Untitled Document
Rabu, 10 Sya'ban 1434 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 19 Juni 2013 08:37
Kian Tebal, Asap di Pekanbaru Menyesakkan Dada

Rabu, 19 Juni 2013 08:12
Polres Kuansing Kembali Bekuk Tersangka Narkotika

Rabu, 19 Juni 2013 06:55
Buktikan, Kenyamanan Berkendara dengan Nissan All New Grand Livina

Rabu, 19 Juni 2013 06:53
Nikmati Paket Liburan di Labersa Rp 630 Ribu Permalam

Rabu, 19 Juni 2013 06:51
Bupati Kuansing Buka Pacu Jalur Gunung Toar

Rabu, 19 Juni 2013 06:50
Wabup Siak Hadiri Rakernas PNPM Mandiri Pedesaan 2013

Rabu, 19 Juni 2013 06:48
Bupati Inhu Pembicara di Rakernas PNPM Mandiri Pedesaan 2013



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 7 April 2012 17:01
Konsumen Ramayana Dumai Temukan Makanan Kedaluarsa

Berbelanja di supermarket besar bukan jaminan mendapat makanan berkualitas. Setidaknya itulah yang dialami konsumen Ramayana Dumai yang mendapati makanan yang dibeli kedaluarsa.

Riauterkini-DUMAI- Makanan ringan yang di perjual belikan oleh pusat pembelanjaan Ramayana ditemukan ada yang kadaluarsa oleh konsumennya. Demikian pengakuan Rini (30) warga Dumai, yang terlanjur memakan dodol garut yang dibelinya di Ramayana pada Rabu (4/4/12) kemarin.

“Saya tidak sadar kalau dodol yang dibeli di Ramayana ini ada jamurnya, makanya langsung saya makan, tapi usai makan saya jadi sakit perut, setelah saya lihat sisa dodolnya ternyata ada jamurnya, ini kan sudah kadaluarsa,” ujarnya.

Menyikapi temuan itu, Kabid Perlindungan Konsumen Disperindag Dumai Herlina menyesalkan atas layanan yang diberikan oleh Ramayana dan seharusnya hal itu tidak terjadi. Sebab jika hal ini terjadi, maka kepercayaan masyarakat untuk membeli makanan di Ramayan menurun, karena takut menikmati makanan yang sudah tidak layak konsumsi.

“Sangat disayangkan jika hal ini terjadi, sebab pusat perbelanjaan sekelas Ramayana masih ditemukan makanan yang kadaluarsa. Namun terlepas itu, kami juga minta kepada konsumen setiap beli makanan ringan di pusat pembelanjaan harus jeli dan teliti. Dan kepada komsumen Ramayanan saya himbau untuk extra hati-hati setiap membeli makanan ringan,” ujarnya menghimbau.

Bahkan dalam hal ini, kata Herlina, pihak perlindungan konsumen sebenarnya setiap bulan terus memantau dan melakukan Sidak. Namun kalau masih ada juga masyarakat yang menemukan barang yang kadaluarsa di Ramayana, hal itu perlu menjadi pelajaran bagi masyarakat lain yang akan berbelanja di Ramayana Dumai.

“Kami sering melakukan Sidak dan pengontrolan dalam satu bulannya di Ramayana, namun dengan adanya kejadian ini saya minta kepada pelanggan setia Ramayana untuk lebih jeli lagi setiap membeli makanan ringan tersebut. Dan jika menemukan kasus serupa, makan komsumen bias membawa barang bukti itu ke kami untuk dip roses lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara Store Manager Ramayana Indra ketika dikonfirmasi sejumlah awak media, Jumat (6/4/12) mengaku heran dan tidak mengakui kalau ada barang makanannya yang sudah kadaluarsa. Indra juga mengaku akan mengecek kembali dan akan menegur pemasok yang mensuplai produk dimaksud ke Ramayana.

“Perasaan saya, setiap hari petugas kita selalu melakukan sortir barang-barang yang kadaluarsa. Dan jika barang yang ditemukan oleh masyarakat sudah kadaluarsa maka kita akan menghentikan dan menegur pemasok makanan tersebut. Namun yang jelasnya barang itu akan kita kembalikan kepada pemasoknya,” pungkasnya.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Polres Kuansing Kembali Bekuk Tersangka Narkotika
- Nyabu, Pengusaha Konveksi dan DVD Diringkus Polres Bengkalis
- Soal Hutang Rp 2,8 Miliar, Warga Rohul Merasa Ditipu PT Torganda
- Dugaan SPPD Fiktif BKD Rohul.
Jaksa Minta Keterangan 10 Saksi

- Jadi Bandar Narkotika, Mantan Polisi Ditembak Polisi
- Pelaku Penamparan Guru,
Pejabat Pemprov Riau Diganjar Hakim Tiga Bulan Penjara

- Pulang Kerja, Tas Karyawati Disikat Jambret


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.20.7.65
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com