Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Agustus 2018 19:59
Tiga Terdakwa Korupsi Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Inhil Divonis 4,5 Tahun dan 5,5 Tahun

Senin, 20 Agustus 2018 19:54
Kurang Disiplin, Ratusan Honorer Pemkab Inhu Dirumahkan

Senin, 20 Agustus 2018 19:38
Dewan Minta Bupati Kuansing Tindak Tegas PNS yang Nyaleg

Senin, 20 Agustus 2018 19:15
Positip Mengandung Unsur Babi, Diskes Riau Tetap Lanjutkan Vaksin MR

Senin, 20 Agustus 2018 18:57
‎Seorang Kurir Diciduk, Polsek Tenayan Raya Sita Narkoba Bernilai Rp3,2 Miliar

Senin, 20 Agustus 2018 18:51
Dikira Mau Bunuh Diri, Pekerja Panjat Menara Cerobong PT APR untuk Cek Akhir

Senin, 20 Agustus 2018 18:31
Kunjungi Bawaslu Riau, Komisi I DPRD Riau Tanyakan Aturan Kampanye

Senin, 20 Agustus 2018 17:14
Lusa, Jadwal Keberangkatan Roro Air Putih-Pakning, Bengkalis Ditunda 3 Jam

Senin, 20 Agustus 2018 17:10
Dituding Kerja Asal-asalan,
Rekanan Perenovasi Kantor DPRD Pelalawan Berikan Klarifikasi


Senin, 20 Agustus 2018 16:56
Tingkatkan Kualitas Pendidikan,
Guru di Pekanbaru Ikuti Program Pelita Pendidikan


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 18 Juli 2018 20:16
Wanita Cantik 'Selundup' Sabu ke Lapas Bengkalis Divonis 11 Tahun Penjara

Hakim PN Bengkalis nyatakan wanita penyelundup sabu ke Lapas IIA Bengkalis terbukti bersalah. Terdakwa divonis 11 tahun penjara.

Riauterkini-BENGKALIS- Revina Dewi Shinta Hutagaol (25), terdakwa kasus tertangkap tangan berusaha 'selundupkan' sabu ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis dengan pidana penjara selama 11 tahun.

Selain dari pidana penjara, terdakwa wanita cantik panggilan Shinta tersebut wajib membayar denda sebesar Rp1 miliar atau subsider kurungan penjara selama 2 bulan.

Pembacaan vonis oleh majelis hakim, Selasa (17/7/18) kemarin dipimpin Dr. Sutarno, didampingi dua hakim anggota, Zia Ul Jannah, SH dan Aulia Fatma Widhola, SH. Menurut para hakim, putusan belasan tahun tersebut Shinta terbukti bersalah dan meyakinkan sesuai Pasal 112 ayat (2) Jo 132 ayat (1) UU 35/ 2009 tentang Narkotika.

Dibacakan dihadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Handoko, SH dan Penasehat Hukum (PH) terdakwa Windrayanto, SH. Bahwa, putusan tersebut lebih berat dibandingkan dengan tuntutan JPU sebelumnya yang hanya 9 tahun penjara.

Sedangkan rekannya, Selfia Naza yang juga turut ditangkap setelah dari hasil pengembangan polisi divonis berbeda. Majelis hakim memutuskan lebih ringan dari tuntutan JPU sebelumnya 9 tahun penjara, yakni selama 7 tahun kurungan karena turut berperan membantu terdakwa Shinta.

Atas putusan ini, JPU Kejari Bengkalis menyatakan pikir-pikir. "Kita pikir-pikir terlebih dahulu," ungkap singkat JPU, Handoko, SH kepada riauterkini.com, Rabu (18/7/18).

Diberitakan sebelumnya, kasus ini terungkap setelah upaya terdakwa Shinta terbongkar sedang berusaha 'menyelundupkan' Narkoba jenis sabu disimpan di lipatan celana panjang ke dalam Lapas Kelas IIA Bengkalis, Rabu (15/11/17) silam.

Berdasarkan dari pemeriksaan, Shinta sempat mengaku merupakan suruhan Eri Khusnadi alias Eri Jeck, terdakwa bandar sabu yang divonis pidana mati. Petugas menyita barang bukti sabu berat bersih 49,35 gram dan sudah dimusnahkan.

Dari hasil pengembangan terhadap Shinta, petugas kembali meringkus Selfia merupakan rekan Shinta berikut barang bukti sabu yang disimpan di kos-kosan.***(dik)



Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi Dana Desa, Mantan Pj Kades di Bengkalis Dihukum 4 Tahun Penjara
- Terkait Penghina Agama Islam,
Ketua Harian IKBDS: Jangan Sangkut Pautkan dengan Organisasi Batak

- Polda Riau Tetapkan 19 Tersangka Perkara Kathutla
- Ngaku Medsosnya Dibajak, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Hina Agama Islam
- Sempat Divideokan Warga,
Naker di Pangkalan Kerinci Ini Diduga Mau Bunuh Diri

- Brigjen Widodo Eko Prihastopo Resmi Menjadi Kapolda Riau
- Terima Gratifikasi di Atas Sejuta, Penyelenggara Negara di Rohul Wajib Laporkan ke KPK RI
- Geledah Mobil Agya,
Polsek Tambusai‎ Utara Tangkap Pengedar dan Sita 7 Paket Sabu

- Miliki Ganja, Tukang Panen Sawit di Kuansing Diciduk Polisi
- Dikendalikan dari Lapas Tangerang,
Tim Gabungan BNN Pusat dan BNNP Riau Amankan 30 Ribu Butir Inex di Dumai

- Diduga 'Bisnis' Sabu, Enam Napi Lapas Bengkalis Diciduk Polisi
- Moment HUT ke-73 RI, 3.834 Narapidana Riau Dapatkan Remisi
- Sesosok Mayat Tanpa Busana Ditemukan Mengapung dalam Kolam di Lubuk Ogong Pelalawan
- Dituding Makar, Neno Warisman Dilaporkan ke Polda Riau
- Tiga Terdakwa Korupsi RTH Dituntut Hukuman Berbeda
- Berkas 'Penggendong' Sabu 55 Kg Dilimpahkan ke Kejari Bengkalis
- Dansatgas Karhutla Perintahkan Tembak di Tempat Pembakar Lahan
- Razia Kamar Napi,
Petugas Lapas Pekanbaru Temukan Puluhan Paket Ganja Kering

- Dugaan Pembobolan Dana Nasabah BDA,
Reskrim Polres Pelalawan Bidik Tersangka Baru

- ‎Pasca Bentrok Batas Riau-Sumut,
4 Terduga Pelaku Ditahan di Polres Tapsel, Ratusan Polisi Siaga di Perbatasan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com