Untitled Document
Sabtu, 8 Rajab 1434 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 18 Mei 2013 15:34
Pelaku Perusakan Mobil Diburu,
Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku PETI


Sabtu, 18 Mei 2013 13:47
RAPP Gelar Kompetisi Ketangkasan Memadamkan Api

Sabtu, 18 Mei 2013 13:43
Guru SD di Senapelan Tewas Akibat Tabrak Lari

Sabtu, 18 Mei 2013 13:41
Resepsi Pernikahan di Duri Kerap Gunakan Badan Jalan

Sabtu, 18 Mei 2013 13:39
Ditutup Wabup, Pelangiran Juara Umum MTQ Inhil ke-43

Sabtu, 18 Mei 2013 06:57
PLN Unit Duri Berganti Manager

Sabtu, 18 Mei 2013 06:54
Berakhir, 4 Balon Gubri dan 5 Wagubri Ikut Pejaringan Demokrat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 7 Mei 2012 17:37
Bentrok Sengketa Lahan di Kampar,
Polres Dibantu 60 Brimob Amankan Lokasi


Polisi bertindak sigap mengantisipasi bentrok susulan di Kampar. Polres dibantu 60 Brimob dikerahkan untuk mengamankan lokasi.

Riautekrini-PEKANBARU- Kabid Humas Polda Riau AKBP S Pandiangan menyatakan situasi di Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, Kampar sudah kondusif, pasca pecahnya bentrok antara karyawan PT Riau Agung Karya Abadi (RAKA) dengan sekelompok massa yang belum dikenali, Senin (7/5/12) pagi, sekitar pukul 10.00 WIB.

"Situasi di lapangan sudah kondusif. Kapolres Kampar (AKBP Trio Santoso.red) sudah terjun ke lapangan memimpin upaya pengamanan," tururnya kepada sejumlah wartawan, termasuk riauterkini di RS Santa Maria Pekanbaru.

Dijelakan Pandiangan, untuk memaksimalkan pengamanan, Polres Kampar tidak dibiarkan sendiri, melainkan dibantu 60 personil Brimob Polda Riau. Pengamanan maksimal diberlakukan untuk menghindari kemungkinan bentrok susulan.

Terkait dengan penembakkan, Pandiangan menyebutkan, korban bukan 10 orang, melainkan 7 karyawan. 4 luka ringan dan 3 luka serius. "Untuk tiga korban luka serius harus diopname di rumah sakit," jelasnya.

Mengenai kasus bentrok itu sendiri, perwira senior di Polda Riau tersebut mengatakan kalau aparat masih melakukan penyelidikan, termasuk adanya kemungkinan keterlibatan aparat, menyusul jatuhnya korban tembak.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kita harap dapat segera diketahui apa penyebabnya dan siapa pelaku penembakkannya," demikian penjelasannya.

Berikut ini nama ketujuh korban tembah: Hadi Saputra, Edwar Junaidi, Perdamaian Manik, Enkab, Rifai Tobing, Biler Napitupulu dan Londar Aritonang. ***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Pelaku Perusakan Mobil Diburu,
Polres Kuansing Tangkap Dua Pelaku PETI

- Guru SD di Senapelan Tewas Akibat Tabrak Lari
- Razia Rutin Senjata Polsek Mandau Matikan Bibit Klewang
- Nilai Kerugian Rp 1,1 Miliar,
Kejari Bengkalis Incar Tersangka 2 Proyek Fiktif

- Mayat Pria Mengapung di Pangkal Jembatan Jumrah Rohil
- Baliho Rusak Sembrawut,
Pemko Pekanbaru Segera Surati Timses Balon Gubri

- Tiga Bulan DPO, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Jambret di Enam TKP


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 50.17.109.248
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com