Berita Terhangat.. |
Sabtu, 18 Mei 2013 19:00 Bupati Inhil Mendukung ISG Dipindah ke Jakarta
Sabtu, 18 Mei 2013 18:48 Daihatsu Xenia X-Tra untuk Konsumen Riau Resmi Diluncurkan
Sabtu, 18 Mei 2013 18:46 33 Kelurahan di Dumai Bakal Dapat Rp 4 Miliar Dana PNPM
Sabtu, 18 Mei 2013 18:44 Sangat Rawan Penyelundupan, KPPBC Sebut Pelabuhan Dumai Seperti Ular
Sabtu, 18 Mei 2013 18:42 Penimbunan Solar Subsidi, Polres Dumai Panggil SPBU dan Lurah
Sabtu, 18 Mei 2013 15:34 Pelaku Perusakan Mobil Diburu, Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku PETI
Sabtu, 18 Mei 2013 13:47 RAPP Gelar Kompetisi Ketangkasan Memadamkan Api
|
|
|
|
Selasa, 8 Mei 2012 15:30 Dianiaya Oknum Polisi, Kepala IRT di Jalan Hang Tuah Pekanbaru Luka Robek
Seorang ibu rumah tangga di Jalan Hang Tuah Pekanbaru mengalami luka robek di bagian kepala setelah dianiaya seorang oknum polisi.
Riauterkini-PEKANBARU-Seorang ibu rumah tangga (IRT) mengalami luka robek dibagian kepala, setelah dipukul seorang oknum polisi. Kejadian naas yang menimpa Rafika Ilyas (35) warga Jalan Hang Tuah Gang Sukma nomor 9 Pekanbaru itu, terjadi pada Minggu (6/5/12) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Informasi yang dihimpun riauterkini.com, peristiwa itu berasal saat korban diserang dan dipukul secara tiba-tiba oleh pelaku yang bertugas di Polresta Pekanbaru berpangkat Brigadir.
Padahal hubungan kekeluargaan antara korban dan pelaku yakni David Kosidi berjalan sangat baik dan akrab.
Tak terima akan penganiayaan yang dialaminya itu, korban kemudian melapor ke Mapolda
Riau.
Dalam laporannya, korban menuturkan,pada Minggu malam itu, pelaku datang kerumah korban di Jalan Hang Tuah yang menjadi tempat kejadian peristiwa (TKP). Dimana waktu itu pelaku minta tolong kepada korban untuk menjamin hutangnya membeli ban.
Selanjutnya, permintaan pelaku itu ditolak, karena takut bermasalah nantinya jika
menjamin hutang orang. Atas penolakan korban tersebut, pelaku tiba-tiba marah dan memukul kepala korban dengan tangkai sapu sehingga kepala korban luka robek.
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Syarief Pandiangan ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa
(8/5/12) membenarkan adanya laporan penganiayaan yang diterima pihaknya. Saat ini
laporan tersebut sedang ditindak lanjuti.***(har)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
intel polda Tenang aja brigadir,,! Saya akan tutupi masalah ini..yg penting apel malangnya jalan.ok
Atan baru berpangkat brigadir udah main pukul ,dikit dikit pukul ,bagaiman kalau udah berpangkat tinggi ?...oknum yang kayak gini ngak usah di pelihara ,nanti bisa merusak citra ...
|
|