Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Juni 2018 19:15
Mantan Walikota Pekanbaru Herman Abdullah Ajak Masyarakat Riau Menangkan Syamsuar-Edy Nasution

Selasa, 19 Juni 2018 19:11
Lusa, SBY, Romi dan Yusril Kampanye Akbar Firdaus-Rusli di Bangkinang

Selasa, 19 Juni 2018 19:06
Empat Ruko Terbakar di Pelalawan,
Satu Keluarga Selamat dari Kobaran Api


Selasa, 19 Juni 2018 17:31
Sekdaprov dan Kepala BPBD Riau Tinjau Lokasi Longsor di Tembilahan

Selasa, 19 Juni 2018 15:11
Riset Vox Populi: Lukman Edy-Hardianto Menang Pilgub Riau

Selasa, 19 Juni 2018 13:15
Tokoh Minang Nilai Syamsuar Jauh dari Korupsi dan Sangat Paham Budaya Mereka

Selasa, 19 Juni 2018 13:10
Dinas Perhubungan RIau Siap Lancarkan Arus Balik Lebaran Lewat Darat

Selasa, 19 Juni 2018 13:05
Optimis Menang, Puluhan Ribu Saksi Siap Amankan Suara Firdaus-Rusli di TPS

Selasa, 19 Juni 2018 09:30
Lukman Edy-Hardianto Janji Perhatikan Nasib Guru Komite dan Operator Pendidikan

Senin, 18 Juni 2018 21:01
Bukit Kelok Indah Kampar Diserbu Pengunjung Selama Liburan Lebaran

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 4 Maret 2012 15:08
Mengaku Ditempeleng,
Dosen Adukan Bupati Kampar ke Polda Riau


Seorang dosen STIE Persada Bunda Pekanbaru melapor ke Polda Riau. Ia mengaku jadi korban pemukulan Bupati Kampar Jefry Noer.

Riauterkini-PEKANBARU- Bupati Kampar Jefry Noer dilaporkan ke Dir Reskrim Umum III Kepolisian Daerah (Polda) Riau oleh dosennya, Yusrizal. Dalam laporannya ke polisi, Ahad (4/3/12) Yusrizal yang mengajarkan mata kuliah Hukum Adat di STIE Pursada Bunda, mengaku telah ditempeleng oleh sang bupati.

Kabid Humas Polda Riau AKBP S Pandiangan yang dihubungi riauterkini.com, Ahad siang membenarkan adanya laporan tentang perbuatan tidak menyenangkan yang diduga dilakukan oleh Bupati Kampar Jefry Noer. “Tadi pagi memang kita menerima laporan itu. Saat kasusnya dalam penyelidikan kita,” ungkapnya.

Sementara di tempat terpisah, Jefry Noer yang ditemui wartawan di kampus STIE Persada Bunda, Jalan Diponegoro Pekanbaru membantah melakukan pemukulan. Ia kemudan menyampaikan kronologis kejadian. Dikatakan, sekitar pukul 08.30 WIB, dirinya tengah berada di dalam kantin kampus Persada Bunda, Jalan Diponegoro Pekanbaru.

Tiba-tiba datang Yusrizal ke tempat itu. Jefry menghampiri dosennya itu dan menanyakan nilai mata kuliah Hukum Adat yang belum keluar. Padahal mata kuliah itu sudah selesai diikutinya sejak tahun 2010 lalu.

Sewaktu ditanyakan secara baik-baik kapan dan mengapa nilai mata kuliah Hukum Adat itu belum keluar, Yusrizal lalu menjawab dengan ketus. “Itu urusan saya,” tukasnya seperti ditirukan Jefry Noer.

Pertengkaran mulut pun tidak terhindarkan. Karena tak tahan lagi membendung emosi, Jefry Noer sempat melontarkan ancaman dengan berujar, “Saya tamparkan nanti!”. Mendengar perkataan Jefry Noer ini, sang dosen tidak menerimanya dan balik mengancam akan melaporkan Jefry ke Polda Riau. Ancaman tersebut dibuktikan, setelah meninggalkan kampus Persada Bunda itu, Yusrizal pun membuat laporan ke Polda Riau.

Sementara itu Dirketur STIE Persada Bunda Didi Rizki mengaku belum tahu persis apa yang terjadi antara Yusrizal dengan Jefry Noer. "Saya memang memang sudah dapat laporan, tetapi karena saya masih di luar kota, saya belum tahu persih apa yang sebenarnya terjadi, apakah sekedar ribut atau ada pemukulan," ujarnya saat dihubungi riauterkini.

Dikatakannya, bahwa Jefry Noer saat ini kuliah di Fakultas Hukum dengan Program Studi Ilmu Hukum, semester 5. Dalam secepatnya ia akan membahas masalah tersebut. "Mungkin besok, setibatnya saya di Pekanbaru akan langsung dibahas," janjinya.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Patroli Polisi Gagalkan Perampokan Mesin ATM di Pekanbaru
- Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Pelabuhan Nelayan di Bengkalis
- Kapal Pompong Terbalik, Satu Keluarga Nyaris Tenggelam di Selat Bengkalis
- Diduga Konsleting Listrik, Satu Rumah di Bengkalis Terbakar
- Kebakaran di Kotabaru, Inhil Ludeskan 57 Toko dan Rumah
- Kebakaran Saat Idul Fitri Ludeskan Puluhan Rumah di Kotabaru, Inhil
- Lebaran Aman, Polisi di Bengkalis Sambangi Rumah Ditinggal Mudik
- Diduga Sarang Pungli, Pos TLLK di Lintas Riau-Sumbar Dibongkar Polres Kampar
- Curi Komponen Alat Berat, Pria Ini Diringkus Polsek Tapung Hulu
- Yamaha V-Ixion Pemudik Terjun ke Sungai di Tambusai, 2 Korban Luka
- Belasan Kios di Pasar Logar, Kuansing Ludes Terbakar
- Gara-gara Marah Pacar Digoda, Pemuda Tembilahan Hulu Ini Dibacok
- Pedoman bagi Pengguna Jalan Saat Mudik,
Polres Kampar Terbitkan Buku Panduan Jalur Lintas Barat

- Sepekan sebelum dan Sesudah Pilgubri, Seluruh Tempat Hiburan di BS, Bengkalis Wajib Tutup
- Bea Cukai Dumai Amankan 5 Kilogram Sabu Tak Bertuan
- Waktu Kadaluarsa, PN Bengkalis Vonis Bebas Legislator dan Ajudannya dari Dugaan Politik Uang
- Pengadilan Tinggi Riau Kuatkan Putusan PN,
Palsukan Surat Tanah, Poniman Tetap Dihukum 1,5 Tahun Penjara

- Dugaan Politik Uang Legislator Bengkalis,
Sampaikan Replik Pembelaan, JPU Tetap pada Tuntutan

- Berbelit Berikan Keterangan,
Mantan Ketua DPRD Terancam Tersangka Keterangan Palsu dan TPPU

- Sidang Dugaan Politik Uang Legislator Bengkalis,
Sidang Lanjutan, JPU Akan Bacakan Replik Malam Ini



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com