Untitled Document
Selasa, 25 Safar 1431 H |
Home > Hukum >>

Berita Terhangat..
  Selasa, 9 Pebruari 2010 12:05
Bayi Bertuliskan Lafaz ‘Allah’ di Telingan Lahir di PMC Pekanbaru

Selasa, 9 Pebruari 2010 11:32
Ternyata Hanya 6 Daerah Dukung Program Kebun K2i

Selasa, 9 Pebruari 2010 11:31
Kaltim Belajar dari Riau Tetapkan Harga TBS

Selasa, 9 Pebruari 2010 07:39
Angkutan Barang di Bengkalis Dirugikan Timbangan Kapal Ro-Ro

Senin, 8 Pebruari 2010 20:47
Nihil Tersangka, 600 Tual Kayu Disita Polisi di Meranti

Senin, 8 Pebruari 2010 18:12
Tak Dibantu APBD Riau,
Pengelola 74 Panti Asuhan Mengadu ke DPRD


Senin, 8 Pebruari 2010 18:05
Dipanggil Komisi A DPRD Riau,
PT. SRL Bantah Serobot Lahan dan Abaikan Masyarakat




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 18 Nopember 2009 11:01
Imigrasi Kembali Deportasi 4 WNA Terkait Greenpeace

Tindakan tegas kembali dilakukan aparat terkait terhadap warga negara asing (WNA) terkait aksi Greenpeace di Pelalawan. 4 orang dideportasi.

Riauterkini-PEKANBARU- Menggunakan Lion Airlines, sekitar pukul 7.00 WIB, Rabu (18/11/09) empat warga negara asing (WNA) diberangkatkan ke Jakarta dari Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru untuk selanjutkan dideportasi ke negara masing-masing. Keempatnya dinilai menyalahi ketentuan imigrasi, karena hanya memiliki izin kunjungan wisata, namun melakukan kegiatan bersama Greenpeace di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

“Tadi pagi kami sudah memberangkatkan empat warga negara asing ke Jakarta untuk dideportasi dari sana,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Pekanbaru Jumanter Lubis kepada riauterkini.

Keempat WNA yang diusir kembali ke negara masing-masing adalah Kum Kum dari India, Raimondo Bultrini dari Italia, Chiara Campione asal Italia dan Tom Keunen asal Belgia.

Dengan demikian, lanjut Jumanter, sampai saat ini pihaknya telah memulangkan 15 WNA terkait aksi Greenpeace di Pelalawan.

Lebih lanjut Jumanter menjelaskan, bahwa setelah 15 WNA dideportasi, saat ini tidak ada lagi WNA di lokasi aksi Greenpeace.***(mad)



Beri tanggapan | Baca tanggapan

Berita Hukum lainnya..........
- Nihil Tersangka, 600 Tual Kayu Disita Polisi di Meranti
- PN Pekanbaru Buat Kesalahan,
Terdakwa Penggelapan Ditahan dengan Perkara Fisikotropika

- Uang Rp 165 Juta Ternyata Dicuri Kasir SPBU
- 4 Pejabat Inhu Diperiksa Jaksa Terkait Dugaan Korupsi APBD
- Pemuda Stres Tewas Gantung Diri di Pohon Nangka
- Kompor Meledak Picu 6 Unit Rumah Petak Terbakar
- Lima Pekan, 8 Tahanan Poltabes Pekanbaru Kabur


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 38.107.191.81
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com