Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 28 Juni 2017 19:50
Pengunjung Membludak,
Sabhara Polresta Pekanbaru Amankan Suasana Kunjungan Lebaran di Lapas


Rabu, 28 Juni 2017 19:47
Puncak Arus Mudik Besok Malam,
9 Tewas di Jaan Raya Riau Selama Operasi Ramadniya 2017


Rabu, 28 Juni 2017 17:47
Halal Bihalal di Rumah Bakal Gubri Riau Achmad Penuh Sesak

Rabu, 28 Juni 2017 14:57
Libur Idul Fitri 1438H, Wisatawan di Siak Dihibur Air Mancur "Joget"

Rabu, 28 Juni 2017 14:47
Ozcar Riau Ramaikan Wisata Kuliner di Pekanbaru

Rabu, 28 Juni 2017 14:43
Polda Riau Cek Jalan Lintas Riau-Sumbar

Rabu, 28 Juni 2017 14:36
Dua Sepeda Motor Adu Kambing, Akibatkan Satu Pengendara Tewas

Rabu, 28 Juni 2017 14:32
Miliki Sabu, Pemuda Pengangguran di Duri Ditangkap Polisi

Rabu, 28 Juni 2017 08:05
Mayat Tanpa Indentitas Ditemukan di Sungai Indragiri Rengat, Inhu

Selasa, 27 Juni 2017 20:46
H+3 Lebaran, Diperkirakan 10.000 Pengunjung Padati Pantai Solop Inhil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Kamis, 5 April 2012 21:22
Diduga Lakukan Penambangan Liar
Polhut Riau Periksa Asun, Pemilik Eskavator


Polhut Riau akhirnya memeriksa pengusaha Asun, pemilik dua unit eskavator yang diduga melakukan penambangan liar di Inhu.

Riauterkini-PEKANBARU- Asun (50), pemilik dua unit alat berat atau eskavator yang ditangkap petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan (Dishut) Riau di Desa Usup, Kecamatan Batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), mulai menjalani pemeriksaan, Kamis (5/4/12).

Pemilik PT Kurnia Subur (KS), Asun diperiksa di Markas Polhut Riau, dari pukul 12.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Pengusaha asal Rengat ini dicecar 15 pertanyaan oleh penyidik Polhut terkait penggalian dan penambangan batuan Andesit di kawasan hutan lindung di Desa Usup, Inhu.

Usai pemeriksaan, kepada riauterkini.com, Kasi Operasi Polhut Riau, Jaelani mengatakan, pihak telah melakukan pemeriksaan terhadap Asun, selama 6 jam dengan melontarkan 15 pertanyaan.

"Atas kegiatan penambangan itu, Asun dijerat dengan pasal 50 huruf (g) dan jo pasal 78 ayat 6, 9, 14, 15 UU No.SW tahun 1999 tentang kehutanan junto pasal 55 KUHP," terangnya.

Sementara itu, Asun yang didampingi kuasa hukumnya, Wismar Arianto SH mengungkapkan, penambangan batu Andesit yang dilakukannya di lahan seluas 3,1 hektare (Ha) itu, merupakan lahan milik masyarakat yang dibelinya. Dan lahan tersebut banyak ditanami tanaman karet dan durian.

“Jadi di mana pelanggaran itu. Saya kan melakukan penambangan bukan di kawasan hutan," kilahnya balik bertanya kepada wartawan.

Sedangkan, untuk pengoperasian kedua alat beratnya itu, pihaknya telah mengantongi izin. Asun mengaku sejak ditahannya dua unit eskavator miliknya itu, perusahaannya merugi Rp3 sampai 4 juta per hari.

Seperti diberitakan riauterkini.com sebelumnya, aparat Polhut Riau menyita dua dari 21 unit eskavator milik Asun di Desa Usup, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada Jum'at (2/3/12) lalu.

Waktu itu Polhut mendapati dua alat berat yang sedang bekerja di areal yang diduga telah dialihfungsikan dari awalnya merupakan lahan hutan. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap dua operator alat berat diketahui eskavator itu milik PT Kurnia Subur yang dipimpin oleh Asun.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
mang cek
ppns jgn mau di goda asun beri pelajan

Nyonya Lebay
Kalo di liat2 hidung pak Mambang Mit ini semacam hidung badut,atau lebih tepatnya Ondel2...gedang boonnnnooooorrrr hahahahaha kayak di sengat lebah atau sejenis serangga Tomket.kok bisa gitu ya ? Teman2 ada yang tau dan bisa jawab gaaak ?? Kalo bisa


loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Puncak Arus Mudik Besok Malam,
9 Tewas di Jaan Raya Riau Selama Operasi Ramadniya 2017

- Polda Riau Cek Jalan Lintas Riau-Sumbar
- Dua Sepeda Motor Adu Kambing, Akibatkan Satu Pengendara Tewas
- Miliki Sabu, Pemuda Pengangguran di Duri Ditangkap Polisi
- Mayat Tanpa Indentitas Ditemukan di Sungai Indragiri Rengat, Inhu
- Antisipasi Keamanan Lapas,
Kabag Ops Polres Kampar Kunjungi Lapas Kelas IIb Bangkinang

- Pergi Berlebaran,
Seorang Bocah di Inhil Tewas Terbentur Besi Mesin Pompong



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.166.146.212
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com