Untitled Document
Rabu, 13 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 4 Maret 2015 07:03
Rapat dengan Gubri, Anggota MD2 dari Riau Minim yang Hadir

Rabu, 4 Maret 2015 07:00
Menyalip, Pemotor di Siak Tewas Tertabak Truk

Selasa, 3 Maret 2015 22:18
Janji Beri Reward,
Bupati Harapkan Kegiatan Kepramukaan di Kecamatan Lebih Digiatkan


Selasa, 3 Maret 2015 21:29
Incumbent di Rohil Maju Pilkada

Selasa, 3 Maret 2015 21:24
2.000 Kotak Suara Milik KPU Rohul Dicuri Maling

Selasa, 3 Maret 2015 21:00
Main Proyek, Bupati Suyatno Ultimatum Pegawai Pemkab Rohil

Selasa, 3 Maret 2015 20:54
Elpiji Naik, Pemprov Riau Diminta Bicara dengan Pusat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 14 Mei 2012 13:00
Penyitaan Dua Alat Berat oleh Dishut,
Pemeriksaan Asung Diwarnai Ricuh Wartawan-Pengacara


Tersangka perambahan liar di Asun diperiksa PPNS Dinas Pehutanan Riau. Sempat terjadi kericuhan antara wartawan dengan pengacara tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU-Wismar Arianto SH selaku kuasa hukum Asun (50), pemilik dua unit alat berat atau eskavator yang ditangkap petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan (Dishut) Riau di Desa Usup, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) beberapa waktu lalu, ricuh dengan sejumlah wartawan yang mengabadikan foto kliennya. Karena Wismar melakukan pengusiran kepada wartawan dan berusaha menghalang halangi wartawan. Akibatnya salah satu kamera wartawan sedikit mengalami kerusakan. Padahal sejumlah awak media yang melakukan pemotretan terhadap Asun itu, sudah direstui Kasi Operasi Polhut Riau, Zaelani, selaku penyidik yang memeriksa Asun. Kejadian Senin (14/5/12) pukul 10.30 WIB di Markas Polisi Kehutanan (Polhut) Riau Jalan Dahlia, Kecamatan Sukajadi itu, beruntung kejadian itu terlalu meruncing. Karena setelah ditenggarai pihak Polhut, Wismar langsung minta maaf. Hingga berita ini diturunkan, Asun Pemilik PT Kurnia Subur (KS), masih diperiksa penyidik Polhut. Seperti diketahui, Asun diperiksa terkait penggalian dan penambangan batuan Andesit di kawasan hutan lindung di Desa Usup, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). 2 unit alat berat miliknya juga disita. Atas kegiatan penambangan itu, Asun dijerat dengan pasal 50 huruf (g) dan jo pasal 78 ayat 6, 9, 14, 15 UU No.SW tahun 1999 tentang kehutanan junto pasal 55 KUHP***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Menyalip, Pemotor di Siak Tewas Tertabak Truk
- Diduga Akibat Puntung Rokok, Ruang Humas Pemko Nyaris Dilalap Api
- Polda Riau Amankan 15 Tersangka Pembakar Lahan
- Maret-April, Satlantas Pekanbaru Tindak Pengendara Melawan Arus Lalin
- Vonis Tiga Pelaku Perampokan Tewaskan Korban di Pekanbaru Ditunda
- Besok, Tujuh Saksi Dihadirkan di Sidang Gubri Nonaktif
- Main Warnet Saat Jam Sekolah, 8 Pelajar SMA di Pekanbaru Digaruk Polisi


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.205.73.176
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com