Berita Terhangat.. |
Sabtu, 25 Mei 2013 19:35 Kerjuda FORKI Riau ke-7 di Rohul Ditargetkan Tuntas Malam ini
Sabtu, 25 Mei 2013 19:32 Puluhan Ayam dan Pelaku Judi Diamankan Polsek Mandau
Sabtu, 25 Mei 2013 17:48 Pilkada, Ribuan Massa Antar CERDAS Mendaftar ke KPU Inhil
Sabtu, 25 Mei 2013 17:45 Mazda VX-1, Cara Mudah dan Nyaman Berkendaraan
Sabtu, 25 Mei 2013 17:43 Usai Daftar, Herman Abdullah Bertemu Warga Simpang Baru
Sabtu, 25 Mei 2013 17:35 Gagal Rebut Demokrat, tak Membuat Zainal Abidin Surut Ikut Pilkada Inhil
Sabtu, 25 Mei 2013 17:33 Pilkada, Pasangan SUMBAWA Pertama Daftar ke KPU Inhil
|
|
|
|
Kamis, 10 Mei 2012 15:01 Rekontruksi Pembunuhan di Niagara Phonsel, Biadab! Korban Ditikam Saat Sholat Subuh
Para pelaku pembunuhan di Toko Niagara Phonsel tergolong biadab. Saat rekontruksi, mereka memperagakan menikam korban yang tengah sholat Subuh.
Riauterkini-PEKANBARU-Empat tersangka pelaku pencurian sekaligus pembunuhan terhadap
korbannya Agusni Bahar (49) dan anaknya Dodi (23) pemilik toko Niagara Ponsel, Jalan
KH Nasution, tergolong sangat sadis dalam aksinya.
Kedua korban yang sudah sekarat bersimbah darah, dibacok lagi dan dijerat lehernya.
Guna memastikan bahwa korbannya benar benar sudah mati. Selain itu, korban Agusni
dibacok saat sedang menunaikan ibadah sholat subuh.
Hal itu terlihat pada rekontruksi (reka ulang) yang digelar jajaran Polresta
Pekanbaru, Kamis (10/5/12) pagi.
Pelaksanaan rekontruksi yang dipimpin Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Arif
Fajar didampingi Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, AKP Jhon Sihite. Turut disaksikan
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Adang Ginanjar didampingi Kapolsek Bukit Raya,
Kompol Marto Harahap, pihak Kejari Pekanbaru, Kuasa Hukum tersangka dan pihak
keluarga korban.
Guna memperlancar jalan rekontruksi nantinya di tempat kejadian perkara (TKP) di
Toko Niagara Ponsel Jalan KH Nasution tersebut, sebanyak 50 personil polisi
dikerahkan untuk berjaga jaga disekitar TKP.
Pada adegan ke 12 dari 34 adegan, terlihat tersangka Hendra alias Candra menjerat
leher korban Agusni Bahar disaat korban sedang sholat subuh. Disusul kemudian
tersangka Andi menikam leher korban.
Reka ulang yang digelar dari pukul 10.15 WIB hingga pukul 11.45 WIB itu, terlihat
perbuatan para tersangka sungguh biadab dan keji dengan menghilangkan nyawa dua
korbannya. Demi memiliki harta korban.
Sementara itu, adik korban Zukifli (43) terlihat tenang mengikuti jalannya
rekontruksi, kendati dari wajahnya terlihat duka dan benci melihat pelaku.
Kepada wartawan, Zulkifli mengatakan, Kita pihak keluarga tabah menerima cobaan ini.
Kendati terlihat jelas dalam reka ulang ini kakaknya sedang sholat langsung ditikam
lehernya. Untuk itu, kami berharap pihak aparat penegak hukum dapat menegakkan hukum
dengan maksimal. Dan hukumlah para pelaku ini yang setimpal dengan perbuatannya,"
pintanya.
Asep Rukhiyat SH yang menjadi kuasa hukum tersangka mengatakan, dalam reka ulang
ini, para tersangka bersikap jujur dan tidak berbelit belit dalam memperagakan
aksinya ditiap adegan yang dilakukan. Hal ini sangat membantu pihak kepolisian dalam
penyelesaian proses berkas berita acaranya," ujarnya.
Seperti diketahui, Agusni Bahar (49) dan anaknya Dodi (23) ditemukan tewas terbunuh
pada Senin (16/4/12) lalu. Kematian bapak dan anak di Toko Niagara Ponsel miliknya
di Jalan KH Nasution. Membuat pihak aparat kepolisian bekerja keras. Dan dua hari
kemudian, Rabu (18/4/12) lalu, empat tersangka yakni Hendra alias Candra, Andi, Dwi
dan Suroso berhasil dibekuk Satreskrim Polresta Pekanbaru di Jalan Lintas Timur,
Kecamatan Medang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumsel. Sedangkan satu tersangka
lagi Rohim hingga saat ini masih DPO polisi.
Atas perbuatannya, tersesangka dijerat dengan pasal berlapis yaitu pasal 365, 338,
337, 340 KUHP tentang pencurian disertai pembunuhan berencana. Akibat perbuatannya,
mereka di ancam hukuman mati.***(har)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
mr, huns Kejambangetorangitubalesgorokajlehernyagakperlusidanglagi
|
|