Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Januari 2017 14:00
Proyek Jaringan Internet Rp2 Miliar Pemko Dumai Diduga Tak Prosedural

Sabtu, 21 Januari 2017 13:23
Fly Over Ska Batal, Diganti dengan Underpass

Sabtu, 21 Januari 2017 13:19
Digelari Bapak Pembangunan Desa yang Religi,
Masyarakat GAS Dukung Wardan Lanjutkan Pembangunan Inhil Lima Tahun Lagi


Sabtu, 21 Januari 2017 11:43
Bupati Inhil Kukuhkan Forum Kepala Desa dan Relawan GAS di Teluk Pinang

Sabtu, 21 Januari 2017 11:02
Hamdan, M Nasir dan Surya Irianto Tiga Nama Hasil Pansel Calon Sekko Dumai

Sabtu, 21 Januari 2017 10:41
Kebakaran Ludeskan Rumah dan Ranmor Warga Pulau Kijang, Inhil

Sabtu, 21 Januari 2017 07:26
Segera Dilantik jadi Pj Wako Pekanbaru, Edwar Sanger Minta Dukungan

Sabtu, 21 Januari 2017 07:22
Diduga Masih Beli Kebun Kelapa Warga GAS,
PT CPK Dianggap Langgar Komitmen dengan Bupati Inhil


Sabtu, 21 Januari 2017 07:19
Ketua Demisioner IPRY Kuansing Desak Forkomakusi Gelar Mubes

Sabtu, 21 Januari 2017 07:13
Bertemu Kader PKB,
Irvan Herman Tegaskan Pentingnya Pemimpin Setia Satu Istri




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 30 Desember 2011 17:57
Lakalantas di Riau 2011 Telan 789 Korban Jiwa

Angka kematian akibat kecelakaan lalu-lintas di Riau tahun 2011 masuk 10 besar nasional. Terdapat 789 korban meninggal dunia.

Riauterkini-PEKANBARU- Kecelakaan lalu-lintas di Provinsi Riau sepanjang tahun 2011 masuk 10 besar nasional. Dengan jumlah 2.046 kasus dan menyebabkan 789 korban meninggal dunia.

"Pada tahun ini kasus Lakalantas yang terjadi di wilayah kita masuk sepuluh besar nasional. Ini merupakan angka yang mengkhawatirkan," papar Kasubdit Bin Gakkum Polda Riau, Kompol Ery Apriono kepada wartawan di Mapolda Riau, Jumat (30/12/11).

Dari seluruh kasus Lakalantas yang terjadi tahun ini, sepeda motor menjadi kendaraan yang paling banyak terlibat. Termasuk juga paling banyak menyumbang jumlah korban jiwa maupun luka berat.

Hal itu, lanjut Ery disebabkan, banyak pengendara sepeda motor yang tidak mengikuti aturan lalu-lintas. Terutama tidak menggunakan hlem standar.

Lebih lanjut, Ery mengungkapkan, bahwa dari faktor usia, korban Lakalantas di Riau mayoritas remaja berusia dari 14 hingga 29 tahun.

Selain faktor kelalain pengendara, Lakalantas di Riau juga banyak disebabkan kondisi jalan yang rusak. "Kondisi jalan di Riau yang banyak rusak juga menjadi pemicu tingginya angka kecelakaan," demikian penjelasannya.***(mad)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Kebakaran Ludeskan Rumah dan Ranmor Warga Pulau Kijang, Inhil
- Diduga Masih Beli Kebun Kelapa Warga GAS,
PT CPK Dianggap Langgar Komitmen dengan Bupati Inhil

- Cegah Bahaya Ngelem,
KOMPAK Berikan Apresiasi Kepada Jajaran Polres Inhil

- Datangi Kompolnas,
KontraS Serahkan Hasil Investigasi Kasus Meranti Berdarah

- Polsek KSKP Tembilahan Limpahkan Kasus Kepabeanan ke Bea dan Cukai Tembilahan
- Pencuri Sepeda Motor Milik Petani Rohil Akhirnya Ditangkap
- Sempat Bebas, MA RI Hukum Mualim Kapal MT Sentana Terjerat TPPU Migas Batam


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 174.129.78.73
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com