Untitled Document
Sabtu, 4 Sya'ban 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Sabtu, 23 Mei 2015 07:40
HUT Ke-17, Bank Rohil Gelar Malam Syukuran

Sabtu, 23 Mei 2015 07:38
Ketua TP PKK Rohil Buka Pelatihan Keterampilan Perempuan Kepala Rumah Tangga

Sabtu, 23 Mei 2015 07:33
Dibangunkan Pemkab Bengkalis Jembatan, Warga Siakkecil Sumringah

Sabtu, 23 Mei 2015 07:30
Wabup dan Ketua DPRD Rohul Tutup Turnamen Bangun Makarti Cup III di Rambahsamo

Jum’at, 22 Mei 2015 20:59
Gallery Photo Pelalawan Sehat 2015

Jum’at, 22 Mei 2015 20:42
Warga Mentayan, Bengkalis Keluhkan Jalan Rusak Parah

Jum’at, 22 Mei 2015 20:40
Membahayakan Warga,,
Kades di Wilayah Pesisir Diminta Prioritaskan Perbaikan Jalan Jerambah




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Oktober 2011 19:48
Dicegat dan Diserang OTK, Mobil Warga Duri Dibakar

Seorang warga Duri, Bengkalis lolos dari maut. Dirinya dicegat dan diserang enam orang tak dikenal di tengah jalan. Meski selamat, mobilnya dibakar.

Riauterkini-PEKANBARU- Enam orang yang indentitasnya belum diketahui melakukan aksi penghadangan sekaligus pembakaran terhadap satu unit mobil pick up di Jalan Litas Duri-Pekanbaru, tepatnya di Kilomter 113 Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (19/19/11) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Beruntung pemilik mobil, Niko (21) selamat dari aksi pengeroyokan yang belum jelas motifnya tersebut.

Menurut Kapolsek Pinggir AKP Sahala Marpaung, aksi penghadangan dan pembakaran mobil mengakibatkan mobil pick up BM 9792 DS ludes terbakar hampir separo bagian. Insiden tersebut bermula saat mobil yang dikemudikan Niko mengangkut pakan ternak mogok di Desa Semunai.

"Karena mogok, muatan mobil tersebut kemudian dilangsir oleh mobil lainnya. Setelah itu, mobil yang mogok ditarik dibawa ke bengkel," jelas Sahala Marpaung kepada riauterkini melalui sambungan telephon, Rabu sore.

Ditambahkan Sahala, saat berada persis didepan Jembatan Timbang Balai Raja, mendadak muncul tiga sepeda motor yang dikendarai enam orang memepet mobil dan satu diantaranya melompat kedalam bak mobil lalu meminta supir untuk memberikan sejumlah uang.

Permintaan pria tersebut tidak dipenuhi Niko. Merasa jengkel, pria tersebut memukul tengkuk Niko. Meski kesakitan, namun Niko sempat membalas dengan memukul memakai besi pengungkit dongkrak. Merasa mendapat perlawanan, keenam pria tersebut lantas melarikan diri. "Ada yang lari ke hutan, ada juga yang lari ke arah Duri," jelas Sahala.

Setelah ditinggal penyerangnya, Niko lantas minta bantuan scurity PT Chevron Pacific Indonesia yang tak jauh dari lokasi, namun saat hendak kembali, ia melihat ada dua pria yang mendatangi mobilnya dan langsung membakar bagian depannya. Diduga kuat, kedua pria tersebut bagian dari enam pria yang sebelumnya menyerang Niko.

Setelah membakar mobil tersebut, kedua pria yang tak dikenal itu langsung melarikan diri dengan mengenakan sepeda motor.

Untuk keperluan penyelidikan polisi, saat ini mobil Niko diamankan di Mapolsek Pinggir. Sejauh ini polisi masih mendalami kasus tersebut. “Hingga saat ini kita belum tahu motif sesungguhnya dalam kasus ini," demikian penjelasan Sahala.***(hen)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Di Kawasan Perkebunan PT TBS,
Polres Kuansing Kembali Razia PETI

- Sejak Jadi Tersangka, Bupati Rohul Sering Anggap Dirinya Pahlawan
- Warung Maksiat di Rohul Terindikasi Jadi Tempat Kumpul Bandar Narkoba dan Perampok
- Diduga Sakit, Penderes Getah di Duri Tewas Dalam Kebun
- Korupsi Program K2i, Jaksa Penyidik Teliti Berkas Susilo
- Serpihan Tengkorak Manusia di Ladang Hebohkan Warga Duri, Bengkalis
- Mayat Bayi Berplasenta Ditemukan Petugas Kebersihan di Duri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 174.129.109.148
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com