkontribusi pada Nihilnya Lakalantas di Bengkalis
- Puluhan Lapak PKL di Jalan Agus Salim Dibongkar Eksavator
- Bank Mandiri Duri Himbau Nasabah Kebobolan Rekening Segera Melapor
- Dua Nyawa Melayang di Jalanan Riau di Hari Raya Idul Fitri 1435 Hihriyah
- Sejumlah Nasabah Mandiri di Duri Merasa Rekeningnya Dibobol
- H-1 Lebaran, Arus Mudik di Riau Rengut 14 Korban Jiwa


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.83.236.56
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com