|
|
|
Jum’at, 11 Mei 2012 13:47 10 Saksi Diperiksa Terkait Bentrok di PT RAKA
Sejauh ini belum ada tersangka terkait bentrok di PT RAKA. Untuk mengungkap siapa yang menembak 6 karyawan, polisi memeriksa 10 saksi.
Riauterkini-PEKANBARU-Terkait konflik masalah lahan antara masyarakat dengan pihak
PT Riau Agung Karya Abadi (RAKA) yang berlokasi di Desa Danau Lancang, Kecamatan
Tapung Hulu, Kabupaten Kampar pada Senin (7/5/12) lalu, hingga saat pihak kepolisian
Polda Riau masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi.
" Hingga saat ini pihaknya masih memeriksa 10 saksi terkait bentrok tersebut. Saksi
yang kita periksa, 2 dari pihak kelompok masyarakat, dan 8 dari pihak PT RAKA,"
ungkap Kabid Humas Polda Riau, AKBP Syarif Pandiangan kepada Riauterkini Jum'at
(11/5/12) siang.
Memang diakuinya, dalam kasus ini pihaknya sedikit rumit. Dimana pihak PT RAKA
menuding bahwa kelompok masyarakat yang melakukannya. Sedangkan kelompok masyarakat
sendiri tidak tahu menahu adanya penyerangan tersebut.
Menurut pihak PT RAKA, mereka menuding yang melakukan penyerangan adalah kelompok
David Silalahi CS. Karena pernah bermasalah dengan PT RAKA sebelum kejadian. Namun
diwaktu kejadian tidak ada satu pun orang David CS berada ditempat kejadian
peristiwa (TKP)," ujarnya.
Namun begitu, untuk informasi selanjutnya, kita tunggu saja laporan dari pihak
Polres Kampar yang saat ini masih melakukan penyelidikan," tutup Kabid.
Seperti diketahui, pada Senin (7/5/12) pagi sekitar pukul 10.00 WIB, 6 orang
karyawan PT RAKA mengalami luka tembak dan satu lagi mengalami luka lemparan batu.
Ketujuh warga ini langsung dilarikan ke RS Santa Maria, Pekanbaru.***(har)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
Hasiholan Korban penembakan di pt raka tidak tau menau persoalan yang ada , hanya saja mengapa karyawan ikut di sakiti , dijarah , dan selalu di takut takuti . Apa salah karyawan ini? Kami juga masyarakat sama seperti mereka , kami juga butuh perlindungan hukum . Kalau mereka ingin merebut hak nya , itu hak mereka tapi kami minta jangan melibatkan kami karyawan.
Hasiholan Korban penembakan di pt raka tidak tau menau persoalan yang ada , hanya saja mengapa karyawan ikut di sakiti , dijarah , dan selalu di takut takuti . Apa salah karyawan ini? Kami juga masyarakat sama seperti mereka , kami juga butuh perlindungan hukum . Kalau mereka ingin merebut hak nya , itu hak mereka tapi kami minta jangan melibatkan kami karyawan.
PARTO PT RAKA SELALU MEMPERGUNAKAN PREMAN MAU MENYELESAIKAN MASALAHNYA , MANA JAMANYA LAGI /BERARTI TDK ADA LAGI ARTI HUKUM . TERBUKTI SAMPAI SEKARANG POLISI DAN PENEGAK HUKUM LAINYA MASIH BISA DI ATUR SAMA ORANG PERUSAHAAN . SI ALEK %@!*NYA PT RAKA MSIH TETAP MENUTUPI KEBOBBROKAN PT RAKA . POLRI JANGAN MENUTUPI KEBOBROKAN PERUSAHAAN YG TDK MUMILIKI LEGALITAS . SAATNYA SEKARANG UNTUK MEMBONGKAR KEJAHATAN PT RAKA .SAYA MENGHIMBAU KELUARGA KORBAN UNTUK MELAPORKAN HARIANJA SIMP LIBO BARU YG BERTANGGUNG %@!*B DLM INSIDEN INI
|
|