Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 16 September 2019 13:09
Tingkatkan Kinerja, Sekwan Kuansing Gelar Rapat Staf

Senin, 16 September 2019 12:42
Tiba Sore, Gubri Siapkan Sejumlah Persoalan Diadukan ke Presiden

Senin, 16 September 2019 12:39
DPRD Rohil 2019-2024 Dilantik, PDIP Gusur Posisi Golkar

Senin, 16 September 2019 12:03
Diikuti Ribuan Warga, Pemkab Kuansing Gelar Sholat Istisqa

Senin, 16 September 2019 11:59
Pelantikan DPRD Bengkalis Didemo Rarusan Mahasiswa STAIN

Senin, 16 September 2019 11:17
45 Anggota DPRD Bengkalis 2019-2024 Bersumpah dan Berjanji di Gedung Cik Puan

Senin, 16 September 2019 10:36
Bentrok dengan Aparat di Depan Kantor Gubri, Seorang Mahasiswa UIN Pingsan

Senin, 16 September 2019 10:33
Balai Bahasa Riau Gelar Penyuluhan Bahasa Indonesia

Senin, 16 September 2019 09:59
Pasukan Gabungan Apel, Pendemo Bakar Ban di Depan Kantor Gubri

Senin, 16 September 2019 09:25
Ketua APEGTI Riau Minta Pemerintah Bentuk Tim Monitoring Gula Rafinasi

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 16 Mei 2019 15:02
Ekspos Tertutup, Kapolres Bengkalis Ungkap Motif Pembunuhan Berencana di Duri

Teka-teki kematian Salman, karyawan PT Surveyor Indonesia di Duri, berhasil diungkap Polres Bengkalis. Istri korban turut ditangkap dan dinyatkan sebagai tersngka.

Riauterkini - DURI - Teka teki terbunuhnya Salman (41) Karyawan PT Surveyor Indonesia (SI) warga Jalan Bathin Betuah, Gang Pelita 4, RT 09, RW 02, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis pada Senin (13/5/19) Subuh sekira pukul 05.30 WIB di kamar rumahnya, akhirnya terungkap.

Kamis (16/5/19), Kapolres Bengkalis, AKBP Yusup Rahmanto secara resmi memaparkan kronologis dan motif akan pembunuhan yang awalnya diduga dikarenakan aksi Pencurian dengan kekerasan (Curas) yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK) hingga menyebabkan korbannya meregang nyawa.

Rifna (31) IRT, Istri korban Salman, warga Jalan Pelita 4, RT 09, RW 02, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau. Avwita (33), IRT, warga Jalan Pelita 4, RT 09, RW 02, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis dan Honas Saputra (33) warga Jalan Mandiri, RT 02, RW 08, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis sukses diamankan polisi pada Rabu (15/5/19) sekira pukul 13.00 WIB dengan dugaan secara meyakinkan bersama sama merencanakan pembunuhan terhadap korban.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Bengkalis, AKBP Yusup Rahmanto, Kamis (16/5/19). "Setelah melalui pemeriksaan panjang, ketiga pelaku akhirnya kita tetapkan sebagai tersangka. Istri pelaku, Rifna dan Bibi nya Avwita sebagai otak pelaku pembunuhan dan teman prianya sebagai eksekutor diakui mendapat bayaran akan jasa tukang jagal" jelasnya.

Dipaparkan Kapolres, dengan sejumlah kejanggalan saat tim penyidik melakukan olah TKP, Istri korban Rifna dan saksi Avnita akhirnya dilakukan pemeriksaan secara intensif khusus akan penemuan barang bukti kain yang penuh dengan bercak darah di dalam sebuah kantong plastik.

Usut punya usut, akhirnya Avwita mengakui jika aksi curas itu hanya akal akalan semata dan sebenarnya aksi pembunuhan itu telah direncanakan sejak awal dikarenakan Rifna acap kali cekcok terkait masalah rumah tangga.

Mendengar permintaan Rifna, Avwita akhirnya mengenalkan sang eksekutor yang juga selingkuhan Avwita, Honas Saputra untuk melakukan eksekusi korban dengan imbalan jasa sebesar Rp10 juta dan baru dipenuhi otak pelaku Rp3 juta.

Tak ingin buruannya lepas, tim bergerak cepat dengan mengamankan ketiga pelaku beserta barang bukti di antaranya sebuah batu gilingan cabe, sebilah pisau dapur, tiga lembar kain lap dengan bercak darah, sebuah bantal dan serta 3 Unit Hand phone (HP).

"Pelaku eksekutor mengakui jika aksinya dilakukan atas perintah istri korban akibat sering terjadinya percekcokan. Untuk ancaman hukumannya, kita kenakan pasal 340 subsider 338 KUHPidana dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup," tambah Kapolres.*(hen)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pelantikan DPRD Bengkalis Didemo Rarusan Mahasiswa STAIN
- Bentrok dengan Aparat di Depan Kantor Gubri, Seorang Mahasiswa UIN Pingsan
- Pasukan Gabungan Apel, Pendemo Bakar Ban di Depan Kantor Gubri
- Dua Hari Hilang, Warga Inhil Ditemukan Tewas Dalam Pompong
- Dua Hari Berlalu, Kapal Bermuatan Sayur Belum Ditemukan
- Lanal Dumai Amankan 15 Kg Sabu, Tapi Pelaku Berhasil Kabur
- Lahan Sering Terbakar, MPC PP Pelalawan Desak Izin PT Adei Dicabut
- Menolak Mati Karena Asap, Seribuan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubri
- Ke Thailand Saat Riau Dikepung Asap, Pendemo Sebut Gubri Kelayapan
- Lengkapi Gugatan, Posko Pengaduan KorbanAsap Dibuka IKA FH Unri
- Termasuk ‎190,63 Gram Sabu dan 5 Pucuk Senjata,
Kejari Rohul Musnahkan BB dari 159 Perkara‎ 2018-2019

- Satu Kapal Maling Ikan di Perairan Indonesia Dibakar dan Ditenggelamkan di Selat Bengkalis
- Overstay dan tak Berduit, WN Inggris Diamankan Imigrasi Bengkalis
- Menjelang Berakhir Operasi Patuh 2019, 1.338 Ranmor di Bengkalis Ditilang
- Dugaan Fiktif UED SP Rp1,8 M,
Kades dan Bendahara Bukit Batu, Bengkalis Dimintai Keterangan

- Sempat Kabur Saat Sidang,
Pelaku Perampokan Pembunuhan di Rumbai Pekanbaru Dituntut 20 Tahun Penjara

- Polres Dumai Turunkan Tim Usut Proyek Gedung Tenis Pertamina Roboh
- Dinilai Cemarkan Nama Baik,
Kadis PU Siak Laporkan Korlap Aksi BEM Unilak ke Polda Riau

- Divonis 7 Tahun Atas Korupsi Jalan di Bengkalis, Mantan Sekda Dumai Ajukan Banding
- Warga Tiga Desa Demo Kantor PT HKI di Bhatin Solapan, Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com