Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 14:32
PT. CPI Luncurkan Program Pengembangan Keterampilan Tenaga Kerja

Rabu, 12 Desember 2018 14:18
Antar Shabu Bernilai Seratusan Juta ke BS, Bengkalis, Warga Rohil Ditangkap Polisi

Rabu, 12 Desember 2018 13:45
Tim Advance Sisir Lokasi Kunjungan,
Gubri: Setelah Aceh, Presiden Baru Kunjungi Riau


Rabu, 12 Desember 2018 13:34
MUI Riau Apresiasi Langkah BRK yang Ingin Konversi ke Syariah

Rabu, 12 Desember 2018 13:29
Pencarian Bocah Perempuan Diduga Tenggelam di Sungai Batang Lubuh Rohul Dihentikan

Rabu, 12 Desember 2018 12:55
Reses Tuntas, Gedung DPRD Riau Masih Sepi-senyap

Rabu, 12 Desember 2018 12:47
Banjir di Pelalawan Putuskan Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam

Rabu, 12 Desember 2018 12:43
Gubri Lepas Pawai Taaruf, Pemprov Siapkan Bonus Pemenang MTQ Riau ke-37

Rabu, 12 Desember 2018 11:29
Pilkades Gelombang Dua di 51 Desa di Rohul Aman dan Lancar

Rabu, 12 Desember 2018 10:29
Pemkab Kuansing Bantu 30 Ton Beras pada Korban Banjir

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 September 2018 21:45
Meski Berdamai Berujung Penjara, Korban Laka di Bengkalis Ngaku Tidak Pernah Melapor ke Satlantas

Keluarga korban Lakalantas di Bengkalis yang melibatkan Samsudin berikan keterangan. Pihaknya mengaku tidak melaporkan ke Satlantas dan tidak mengetahui jika pelaku di tahan Kejari.

Riauterkini-BENGKALIS- Dede Ari Sandi, anggota keluarga korban kecelakaan lalu lintas (Laka) yang melibatkan Samsudin (55) terjadi di Jalan Lintas Sungai Pakning-Siak Kecil Km 05, 16 Juni 2018 lalu, mengaku tidak tahu menahu perihal ditahannya Samsudin oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, mulai Senin (24/9/18) kemarin.

Menurut adik kandung korban kecelakaan Suryati, pihaknya dan pihak Samsudin sepakat berdamai atas musibah tersebut. Perdamaian itu, kata Dede ditandatangani dirinya sendiri.

"Jadi kalau beliau ditahan kami tidak tahu. Karena kami sudah sepakat damai. Dalam surat itu jelas kami tidak akan menuntut," jelas Dede dihubungi, Selasa (25/9/18).

Dede juga mengaku tidak pernah membuat laporan polisi atas kejadian yang merenggut nyawa kakak kandungnya itu. Namun, tutur Dede Ari Sandi pihak kepolisianlah yang datang dan meminta keterangan pihak keluarga korban pasca kejadian.

"Kami tidak ada melapor. Saya juga tidak pernah berurusan dengan pihak Satlantas. Setelah kejadian, memang ada polisi yang datang, minta keterangan," katanya lagi.

Kemudian, sebagai pihak korban, Dede membenarkan menerima asuransi Jasa Rahardja. Tapi bukan berkat pengajuan dari keluarga.

Asuransi itu, ucapnya lagi diterima penuh sebesar Rp50 juta. Dede Ari Sandi juga membenarkan kesepakatan damai diminta pihak yang diduga menabrak kakaknya menyantuni pihaknya Rp25 juta. Tapi, uang santunan tersebut diambil kembali oleh pihak Samsudin.

"Mungkin mendengarkan kami menerima asuransi, pihak keluarga Samsudin datang meminta uang santunan kembali. Waktu itu dia memberikan lagi Rp5 juta," sebut Dede.

Meskipun demikian, Dede menyatakan tidak pernah mencabut kesepakatan damai yang sudah dibuat.

"Keluarga seharusnya menjelaskan sama Samsudin bagaimana kasus ini. Jadi kalau ditanya kenapa ditahan, kami tidak tahu," pungkasnya.

Sebelumnya, Samsudin (55) warga Desa Dompas Kecamatan Siak Kecil, pasrah ketika digiring petugas dari Satlantas Polres Bengkalis ke sel tahanan Kejari Bengkalis, Senin (24/9/18).

Samsudin ditahan setelah berkas dari Satlantas Polres Bengkalis dinyatakan lengkap atau P21.***(dik)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Antar Shabu Bernilai Seratusan Juta ke BS, Bengkalis, Warga Rohil Ditangkap Polisi
- Terseret Arus Banjir, Dua Warga Kampar Belum Ditemukan
- Pengacara Tak Datang, Sidang Pemalsuan Sertifikat Lahan Pengusaha Sawit Ditunda
- Tak Bisa Berenang, Seorang Bocah SMP di Labuh Baru Tenggelam di Sungai Air Hitam
- Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri Dituntut 3 Tahun Penjara
- Satu-satunya di Riau,
Polres Bengkalis Raih Penghargaan Zona Integritas Menuju WBK 2018

- Seorang Tersangka, Polres Rohul OTT 4 Pegawai Bapenda
- Penertiban Pasar, BPOM Pekanbaru Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar
- Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau
- Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat
- Kejari Kuansing Gelar Upacara Hari Anti Korupsi Internasional
- Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun
- Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018
- Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018
- Demo, Warga Kunto Darussalam Tuntut PT SJI Coy Kembalikan 625 Hektar Lahat Adat
- Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine
- Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif
- Diduga Melindas Lubang, Cewek Pengendara Motor Beat Tewas Digilas Mobil CPO
- Mengaku TNI, Dukun di Inhu Diamankan
- Miris, Hotel di BS, Bengkalis Ini Beroperasi Tanpa Izin


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com