Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 30 Agustus 2016 11:32
Kios tak Direhab Pasca Kebakaran, Pedagang Plaza Sukarmai Mengadu ke Pemko

Selasa, 30 Agustus 2016 11:15
Dirikan Posko, Polres Inhil Nyatakan Seluruh Personil Siaga Karlahut

Selasa, 30 Agustus 2016 11:10
Tiga Tahanan Kasus Narkotika Kabur Belum Tertangkap di Dumai

Selasa, 30 Agustus 2016 10:54
Komnas HAM Bakal ke Meranti, Investigasi Bentro Warga Vs Polisi

Selasa, 30 Agustus 2016 10:30
Kapolri Larang Korbankan Institusi Demi Bela Oknum Polisi Salah

Selasa, 30 Agustus 2016 07:46
Kabut Asap Memburuk, Diskes Pekanbaru Sebar 40 Ribu Masker ke Puskesmas

Selasa, 30 Agustus 2016 07:16
Andi Rachman Masih Ogah Bicarakan Calon Wakil Gubernur



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Pebruari 2012 12:58
Tujuh Penari Telanjang XP Exlusive Club Pekanbaru Diringkus Polisi

Pekanbaru ternyata terdapat tempat hiburan penyedia tari telanjang. Tempatnya di XP Exlusive Club. Tujuh penarinya telah ditangkap.

Riauterkini-PEKANBARU-Aktivitas kehidupan malam yang berlawanan dengan budaya melayu kembali lagi terjadi di Kota Pekanbaru. Aktifitas yang bertentangan dengan agama Islam itu, akhirnya digerebek pihak kepolisian Polda Riau pada Selasa (21/2/12) dini hari. Polisi berhasil mengamankan tujuh wanita malam yang sedang asyik berbugil ria.

Operasi razia penertiban di sebuah club malam, XP Exlusive Club Jalan Sudirman depan Pasar Buah sekitar pukul 02.00 WIB, polisi menemuka aktivitas tarian telanjang di club tersebut. Ketujuh wanita malam yang teridiri dari, 1 orang Disk Jokeiy (DJ) dan 6 penari telanjang, kemudian digiring ke Mapolda.

Kapolda Riau, Brigjend Pol Suedi Husein melalui Kabid Humas Polda Riau, AKBP S Pandiangan kepada Riauterkini Selasa (21/2/12) diruangan Raknata Subdit IV Reskrimum Polda Riau mengatakan, hasil operasi penertiban yang dilaksanakan pada Selasa dinihari itu, pihaknya berhasil mengamankan tujuh wanita malam yang sedang asyik goyang tarian telanjang alias bugil di Eksekutif Club. Ketujuh wanita malam, salah seorang berprofesi DJ. Sedangkan 6 lagi berprofesi sebagai penari," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, saat ini pihaknya baru menetapkan dua tersangka yang kedapatan langsung sedang bergoyang bugil. Wanita yang ditetapkan tersangka itu yakni, AM (22) asal Blitar dan tersangka IF (22) asal Jakarta," tuturnya. Keduanya dijerat Pasal 36 Undang-undang Bo.44 tahun 2008 tentang Pornografi.

Sedangkan 5 wanita lagi saat ini masih dalam pemeriksaan Subdit IV Renakta Reskrimum. " Saat ini ke lima wanita masih diperiksa sebagai saksi, dan nanti kita tunggu hasil pemeriksaannya, apakah ditetapkan tersangka atau tidak," ujarnya.

Sementara itu, ketika ditanya wartawan apakah pemilik eksekutif club turut diperiksa juga. Kabid belum dapat memastikannya. " Sekarang kita baru melakukan pemeriksaan terhadap wanita penari telanjang dan DJ nya. Untuk pemilik tempat kita tunggu konfirmasi lebih lanjut," jelas Kabid.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
budak %@!*
same-same kita lihat ajalah ......duit tiang semuanye....tapi klo tak beduit...baru dikenangan pasal....


Berita Hukum lainnya..........
- Dirikan Posko, Polres Inhil Nyatakan Seluruh Personil Siaga Karlahut
- Tiga Tahanan Kasus Narkotika Kabur Belum Tertangkap di Dumai
- Komnas HAM Bakal ke Meranti, Investigasi Bentro Warga Vs Polisi
- Kapolri Larang Korbankan Institusi Demi Bela Oknum Polisi Salah
- Kemen LHK Hukum 40 Perusahaan Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan
- Kapolri Jamin Tindakan Tegas bagi Personil Pemicu Tragedi Meranti
- 1,62 Juta Ton Produksi CPO Riau Raib Akibat Praktek "Kencing" di Jalan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.161.125
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com