Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 6 Mei 2016 22:04
PKB Pelalawan Gelar Nusantara Mengaji

Jum’at, 6 Mei 2016 19:46
An Nur Agro Wisata Expo Turut Kembangkan Pariwisata Ekonomi Kreatif

Jum’at, 6 Mei 2016 19:34
Lima Kabur,
Seorang Pelaku Pencurian Kayu di Areal PT RAPP Ditangkap


Jum’at, 6 Mei 2016 19:24
Kasus Pemukulan oleh Anggota DPRD Kuansing,
Edrizal Tersangka, Musliadi Lolos dari Jerat Hukum


Jum’at, 6 Mei 2016 19:18
Pelalawan Kembali Raih Peringkat Kedua di Kejurda Futsal Pelajar se-Riau 2016

Jum’at, 6 Mei 2016 17:18
Berat Badan Bayi Penderita Tumor Otak di Rohul Terus Menurun

Jum’at, 6 Mei 2016 17:09
Dishutbun Rohul Ungkap Tiga Modus Perusahaan Kuasai Hutan Lindung Sei Mahato



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 27 Desember 2011 19:02
Catatan Hukum Pekanbaru 2011,
Pencurian Meningkat , Lakalantas Menurun


Selama tahun 2011, tindak pidana kasus pencurian yang diungkap jajaran Polresta Pekanbaru cenderung meningkat dari tahun sebelumnya. Sebaliknya, kasus kecelakaan lalulintas menurun.

Riauterkini-PEKANBARU- Kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) di wilayah hukum Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pekanbaru sepanjang tahun 2011 mengalami kenaikan. Hingga hari ini (27/12/11), tercatat sebanyak 78 kasus curat, padahal tahun sebelumnya hanya terjadi 68 kasus.

Demikian diungkapkan Kepala Polresta (Kapolresta) Pekanbaru, Kombes (Pol) R Adang Ginanjar dalam ekspose akhir tahunnya di ruang Pucuk Rebung, Mapolresta, Selasa sore (27/12/11). Menurutnya, hasil ungkapan tindak pidana dan pelanggaran keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) cenderung meningkat dari tahun sebelumnya.

Tetapi untuk pengungkapan kasus narkoba dan tindak pelanggaran lalulintas cenderung menurun. " Peningkatan kasus juga terjadi pada tindakan pencurian dengan kekerasan atau curas. Tahun 2011 ini, kasus curas yang diungkap 78 kasus. Hal tersebut meningkat dari tahun 2010 yang hanya 68 kasus. Untuk pencurian dan pemberatan (curat) terjadi 207 kasus selama 2011, sedangkan tahun 2010 lalu hanya 202," terang Kapolres.

Adang menambahkan, untuk penanganan penyelesaian proses kasus Curat sudah 70 persen penyelesaiannya, yang mana berkasnya sudah dilimpahkan ke pihak kejaksaan malah ada yang sudah disidangkan. Sedangkan Curas sudah 90 persen penyelesaian proses berkas perkaranya dan kasus narkoba mencapai 72 persen penyelesaian ungkapannya.

Sementara untuk kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan kasus narkoba terjadi penurunan dari tahun sebelumnya. Kasus curanmor tahun 2010 terjadi 303 kasus, tahun 2011 sebanyak 281 kasus. Kasus narkoba tahun 2010 169 kasus, tahun 2011 106 kasus. Begitu kasus kecelakaan lalulintas (Lakalantas), dimana tahun 2010 terjadi 320 kasus, sedang tahun 2011 sebanyak 293 kasus," paparnya.

Diakuinya, memang untuk kasus lakalantas ini terjadi penurunan tindak pelanggarannya. Namun jumlah korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut terjadi peningkatan. Pada tahun 2010 lalu, korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan menelan korban sebanyak 46 jiwa. Sedangkan selama tahun 2011 ini mencapai 66 korban jiwa.

“Terjadinya peningkatan korban jiwa itu umumnya akibat faktor alam dan kondisi jalan yang licin akibat pengaruh cuaca," ujarnya.*** (har/son)

Teks Foto : Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) R Adang Ginanjar (tengah) didampingi jajarannya menyampaikan ekspose akhir tahun soal pengungkapan kasus yang ditangani sepanjang tahun 2011.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Lima Kabur,
Seorang Pelaku Pencurian Kayu di Areal PT RAPP Ditangkap

- Kasus Pemukulan oleh Anggota DPRD Kuansing,
Edrizal Tersangka, Musliadi Lolos dari Jerat Hukum

- Seorang Adik Mantan Bendahara Parpol Dikabarkan "Nyabu" di Tembilahan
- Pemenggal Leher Nenek di Rohul Terancam Pasal Hukuman Mati
- Paha Kaki Pelaku Dihadiahi Timah Panas,
Pemenggal Kepala Nenek Intan di Rohul Ditangkap di Hutan

- Tim Opsnal Polres Kampar Tangkap 2 Pelaku Jambret di Air Tiris
- Sabu Tak Bertuan di Kampung Dalam Bernilai Rp1,3 Miliar


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.234.29.195
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com