Untitled Document
Kamis, 31 Ramadhan 1431 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Kamis, 9 September 2010 04:04
Empat Penakik Karet di Rohul Korban Serangan Beruang

Rabu, 8 September 2010 18:05
Diduga Akibat Konselting, 14 Pintu Los Pasar di Tambusai Terbakar

Rabu, 8 September 2010 18:03
Polres Rohul Musnahkan 10.445 Botol Miras dan Ribuan Petasan

Rabu, 8 September 2010 17:42
Pos PAM Operasi Ketupat Siak 2010 Masih Sepi Pengaduan

Rabu, 8 September 2010 16:01
PLN Pastikan Lebaran Tampa Pemadaman Bergilir

Rabu, 8 September 2010 15:57
11 Langsung Bebas,
280 Napi dan Terpidana Anak di Inhil Peroleh Remisi Lebaran


Rabu, 8 September 2010 14:19
Pembunuhan Sadis di Tenayan Raya,
Penjual Lontong Disabet Pedang dan Anaknya Tewas Dimartil




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 17 Maret 2010 18:08
Rugi Ratusan Juta,
Seorang Kades di Pelalawan Diperas Wartawan Gadungan


Wartawan gadungan alias Wargad memang kriminal, selain mengaku-aku sebagai wartawan juga menipu. Seorang kepala desa di Pelalawan jadi korban dengan kerugian ratusan juta.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Seorang Kepala Desa Lalang Kabung kecamatan Pelalawan, Illyas, mempolisikan Wartawan Gadungan alias (Wargad) yang bertugas dikabupaten Pelalawan. Rabu (16/03/10) sekira pukul 09.00 Wib langsung menyamkan laporan pada bagian SP3 Mapolres Pelalawan. Ia mengaku sudah tidak nyaman lagi dibuat oleh Wargad karena diancam diminta duit kas hingga ratusan juta rupiah.

"Kententraman kehidupan pribadi saya sudah sangat terganggu termasuk keluarga saya. Karena ulah seorang yang mengaku wartawan. Parahnya lagi pengaku wartawan ini, meminta duit ratusan juta," terang Iliyas kepada riauterkini melalui sambungan telepon genggamnya, Rabu (16/03/10).

Dikatakan Ilyas, upaya pemerasaan itu, sebetulnya sudah lama dilakukan. Namun setakad itu masih dalam batas toleransi dan bisa diatasi. "Kini yang bersangkutan sudah betul-betul menganggu priviasi. Makanya saya melapor kepada polisi," imbuhya.

Belum jelas apa motif pemerasan yang dilakukan pengaku wartawan ini, namun berdasar sumber riauterkini, kepala desa Lalang Kabung tersebut disangkahkan melakukan tindakkan asusila. Mengantongi kasus tersebut sang pengaku wartawan tersebut mendesak kepala desa supaya menyedia duit ratusan juta. Jika tidak bakal diberitakan. Ancaman terus mengalir deras yang dlancarkan oleh pengaku wartawan.

Sementara itu Kapolres Pelalawan, melalui Kasat Reskrim didampingi Kanit Reskrim Polres Pelalan, Pajrul ketika dikomfirmasi membenarkan adanya laporan dari kepala desa terkait pemerasaan yang dilakukan oleh pengaku wartawan. "Ia benar, tadi ada pak wali membuat laporan terkait upaya pemerasan. Tapi tunggu dulu, jika datanya lengkap baru kita ekspos. Yang jelas kita sudah mengantongi nama pelaku," terangnya.***(feb)



Beri tanggapan | Baca tanggapan

Berita Hukum lainnya..........
- Empat Penakik Karet di Rohul Korban Serangan Beruang
- Diduga Akibat Konselting, 14 Pintu Los Pasar di Tambusai Terbakar
- Polres Rohul Musnahkan 10.445 Botol Miras dan Ribuan Petasan
- Pos PAM Operasi Ketupat Siak 2010 Masih Sepi Pengaduan
- 11 Langsung Bebas,
280 Napi dan Terpidana Anak di Inhil Peroleh Remisi Lebaran

- Pembunuhan Sadis di Tenayan Raya,
Penjual Lontong Disabet Pedang dan Anaknya Tewas Dimartil

- Kunjungi Rohul,
Kapolda Ingatkan Kapolres Tangani Masalah dengan Bijak



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 38.107.191.85
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com