Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 16 Januari 2019 16:41
Bidang Pengairan PUPR Kuansing Tahun Ini Peroleh Dana DAK Rp3,1 M

Rabu, 16 Januari 2019 16:30
Pengawasan P2JN di Riau Dianggap Tak Maksimal dan Merugikan Masyarakat

Rabu, 16 Januari 2019 16:11
Tahun Ini, MPP Pekanbaru Targetkan Dapat Investasi Rp2 Triliun

Rabu, 16 Januari 2019 15:53
Kominfo Bengkalis Koreksi Data,
Ternyata Bantuan Kesejahteraan Guru Madrasah Hanya Naik 12,83 Persen


Rabu, 16 Januari 2019 15:07
Tuntut Rektor Jelaskan Soal UKT, Puluhan Mahasiswa UIN Suska Riau Gelar Demo

Rabu, 16 Januari 2019 14:59
RKA Dinas dalam Proses, APBD 2019 Kuansing Belum Bisa Digunakan

Rabu, 16 Januari 2019 13:59
Tahun Ini, Jumlah Bantuan Sapi untuk Peternak Riau Alami Penurunan

Rabu, 16 Januari 2019 13:12
2 Tersangka Diburu, Polda Riau Musnahkan 37 Kilogram Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi

Rabu, 16 Januari 2019 13:09
Awal 2019 Ada 4 Pasien, Warga Pekanbaru Diajak Cegah DBD

Rabu, 16 Januari 2019 13:06
Ditinggal Pekerja Sarapan, Bengkel Las di BS,  Bengkalis Ludes  Terbakar

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 23 Oktober 2018 13:34
Pertama Digelar, Sidang Sengketa Informasi SKK Migas Dilanjutkan Akhir Oktober Mendatang

Sidang perkara sengketa informasi antara Novrizon Burman sebagai pemohon dan SKK Migas Sumbagut sebagai termohon hari ini digelar.

Riauterkini - PEKANBARU - Sidang perkara sengketa informasi antara Novrizon Burman sebagai pemohon dan SKK Migas Sumbagut sebagai termohon hari ini digelar, Selasa (24/10/18). Sidang perdana menghasilkan keputusan untuk dikakukan mediasi antara dua pihak pada 31 Oktober 2018 mendatang.

Novrizon Burman diwakili kuasa hukumnya, Aspandiar, mengatakan hasil pemeriksaan awal ini menyimpulkan beberapa pokok kesepakatan. Pertama bahwa Komisi Informasi memiliki kapasitas menangani dan memeriksa perkara ini. Kedua, legal standing pemohon dan termohon diakui, serta selanjutnya SKK Migas disepakati merupakan badan publick.

"Tadi, kita sempat masuk ke tahap kedua yakni mediasi dengan dipimpin mediator Hasnah Gazali, namun mediasi ini akan berlanjut pada 31 Oktober 2018 nanti," katanya.

Diinformasikannya, sebelumnya pihak SKK Migas telah merilis pemberitaan di salah satu media yang menilai bahwa pemohon tidak sabar. Dalam rilis berita tersebut dikatakan belum lama mengirimkan surat pertama, pemohon kembali mengirimkan surat kedua. Malahan pihak SKK Migas menyebutkan dalam surat kedua terdapat bahasa ancaman dari pihak pemohon

"Kita sangat menyesalkan adanya simpulan tersebut, bahwa kita dituduh mengancam. Namun setelah kita pelajari berkas dan surat-surat tersebut, tidak ada nada ancaman. Sementara mengenai jangka waktu pengiriman surat sesuai UU yakni pasal 36 UU Nomor 14 tahun 2018 ayat 1, pemohon berhak menyatakan keberatan kepada pihak termohon paling lama 30 hari, jadi bukan paling cepat. Artinya pemohon mendapatkan pilihan dalam hal ini. Justru akan lebih fatal jika melewati 30 hari," terangnya.

Sementara itu, dalam ayat 2 pasal yang sama di jelaskan Aspandiar, termohon dapat memberikan jawaban dalam waktu 30 hari. Namun dalam perkara ini termohon justru tidak memberikan jawaban setelah 30 hari. Berdasarkan hal tersebut maka pemohon mengajukan gugatan ke Komisi Informasi.

