Untitled Document
Rabu, 14 Ramadhan 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Rabu, 1 Juli 2015 13:32
Pejabat Rohul Boleh Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran

Rabu, 1 Juli 2015 13:25
Malam Hari, Kota Duri Mulai Diselimuti Kabut Asap

Rabu, 1 Juli 2015 13:22


Rabu, 1 Juli 2015 13:21
Disosnakertrans Rohul Buka Pos Pengaduan THR 2015

Rabu, 1 Juli 2015 13:16
Kasus Korupsi Program K2I,
Mantan Kadisbun Riau Diadili Besok


Rabu, 1 Juli 2015 13:11
MAHALI Desak Polda Tangkap Pelaku Alih Fungsi Lahan Tahura

Rabu, 1 Juli 2015 13:07
Citilink Divert ke Batam, SSK Mulai Terganggu Asap



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Pebruari 2012 12:58
Tujuh Penari Telanjang XP Exlusive Club Pekanbaru Diringkus Polisi

Pekanbaru ternyata terdapat tempat hiburan penyedia tari telanjang. Tempatnya di XP Exlusive Club. Tujuh penarinya telah ditangkap.

Riauterkini-PEKANBARU-Aktivitas kehidupan malam yang berlawanan dengan budaya melayu kembali lagi terjadi di Kota Pekanbaru. Aktifitas yang bertentangan dengan agama Islam itu, akhirnya digerebek pihak kepolisian Polda Riau pada Selasa (21/2/12) dini hari. Polisi berhasil mengamankan tujuh wanita malam yang sedang asyik berbugil ria.

Operasi razia penertiban di sebuah club malam, XP Exlusive Club Jalan Sudirman depan Pasar Buah sekitar pukul 02.00 WIB, polisi menemuka aktivitas tarian telanjang di club tersebut. Ketujuh wanita malam yang teridiri dari, 1 orang Disk Jokeiy (DJ) dan 6 penari telanjang, kemudian digiring ke Mapolda.

Kapolda Riau, Brigjend Pol Suedi Husein melalui Kabid Humas Polda Riau, AKBP S Pandiangan kepada Riauterkini Selasa (21/2/12) diruangan Raknata Subdit IV Reskrimum Polda Riau mengatakan, hasil operasi penertiban yang dilaksanakan pada Selasa dinihari itu, pihaknya berhasil mengamankan tujuh wanita malam yang sedang asyik goyang tarian telanjang alias bugil di Eksekutif Club. Ketujuh wanita malam, salah seorang berprofesi DJ. Sedangkan 6 lagi berprofesi sebagai penari," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, saat ini pihaknya baru menetapkan dua tersangka yang kedapatan langsung sedang bergoyang bugil. Wanita yang ditetapkan tersangka itu yakni, AM (22) asal Blitar dan tersangka IF (22) asal Jakarta," tuturnya. Keduanya dijerat Pasal 36 Undang-undang Bo.44 tahun 2008 tentang Pornografi.

Sedangkan 5 wanita lagi saat ini masih dalam pemeriksaan Subdit IV Renakta Reskrimum. " Saat ini ke lima wanita masih diperiksa sebagai saksi, dan nanti kita tunggu hasil pemeriksaannya, apakah ditetapkan tersangka atau tidak," ujarnya.

Sementara itu, ketika ditanya wartawan apakah pemilik eksekutif club turut diperiksa juga. Kabid belum dapat memastikannya. " Sekarang kita baru melakukan pemeriksaan terhadap wanita penari telanjang dan DJ nya. Untuk pemilik tempat kita tunggu konfirmasi lebih lanjut," jelas Kabid.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
budak %@!*
same-same kita lihat ajalah ......duit tiang semuanye....tapi klo tak beduit...baru dikenangan pasal....


Berita Hukum lainnya..........
- Kasus Korupsi Program K2I,
Mantan Kadisbun Riau Diadili Besok

- Tragedi Hercules di Medan,
Lanud Pekanbaru Dirikan Posko dan Siapkan Ambulance

- Tak Berdaya Tertibkan Terminal Bayangan, Dishub Pekanbaru Malah Salahkan Warga
- Dua Warga Lampung Diikat Rampok dan Dibuang di Jalintim Inhu
- Hasil Audit APBD Riau 2014,
BPK Temukan Tiga Poin Ketikdak-patuhan Terhadap UU

- 20 Personil Polres Kuansing Naik Pangkat
- Ditinggal Kosong, Rumah Guru di Duri Ludes Dilalap Api


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.20.238.193
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com