Untitled Document
Senin, 6 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 25 Mei 2015 16:24
Mubes Berdana Barisan Muda Riau Pilih Agung WA sebagai Ketua

Senin, 25 Mei 2015 16:16
Dirut Banyak Tak Hadir, Wakil Rakyat Sebut Paripurna DPRD Riau Lucu

Senin, 25 Mei 2015 16:13
Kadisdik Rohil Hadiri Wisuda 100 Sarjana STIT Dar Aswaja

Senin, 25 Mei 2015 15:59
3 Kapolres di Riau Diganti

Senin, 25 Mei 2015 15:56
Bupati Rohul Bagi Lima Tips Mudah Rezeki kepada Pegawai

Senin, 25 Mei 2015 15:53
Jalani Pemeriksaan Psikologis, St Si Bandar Besar Ekstasi Dipulangkan

Senin, 25 Mei 2015 15:19
Kuansing Diperkirakan Miliki Asset Senilai Rp4,5 Triliun



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Pebruari 2012 12:58
Tujuh Penari Telanjang XP Exlusive Club Pekanbaru Diringkus Polisi

Pekanbaru ternyata terdapat tempat hiburan penyedia tari telanjang. Tempatnya di XP Exlusive Club. Tujuh penarinya telah ditangkap.

Riauterkini-PEKANBARU-Aktivitas kehidupan malam yang berlawanan dengan budaya melayu kembali lagi terjadi di Kota Pekanbaru. Aktifitas yang bertentangan dengan agama Islam itu, akhirnya digerebek pihak kepolisian Polda Riau pada Selasa (21/2/12) dini hari. Polisi berhasil mengamankan tujuh wanita malam yang sedang asyik berbugil ria.

Operasi razia penertiban di sebuah club malam, XP Exlusive Club Jalan Sudirman depan Pasar Buah sekitar pukul 02.00 WIB, polisi menemuka aktivitas tarian telanjang di club tersebut. Ketujuh wanita malam yang teridiri dari, 1 orang Disk Jokeiy (DJ) dan 6 penari telanjang, kemudian digiring ke Mapolda.

Kapolda Riau, Brigjend Pol Suedi Husein melalui Kabid Humas Polda Riau, AKBP S Pandiangan kepada Riauterkini Selasa (21/2/12) diruangan Raknata Subdit IV Reskrimum Polda Riau mengatakan, hasil operasi penertiban yang dilaksanakan pada Selasa dinihari itu, pihaknya berhasil mengamankan tujuh wanita malam yang sedang asyik goyang tarian telanjang alias bugil di Eksekutif Club. Ketujuh wanita malam, salah seorang berprofesi DJ. Sedangkan 6 lagi berprofesi sebagai penari," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, saat ini pihaknya baru menetapkan dua tersangka yang kedapatan langsung sedang bergoyang bugil. Wanita yang ditetapkan tersangka itu yakni, AM (22) asal Blitar dan tersangka IF (22) asal Jakarta," tuturnya. Keduanya dijerat Pasal 36 Undang-undang Bo.44 tahun 2008 tentang Pornografi.

Sedangkan 5 wanita lagi saat ini masih dalam pemeriksaan Subdit IV Renakta Reskrimum. " Saat ini ke lima wanita masih diperiksa sebagai saksi, dan nanti kita tunggu hasil pemeriksaannya, apakah ditetapkan tersangka atau tidak," ujarnya.

Sementara itu, ketika ditanya wartawan apakah pemilik eksekutif club turut diperiksa juga. Kabid belum dapat memastikannya. " Sekarang kita baru melakukan pemeriksaan terhadap wanita penari telanjang dan DJ nya. Untuk pemilik tempat kita tunggu konfirmasi lebih lanjut," jelas Kabid.***(har)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
budak %@!*
same-same kita lihat ajalah ......duit tiang semuanye....tapi klo tak beduit...baru dikenangan pasal....


Berita Hukum lainnya..........
- 3 Kapolres di Riau Diganti
- Jalani Pemeriksaan Psikologis, St Si Bandar Besar Ekstasi Dipulangkan
- Kejari Siak Layangkan Panggilan Pertama
Putusan Terpidana Korupsi Lahan BLK Siak Inkrah

- KPK Ajari Pelajar SMA Pekanbaru Bikin Film Antikorupsi
- Suap Alih Fungsi Lahan, Annas Maamun Dituntut 6 Tahun Penjara
- Sehat, Annas Maamun Siap Hadapi Tuntutan Suap Alih Fungsi Lahan
- Demi Bebaskan 10 Orang Lagi,
Kepulangan Warga Meranti di Kamboja Diundur Hingga Rabu



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.145.167.92
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com