"Untuk surat pertama kita kirimkan 16 Juli 2018, kemudian surat kedua 1 Agustus 2018. Selanjutnya 19 September 2018 kita ajukan keberatan ke pihak Komisi Informasi Riau," bebernya.

Aspandiar juga berharap, pihak SKK Migas untuk segera mengklarifikasi terkait simpulannya yang menyatakan bahwa adanya ancaman pada surat kedua tersebut. Sebab, ini dinilai merugikan pemohon. "Kita berharap pihak SKK Migas sesegera mungkin mengklarifikasi ungkapan tersebut. Tidak menutup kemungkinan kita juga akan ambil langkah selanjutnya bila klarifikasi tidak dilakukan," bebernya.

Perkara ini berawal dari Novrizon Burman yang merupakan wartawan senior PWI di Provinsi Riau, mengajukan 6 item informasi kepada pihak SKK Migas. Yakni Pertama daftar nama, alamat, dan company profile perusahaan migas di bawah naungan SKK Migas Sumbagut, di Wilayah Kerja Provinsi Riau.

Kedua, informasi dana CSR (Corporate Social Responsibility) seluruh perusahaan Migas di bawah naungan SKK Migas Sumbagut, di Wilayah Kerja Provinsi Riau, tiga tahun terakhir yakni 2016, 2017, dan 2018.

Ketiga, informasi kontrak Karya antara SKK Migas dan seluruh perusahaan Migas di Wilayah Kerja Provinsi Riau, tiga tahun terakhir yakni 2016, 2017, dan 2018.

Keempat, informasi Cost Recovery semua perusahaan migas di bawah naungan SKK Migas Sumbagut, di Wilayah Kerja Provinsi Riau, tiga tahun terakhir yakni 2016, 2017, dan 2018.

Kelima, informasi produksi Lifting semua perusahaan migas di bawah naungan SKK Migas Sumbagut, di Wilayah Kerja Provinsi Riau, tiga tahun terakhir: 2016, 2017, dan 2018.

Dan keenam, data produksi minyak Riau semua perusahaan migas di bawah naungan SKK Migas Sumbagut, di Wilayah Kerja Riau, tiga tahun terakhir: 2016, 2017, dan 2018.

''Sesuai amanat UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, informasi yang yang kita minta tersebut di atas adalah informasi publik,'' pungkas Aspandiar.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- 2 Tersangka Diburu, Polda Riau Musnahkan 37 Kilogram Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi
- Ditinggal Pekerja Sarapan, Bengkel Las di BS,  Bengkalis Ludes  Terbakar
- Polres Kuansing Amankan Tiga Tersangka Narkoba
- Kembali Muncul Penistaan Agama Lewat Medsos di Mandau
- Mantan Kadis PUPR Riau dan juga Terpidana Korupsi RTH Dihadirkan Kepersidangan
- Sedang Asik Pesta Sabu di Kandang Ayam, 4 Warga Kepenuhan Digerebek Polisi Rohul
- Lagi, Duet Jambret Spesialis Handphone di Pekanbaru Diringkus Polisi
- Meresahkan, Warga Pekanbaru Tutup Paksa Sekretariat Ormas Diduga LGBT
- Tuntut Sejumlah Hak, Ratusan Securiti DMG di Duri,  Bengkalis Mogok Kerja
- ‎Dorong Istri Sampai Kepala Robek, Seorang Suami di Desa Payung Sekaki Rohul Dipolisikan
- Perkosa Bocah 7 Tahun, Buruh di Bonai Darussalam Rohul Ini Nyaris Dikeroyok Warga
- Warga Setempat Merasa Kecolongan Ada Pabrik Rumahan Miras di Pekanbaru
- Pabrik Miras Rumahan di Tangkerang Selatan Beromset Rp1 Miliar Sebulan
- Amankan 6 Tersangka, Polresta Pekanbaru Gerebek Pabrik Rumahan Miras
- Patok Harga Mahal, Calo SIM Mandau, Bengkalis Bergentayangan di Medsos
- Terpidana Bersaksi Untuk Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Surat Tanah
- ‎Bawa 2 Paket Sabu, Warga Bangun Purba Ditangkap Polisi Rohul di Simpang Tangun
- Polres Kuansing Amankan Pembunuh Satwa dilindungi
- Tukang Rekap Judi Kim di Bonai Darussalam Ditangkap Tim Opsnal Polres Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com