Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Jum’at, 12 Pebruari 2016 21:53
Tempat dan Waktu Pelantikan 4 Kepala Daerah di Riau Berpotensi Berubah

Jum’at, 12 Pebruari 2016 21:51
Effendi Simbolon Dianggap Hina Puak Melayu, Geramm Geruduk DPD PDIP Riau

Jum’at, 12 Pebruari 2016 21:42
Polisi Sukses Amankan Demo Warga Rantau Bais di PT CPI di Rohil

Jum’at, 12 Pebruari 2016 21:37
Dituding Lontarkan Tudingan Ngawur, Wabup Kuansing Tunjuk Bukti Surat Sekda

Jum’at, 12 Pebruari 2016 20:49
BRK Bantu Korban Banjir di Kampar

Jum’at, 12 Pebruari 2016 20:42


Jum’at, 12 Pebruari 2016 20:25
Curi Sawit Milik PTPN III, IRT di Meranti Makmur, Rohil Ditangkap Polisi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 23 Juli 2010 16:54
Dua Alat Berat PT SRL Dibakar Warga Rangsang

Aktifitas PT SRL masih mendapat tentangan dari masyarakat. Bahkan dalam insiden terakhir, dua alat berat perusahaan HTI tersebut dibakar sekelompok warga Kecamatan Rangsang.

Riauterkini-PEKANBARU- Dua unit alat berat jenis eskafator milik PT Sumatera Riang Lestari (SRL) dibakar sekelompok warga Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Insiden tersebut terjadi pada Kamis (22/7/10) sekitar pukul 17.30 WIB.

"Ada dua unit alat berat kita yang rusak parah akibat dibakar oknum warga Desa Tanjung Kedabu. Pelakunya ada lima orang dan sudah kita laporakan ke polisi," ujar Kepala Divisi Sosial, Skuriti, Legal dan Perizinan PT SRL Afrizon kepada riauterkini di Pekanbaru, Jumat (23/7/10).

Dijelaskan Afrizon, aksi pembakaran dua unit alat berat tersebut berlangsung mendadak. Sekelompok warga datang dan langsung melarang pekerja melanjutkan pembukaan hutan untuk lahan penanaman Hutan Tanaman Industri (HTI). "Padahal yang dibuka berupa hutan. Bukan lahan masyarakat dan berada di kawasan konsesi dan RKT (Rencana Kerja Tahunan.red) kami," paparnya.

Tanpa banyak bicara, lanjut Afrizon, sekelompok warga tersebut langsung melakukan tindak anarkhis dengan membakar dua unit alat berat. Akibat tindak kriminal tersebut, perusahaan tersebut menderita kerugan sekitar Rp 3 milyar.

Sementara itu Kapolsek Rangsang AKP Nasril saat dihubungi riauterkini mengatakan bahwa pihaknya telah menuntaskan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan kini tengah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi. "Ada beberapa saksi yang telah dan masih menjalani pemeriksaan," ujarnya.

Lebih lanjut Nasril mengatakan, bahwa penanganan kasus ini untuk selanjutnya diambil alih Polres Bengkalis, meskipun laporan resmi pihak PT SRL dilakukan di Polsek Rangsang. "Kasus ini selanjutnya ditangani Polres Bengkalis," demikian penjelasannya.

Sebagai data tambahan, berdasarkan informasi yang dihimpun riauterkini dari sejumlah sumber, versi masyarakat menyebutkan, tindak anarkhis membakar dua unit alat berat dilakukan karena permintaan masyarakat agar perusahaan menyisakan sebagian hutan tak dipenuhi.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Hukum lainnya..........
- Effendi Simbolon Dianggap Hina Puak Melayu, Geramm Geruduk DPD PDIP Riau
- Polisi Sukses Amankan Demo Warga Rantau Bais di PT CPI di Rohil
- Curi Sawit Milik PTPN III, IRT di Meranti Makmur, Rohil Ditangkap Polisi
- Dua Pengguna Narkoba Ditangkap Polsek Bagansinembah, Rohil
- Dikira Komplotan Pengedar Narkoba,
Lucky Jadi Korban Salah Tangkap Polisi di Pekanbaru

- Miliki Ganja, Seorang Buruh di Minas, Siak Ditangkap Polisi
- Polsek Pujud Rohil Bekuk Empat Pelaku Curat Rumah Kosong


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.20.75.63
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com