Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 25 September 2018 21:56
Malam Purna Tugas Gubri, Bupati Kuansing Berikan Kain Songket dan Miniatur Jalur

Selasa, 25 September 2018 21:45
Meski Berdamai Berujung Penjara, Korban Laka di Bengkalis Ngaku Tidak Pernah Melapor ke Satlantas

Selasa, 25 September 2018 21:39
Sejumalah Warga Pertanyakan Hasil Kebun Desa Kiab Jaya, Pelalawan

Selasa, 25 September 2018 21:27
Harga Telur di Pekanbaru Turun, Ayam dan Cabe Naik

Selasa, 25 September 2018 21:05
Berkas Dana Kampanye, KPU Riau Beri Waktu Hingga Lusa

Selasa, 25 September 2018 20:55
Kicky Arityanto Jabat Kasi Intel Kejari Kuansing

Selasa, 25 September 2018 20:36
Smester Pertama 2018, Realisasi Investasi di Pekanbaru Tembus Rp 3,7 Triliun

Selasa, 25 September 2018 19:11
e-Ticketing Roro Air Putih-Sei Selari, Bengkalis Batal Diterapkan Tahun Ini

Selasa, 25 September 2018 18:53
Jambret di Pekanbaru Dihajar Massa Usai Rampas Gelang Seorang IRT

Selasa, 25 September 2018 18:48
RAPP Latih Manajemen Sekolah Fasilitator SD di Riau

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Juni 2018 07:07
Diduga Sarang Pungli, Pos TLLK di Lintas Riau-Sumbar Dibongkar Polres Kampar

Aparat Polres Kampar membongkas Pos TLLK di jalur lintas Riau-Sumbar. Keberadaannya meresahkan karena diduga jadi sarang pungutan liar berkedok media massa.

Riauterkini-XIII KOTO KAMPAR - Pos Tabloid Lalulintas dan Kriminal (TLLK) yang terdapat di pinggir jalan nasional Riau-Sumbar di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar akhirnya diobrak-abrik polisi bersama sejumlah aparat dari TNI dan ASN Pemerintah Kabupaten Kampar, Rabu (13/6/2018) siang.

Keberadaan pos dan oknum yang menjalankan aktivitas atas nama TLLK yang kerap membuat pengendara mobil terutama jenis L300 dan truk di sepanjang jalur ini akhirnya terhenti pada hari ini seiring dengan kunjungan Wakapolda Riau Brigjen Brigjen HE Permadi, Karo Ops AKBP Drs. Rachmad Widodo, bersama Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yusdistira, Dandim 0313/ KPR Letkol Inf Beny Setiyanto, Dan Yon 132/BS Letkol Inf Aidil Amin.

Seperti diketahui, selama ini pengemudi sering dipaksa memberikan sejumlah uang kepada oknum TLLK. Sudah banyak mobil yang dirusak oleh oknum tersebut bahkan terakhir beredar kabar bahwa aksi oknum TLLK makin brutal karena telah menyasar pengendara mobil pribadi.

Keberhasilan penutupan TLLK diunggah oleh Komandan Batalyon 132 Bima Sakti Salo di akun facebook miliknya "Ocu Aidil".

Ia mengatakan, terima kasih kepada polisi yang sudah membubarkan pos TLLK selama ini meresahkan dan menjadi "pos Pungli" di jalan lintas Riau-Sumbar. "Masyarakat bisa melintas dengan nyaman," ungkap Aidil yang mendapat banyak pujian dan komentar.

Kabar penutupan pos TLLK mendapat banyak dukungan dan sambutan dari masyarakat. Salah satu dari tokoh masyarakat setempat Syofian Datuk Majo Sati yang mengabarkan penutupan itu di akun Facebook miliknya.

Beberapa tanggapan dukungan muncul dari tokoh masyarakat lainnya diantaranya Sariban yang mengatakan bahwa ia malu dengan aksi segelintir orang itu. Ia menyesalkan aksi minta uang secara paksa kepada para sopir.

Salah seorang warga, Hendri juga menyampaikan terima kasih kepada polisi dan semua pihak yang telah memberantas aksi pungli di jalur Rantau Berangin menuju perbatasan Sumbar itu.

Ia mengaku selama ini banyak mendapat berita miring dari kawan-kawannya yang berprofesi sebagai supir yang membawa barang-barang kebutuhan untuk masyarakat Riau dari Provinsi tetangga Sumbar.

Menurut informasi yang berkembang, oknum pengelola pos TLLK melakukan pemaksaan terhadap setiap angkutan yang melintas dengan cara melempari kaca kendaraan dengan batu apabila tidak mau bergabung sebagai anggota dengan membayar Rp 150ribu sebagai uang pendaftaran dan setiap bulan 50ribu.***(man)

Keterangan Foto:

Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri mengangkat plang nama TLLK di ruas jalan nasional Riau Sumbar di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Meski Berdamai Berujung Penjara, Korban Laka di Bengkalis Ngaku Tidak Pernah Melapor ke Satlantas
- Satpolair Polres Bengkalis Gencar Sosialisasikan Netral
- Korupsi Danau Buatan, Jaksa Hadirkan Lima Saksi
- Hingga September, Polda Riau Tetapkan 32 Tersangka Karhutla
- Pelaku Curanmor Jadi Babak Belur Dihajar di Kantor Gubernur Riau
- Miliki Sabu-sabu, Emak Muda Ditangkap Polisi
- Pelaku Penikaman Warga Tembilahan Hulu, Inhil Menyerahkan Diri ke Polisi
- Sebagai Saksi Dugaan Tipikor MNS, KPK Periksa Direktur Utama PT Merangin Karya Sejati
- Dua Bulan OTT STAIN Bengkalis, Polres Tunggu Hasil Audit Inspektorat
- Dihadiahi Timah Panas, 2 Pelaku Curas di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Besok, Jaksa Kejari Rohil Bacakan Dakwaan Perkara Korupsi Danau Buatan
- Bidan Klinik Cantik di Ujung Batu Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Rumah‎nya
- Sebuah Rumah Ludes Terbakar di Tempuling, Inhil
- Seorang Remaja di Tembilahan Hulu, Inhil Tewas Ditikam
- Terjatuh Saat Melarikan Diri,
Terduga Penjambret Ini Hampir Diamuk Massa di Tembilahan Hulu, Inhil

- Satu Warga Hilang,
Kapal Tanker Tabrak Perahu Buruh Kilang Sagu di Perairan Meranti

- KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri
- Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar
- Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri
- Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com