Untitled Document
Kamis, 12 Jumadil Akhir 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 2 April 2015 11:15
Demo di Kantor Gubri, Aktivis 14 Perguruan Tinggi Desak Jokowi Lengser

Kamis, 2 April 2015 11:12
Lahan Diserobot, Pengurus KUD Lapor ke Polres Kuansing

Kamis, 2 April 2015 09:39
Bertengkar, Warga Dumai Tewas Bersimbah Darah di Tangan Suami

Kamis, 2 April 2015 09:37
Malam Temu Ramah HUT ke-49,
Bupati Rohil Harap Kantor Cabang BRK Cepat Direalisasikan


Kamis, 2 April 2015 09:34
Gemakusi Diskusikan Masa Depan Kuansing dengan Balonbup Mardjan Ustha

Kamis, 2 April 2015 07:37
DPRD Rohil Dapat Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi Terhadap 12 Ranperda

Kamis, 2 April 2015 06:50
Bupati Wardan Lantik Tim Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Inhil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Pebruari 2012 12:58
Tujuh Penari Telanjang XP Exlusive Club Pekanbaru Diringkus Polisi

Pekanbaru ternyata terdapat tempat hiburan penyedia tari telanjang. Tempatnya di XP Exlusive Club. Tujuh penarinya telah ditangkap.

Riauterkini-PEKANBARU-Aktivitas kehidupan malam yang berlawanan dengan budaya melayu kembali lagi terjadi di Kota Pekanbaru. Aktifitas yang bertentangan dengan agama Islam itu, akhirnya digerebek pihak kepolisian Polda Riau pada Selasa (21/2/12) dini hari. Polisi berhasil mengamankan tujuh wanita malam yang sedang asyik berbugil ria.

Operasi razia penertiban di sebuah club malam, XP Exlusive Club Jalan Sudirman depan Pasar Buah sekitar pukul 02.00 WIB, polisi menemuka aktivitas tarian telanjang di club tersebut. Ketujuh wanita malam yang teridiri dari, 1 orang Disk Jokeiy (DJ) dan 6 penari telanjang, kemudian digiring ke Mapolda.

Kapolda Riau, Brigjend Pol Suedi Husein melalui Kabid Humas Polda Riau, AKBP S Pandiangan kepada Riauterkini Selasa (21/2/12) diruangan Raknata Subdit IV Reskrimum Polda Riau mengatakan, hasil operasi penertiban yang dilaksanakan pada Selasa dinihari itu, pihaknya berhasil mengamankan tujuh wanita malam yang sedang asyik goyang tarian telanjang alias bugil di Eksekutif Club. Ketujuh wanita malam, salah seorang berprofesi DJ. Sedangkan 6 lagi berprofesi sebagai penari," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, saat ini pihaknya baru menetapkan dua tersangka yang kedapatan langsung sedang bergoyang bugil. Wanita yang ditetapkan tersangka itu yakni, AM (22) asal Blitar dan tersangka IF (22) asal Jakarta," tuturnya. Keduanya dijerat Pasal 36 Undang-undang Bo.44 tahun 2008 tentang Pornografi.

Sedangkan 5 wanita lagi saat ini masih dalam pemeriksaan Subdit IV Renakta Reskrimum. " Saat ini ke lima wanita masih diperiksa sebagai saksi, dan nanti kita tunggu hasil pemeriksaannya, apakah ditetapkan tersangka atau tidak," ujarnya.

Sementara itu, ketika ditanya wartawan apakah pemilik eksekutif club turut diperiksa juga. Kabid belum dapat memastikannya. " Sekarang kita baru melakukan pemeriksaan terhadap wanita penari telanjang dan DJ nya. Untuk pemilik tempat kita tunggu konfirmasi lebih lanjut," jelas Kabid.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
budak %@!*
same-same kita lihat ajalah ......duit tiang semuanye....tapi klo tak beduit...baru dikenangan pasal....


Berita Hukum lainnya..........
- Demo di Kantor Gubri, Aktivis 14 Perguruan Tinggi Desak Jokowi Lengser
- Lahan Diserobot, Pengurus KUD Lapor ke Polres Kuansing
- Bertengkar, Warga Dumai Tewas Bersimbah Darah di Tangan Suami
- Korupsi Pembibitan Atlet,
Satu Lagi PNS Dispora Siak Disidangkan

- Naik Bus Transmetro,
Satlantas Polresta Pekanbaru Berikan Penyuluhan Tertib Lalin

- Pencurian Kerbau Mulai Marak di Kuansing
- Korupsi Drainase Perkotaan Pekanbaru, Dirut PT SBKR Divonis Setahun


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.177.140
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com