Berita Terhangat.. |
Jum’at, 3 September 2010 18:08 Kebutuhan Rp 2,5 Trilyun, Kemenpora Sekedar Bantu Rp 80 M untuk PON Riau
Jum’at, 3 September 2010 17:57 Lagi, Polres Bengkalis Sita Kayu Ilegal tanpa Tersangka
Jum’at, 3 September 2010 17:56 Sepekan, 6 Rumah Warga Sebuah Desa di Rohul Kemalingan
Jum’at, 3 September 2010 17:44 Produksi Terus Turun, BOB Pertamina-BSP Sering Dimarahi BP Migas
Jum’at, 3 September 2010 17:03 Bupati Bengkalis Keluarkan Peraturan Suaka Ikan Terubuk
Jum’at, 3 September 2010 16:56 Jelang Lebaran, Warga Bengkalis Serbu Uang Pecahan
Jum’at, 3 September 2010 16:54 Sidang Korupsi Genset Rohul Ditunda Selesai Lebaran
|
|
|
|
Rabu, 18 Nopember 2009 11:01 Imigrasi Kembali Deportasi 4 WNA Terkait Greenpeace
Tindakan tegas kembali dilakukan aparat terkait terhadap warga negara asing (WNA) terkait aksi Greenpeace di Pelalawan. 4 orang dideportasi.
Riauterkini-PEKANBARU- Menggunakan Lion Airlines, sekitar pukul 7.00 WIB, Rabu (18/11/09) empat warga negara asing (WNA) diberangkatkan ke Jakarta dari Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru untuk selanjutkan dideportasi ke negara masing-masing. Keempatnya dinilai menyalahi ketentuan imigrasi, karena hanya memiliki izin kunjungan wisata, namun melakukan kegiatan bersama Greenpeace di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.
“Tadi pagi kami sudah memberangkatkan empat warga negara asing ke Jakarta untuk dideportasi dari sana,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Pekanbaru Jumanter Lubis kepada riauterkini.
Keempat WNA yang diusir kembali ke negara masing-masing adalah Kum Kum dari India, Raimondo Bultrini dari Italia, Chiara Campione asal Italia dan Tom Keunen asal Belgia.
Dengan demikian, lanjut Jumanter, sampai saat ini pihaknya telah memulangkan 15 WNA terkait aksi Greenpeace di Pelalawan.
Lebih lanjut Jumanter menjelaskan, bahwa setelah 15 WNA dideportasi, saat ini tidak ada lagi WNA di lokasi aksi Greenpeace.***(mad)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
|