Berita Terhangat.. |
Rabu, 8 September 2010 18:05 Diduga Akibat Konselting, 14 Pintu Los Pasar di Tambusai Terbakar
Rabu, 8 September 2010 18:03 Polres Rohul Musnahkan 10.445 Botol Miras dan Ribuan Petasan
Rabu, 8 September 2010 17:42 Pos PAM Operasi Ketupat Siak 2010 Masih Sepi Pengaduan
Rabu, 8 September 2010 16:01 PLN Pastikan Lebaran Tampa Pemadaman Bergilir
Rabu, 8 September 2010 15:57 11 Langsung Bebas, 280 Napi dan Terpidana Anak di Inhil Peroleh Remisi Lebaran
Rabu, 8 September 2010 14:19 Pembunuhan Sadis di Tenayan Raya, Penjual Lontong Disabet Pedang dan Anaknya Tewas Dimartil
Rabu, 8 September 2010 13:34 RTB Dituding Hanya Habiskan Anggaran
|
|
|
|
Senin, 8 Pebruari 2010 20:47 Nihil Tersangka, 600 Tual Kayu Disita Polisi di Meranti
Untuk kesekian kalinya jajaran Polda Riau menyita ratusan kayu ilegal di Kabupaten Meranti, namun sayang, lagi-lagi tak ada tersangka.
Riauterkini-BENGKALIS- Setidaknya sekitar 600 tual kayu ilegal
berhasil disita Polisi Sektor Merbau Senin (8/2/10) pukul 11.00 WIB siang
tadi. Kayu-kayu ilegal tersebut berhasil ditemukan Polisi secara
terpisah sepanjang sekitar 6 hingga 7 Kilometer dari Sungai Dakal
Dusun Dakal Desa Tanjung Padang menuju hutan di Pulau Padang Merbau
Kepulauan Meranti.
Kayu jenis campuran Meranti dan Bintangor ini
berukuran sekitar panjang 7 kaki diameter sekitar 15 centimeter juga
memiliki tanda A dan N dan diduga Polisi sebagai pemilik atau
cukongnya. Penggagalan aktifitas ilegal loging ini, sangat disayangkan
Polisi juga belum berhasil menangkap para pelaku atau pemilik kayu
ilegal ini.
Kapolsek Merbau AKP Sasli Rais saat dihubungi mengatakan
penangkapan ratusan kayu ilegal tersebut berdasarkan informasi dari
masyarakat, petugas pun langsung turun kelapangan, ternyata benar
kayu-kayu tersebut dijumpai petugas secara terpisah dari sungai Dakal
hingga menuju hutan.
"Setelah mendapat informasi dari masyarakat, petugas berhasil menyita
kayu ilog itu sekitar 600 tual, ditumpuk secara terpisah dari bibir
sungai hingga memasuki 7 Km menuju hutan " ungkapnya kepada
Riauterkini Senin (8/2/10) via telpon seluler.
Dikatakan Sasli, kayu tersebut kuat dugaan adalah pesanan dari cukong
seberang yang memanfaatkan warga setempat menebang kayu di hutan Pulau
Padang itu. Sementara Polisi belum bisa memastikan pemiliknya karena
masih dalam penyelidikan.
"Kayu tersebut milik warga yang dipesan oleh tokenya. Kita masih dalam
penyelidikan siapa pemiliknya," katanya lagi.
Penyitaan ratusan tual kayu tersebut, Polisi melakukan pengawasan
ekstra. Karena diduga kuat pemilik kayu ini berusaha mengambil kembali
kayu-kayu tersebut dari tangan petugas secara diam-diam.
"Malam ini juga kita bawa kayu-kayu ini untuk dijadikan satu, yang
dibantu warga. Kita juga lakukan pengawalan agar tidak dicuri oleh
pemiliknya," imbuhnya.***(dik)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
|