Untitled Document
Senin, 6 Zulqaidah 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 1 September 2014 14:28
Polres Kampar Musnahkan Sabu-sabu dan Ganja Kering

Senin, 1 September 2014 14:21
Kunjungi Perpustakaan Soeman Hs,
Koleksi Buku Sastrawan dan Kuliner Riau Jadi Perhatian Guruh Soekarnoputra


Senin, 1 September 2014 14:14
Dukung MTQ ke-33 Provinsi Riau,
Setiap Mobnas di Inhil Dianjurkan Pasang Stiker


Senin, 1 September 2014 13:16
Realisasi Penyaluran Raskin di Pekanbaru Sudah 80 Persen

Senin, 1 September 2014 13:06
Cari Gubri, Belasan Wartawan Minta Klarifikasi Dugaan Pencabulan

Senin, 1 September 2014 12:49
Pemko Akui Banyak Panti Pijat Ilegal di Pekanbaru

Senin, 1 September 2014 12:33
Agustus, Riau Alami Inflasi 0,89 Persen



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Oktober 2011 19:48
Dicegat dan Diserang OTK, Mobil Warga Duri Dibakar

Seorang warga Duri, Bengkalis lolos dari maut. Dirinya dicegat dan diserang enam orang tak dikenal di tengah jalan. Meski selamat, mobilnya dibakar.

Riauterkini-PEKANBARU- Enam orang yang indentitasnya belum diketahui melakukan aksi penghadangan sekaligus pembakaran terhadap satu unit mobil pick up di Jalan Litas Duri-Pekanbaru, tepatnya di Kilomter 113 Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (19/19/11) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Beruntung pemilik mobil, Niko (21) selamat dari aksi pengeroyokan yang belum jelas motifnya tersebut.

Menurut Kapolsek Pinggir AKP Sahala Marpaung, aksi penghadangan dan pembakaran mobil mengakibatkan mobil pick up BM 9792 DS ludes terbakar hampir separo bagian. Insiden tersebut bermula saat mobil yang dikemudikan Niko mengangkut pakan ternak mogok di Desa Semunai.

"Karena mogok, muatan mobil tersebut kemudian dilangsir oleh mobil lainnya. Setelah itu, mobil yang mogok ditarik dibawa ke bengkel," jelas Sahala Marpaung kepada riauterkini melalui sambungan telephon, Rabu sore.

Ditambahkan Sahala, saat berada persis didepan Jembatan Timbang Balai Raja, mendadak muncul tiga sepeda motor yang dikendarai enam orang memepet mobil dan satu diantaranya melompat kedalam bak mobil lalu meminta supir untuk memberikan sejumlah uang.

Permintaan pria tersebut tidak dipenuhi Niko. Merasa jengkel, pria tersebut memukul tengkuk Niko. Meski kesakitan, namun Niko sempat membalas dengan memukul memakai besi pengungkit dongkrak. Merasa mendapat perlawanan, keenam pria tersebut lantas melarikan diri. "Ada yang lari ke hutan, ada juga yang lari ke arah Duri," jelas Sahala.

Setelah ditinggal penyerangnya, Niko lantas minta bantuan scurity PT Chevron Pacific Indonesia yang tak jauh dari lokasi, namun saat hendak kembali, ia melihat ada dua pria yang mendatangi mobilnya dan langsung membakar bagian depannya. Diduga kuat, kedua pria tersebut bagian dari enam pria yang sebelumnya menyerang Niko.

Setelah membakar mobil tersebut, kedua pria yang tak dikenal itu langsung melarikan diri dengan mengenakan sepeda motor.

Untuk keperluan penyelidikan polisi, saat ini mobil Niko diamankan di Mapolsek Pinggir. Sejauh ini polisi masih mendalami kasus tersebut. “Hingga saat ini kita belum tahu motif sesungguhnya dalam kasus ini," demikian penjelasan Sahala.***(hen)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Polres Kampar Musnahkan Sabu-sabu dan Ganja Kering
- Lapas Teluk Kuantan Kecolongan, Sepasang Napi Kedapatan Simpan Sabu
- Polda Riau Sita Sabu Rp40 Juta di Tenayan Raya
- Bandar Togel Tenayan Raya Ditangkap
- Usai Minum Tuak, Warga Kampar Tewas Ditabrak Truk Kayu di Arengka II
- Isu Penculikan Anak,
LPA Dumai Imbau Orangtua Perketat Pengawasan

- Oknum Mengaku LSM Meresahkan Pihak Sekolah di Rohul


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.110.222
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com