|
|
|
Sabtu, 7 April 2012 17:01 Konsumen Ramayana Dumai Temukan Makanan Kedaluarsa
Berbelanja di supermarket besar bukan jaminan mendapat makanan berkualitas. Setidaknya itulah yang dialami konsumen Ramayana Dumai yang mendapati makanan yang dibeli kedaluarsa.
Riauterkini-DUMAI- Makanan ringan yang di perjual belikan oleh pusat
pembelanjaan Ramayana ditemukan ada yang kadaluarsa oleh konsumennya. Demikian
pengakuan Rini (30) warga Dumai, yang terlanjur memakan dodol garut yang
dibelinya di Ramayana pada Rabu (4/4/12) kemarin.
“Saya tidak sadar kalau dodol yang dibeli di Ramayana ini ada jamurnya,
makanya langsung saya makan, tapi usai makan saya jadi sakit perut, setelah
saya lihat sisa dodolnya ternyata ada jamurnya, ini kan sudah kadaluarsa,”
ujarnya.
Menyikapi temuan itu, Kabid Perlindungan Konsumen Disperindag Dumai Herlina
menyesalkan atas layanan yang diberikan oleh Ramayana dan seharusnya hal
itu tidak terjadi. Sebab jika hal ini terjadi, maka kepercayaan masyarakat
untuk membeli makanan di Ramayan menurun, karena takut menikmati makanan
yang sudah tidak layak konsumsi.
“Sangat disayangkan jika hal ini terjadi, sebab pusat perbelanjaan sekelas
Ramayana masih ditemukan makanan yang kadaluarsa. Namun terlepas itu, kami
juga minta kepada konsumen setiap beli makanan ringan di pusat pembelanjaan
harus jeli dan teliti. Dan kepada komsumen Ramayanan saya himbau untuk
extra hati-hati setiap membeli makanan ringan,” ujarnya menghimbau.
Bahkan dalam hal ini, kata Herlina, pihak perlindungan konsumen sebenarnya
setiap bulan terus memantau dan melakukan Sidak. Namun kalau masih ada juga
masyarakat yang menemukan barang yang kadaluarsa di Ramayana, hal itu perlu
menjadi pelajaran bagi masyarakat lain yang akan berbelanja di Ramayana
Dumai.
“Kami sering melakukan Sidak dan pengontrolan dalam satu bulannya di
Ramayana, namun dengan adanya kejadian ini saya minta kepada pelanggan
setia Ramayana untuk lebih jeli lagi setiap membeli makanan ringan
tersebut. Dan jika menemukan kasus serupa, makan komsumen bias membawa
barang bukti itu ke kami untuk dip roses lebih lanjut,” jelasnya.
Sementara Store Manager Ramayana Indra ketika dikonfirmasi sejumlah awak
media, Jumat (6/4/12) mengaku heran dan tidak mengakui kalau ada barang
makanannya yang sudah kadaluarsa. Indra juga mengaku akan mengecek kembali
dan akan menegur pemasok yang mensuplai produk dimaksud ke Ramayana.
“Perasaan saya, setiap hari petugas kita selalu melakukan sortir
barang-barang yang kadaluarsa. Dan jika barang yang ditemukan oleh
masyarakat sudah kadaluarsa maka kita akan menghentikan dan menegur pemasok
makanan tersebut. Namun yang jelasnya barang itu akan kita kembalikan
kepada pemasoknya,” pungkasnya.***(had)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|