Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 April 2019 14:09
Hari Kedua, Pelaksanaan UN Tingkat SMP di Pelalawan Lancar

Selasa, 23 April 2019 12:59
Berlangsung Lancar, Ketua DPRD Kuansing Apreasi Penyelenggara Pemilu 2019

Selasa, 23 April 2019 11:57
Dijadikan Lokasi Mesum Remaja, Pengamanan Kantor UPT Capilduk Mandau Harus Dibenahi

Selasa, 23 April 2019 11:51
Jabatan Dirut BRK Berakhir Hari ini, Kebijakan Diambil Alih 3 Direktur

Selasa, 23 April 2019 09:18
Mur dan Baut Jembatan Siak IV yang Dicuri Sudah Dipasang Lagi

Selasa, 23 April 2019 09:13
Ruko Warga Rumbai Pesisir, Pekanbaru Terbakar

Selasa, 23 April 2019 07:47
Bupati kuansing Sampaikan LKPj Tahun 2018 ke DPRD

Selasa, 23 April 2019 07:19
Pelajar di Pulau Bengkalis dan Rupat Berkesempatan Ikuti Beasiswa Afirmasi Kemen Ristek Dikti

Selasa, 23 April 2019 07:14
Diwakili Sekda, Bupati Kampar Sampaikan LKPj Tahun 2018

Selasa, 23 April 2019 07:11
RAPP Raih Penghargaan Bendera Emas SMK3 dari Menteri Ketenagakerjaan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2019 13:59
Gelapkan Dana Investasi Bisnis, Dirut PT SSS Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara

Anton Khasdi, Dirut PT SSS divonis hukuman 3 tahun 6 bulan penjara oleh Hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Ia dinyatakan bersalah telah menggelapkan dana investasi mitra bisnisnya.

Riauterkini-PEKANBARU-Perkara penggelapan dana investasi usaha yang menjerat Anton Khasdi (49) warga Jalan Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Berbuah petaka bagi Anton, setelah majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Menyatakan perbuatan terdakwa terbukti melawan hukum.

Anton Khasdi yang juga selaku Direktur Utama PT Surya Satria Sentosa (SSS). Dijatuhi hukuman pidana penjara sesuai dengan tuntutan jaksa, yakni 3 tahun 6 bulan penjara.

Dalam amar putusan pada sidang Jum'at (21/3/19) siang. Majelis hakim yang diketuai Martin Ginting SH, didampingi hakim anggota Asep Koswara dan Yuli Handayani. Terdakwa Anton terbukti secara sah melanggar Pasal 372 KUHP tentang penggelapan.

"Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan," tegas Martin.

Putusan majelis hakim yang sama dengan tuntutan jaksa penuntut tersebut, langsung membuat terdakwa menyatakan banding.

"Kami menyatakan banding Yang Mulia," ucap terdakwa melalui kuasa hukumnya, Dwipa SH.

Mengingat terdakwa menyatakan banding. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Erik SH, juga menyatakan banding.

Seperti diketahui, Perbuatan terdakwa ini terjadi tahun 2014 lalu. Saat terdakwa menjalin kerjasama dalam hal investasi perminyakan dengan Susanto, serta pihak PT Pelita Lautan Sejahtera (PLS).

Berawal,korban Susanto dan Om Aan, merasa tertarik dengan bisnis minyak solar untuk industri yang digeluti PT. PLS dan PT. SSS.

Peluang bisnis kedua perusahaan tersebut membuat kedua korban berniat ikut berinvestasi dan menanamkan modalnya sebesar Rp3 miliar ke PT PLS melalui terdakwa Anton Khasdi.

Namun, dalam perjalanan bisnis usaha tersebut, kedua korban merasa dirugikan oleh terdakwa, sehingga korban menderita kerugian ratusan juta.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Ruko Warga Rumbai Pesisir, Pekanbaru Terbakar
- Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel
- Penusukan Terhadap Pesonel Polda Riau,
Satu dari Empat Tersangka Geng Motor Merupakan Residivis

- Pelaku Penusukan dan Pengeroyokan Terhadap Anggota Polda Riau Ternyata Geng Motor
- Dua Terdakwa Korupsi Jalan Bengkalis Diadili, Miliaran Uang Negara Dibagi-bagi
- Tewas Diduga Akibat Dianiaya Oknum Polisi, Empat Anak Warga Jake, Kuansing Kini Yatim
- Diserang Kelompok Bersenjata, Tiga Personil Polda Riau Luka Tusuk
- Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau

- Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing
- Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS
- Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker
- Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan
- Selesai Pemilu, Polres Kuansing Akan Gelar Perkara Kasus Alfitra Salam
- Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara
- Bikin Keluarga Berantakan, Dugaan Selingkuh Oknum DPRD Kuansing Diharap Cepat Tuntas
- Irwasda Polda Riau Pimpin Apel Serpas Personel BKO dan Polres Kampar untuk Pam TPS
- Polda Riau Tetapkan 15 Tersangka Pelaku Pembakar Lahan
- PUPR Buat Laporan ke Polsek Bukit Raya,
Baut dan Penangkal Petir Jembatan Siak IV Dicuri OTK

- Gondol Rokok.Rp1.5 M, Polda Riau Buru Otak Rampok Mobil Box Sampoerna
- Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com