Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 11 Pebruari 2016 21:42
Peduli Korban Bencana Banjir Kampar, RAPP Salurkan Bantuan 6,9 Ton Beras

Kamis, 11 Pebruari 2016 21:42
Peduli Korban Bencana Banjir Kampar, RAPP Bantu 6,9 Ton Beras

Kamis, 11 Pebruari 2016 20:22
Walikota Pekanbaru Beri Bantuan Korban Banjir Kampar

Kamis, 11 Pebruari 2016 20:16
Kemenag Rohul Usulkan Kantor Imigrasi Dibuka di Pasirpangaraian

Kamis, 11 Pebruari 2016 20:09
Penyataan Dianggap Melukai Orang Melayu,
Anggota DPR-RI Edi Simbolon Diminta Minta Maaf kepada Masyarakat Riau


Kamis, 11 Pebruari 2016 19:38
Curigai Proyek MY Bermuatan Pidana,
DPRD Bengkalis "Ancam" Seret ke Ranah Hukum


Kamis, 11 Pebruari 2016 19:25
Sebelum Adanya Intruksi Presiden
RAPP Mengaku Sudah Bangun Embung dan 'Canal Blocing'




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Pebruari 2012 12:58
Tujuh Penari Telanjang XP Exlusive Club Pekanbaru Diringkus Polisi

Pekanbaru ternyata terdapat tempat hiburan penyedia tari telanjang. Tempatnya di XP Exlusive Club. Tujuh penarinya telah ditangkap.

Riauterkini-PEKANBARU-Aktivitas kehidupan malam yang berlawanan dengan budaya melayu kembali lagi terjadi di Kota Pekanbaru. Aktifitas yang bertentangan dengan agama Islam itu, akhirnya digerebek pihak kepolisian Polda Riau pada Selasa (21/2/12) dini hari. Polisi berhasil mengamankan tujuh wanita malam yang sedang asyik berbugil ria.

Operasi razia penertiban di sebuah club malam, XP Exlusive Club Jalan Sudirman depan Pasar Buah sekitar pukul 02.00 WIB, polisi menemuka aktivitas tarian telanjang di club tersebut. Ketujuh wanita malam yang teridiri dari, 1 orang Disk Jokeiy (DJ) dan 6 penari telanjang, kemudian digiring ke Mapolda.

Kapolda Riau, Brigjend Pol Suedi Husein melalui Kabid Humas Polda Riau, AKBP S Pandiangan kepada Riauterkini Selasa (21/2/12) diruangan Raknata Subdit IV Reskrimum Polda Riau mengatakan, hasil operasi penertiban yang dilaksanakan pada Selasa dinihari itu, pihaknya berhasil mengamankan tujuh wanita malam yang sedang asyik goyang tarian telanjang alias bugil di Eksekutif Club. Ketujuh wanita malam, salah seorang berprofesi DJ. Sedangkan 6 lagi berprofesi sebagai penari," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, saat ini pihaknya baru menetapkan dua tersangka yang kedapatan langsung sedang bergoyang bugil. Wanita yang ditetapkan tersangka itu yakni, AM (22) asal Blitar dan tersangka IF (22) asal Jakarta," tuturnya. Keduanya dijerat Pasal 36 Undang-undang Bo.44 tahun 2008 tentang Pornografi.

Sedangkan 5 wanita lagi saat ini masih dalam pemeriksaan Subdit IV Renakta Reskrimum. " Saat ini ke lima wanita masih diperiksa sebagai saksi, dan nanti kita tunggu hasil pemeriksaannya, apakah ditetapkan tersangka atau tidak," ujarnya.

Sementara itu, ketika ditanya wartawan apakah pemilik eksekutif club turut diperiksa juga. Kabid belum dapat memastikannya. " Sekarang kita baru melakukan pemeriksaan terhadap wanita penari telanjang dan DJ nya. Untuk pemilik tempat kita tunggu konfirmasi lebih lanjut," jelas Kabid.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
budak %@!*
same-same kita lihat ajalah ......duit tiang semuanye....tapi klo tak beduit...baru dikenangan pasal....


Berita Hukum lainnya..........
- Ngaku Dinas di Kejati Riau,
Pegawai Gadungan Tipu Pemilik 20 Panti di Pekanbaru

- Mucikari Prostitusi Online Dituntut Jaksa Setahun Penjara
- Lapor BPK, AIMK Dukung Upaya Wabup Zulkifli Ungkap Penyalahgunaan APBD
- Plt Sekda Penuhi Undangan, KPK Bakal Beri Pendampingan Riau Susun Anggaran
- Divonis Hanya 8 Tahun, Mantan Ketua DPRD Bengkalis Tetap tak Terima
- Tolak Melayani, Seorang IRT di Pekanbaru Dianiaya dan Diusir Suami Sendiri
- Ini Laporan Wabup Kuansing ke BPK yang Buat Bupati Meradang


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.72.138.255
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com