Untitled Document
Senin, 30 Ramadhan 1435 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Senin, 28 Juli 2014 06:30
Helat Pawai Takbir Idul Fitri 1435H di Meranti Penuh Kereasi Menakjubkan

Senin, 28 Juli 2014 06:28
Sempat Hujan, Lomba Pawai Takbir Himapelta Tandun Meriah

Ahad, 27 Juli 2014 21:22
Helikopter Jatuhkan 36 Bom Air untuk Padamkan 24 Titik Api di Rohul

Ahad, 27 Juli 2014 21:19
Dilepas Bupati Inhil,
7000-an Peserta Ikuti Pawai Takbir Tembilahan Ketupat Festival


Ahad, 27 Juli 2014 18:03
H-1 Lebaran, Arus Mudik di Riau Rengut 14 Korban Jiwa

Ahad, 27 Juli 2014 17:55
Pos Pelayanan di Istana Siak Sepi,
Puncak Keramaian di Siak Diperkirakan Idul Fitri ke 2


Ahad, 27 Juli 2014 15:46
Bupati Bengkalis Undang Masyarakat Berlebaran ke Rumah Dinasnya



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Oktober 2011 19:48
Dicegat dan Diserang OTK, Mobil Warga Duri Dibakar

Seorang warga Duri, Bengkalis lolos dari maut. Dirinya dicegat dan diserang enam orang tak dikenal di tengah jalan. Meski selamat, mobilnya dibakar.

Riauterkini-PEKANBARU- Enam orang yang indentitasnya belum diketahui melakukan aksi penghadangan sekaligus pembakaran terhadap satu unit mobil pick up di Jalan Litas Duri-Pekanbaru, tepatnya di Kilomter 113 Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (19/19/11) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Beruntung pemilik mobil, Niko (21) selamat dari aksi pengeroyokan yang belum jelas motifnya tersebut.

Menurut Kapolsek Pinggir AKP Sahala Marpaung, aksi penghadangan dan pembakaran mobil mengakibatkan mobil pick up BM 9792 DS ludes terbakar hampir separo bagian. Insiden tersebut bermula saat mobil yang dikemudikan Niko mengangkut pakan ternak mogok di Desa Semunai.

"Karena mogok, muatan mobil tersebut kemudian dilangsir oleh mobil lainnya. Setelah itu, mobil yang mogok ditarik dibawa ke bengkel," jelas Sahala Marpaung kepada riauterkini melalui sambungan telephon, Rabu sore.

Ditambahkan Sahala, saat berada persis didepan Jembatan Timbang Balai Raja, mendadak muncul tiga sepeda motor yang dikendarai enam orang memepet mobil dan satu diantaranya melompat kedalam bak mobil lalu meminta supir untuk memberikan sejumlah uang.

Permintaan pria tersebut tidak dipenuhi Niko. Merasa jengkel, pria tersebut memukul tengkuk Niko. Meski kesakitan, namun Niko sempat membalas dengan memukul memakai besi pengungkit dongkrak. Merasa mendapat perlawanan, keenam pria tersebut lantas melarikan diri. "Ada yang lari ke hutan, ada juga yang lari ke arah Duri," jelas Sahala.

Setelah ditinggal penyerangnya, Niko lantas minta bantuan scurity PT Chevron Pacific Indonesia yang tak jauh dari lokasi, namun saat hendak kembali, ia melihat ada dua pria yang mendatangi mobilnya dan langsung membakar bagian depannya. Diduga kuat, kedua pria tersebut bagian dari enam pria yang sebelumnya menyerang Niko.

Setelah membakar mobil tersebut, kedua pria yang tak dikenal itu langsung melarikan diri dengan mengenakan sepeda motor.

Untuk keperluan penyelidikan polisi, saat ini mobil Niko diamankan di Mapolsek Pinggir. Sejauh ini polisi masih mendalami kasus tersebut. “Hingga saat ini kita belum tahu motif sesungguhnya dalam kasus ini," demikian penjelasan Sahala.***(hen)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- H-1 Lebaran, Arus Mudik di Riau Rengut 14 Korban Jiwa
- Motor Senggor Kios Bensin Picu Kebakaran di Reteh, Inhil
- Tiga Tewas dan Delapan Hilang,
Kapal Tujuan Bengkalis Tenggelam di Malaysia

- Rumah RT di Meranti Hangus 'Dilalap' Sijago Merah
- Tujuh Imigran Gelap Banglades Diamankan Polisi di Pelalawan
- Tiga Pejabat Polres Kampar Sertijab
- Pengamanan Lebaran,
13 CCTv Untuk Pantau Titik Rawan di Pekanbaru



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.226.173.169
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com