Berita Terhangat.. |
Ahad, 26 Mei 2013 06:56 Gelar Riding Test, Honda Verza 150 Cc Diperkenalkan di Duri
Sabtu, 25 Mei 2013 19:35 Kerjuda FORKI Riau ke-7 di Rohul Ditargetkan Tuntas Malam ini
Sabtu, 25 Mei 2013 19:32 Puluhan Ayam dan Pelaku Judi Diamankan Polsek Mandau
Sabtu, 25 Mei 2013 17:48 Pilkada, Ribuan Massa Antar CERDAS Mendaftar ke KPU Inhil
Sabtu, 25 Mei 2013 17:45 Mazda VX-1, Cara Mudah dan Nyaman Berkendaraan
Sabtu, 25 Mei 2013 17:43 Usai Daftar, Herman Abdullah Bertemu Warga Simpang Baru
Sabtu, 25 Mei 2013 17:35 Gagal Rebut Demokrat, tak Membuat Zainal Abidin Surut Ikut Pilkada Inhil
|
|
|
|
Kamis, 10 Mei 2012 14:50 Sebuah Cafe di Dumai Barat Ludes Terbakar
Kobaran api meludeskan sebuah tempat jajan di Dumai Barat. Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka, namun musibah tersebut menimbulkan kerugian puluhan juta rupiah.
Riauterkini-DUMAI- Lagi-lagi insinden kebarakan terjadi, kalai ini api
meludeskan sebuah warung atau cafe remang-remang di Kelurahan Purnama
Kecamatan Dumai Barat, Kamis (10/5/12) sekitar pukul 10.25 WIb tadi.
Kendati dalam insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun pemilik cafe
remang-remang mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Pantauan riauterkini.com dilokasi kejadian menyembutkan bahwa dalam insiden
tersebut tiba-tiba api menyala di bagiaan tengah cafe yang terbangun dari
papan kayu tersebut. Sedangkan jumlah cafe yang berbentuk pondok itu
berjumlah hingga puluhan, namun yang hangus terbakar itu sendiri di bagian
kasir.
Kobaran api yang menghanguskan bagian kasir cafe tersebut berlangsung
dengan hitungan menit, namun beruntung petugas pemadam dari Pemerintah Kota
Dumai tiba kelokasi dan langsung melakukan penyemprotan air di di kobaran
api yang meluluh lantakan cafe happy hingga rata dengan tanah tersebut.
Bahkan petugas kepolisian di Dumai Barat juga ikut membantu melancarkan
arus lalulintas di sekitar lokasi kebakaran tersebut.
Masrin (50) pemilik Cafe Happy ketika dikonfirmasi riauterkini.com,
dilokasi kebaran mengatakan bahwa banyak benda berharga yang belum di
selamatkan, pasalnya kondisi cafe tempat dirinya jualan itu tidak ada
penunggunya alias ditinggal pergi oleh anaknya bernama Rina (25) mengantar
undangan.
"Saya tidak tahu persis kejadiannya, karena saat kebakaran terjadi saya
tidak berada di lokasi alias sedangmengantar undangan kerumah sanak famili
yang berada di Dumai. Kejadian ini baru satu jam meninggalkan rumah,
tiba-tiba dikabarkan oleh anak saya Hermanto (22) yang tinggal 100 meter
dari pondok ini, kondisi Cafe terbakar," ujarnya.
Sementara untuk materil Kerugian itu sendiri, kata dia, barang yang tidak
bisa diselamatkan berupa satu unit sepeda motor merk Yamaha Mio, Televisi,
Kulkas dan beberapa barang jualanya yang ada di dalam ruang kasir tersebut.
Kalau di kakulasikan kerugian dalam kebarakan yang mengahuskan tempat usaha
mencapai Rp50 juta lebih.
"Tidak ada yang bisa saya selamatkan barang berharga kami, selain baju yang
saya pakai ini. Kerugian ini saya perkirakan mencapai Rp 50 juta rupiah,
karena didalam banyak barang berharga seperti motor Mio, Kulkas dan barang
elektronik serta barang jualan kami," ujar Masrin dengan wajah memelas
melihat tempat usahanya hangus terbakar hingga rata dengan tanah
tersebut.
Bahkan dalam insiden ini sendiri, Masrin menduga tidak terjadi karena
konsleting listrik, namun ada sejumlah orang yang merasa dengki dengan
tempat usahanya tersebut. "Saya ada kecurigaan kalau pondok ini dibakar
orang yang tidak bertanggungjawab, namun untuk membuktikannya saya tidak
ada," ungkapnya menduga. "Beberapa hari ini ada kejanggalan yang terjadi di
tempat usaha saya ini, tapi dengan kondisi seperti ini saya iklaskan saja,"
ujarnya mengulang.
Guna memperimbang informasi ini, Kapolsek Dumai Barat Kompol Komang Sudana
membenarkan kejadian kebakaran, namun untuk memastikan apa penyebabnya
pihanya saat ini melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mencari
informasi dari sejumlah saksi yang mengetahui awal kejadian kebakaran
tersebut.
"Saat ini anggota kita masih mencari penyebab kejadian kebakaran di caffe
Happy itu, dan untuk memastikan penyembabnya kita juga mengorek keterangan
dari sejumlah saksi di lokasi kebakaran itu sendiri. Namun untuk dugaan
yang di ungkapkan korban sendiri saya belum bisa memastikan," ujar Kapolsek
Dumai Barat.***(had)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|