Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Pebruari 2018 22:01
Ditabrak Truck Balak, Anggota Damkar Mandau, Bengkalis Tewas Ditempat

Ahad, 25 Pebruari 2018 21:42
Seorang Suami di Inhu Tega Bunuh Istrinya

Ahad, 25 Pebruari 2018 19:45
LE Mulai Kampanyekan Prabowo-Cak Imin untuk Pilpres 2019

Ahad, 25 Pebruari 2018 16:38
Pasangan AYO Sambangi Sentra Nenas di Rokan Hilir

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:48
Capella Honda Serahkan Unit PCX150 Kepada 10 Konsumen Pembeli Perdana

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:43
Ini Rencana Besar Pasangan AYO untuk Kota Dumai

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:56
KBM di Desa Koto Ranah, Mahasiswa UPP Rohul Merasa Pulang Kampung

Ahad, 25 Pebruari 2018 14:53
Arminareka Perdana Berangkatkan Ratusan Jemaah Umroh Asal Rohul Maret 2018

Ahad, 25 Pebruari 2018 13:22
Puluhan Tokoh Masyarakat Tenayan Dukung dan Siap Menangkan Firdaus-Rusli

Ahad, 25 Pebruari 2018 10:19
Sudah Diikuti 1.600 Murid, Diluncurkan Didikan Subuh Quran di Bengkalis

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 4 Maret 2012 15:08
Mengaku Ditempeleng,
Dosen Adukan Bupati Kampar ke Polda Riau


Seorang dosen STIE Persada Bunda Pekanbaru melapor ke Polda Riau. Ia mengaku jadi korban pemukulan Bupati Kampar Jefry Noer.

Riauterkini-PEKANBARU- Bupati Kampar Jefry Noer dilaporkan ke Dir Reskrim Umum III Kepolisian Daerah (Polda) Riau oleh dosennya, Yusrizal. Dalam laporannya ke polisi, Ahad (4/3/12) Yusrizal yang mengajarkan mata kuliah Hukum Adat di STIE Pursada Bunda, mengaku telah ditempeleng oleh sang bupati.

Kabid Humas Polda Riau AKBP S Pandiangan yang dihubungi riauterkini.com, Ahad siang membenarkan adanya laporan tentang perbuatan tidak menyenangkan yang diduga dilakukan oleh Bupati Kampar Jefry Noer. “Tadi pagi memang kita menerima laporan itu. Saat kasusnya dalam penyelidikan kita,” ungkapnya.

Sementara di tempat terpisah, Jefry Noer yang ditemui wartawan di kampus STIE Persada Bunda, Jalan Diponegoro Pekanbaru membantah melakukan pemukulan. Ia kemudan menyampaikan kronologis kejadian. Dikatakan, sekitar pukul 08.30 WIB, dirinya tengah berada di dalam kantin kampus Persada Bunda, Jalan Diponegoro Pekanbaru.

Tiba-tiba datang Yusrizal ke tempat itu. Jefry menghampiri dosennya itu dan menanyakan nilai mata kuliah Hukum Adat yang belum keluar. Padahal mata kuliah itu sudah selesai diikutinya sejak tahun 2010 lalu.

Sewaktu ditanyakan secara baik-baik kapan dan mengapa nilai mata kuliah Hukum Adat itu belum keluar, Yusrizal lalu menjawab dengan ketus. “Itu urusan saya,” tukasnya seperti ditirukan Jefry Noer.

Pertengkaran mulut pun tidak terhindarkan. Karena tak tahan lagi membendung emosi, Jefry Noer sempat melontarkan ancaman dengan berujar, “Saya tamparkan nanti!”. Mendengar perkataan Jefry Noer ini, sang dosen tidak menerimanya dan balik mengancam akan melaporkan Jefry ke Polda Riau. Ancaman tersebut dibuktikan, setelah meninggalkan kampus Persada Bunda itu, Yusrizal pun membuat laporan ke Polda Riau.

Sementara itu Dirketur STIE Persada Bunda Didi Rizki mengaku belum tahu persis apa yang terjadi antara Yusrizal dengan Jefry Noer. "Saya memang memang sudah dapat laporan, tetapi karena saya masih di luar kota, saya belum tahu persih apa yang sebenarnya terjadi, apakah sekedar ribut atau ada pemukulan," ujarnya saat dihubungi riauterkini.

Dikatakannya, bahwa Jefry Noer saat ini kuliah di Fakultas Hukum dengan Program Studi Ilmu Hukum, semester 5. Dalam secepatnya ia akan membahas masalah tersebut. "Mungkin besok, setibatnya saya di Pekanbaru akan langsung dibahas," janjinya.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Ditabrak Truck Balak, Anggota Damkar Mandau, Bengkalis Tewas Ditempat
- Seorang Suami di Inhu Tega Bunuh Istrinya
- Dugaan Anak Bunuh Ayahnya di Siak,
Hasil Autopsi Korban Meninggal Karena Sakit Komplikasi

- Warga Kampung Baru Temukan Tengkorak Manusia Dalam Parit
- Miliki 68 Paket Sabu, Warga Duri Ditangkap Polisi
- Polda Riau Tetapkan Empat Tersangka Karhutla
- Minta Makan Enak tak Dituruti, Anak Sakit Jiwa di Siak Bunuh Bapaknya
- Egrek Sawit Nyangkut Kabel Listrik, Buruh PT Indosawit Tewas Kesetrum
-
- Bobol Showroom di Pekanbaru, Kawanan Maling Gondol 5 Unit Mobil Bekas
- Ikat 2 Penjaga, Kawanan Rampok Gasak Komponen Alat Berat di Bonai Darussalam
- Kalah dari PT Hutahaean di Sidang Prapid,
Tentukan Langkah Selanjutnya, Polda Riau akan Berkoordinasi dengan Kejati

- Kepergok Satpam di Stadion Utama Riau,
Seorang Juru Parkir Diciduk usai Mencuri Tiang Lampu Taman

- Kawanan Rampok Gasak Uang Rp700 Juta di Gudang Distributor PT. Perintis Ujungbatu
- Pencuri HP Ditangkap Polsek Tambusai Saat Sedang Service di Toko Ponsel
- Utamakan Keselamatan Masyarakat,
Sat Lantas Polres Pelalawan Sebar Spanduk Imbauan di Berbagai Titik

- Kantongi 8 Paket Sabu,,  Sat Narkoba Polres Siak Tangkap Terduga Pengedar
- Dishub Dumai Razia Mobil Angkut Cangkang Sawit di Terminal Barang
- Satres Narkoba Polres Kampar Ringkus Buron Bandar Sabu
- Menangkan PT PSJ Warga Pangkalan Gondai Dukung Putusan Hakim PN Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 50.19.34.255
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com