Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Januari 2019 18:31
Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa

Ahad, 20 Januari 2019 17:25
Camat Bangko Pusako-PT SRL Blok III Sosialisasikan Pencegahan Karlahut

Ahad, 20 Januari 2019 16:29
Silaturrahmi ke Warga Duri, Septian Nugraha Tegaskan Nyaleg Demi Kepentingan Publik

Ahad, 20 Januari 2019 16:25
PT PHE Kampar DideadlineMulai Aspal Jalan Poros Kerumutan Awal Februari

Ahad, 20 Januari 2019 14:39
Serap Aspirasi, Caleg DPR RI Ini Blusukan hingga ke Pelosok Pelalawan

Ahad, 20 Januari 2019 13:16
Serunya Mararua, Rame-rame Tangkap Ikan Masyarakat Kuansing

Ahad, 20 Januari 2019 07:20
Plt Bupati Kampar dan Banyak Bejabat Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Kenegerian Tapung

Sabtu, 19 Januari 2019 22:04
Syamsuar Dapat Laporan, Ada Oknum Menjual Namanya untuk Jabatan dan Proyek

Sabtu, 19 Januari 2019 19:48
Sasar Kaum Milenial, Luno Taja Edukasi Investasi Aset Kripto di Pekanbaru

Sabtu, 19 Januari 2019 18:27
Disaksikan Wagub Terpilih, Sekdaprov Kukuhkan Ketua LAKTA

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 18 Juli 2018 20:16
Wanita Cantik 'Selundup' Sabu ke Lapas Bengkalis Divonis 11 Tahun Penjara

Hakim PN Bengkalis nyatakan wanita penyelundup sabu ke Lapas IIA Bengkalis terbukti bersalah. Terdakwa divonis 11 tahun penjara.

Riauterkini-BENGKALIS- Revina Dewi Shinta Hutagaol (25), terdakwa kasus tertangkap tangan berusaha 'selundupkan' sabu ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis dengan pidana penjara selama 11 tahun.

Selain dari pidana penjara, terdakwa wanita cantik panggilan Shinta tersebut wajib membayar denda sebesar Rp1 miliar atau subsider kurungan penjara selama 2 bulan.

Pembacaan vonis oleh majelis hakim, Selasa (17/7/18) kemarin dipimpin Dr. Sutarno, didampingi dua hakim anggota, Zia Ul Jannah, SH dan Aulia Fatma Widhola, SH. Menurut para hakim, putusan belasan tahun tersebut Shinta terbukti bersalah dan meyakinkan sesuai Pasal 112 ayat (2) Jo 132 ayat (1) UU 35/ 2009 tentang Narkotika.

Dibacakan dihadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Handoko, SH dan Penasehat Hukum (PH) terdakwa Windrayanto, SH. Bahwa, putusan tersebut lebih berat dibandingkan dengan tuntutan JPU sebelumnya yang hanya 9 tahun penjara.

Sedangkan rekannya, Selfia Naza yang juga turut ditangkap setelah dari hasil pengembangan polisi divonis berbeda. Majelis hakim memutuskan lebih ringan dari tuntutan JPU sebelumnya 9 tahun penjara, yakni selama 7 tahun kurungan karena turut berperan membantu terdakwa Shinta.

Atas putusan ini, JPU Kejari Bengkalis menyatakan pikir-pikir. "Kita pikir-pikir terlebih dahulu," ungkap singkat JPU, Handoko, SH kepada riauterkini.com, Rabu (18/7/18).

Diberitakan sebelumnya, kasus ini terungkap setelah upaya terdakwa Shinta terbongkar sedang berusaha 'menyelundupkan' Narkoba jenis sabu disimpan di lipatan celana panjang ke dalam Lapas Kelas IIA Bengkalis, Rabu (15/11/17) silam.

Berdasarkan dari pemeriksaan, Shinta sempat mengaku merupakan suruhan Eri Khusnadi alias Eri Jeck, terdakwa bandar sabu yang divonis pidana mati. Petugas menyita barang bukti sabu berat bersih 49,35 gram dan sudah dimusnahkan.

Dari hasil pengembangan terhadap Shinta, petugas kembali meringkus Selfia merupakan rekan Shinta berikut barang bukti sabu yang disimpan di kos-kosan.***(dik)



Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Satu 'Kurir' Sabu 10 Kg di Bengkalis Bebas dari Pidana Mati
- Ditangkap Setelah Anak Lahir, Pemuda Setubuhi Anak Bawah Umur di Rohul Diciduk Polisi
- Suskseskan Millenial Road Safety Festival, Sat Lantas Polresta Pekanbaru Gandeng Komunitas Motor
- Diduga Edar dan Pesta Sabu, 5 Tersangka Diringkus Polres Bengkalis
- Polresta Pekanbaru Tangkap Kurir 8.617 Butir Ekstasi
- Pinjam Motor Vario tak Dikembalikan, Warga Sumut Diciduk Polisi Rohul di Pasirpangaraian
- 3 Kurir 55 Kg Sabu dan 46 Ribu Butir Ekstasi Divonis Mati PN Bengkalis
- 2018, DJBC Riau Amankan Produk Ilegal Senilai Rp56,42 Miliar
- Warungnya Digerebek Polisi Rohul, Wanita Asal Mahato Simpan Paket Sabu
- Terlibat Judi, Seorang Caleg Golkar Disidang di PN Pelalawan
- Juru Tulis Togel Asal Kasang Padang Ditangkap Polisi Rohul
- Pertanyakan Pengalihan Tahanan, Hakim Minta Tiga Dokter Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA, Banyak Berdo'a
- Divonis Hakim 7 Tahun, Seorang Terdakwa Kasus Narkoba Meraung-raung di PN Pelalawan
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- 2 Tersangka Diburu, Polda Riau Musnahkan 37 Kilogram Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi
- Ditinggal Pekerja Sarapan, Bengkel Las di BS,  Bengkalis Ludes  Terbakar
- Polres Kuansing Amankan Tiga Tersangka Narkoba
- Kembali Muncul Penistaan Agama Lewat Medsos di Mandau
- Mantan Kadis PUPR Riau dan juga Terpidana Korupsi RTH Dihadirkan Kepersidangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com