Untitled Document
Ahad, 30 Muharram 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 23 Nopember 2014 20:48


Ahad, 23 Nopember 2014 20:31
MUI Siak Kecewa Akta Wakaf Dibatalkan PA Bengkalis

Ahad, 23 Nopember 2014 20:28
Aktif Gunakan Media Sosial, Bupati Meranti tak Takut Di-bully

Ahad, 23 Nopember 2014 19:07
Kantor Pos Dumai Gelar Rapat Gabung Bahas Penyaluran Dana PSKS

Ahad, 23 Nopember 2014 19:03
Lagi, Pelaku Curanmor di Pekanbaru Babak Belur Dimassa

Ahad, 23 Nopember 2014 19:01
Terindikasi Korupsi, Tim Kejagung Periksa Kapal Pelindo Dumai

Ahad, 23 Nopember 2014 18:15
Bupati Bengkalis Hadiri Tabligh Akbar Remaja Masjid di Siakkecil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 14 Mei 2012 13:00
Penyitaan Dua Alat Berat oleh Dishut,
Pemeriksaan Asung Diwarnai Ricuh Wartawan-Pengacara


Tersangka perambahan liar di Asun diperiksa PPNS Dinas Pehutanan Riau. Sempat terjadi kericuhan antara wartawan dengan pengacara tersangka.

Riauterkini-PEKANBARU-Wismar Arianto SH selaku kuasa hukum Asun (50), pemilik dua unit alat berat atau eskavator yang ditangkap petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan (Dishut) Riau di Desa Usup, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) beberapa waktu lalu, ricuh dengan sejumlah wartawan yang mengabadikan foto kliennya. Karena Wismar melakukan pengusiran kepada wartawan dan berusaha menghalang halangi wartawan. Akibatnya salah satu kamera wartawan sedikit mengalami kerusakan. Padahal sejumlah awak media yang melakukan pemotretan terhadap Asun itu, sudah direstui Kasi Operasi Polhut Riau, Zaelani, selaku penyidik yang memeriksa Asun. Kejadian Senin (14/5/12) pukul 10.30 WIB di Markas Polisi Kehutanan (Polhut) Riau Jalan Dahlia, Kecamatan Sukajadi itu, beruntung kejadian itu terlalu meruncing. Karena setelah ditenggarai pihak Polhut, Wismar langsung minta maaf. Hingga berita ini diturunkan, Asun Pemilik PT Kurnia Subur (KS), masih diperiksa penyidik Polhut. Seperti diketahui, Asun diperiksa terkait penggalian dan penambangan batuan Andesit di kawasan hutan lindung di Desa Usup, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). 2 unit alat berat miliknya juga disita. Atas kegiatan penambangan itu, Asun dijerat dengan pasal 50 huruf (g) dan jo pasal 78 ayat 6, 9, 14, 15 UU No.SW tahun 1999 tentang kehutanan junto pasal 55 KUHP***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Lagi, Pelaku Curanmor di Pekanbaru Babak Belur Dimassa
- Terindikasi Korupsi, Tim Kejagung Periksa Kapal Pelindo Dumai
- Polda Riau Bidik Kepala Daerah dan Perusahaan Perambah Hutan
- Polda Riau Banding Praperadilan SP3 Kasus Penganiayaan Istri Bupati Kampar
- Warga Bagansiapiapi Tewas tak Wajar di Panipahan
- Kalah di Praperadilan,
Polda Riau Harus Batalkan SP3 Kasus Penganiayaan Istri Bupati Kampar

- Gugatan Pembongkaran Pasar Tanah Merah,
Hakim Haruskan Bupati dan Pemkab Kampar Bayar Rp19 Miliar



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.227.41.242
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com