Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 30 September 2016 13:27
Melihat Langsung Pelayanan Kepolisian,
Siswa SMKN 1 Tembilahan Kunjungi Mapolres Inhil


Jum’at, 30 September 2016 13:15
Insiden 'Meranti Berdarah’,
KontraS Menilai Polisi Melakukan Penculikan, Penyiksaan dan Pembunuhan


Jum’at, 30 September 2016 13:05
Bandar Sikijang Tuan Rumah Pelalawan Sehat 2016

Jum’at, 30 September 2016 13:03
Miris, Sejumlah Proyek di Duri Tak Miliki Plang Nama

Jum’at, 30 September 2016 12:19
Tuntaskan Pekerjaan, Pansus Tatib Pemilihan Wagubri Sudah Lapor ke Pimpinan Dewan

Jum’at, 30 September 2016 12:13
Bupati dan Sekdakab Inhil Hadiri Rakor P2D di Pekanbaru

Jum’at, 30 September 2016 12:09
Diduga Jual Lahan Sawit Milik Koperasi, Mahasiswa Desak Anggota DPRD Rohul Diperiksa



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Pebruari 2012 12:58
Tujuh Penari Telanjang XP Exlusive Club Pekanbaru Diringkus Polisi

Pekanbaru ternyata terdapat tempat hiburan penyedia tari telanjang. Tempatnya di XP Exlusive Club. Tujuh penarinya telah ditangkap.

Riauterkini-PEKANBARU-Aktivitas kehidupan malam yang berlawanan dengan budaya melayu kembali lagi terjadi di Kota Pekanbaru. Aktifitas yang bertentangan dengan agama Islam itu, akhirnya digerebek pihak kepolisian Polda Riau pada Selasa (21/2/12) dini hari. Polisi berhasil mengamankan tujuh wanita malam yang sedang asyik berbugil ria.

Operasi razia penertiban di sebuah club malam, XP Exlusive Club Jalan Sudirman depan Pasar Buah sekitar pukul 02.00 WIB, polisi menemuka aktivitas tarian telanjang di club tersebut. Ketujuh wanita malam yang teridiri dari, 1 orang Disk Jokeiy (DJ) dan 6 penari telanjang, kemudian digiring ke Mapolda.

Kapolda Riau, Brigjend Pol Suedi Husein melalui Kabid Humas Polda Riau, AKBP S Pandiangan kepada Riauterkini Selasa (21/2/12) diruangan Raknata Subdit IV Reskrimum Polda Riau mengatakan, hasil operasi penertiban yang dilaksanakan pada Selasa dinihari itu, pihaknya berhasil mengamankan tujuh wanita malam yang sedang asyik goyang tarian telanjang alias bugil di Eksekutif Club. Ketujuh wanita malam, salah seorang berprofesi DJ. Sedangkan 6 lagi berprofesi sebagai penari," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, saat ini pihaknya baru menetapkan dua tersangka yang kedapatan langsung sedang bergoyang bugil. Wanita yang ditetapkan tersangka itu yakni, AM (22) asal Blitar dan tersangka IF (22) asal Jakarta," tuturnya. Keduanya dijerat Pasal 36 Undang-undang Bo.44 tahun 2008 tentang Pornografi.

Sedangkan 5 wanita lagi saat ini masih dalam pemeriksaan Subdit IV Renakta Reskrimum. " Saat ini ke lima wanita masih diperiksa sebagai saksi, dan nanti kita tunggu hasil pemeriksaannya, apakah ditetapkan tersangka atau tidak," ujarnya.

Sementara itu, ketika ditanya wartawan apakah pemilik eksekutif club turut diperiksa juga. Kabid belum dapat memastikannya. " Sekarang kita baru melakukan pemeriksaan terhadap wanita penari telanjang dan DJ nya. Untuk pemilik tempat kita tunggu konfirmasi lebih lanjut," jelas Kabid.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
budak %@!*
same-same kita lihat ajalah ......duit tiang semuanye....tapi klo tak beduit...baru dikenangan pasal....


Berita Hukum lainnya..........
- Melihat Langsung Pelayanan Kepolisian,
Siswa SMKN 1 Tembilahan Kunjungi Mapolres Inhil

- Insiden 'Meranti Berdarah’,
KontraS Menilai Polisi Melakukan Penculikan, Penyiksaan dan Pembunuhan

- Diduga Jual Lahan Sawit Milik Koperasi, Mahasiswa Desak Anggota DPRD Rohul Diperiksa
- Sejumlah Kasat di Polres Rohil Diserahterimakan
- Datangi Polda Riau, Kontras Sebut 30 Polisi Diduga Terlibat Meranti Berdarah
- Catatan KPAI Terkait Prositusi Anak di Riau (1),
Mucikari juga Sediakan Teman Kencan untuk Kalangan Gay

- Lakalantas di Rohil Libatkan Anggota Sat Lantas Polres


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.23.178
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com