Untitled Document
Ahad, 30 Muharram 1436 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Ahad, 23 Nopember 2014 13:06
Lebih dari Satu, Plt Gubri Perintahkan Tarik Mobil Dinas Pejabat

Ahad, 23 Nopember 2014 11:51
Jelang Kunjungan Presiden, Plt Gubri Blusukan ke Pasar Bawah

Ahad, 23 Nopember 2014 09:32
Antrean Sampai 12 Jam,
Warga ke Sumbar Disarankan Lewat Jalur Alternatif via Kuansing


Ahad, 23 Nopember 2014 06:38
Warga Bagansiapiapi Tewas tak Wajar di Panipahan

Ahad, 23 Nopember 2014 06:34
Puluhan Anak Bengkalis Bermasalah Dibekali Penyuluhan Bahaya HIV/AIDS

Sabtu, 22 Nopember 2014 19:31
Presiden Jokowi akan Blusukan ke Pasar Bawah Pekan Depan

Sabtu, 22 Nopember 2014 17:45
Pemkab Rohul Bakal Relokasi Korban Langganan Banjir di Bonai



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Oktober 2011 19:48
Dicegat dan Diserang OTK, Mobil Warga Duri Dibakar

Seorang warga Duri, Bengkalis lolos dari maut. Dirinya dicegat dan diserang enam orang tak dikenal di tengah jalan. Meski selamat, mobilnya dibakar.

Riauterkini-PEKANBARU- Enam orang yang indentitasnya belum diketahui melakukan aksi penghadangan sekaligus pembakaran terhadap satu unit mobil pick up di Jalan Litas Duri-Pekanbaru, tepatnya di Kilomter 113 Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (19/19/11) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Beruntung pemilik mobil, Niko (21) selamat dari aksi pengeroyokan yang belum jelas motifnya tersebut.

Menurut Kapolsek Pinggir AKP Sahala Marpaung, aksi penghadangan dan pembakaran mobil mengakibatkan mobil pick up BM 9792 DS ludes terbakar hampir separo bagian. Insiden tersebut bermula saat mobil yang dikemudikan Niko mengangkut pakan ternak mogok di Desa Semunai.

"Karena mogok, muatan mobil tersebut kemudian dilangsir oleh mobil lainnya. Setelah itu, mobil yang mogok ditarik dibawa ke bengkel," jelas Sahala Marpaung kepada riauterkini melalui sambungan telephon, Rabu sore.

Ditambahkan Sahala, saat berada persis didepan Jembatan Timbang Balai Raja, mendadak muncul tiga sepeda motor yang dikendarai enam orang memepet mobil dan satu diantaranya melompat kedalam bak mobil lalu meminta supir untuk memberikan sejumlah uang.

Permintaan pria tersebut tidak dipenuhi Niko. Merasa jengkel, pria tersebut memukul tengkuk Niko. Meski kesakitan, namun Niko sempat membalas dengan memukul memakai besi pengungkit dongkrak. Merasa mendapat perlawanan, keenam pria tersebut lantas melarikan diri. "Ada yang lari ke hutan, ada juga yang lari ke arah Duri," jelas Sahala.

Setelah ditinggal penyerangnya, Niko lantas minta bantuan scurity PT Chevron Pacific Indonesia yang tak jauh dari lokasi, namun saat hendak kembali, ia melihat ada dua pria yang mendatangi mobilnya dan langsung membakar bagian depannya. Diduga kuat, kedua pria tersebut bagian dari enam pria yang sebelumnya menyerang Niko.

Setelah membakar mobil tersebut, kedua pria yang tak dikenal itu langsung melarikan diri dengan mengenakan sepeda motor.

Untuk keperluan penyelidikan polisi, saat ini mobil Niko diamankan di Mapolsek Pinggir. Sejauh ini polisi masih mendalami kasus tersebut. “Hingga saat ini kita belum tahu motif sesungguhnya dalam kasus ini," demikian penjelasan Sahala.***(hen)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Warga Bagansiapiapi Tewas tak Wajar di Panipahan
- Kalah di Praperadilan,
Polda Riau Harus Batalkan SP3 Kasus Penganiayaan Istri Bupati Kampar

- Gugatan Pembongkaran Pasar Tanah Merah,
Hakim Haruskan Bupati dan Pemkab Kampar Bayar Rp19 Miliar

- Nyopet, Residivis di Pekanbaru Tertangkap Lagi
- Polda Riau Jadwalkan Operasi Zebra Serentak Seluruh Kabupaten/Kota
- Curi Sepeda Motor, Seorang Pemuda Babak Belur Dihajar Massa di Pekanbaru
- Tikam Korban Hingga Tewas di Kedai Tuak,
Anton Karok Ternyata Residivis Pembunuhan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.177.180
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com