Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Maret 2019 19:05
Program 100 Hari Kerja, Bupati Inhil Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis di RSUD Puri Husada

Jum’at, 22 Maret 2019 18:27
Gubri Resmikan Masjid Al Anshor, Wakaf Mantan Bupati Siak Arwis AS

Jum’at, 22 Maret 2019 17:35
Bengkalis Komit Tingkatkan Kapabilitas dan Kapasitas APIP

Jum’at, 22 Maret 2019 17:33
Air Pasang, PKL Batu Enam Rohil Kocar-kacir Selamatkan Dagangan

Jum’at, 22 Maret 2019 17:21
Baru Pemprov dan Lima Kabupaten yang Serahkan LKPD ke BPK Riau

Jum’at, 22 Maret 2019 17:18
Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang

Jum’at, 22 Maret 2019 16:35
Chevron Sigap Bantu Kebakaran Lahan di Tanah Putih Tanjung Melawan Rohil

Jum’at, 22 Maret 2019 16:29
Amankan Pemilu 2019 di Riau, TNI-Polri Terjunkan 10.650 Personel

Jum’at, 22 Maret 2019 16:17
Tampil Agresif dan Sporty, Suzuki All New Ertiga Sport Dipamerkan di Mal SKA Pekanbaru

Jum’at, 22 Maret 2019 16:14
Gandeng Persada Bunda, Kejati Riau Lakukan Penerangan Hukum

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 23 Oktober 2018 13:34
Pertama Digelar, Sidang Sengketa Informasi SKK Migas Dilanjutkan Akhir Oktober Mendatang

Sidang perkara sengketa informasi antara Novrizon Burman sebagai pemohon dan SKK Migas Sumbagut sebagai termohon hari ini digelar.

Riauterkini - PEKANBARU - Sidang perkara sengketa informasi antara Novrizon Burman sebagai pemohon dan SKK Migas Sumbagut sebagai termohon hari ini digelar, Selasa (24/10/18). Sidang perdana menghasilkan keputusan untuk dikakukan mediasi antara dua pihak pada 31 Oktober 2018 mendatang.

Novrizon Burman diwakili kuasa hukumnya, Aspandiar, mengatakan hasil pemeriksaan awal ini menyimpulkan beberapa pokok kesepakatan. Pertama bahwa Komisi Informasi memiliki kapasitas menangani dan memeriksa perkara ini. Kedua, legal standing pemohon dan termohon diakui, serta selanjutnya SKK Migas disepakati merupakan badan publick.

"Tadi, kita sempat masuk ke tahap kedua yakni mediasi dengan dipimpin mediator Hasnah Gazali, namun mediasi ini akan berlanjut pada 31 Oktober 2018 nanti," katanya.

Diinformasikannya, sebelumnya pihak SKK Migas telah merilis pemberitaan di salah satu media yang menilai bahwa pemohon tidak sabar. Dalam rilis berita tersebut dikatakan belum lama mengirimkan surat pertama, pemohon kembali mengirimkan surat kedua. Malahan pihak SKK Migas menyebutkan dalam surat kedua terdapat bahasa ancaman dari pihak pemohon

"Kita sangat menyesalkan adanya simpulan tersebut, bahwa kita dituduh mengancam. Namun setelah kita pelajari berkas dan surat-surat tersebut, tidak ada nada ancaman. Sementara mengenai jangka waktu pengiriman surat sesuai UU yakni pasal 36 UU Nomor 14 tahun 2018 ayat 1, pemohon berhak menyatakan keberatan kepada pihak termohon paling lama 30 hari, jadi bukan paling cepat. Artinya pemohon mendapatkan pilihan dalam hal ini. Justru akan lebih fatal jika melewati 30 hari," terangnya.

Sementara itu, dalam ayat 2 pasal yang sama di jelaskan Aspandiar, termohon dapat memberikan jawaban dalam waktu 30 hari. Namun dalam perkara ini termohon justru tidak memberikan jawaban setelah 30 hari. Berdasarkan hal tersebut maka pemohon mengajukan gugatan ke Komisi Informasi.

"Untuk surat pertama kita kirimkan 16 Juli 2018, kemudian surat kedua 1 Agustus 2018. Selanjutnya 19 September 2018 kita ajukan keberatan ke pihak Komisi Informasi Riau," bebernya.

