Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 April 2019 14:09
Hari Kedua, Pelaksanaan UN Tingkat SMP di Pelalawan Lancar

Selasa, 23 April 2019 12:59
Berlangsung Lancar, Ketua DPRD Kuansing Apreasi Penyelenggara Pemilu 2019

Selasa, 23 April 2019 11:57
Dijadikan Lokasi Mesum Remaja, Pengamanan Kantor UPT Capilduk Mandau Harus Dibenahi

Selasa, 23 April 2019 11:51
Jabatan Dirut BRK Berakhir Hari ini, Kebijakan Diambil Alih 3 Direktur

Selasa, 23 April 2019 09:18
Mur dan Baut Jembatan Siak IV yang Dicuri Sudah Dipasang Lagi

Selasa, 23 April 2019 09:13
Ruko Warga Rumbai Pesisir, Pekanbaru Terbakar

Selasa, 23 April 2019 07:47
Bupati kuansing Sampaikan LKPj Tahun 2018 ke DPRD

Selasa, 23 April 2019 07:19
Pelajar di Pulau Bengkalis dan Rupat Berkesempatan Ikuti Beasiswa Afirmasi Kemen Ristek Dikti

Selasa, 23 April 2019 07:14
Diwakili Sekda, Bupati Kampar Sampaikan LKPj Tahun 2018

Selasa, 23 April 2019 07:11
RAPP Raih Penghargaan Bendera Emas SMK3 dari Menteri Ketenagakerjaan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 21 Maret 2019 13:54
Korban Sempat Baku Hantam,
Begini Kronologis Keributan di Rumah Kades Bangun Jaya


Yusrianto, Kades Bangun Jaya, mengaku sempat terlibat baku hamtam dengan mantan Kades Payung Sekaki. Bahkan ia juga mengancam akan membunuh Yusrianto beserta seluruh keluarganya.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Yusrianto, Kepala Desa (Kades) Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengaku sempat terlibat baku hantam dengan mantan Kades Payung Sekaki inisial Bd yang melabrak dirinya ke rumahnya bersama 3 pria.

Bukan hanya baku hantam, Yusrianto mengaku keluarganya juga diancam akan dibunuh oleh pelaku Bd yang membawa 3 pria tak dikenal pada Rabu sore (20/3/2019) sekira pukul 17.00 WIB.

Yusrianto mengungkapkan, Rabu sore, sepulang menghadiri Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Tambusai Utara di Rantau Kasai Desa Tambusai Utara, dirinya bersama istri dan anaknya sedang berada di rumahnya di Desa Bangun Jaya. Saat mantan Kades Payung Sekaki datang ke rumahnya bersama 3 pria, Yusrianto mengaku dirinya sedang memberi makan ayam peliharaannya di belakang rumah.‎ Bd saat itu hanya bertemu dengan istri dan anaknya.

Diduga Bd mengancam akan membunuh seluruh keluarganya, istri korban berteriak minta tolong.‎ Mendengar itu, Yusrianto langsung berlari ke depan rumahnya dan bertemu Bd dan ketiga pria yang dibawanya.

"Saat itu Bd dan rekanya melihat saya, dan bilang 'itu dia bunuh dia, ambil senjata di mobil'. Dan seketika rekan Bd berlari ke arah mobil," ungkap Yusrianto.

Saat dirinya dan Bd hanya tinggal berdua, terlibat baku hantam antara keduanya. Yusrianto mengaku dirinya sempat dua kali dipukul Bd yang saat itu tidak sedang memegang senjata, namun ia membalas dengan satu pukulan, hingga membuat Bd tersungkur.

Saat Bd tersungkur, ketiga pria bersamanya yang hendak mengambil senjata tidak berani mendekat, karena sudah banyak masyarakat yang datang ke lokasi.

"Dan saat itu ada juga masyarakat yang memanggil polisi Polsek Tambusai Utara," ungkapnya.

Ditanya mengapa Bd menyerangnya, Yusrianto mengaku dirinya tidak tahu persis apa yang sebenarnya terjadi, apalagi dirinya tidak punya masalah dengan pelaku selama ini. Meski demikian, sambung Yusrianto, sebelumnya Bd pernah datang ke rumahnya dan menjumpai istrinya.

"Jadi Bd pernah menjumpai istri saya ke rumah, katanya terkait permasalahan Pilkades. Saya disebutnya ikut campur pada Pilkades di tempat Bd tersebut, dan akhinya ia kalah," ungkap Yusrianto menambahkan.

Yusrianto mengaku telah melaporkan kejadian yang terjadi di rumahnya pada Rabu sore tersebut ke Polres Rohul. Pasca kejadian itu, korban mengaku anaknya mengalami trauma.

"Alhamdullah lah bang saya masih dilindungi oleh oleh Allah SWT. Kita serahkan saja sepenuhnya kepada pihak Kepolisian," pungkas Kades Bangun Jaya, Yusrianto, kepada wartawan.

Sebelumnya, Kapolres Rokan Hulu AKBP Muhammad Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rokan Hulu Ipda Ferry Fadli membenarkan adanya upaya pembunuhan terhadap Kades Bangun Jaya pada Rabu sore.

Ipda Ferry mengaku Bd telah ditangkap anggota Polsek Tambusai Utara pada Rabu (20/3/2019) sekira pukul 18.00 WIB, dengan tuduhan kepemilikan senjata api (Senpi) rakitan tanpa izin, dan upaya pembunuhan.‎‎Selain menangkap Bd, polisi turut menyita 1 pucuk senjata diduga Senpi rakitan berikut 2 butir amunisi standar, serta 3 bilah senjata tajam dari mobil Mitsubishi Pajero Sport warna putih.‎

"Pelaku berikut barang bukti sudah diamankan ke Mapolsek Tambusai Utara dan selanjutnya dilimpahkan ke Satuan Reskrim Polres Rokan Hulu," jelas Ipda Ferry Fadli, Kamis (21/3/2019).***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Ruko Warga Rumbai Pesisir, Pekanbaru Terbakar
- Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel
- Penusukan Terhadap Pesonel Polda Riau,
Satu dari Empat Tersangka Geng Motor Merupakan Residivis

- Pelaku Penusukan dan Pengeroyokan Terhadap Anggota Polda Riau Ternyata Geng Motor
- Dua Terdakwa Korupsi Jalan Bengkalis Diadili, Miliaran Uang Negara Dibagi-bagi
- Tewas Diduga Akibat Dianiaya Oknum Polisi, Empat Anak Warga Jake, Kuansing Kini Yatim
- Diserang Kelompok Bersenjata, Tiga Personil Polda Riau Luka Tusuk
- Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau

- Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing
- Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS
- Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker
- Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan
- Selesai Pemilu, Polres Kuansing Akan Gelar Perkara Kasus Alfitra Salam
- Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara
- Bikin Keluarga Berantakan, Dugaan Selingkuh Oknum DPRD Kuansing Diharap Cepat Tuntas
- Irwasda Polda Riau Pimpin Apel Serpas Personel BKO dan Polres Kampar untuk Pam TPS
- Polda Riau Tetapkan 15 Tersangka Pelaku Pembakar Lahan
- PUPR Buat Laporan ke Polsek Bukit Raya,
Baut dan Penangkal Petir Jembatan Siak IV Dicuri OTK

- Gondol Rokok.Rp1.5 M, Polda Riau Buru Otak Rampok Mobil Box Sampoerna
- Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com