Untitled Document
Ahad, 18 Ramadhan 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 5 Juli 2015 18:58
Verifikasi Faktual KPU Dumai,
Tim Amris-Sakti Nilai PPS Tak Profesional


Ahad, 5 Juli 2015 18:53
Polres Dumai Tangkap 3 Tersangka Pengedar Sabu

Ahad, 5 Juli 2015 18:42
Diskes Dumai Sosialisasikan Bahan Makanan Berbahaya

Ahad, 5 Juli 2015 18:02
HUT Bhayangkara ke 69,
PWI Kuansing Dapat Penghargaan dari Kapolres


Ahad, 5 Juli 2015 17:45
Optimalkan P4GN, Pemkab Inhil Usulkan Pembentukan BNN Kabupaten

Ahad, 5 Juli 2015 17:43
Temuan Mayat Wanita di Tampan Pekanbaru,
Dendam Sering Diejek, Pemicu Tewasnya Sri Vivi Sulastri


Ahad, 5 Juli 2015 15:57
Keluarga Besar BRK Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 14 Mei 2012 13:00
Penyitaan Dua Alat Berat oleh Dishut,
Pemeriksaan Asung Diwarnai Ricuh Wartawan-Pengacara


Tersangka perambahan liar di Asun diperiksa PPNS Dinas Pehutanan Riau. Sempat terjadi kericuhan antara wartawan dengan pengacara tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU-Wismar Arianto SH selaku kuasa hukum Asun (50), pemilik dua unit alat berat atau eskavator yang ditangkap petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan (Dishut) Riau di Desa Usup, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) beberapa waktu lalu, ricuh dengan sejumlah wartawan yang mengabadikan foto kliennya. Karena Wismar melakukan pengusiran kepada wartawan dan berusaha menghalang halangi wartawan. Akibatnya salah satu kamera wartawan sedikit mengalami kerusakan. Padahal sejumlah awak media yang melakukan pemotretan terhadap Asun itu, sudah direstui Kasi Operasi Polhut Riau, Zaelani, selaku penyidik yang memeriksa Asun. Kejadian Senin (14/5/12) pukul 10.30 WIB di Markas Polisi Kehutanan (Polhut) Riau Jalan Dahlia, Kecamatan Sukajadi itu, beruntung kejadian itu terlalu meruncing. Karena setelah ditenggarai pihak Polhut, Wismar langsung minta maaf. Hingga berita ini diturunkan, Asun Pemilik PT Kurnia Subur (KS), masih diperiksa penyidik Polhut. Seperti diketahui, Asun diperiksa terkait penggalian dan penambangan batuan Andesit di kawasan hutan lindung di Desa Usup, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). 2 unit alat berat miliknya juga disita. Atas kegiatan penambangan itu, Asun dijerat dengan pasal 50 huruf (g) dan jo pasal 78 ayat 6, 9, 14, 15 UU No.SW tahun 1999 tentang kehutanan junto pasal 55 KUHP***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Polres Dumai Tangkap 3 Tersangka Pengedar Sabu
- Kadis Melarang, Staf Disdik Inhil Nekad Pungli Rp250 Ribu untuk SK Sertifikasi
- Pegawai Honor Dipenda Inhil Ternyata Dibunuh Guru Honor SMPN Tembilahan
- Nama Indra Muchlis Adnan Lolos Seleksi Administrasi Capim KPK
- Diduga Maling Sapi, Seorang Warga Tandun Ditangkap Polres Rohul
- Membusuk di Semak-semak, Ternyata Mahasiswi Pekanbaru Dibunuh Pacar Sendiri
- Rp65 Juta Gaji Poktan Inhu Dirampok OTK


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.146.59.202
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com