Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Mei 2018 20:58
Tolak HGU PT TSUM,
Gemmpar Berencana Audiensi dengan Bupati dan Pimpinan DPRD Pelalawan


Rabu, 23 Mei 2018 20:53
Cagubri Lukman Edy: Bibit Radikalisme Tumbuh karena Adanya Pembiaraan

Rabu, 23 Mei 2018 19:33
Safari ke Bengkalis,
Danrem 031/Wirabima Imbau Masyarakat Aktifkan Siskamling untuk Cegah Teroris


Rabu, 23 Mei 2018 19:28
Buka Akses Jalan Lintas Bono Teluk Meranti,
Warga: Dihati Kami Cuma Andi Rachman Jadi Pilihan


Rabu, 23 Mei 2018 19:22
Ini Program Kesehatan Unggul yang Ditawarkan DR.Firdaus-Rusli Effendi

Rabu, 23 Mei 2018 19:13
Peningkatan Jalan Penghubung Tiga Desa,
Kadis PU Tarukim Siak Minta PT Musi Mas Komit Laksanakan MoU


Rabu, 23 Mei 2018 17:15
RAPP Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Warga di Pelalawan

Rabu, 23 Mei 2018 17:11
Wardan Targetkan Terhubungnya Akses Jalan Antar Kecamatan di Inhil

Rabu, 23 Mei 2018 16:53
Sebuah Rumah di Sebauk, Bengkalis Ludes Terbakar

Rabu, 23 Mei 2018 16:48
Klarifikasi LBH PAHAM Cabang Riau, Oknum Pengacaranya Tilap Uang Terpidana Kasus Narkoba

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 1 Nopember 2009 16:09
PN Bangkinang Akhirnya Izinkan Anggota KAI Beracara

Setelah sempat dianggap melecehkan anggota Konggres Advokat Indonesia (KAI) karena dilarang beracara, akhirnya malasah itu dianggap tuntas setelah larangan itu dicabut.

Riauterkini-PEKANBARU-Peristiwa penolakan majelis hakim di Pengadilan Negeri Bangkinang terhadap pengacara KAI (Kongres Advokat Indonesia) dari LABH Riau untuk beracara pada sidang hari Selasa tanggal 27 Oktober 2009 lalu dengan kasus terdakwa aktifis pengurus Serikat Tani Riau (STR) Ridwan bin Hasan dan Chandra Manurung telah selesai dan pada Jum’at 30/10/09, siang tadi, ketiga Pengacara LABH Riau tersebut Sugiharto, Mayandri Suzarman dan Enoki Ramon telah beracara di PN Bangkinang.

Persoalan pengacara dengan Majelis Hakim PN Bangkinang pada perkara no. 353/Pen-Pid/2009/PN.BKN tersebut berakhir damai setelah pihak pengacara memperlihatkan surat Ketua Mahkamah Agung RI, DR Harifin A Tumpa SH MH. Surat bernomor : 113/KMA/IX/2009 tanggal 15 September 2009 pada poin 3 berbunyi : “Hakim memang tidak perlu meminta Berita Acara Sumpah setiap Advokat yang beracara di Pengadilan, akan tetapi apabila ada yang mempersoalkan keabsahannya sebagai Advokat maka tentu hakim dapat meminta persyaratan yang ditentukan oleh Undang-Undang.”

Pada sidang siang tadi, begitu menerima surat dari Pengacara, Hakim Ketua Riska Widiana SH menanyakan kepada Jaksa Penuntut Umum apakah ada keberatan jika Penasehat Hukum tidak memperlihatkan Berita Acara Sumpah Advokat oleh Ketua Pengadilan Tinggi Riau. Karena JPU tidak keberatan maka sidang dibuka dan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi.

“Berpedoman dari surat Ketua MA tersebut memang tidak ada keharusan untuk memperlihatkan Berita Acara Sumpah Advokat, kecuali ada keberatan dari pihak lawan,” ungkap Sugi. “Dan tadi pihak JPU tidak keberatan. Saya pikir memang tidak ada alasan bagi pihak JPU untuk keberatan. Karna kasus ini menyangkut pasal 170 KUHPidana dimana ancaman hukumannya sampai 7 tahun. Jadi, terdakwa wajib dibela dan didampingi pengacara. Itu sudah diatur KUHAP.”