Aspandiar juga berharap, pihak SKK Migas untuk segera mengklarifikasi terkait simpulannya yang menyatakan bahwa adanya ancaman pada surat kedua tersebut. Sebab, ini dinilai merugikan pemohon. "Kita berharap pihak SKK Migas sesegera mungkin mengklarifikasi ungkapan tersebut. Tidak menutup kemungkinan kita juga akan ambil langkah selanjutnya bila klarifikasi tidak dilakukan," bebernya.

Perkara ini berawal dari Novrizon Burman yang merupakan wartawan senior PWI di Provinsi Riau, mengajukan 6 item informasi kepada pihak SKK Migas. Yakni Pertama daftar nama, alamat, dan company profile perusahaan migas di bawah naungan SKK Migas Sumbagut, di Wilayah Kerja Provinsi Riau.

Kedua, informasi dana CSR (Corporate Social Responsibility) seluruh perusahaan Migas di bawah naungan SKK Migas Sumbagut, di Wilayah Kerja Provinsi Riau, tiga tahun terakhir yakni 2016, 2017, dan 2018.

Ketiga, informasi kontrak Karya antara SKK Migas dan seluruh perusahaan Migas di Wilayah Kerja Provinsi Riau, tiga tahun terakhir yakni 2016, 2017, dan 2018.

Keempat, informasi Cost Recovery semua perusahaan migas di bawah naungan SKK Migas Sumbagut, di Wilayah Kerja Provinsi Riau, tiga tahun terakhir yakni 2016, 2017, dan 2018.

Kelima, informasi produksi Lifting semua perusahaan migas di bawah naungan SKK Migas Sumbagut, di Wilayah Kerja Provinsi Riau, tiga tahun terakhir: 2016, 2017, dan 2018.

Dan keenam, data produksi minyak Riau semua perusahaan migas di bawah naungan SKK Migas Sumbagut, di Wilayah Kerja Riau, tiga tahun terakhir: 2016, 2017, dan 2018.

''Sesuai amanat UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, informasi yang yang kita minta tersebut di atas adalah informasi publik,'' pungkas Aspandiar.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang
- Gandeng Persada Bunda, Kejati Riau Lakukan Penerangan Hukum
- Tanaman Ditebas Tanpa Izin,
Warga Desa Suka Maju Ancam Laporkan Pelaksana Proyek SUTT‎ di Rohul

- Gelapkan Dana Investasi Bisnis, Dirut PT SSS Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara
- Rem Blong, Truk Angkut Cangkang Seruduk Toko dan Sejumlah Mobil di Duri
- Polri dan TNI Gelar Simulasi Tangani Rusuh Pemilu di Halaman Kantor Gubri
- Didi, Korban Sanpan Terbalik Rohil Ditemukan Tak Bernyawa
- Dapur Hotel Preimere Pekanbaru Terbakar
- Kerjasama Dinilai tak Menguntungkan, Anggota Koperasi Sawit Timur Jaya Kepenuhan Timur Gugat Perdata PT. AMR Rohul
- Terjerat Pungli Pengurusan Prona,
Hakim Agendakan Vonis Pejabat BPN Inhu Selasa Depan

- Korban Sempat Baku Hantam,
Begini Kronologis Keributan di Rumah Kades Bangun Jaya

- Ancam Kades Bangun Jaya dan Bawa Senpi Rakitan, Mantan Kades Payung Sekaki Diciduk Polisi
- Dituding Suap dan Dilaporkan ke KPK, Mujahidin Menolak yang Haram dan Fokus Majukan UIN Suska
- Viral, Info KPK Turut Sita Uang Suap Rektor UIN Suska dari Ruang Menag
- PN Pasirpangaraian Canangkan Zona Integritas untuk Mewujudkan WBK WBBM
- Dua Kali Mangkir, Jaksa Tunggu Perintah Hakim Panggil Wabup Bengkalis
- Panik Ketahuan Mencuri Mobil,
Pria Apes di Pekanbaru Ini Tabrak Trotoar dan Tertangkap Warga

- Ini Identitas Tiga Tahanan PN Pelalawan yang Ditangkap
- Omset Rp5 Juta Sehari, BBPOM Sita 150 Kg Mie Berformalin dari Pabrik Rumahan di Tampan
- Tiga Tertangkap, Polisi Buru Empat lagi Tahanan Kabur dari PN Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com