Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 23:15
Perkenalkan Mata Uang Digital,
Bitconnect Berikan Seminar Edukasi Gratis di Pekanbaru


Selasa, 17 Oktober 2017 22:10
Hentikan Operasi Pabrik Batu Bata,
Dewan Minta Camat Bantan Kaji Ulang Kebijakannya


Selasa, 17 Oktober 2017 21:22
Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Reklame Ilegal di Jalan Soekarno Hatta

Selasa, 17 Oktober 2017 20:38
Permintaan CPO Naik,  Harga TBS di Riau Pekan Ini Ikut Naik

Selasa, 17 Oktober 2017 20:37
Penyebab Proyek PL di PUPR Kuansing Batal Dilaksanakan

Selasa, 17 Oktober 2017 19:58
Buka MTQ XVI Tingkat Kabupaten,
Bupati Kuansing Ajak Warga Hidupkan Magrib Mengaji


Selasa, 17 Oktober 2017 19:52
Menuju Porprov Riau 2017, Kontingen Meranti Berangkat Naik KM Jelatik

Selasa, 17 Oktober 2017 19:17
Bahas Perdagangan Lintas Batas, Bupati Meranti Rapat Bersama DPD RI

Selasa, 17 Oktober 2017 19:07
Kapolresta Pekanbaru Periksa Puluhan Senpi Laras Panjang Sabhara

Selasa, 17 Oktober 2017 19:03
Sidang KKEP Polri, Tiga Personil Polres Meranti di Pecat Tidak Dengan Hormat

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Ahad, 25 Maret 2012 16:29
Sosialisasi Bahaya Narkotika di Duri Hadirkan Putri Indonesia dan Artis

Ribuan pelajar di Kecamtan Mandau antusias mengikuti kegiatan sosialisasi bahaya narkotika tajaan BNN dan LCKI Bengkalis. Panitia menghadirkan Putri Indonesia 2011 dan tiga pemain sinetron.

Riauterkini - DURI –Penyuluhan bahaya narkoba yang diterima ribuan pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (23/3/11) di aula SD Pokok Jengkol Duri terasa sangat berbeda dengan penyuluhan narkoba yang sebelumnya dilaksanakan. Kenapa tidak penyuluhan kali ini langsung di hadiri Direktur Penyuluhan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat Brigjen Pol. dr. Victor, dari Ibukota Jakarta. Materi penyuluhan pun dibuat seatraktif mungkin. Selain menayangkan audia visual, sang Brigjen juga memboyong tiga artis sinetron kenamaan dan Debby Putri Indonesia 2011.

Diselingi dengan gelak tawa, sembari memberikan kuis dengan hadiah menarik bagi pelajar, tak terkecuali guru, Brigjen Victor tampil memikat. Ribuan pelajar yang duduk lesehan di atas terpal plastik itu tak satu pun beranjak hingga acara selesai. Para pelajar ini betul-betul larut dan bak tersihir dalam penyuluhan yang bekerjasama dengan Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Kabupaten Bengkalis tersebut.

Turut hadir dalam penyuluhan tersebut, Wakil Bupati Bengkalis Suayatno yang juga Ketua BNK Bengkalis, Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis Herman Sani, Wakapolres Bengkalis Kompol Ferri Ukoli, Ketua LCKI Propinsi Riau Syamsurizal (mantan bupati Bengkalis), Ketua MPBN Kabupaten Bengkalis Elfiedi Sofyan, anggota DPRD Bengkalis H Arwan Mahidin, Kapolsek Mandau Kompol Devy Firmansyah, Kasat Lantas Polres Bengkalis AKP Mariyono , Kepala SMPN 4 Mandau Rosmawati, Ketua LCKI Kabupaten Bengkalis Bareta Nainggolan , beserta jajaran pengurus serta banyak tokoh masyarakat, OKP, Ormas, LSM lainnya.

“Bahaya narkoba itu ibarat sengatan aliran listrik yang membuat tubuh si pemakainya rusak semuanya. Jika tangan yang putus, tubuh kita yang lain masih selamat. Kalau narkoba jangan coba-coba mendekatinya. Sekali saja memakai bisa ketergantungan, masa depan akan rusak. Pemakai narkoba juga cenderung melakukan seks bebas. Dan pada akhirnya pemakai seperti ini dapat mengidap penyakit HIV AIDS,’’ ujar Brigjen Pol Victor.

Wakil Bupati Bengkalis Suayatno yang didaulat membuka penyuluhan narkoba tersebut mewanti-wanti para pelajar untuk tidak terlibat narkoba baik sebagai pemakai maupun sebagai pengedar. Berdasarkan data statistik dan prediksi kelak pada tahun 2025-2045, Indonesia akan memiliki penduduk usia produktif paling tinggi di dunia. ‘’Oleh karena itu pasti banyak pihak-pihak luar yang iri dengan Indonesia, makanya negara kita disusupi terus narkoba dari luar negeri. Sasarannya untuk menghancurkan masa depan generasi muda kita,’’sebut Suayatno.

Sementara itu, Ketua LCKI Propinsi Riau Syamsurizal mengatakan bahwa fokus kegiatan LCKI hanya bersifat pencegahan dan penyuluhan. Sedangkan penindakan di lapangan oleh pihak kepolisian. Dan LCKI tetap akan memberikan masukan terhadap berbagai tindakan kejahatan yang terjadi di masyarakat.”Penyuluhan narkoba dengan mendatangkan pembicara dari BNN dan artis sinetron seperti hari ini di Duri, merupakan yang perdana bagi LCKI di Riau. Setelah ini penyuluhan akan dilanjutkan di sekolah-sekolah lainnya,’’ jelasnya.

Usai penyuluhan, para pelajar pun berburu photo bareng artis dan tandatangan. Putri Indonesia sampai kewalahan melayani antusias ratusan pelajar ini begitu juga tiga artis ibukota lain. Suasana pun heboh. Maklum baru kali ini mereka bertemu artis sinetron yang langsung berbaur ditengah-tengah mereka.****(hen)*



loading...

Berita Hukum lainnya..........
- Kapolresta Pekanbaru Periksa Puluhan Senpi Laras Panjang Sabhara
- Ops Bina Kusuma Siak 2017,
Satnarkoba Polres Bengkalis Sita Belasan Botol Miras

- Kejari Pekanbaru Terima Berkas dan Tersangka Kasus Saracen
- KLHK Bingung Ditanyak Izin Operasional RAPP Dicabut
- Gugat Kejati Riau, Dua Terdakwa Lampu PJR Pekanbaru Serahkan Nota Praperadilan
- Napi dan Pengujung Wanita Tertangkap Basah Pesta Sabu di Sel Lapas Bengkalis
- Diduga Akan Menjual Sabu-sabu,
Polres Siak Tangkap Seorang Pemuda Warga Dayun



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 107.22.126.144
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com