Untitled Document
Selasa, 1 Syawwal 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 29 Juli 2014 07:42
Galeri Festival Pawai Takbir Pemkab Meranti

Selasa, 29 Juli 2014 06:26
Bupati Sampaikan Pesan Idul Fitri Sebelum Sholat Idul Fitri

Selasa, 29 Juli 2014 06:23
Dua Nyawa Melayang di Jalanan Riau di Hari Raya Idul Fitri 1435 Hihriyah

Senin, 28 Juli 2014 21:46
Akhirnya Gubri Kembali Temui Tamu Berlebaran di Rumdisnya

Senin, 28 Juli 2014 21:37
Sejumlah Nasabah Mandiri di Duri Merasa Rekeningnya Dibobol

Senin, 28 Juli 2014 17:03
Gubri ‘Mengurung’ Diri, Ratusan Warga dan Pejabat Nunggu Berjam-jam

Senin, 28 Juli 2014 16:25
Bupati dan Wabup Gelar Open House di Kediaman Masing-Masing



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Pebruari 2012 12:58
Tujuh Penari Telanjang XP Exlusive Club Pekanbaru Diringkus Polisi

Pekanbaru ternyata terdapat tempat hiburan penyedia tari telanjang. Tempatnya di XP Exlusive Club. Tujuh penarinya telah ditangkap.

Riauterkini-PEKANBARU-Aktivitas kehidupan malam yang berlawanan dengan budaya melayu kembali lagi terjadi di Kota Pekanbaru. Aktifitas yang bertentangan dengan agama Islam itu, akhirnya digerebek pihak kepolisian Polda Riau pada Selasa (21/2/12) dini hari. Polisi berhasil mengamankan tujuh wanita malam yang sedang asyik berbugil ria.

Operasi razia penertiban di sebuah club malam, XP Exlusive Club Jalan Sudirman depan Pasar Buah sekitar pukul 02.00 WIB, polisi menemuka aktivitas tarian telanjang di club tersebut. Ketujuh wanita malam yang teridiri dari, 1 orang Disk Jokeiy (DJ) dan 6 penari telanjang, kemudian digiring ke Mapolda.

Kapolda Riau, Brigjend Pol Suedi Husein melalui Kabid Humas Polda Riau, AKBP S Pandiangan kepada Riauterkini Selasa (21/2/12) diruangan Raknata Subdit IV Reskrimum Polda Riau mengatakan, hasil operasi penertiban yang dilaksanakan pada Selasa dinihari itu, pihaknya berhasil mengamankan tujuh wanita malam yang sedang asyik goyang tarian telanjang alias bugil di Eksekutif Club. Ketujuh wanita malam, salah seorang berprofesi DJ. Sedangkan 6 lagi berprofesi sebagai penari," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, saat ini pihaknya baru menetapkan dua tersangka yang kedapatan langsung sedang bergoyang bugil. Wanita yang ditetapkan tersangka itu yakni, AM (22) asal Blitar dan tersangka IF (22) asal Jakarta," tuturnya. Keduanya dijerat Pasal 36 Undang-undang Bo.44 tahun 2008 tentang Pornografi.

Sedangkan 5 wanita lagi saat ini masih dalam pemeriksaan Subdit IV Renakta Reskrimum. " Saat ini ke lima wanita masih diperiksa sebagai saksi, dan nanti kita tunggu hasil pemeriksaannya, apakah ditetapkan tersangka atau tidak," ujarnya.

Sementara itu, ketika ditanya wartawan apakah pemilik eksekutif club turut diperiksa juga. Kabid belum dapat memastikannya. " Sekarang kita baru melakukan pemeriksaan terhadap wanita penari telanjang dan DJ nya. Untuk pemilik tempat kita tunggu konfirmasi lebih lanjut," jelas Kabid.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
budak %@!*
same-same kita lihat ajalah ......duit tiang semuanye....tapi klo tak beduit...baru dikenangan pasal....


Berita Hukum lainnya..........
- Dua Nyawa Melayang di Jalanan Riau di Hari Raya Idul Fitri 1435 Hihriyah
- Sejumlah Nasabah Mandiri di Duri Merasa Rekeningnya Dibobol
- H-1 Lebaran, Arus Mudik di Riau Rengut 14 Korban Jiwa
- Motor Senggor Kios Bensin Picu Kebakaran di Reteh, Inhil
- Tiga Tewas dan Delapan Hilang,
Kapal Tujuan Bengkalis Tenggelam di Malaysia

- Rumah RT di Meranti Hangus 'Dilalap' Sijago Merah
- Tujuh Imigran Gelap Banglades Diamankan Polisi di Pelalawan


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.197.147.90
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com