Dengan diterimanya kembali mereka untuk bisa beracara pada sidang siang tadi, Sugiharto menganggap persoalan dirinya dan rekan-rekannya dari LABH Riau yang pada sidang lalu ditolak Hakim Ketua telah selesai. Dan surat yang telah dibuat untuk ditujukan ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung tidak jadi dia kirimkan. Namun, dirinya sempat membuat surat laporan ke organisasi advokat yang menaunginya yaitu DPD KAI (Kongres Advokat Indonesia) Riau. Bahkan dirinya juga telah menelepon langsung Ketua DPP KAI Indra Sahnun Lubis serta menemui Ketua DPD KAI Riau Ramlan Comel di kantornya sehari setelah kejadian.

“Persoalan ini telah selesai. Kami tadi bisa beracara membela Ridwan dan Chandra. Agenda sidang tadi memeriksa saksi yang diajukan JPU,” ungkap Sugi.

Ridwan dan Chandra sendiri menjadi pesakitan di PN Bangkinang setelah didakwa melakukan penganiayaan secara bersama-sama. Ridwan merupakan ketua STR wilayah Kampar. Kejadian penganiayaan pada bulan Juli lalu itu merupakan buntut sengketa lahan yang terjadi antara masyarakat kelompok tani desa Kijang Rejo dengan Koperasi Enggal Surya Mitra yang sudah berlangsung cukup lama. Ridwan dan Chandra Manurung yang mencoba mengamankan Sunar dari amukan massa, justru dituduh menganiaya. Akibat tuduhan itu, keduanya kini menjadi terdakwa dan dihadapkan ke muka persidangan.***(rls)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Safari ke Bengkalis,
Danrem 031/Wirabima Imbau Masyarakat Aktifkan Siskamling untuk Cegah Teroris

- Sebuah Rumah di Sebauk, Bengkalis Ludes Terbakar
- Klarifikasi LBH PAHAM Cabang Riau, Oknum Pengacaranya Tilap Uang Terpidana Kasus Narkoba
- 5 Kilogram Asal Malaysia Dikendalikan Dari Lapas Kelas II A Pekanbaru
- BNP Riau Tangkap Sican, Kurir Sabu 5 Kilogram dari Jaringan Malaysia
- Korupsi Dana BPMPD Inhil, ASN dan Kobtraktor Divonis 4 Tahun Penjara
- Kisruh Hibah 20 Hektar Lahan Kecamatan Pangkalan Kuras, Kamal Klaim Punya Dasar Kuasai Lahan
- Polsek Tapung Hulu, Kampar Tangkap Bandar Sabu Asal Intan Jaya
- Sejak 2014 Hampir 2 Ton Trenggiling Sudah Terjual,
Saksi: Akui Dapat Keuntungan Rp 200 Ribu Perkilonya

- 3 Tewas 10 Luka-luka, Belasan Warga di Pelalawan Tertimpa Dua Mobil Terlibat Trabrakan Beruntun
- Korupsi Dana Desa, Mantan Camat di Kampar Diadili
- Gelapkan Mobil, Pamen Polda Riau Dilaporkan ke Propam
- Bus Pengangkut Anak Sekolah Alami Tabrakan Maut di Jalintim Pelalawan
- Selain Pengamanan Ibadah Gereja,
Polres Rohul Juga Sebar Anggota ke Masjid Saat Salat Tarawih

- Pengungkapan Selama Ramadhan,
2 Pemilik Senpi Rakitan Dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951

- Tuntutan Jaksa Tak Terbukti,
Enam Terdakwa Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Kampar Divonis Bebas

- Kebakaran Rumah Warga Kempas, Inhil Sebabkan Seorang Korban Luka
- Aktif Jalin Kemitraan Masyarakat, Kapolres Beri Peralatan Olahraga pada Polsek XIII Koto Kampar
- Los Pasar Padang Sawah Kampar Kiri Jadi Tempat Transaksi Narkoba
- Korupsi RTH, PPTK Gugup Ditanya Tanggung Jawab dalam Kegiatan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com