Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Januari 2019 18:31
Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa

Ahad, 20 Januari 2019 17:25
Camat Bangko Pusako-PT SRL Blok III Sosialisasikan Pencegahan Karlahut

Ahad, 20 Januari 2019 16:29
Silaturrahmi ke Warga Duri, Septian Nugraha Tegaskan Nyaleg Demi Kepentingan Publik

Ahad, 20 Januari 2019 16:25
PT PHE Kampar DideadlineMulai Aspal Jalan Poros Kerumutan Awal Februari

Ahad, 20 Januari 2019 14:39
Serap Aspirasi, Caleg DPR RI Ini Blusukan hingga ke Pelosok Pelalawan

Ahad, 20 Januari 2019 13:16
Serunya Mararua, Rame-rame Tangkap Ikan Masyarakat Kuansing

Ahad, 20 Januari 2019 07:20
Plt Bupati Kampar dan Banyak Bejabat Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Kenegerian Tapung

Sabtu, 19 Januari 2019 22:04
Syamsuar Dapat Laporan, Ada Oknum Menjual Namanya untuk Jabatan dan Proyek

Sabtu, 19 Januari 2019 19:48
Sasar Kaum Milenial, Luno Taja Edukasi Investasi Aset Kripto di Pekanbaru

Sabtu, 19 Januari 2019 18:27
Disaksikan Wagub Terpilih, Sekdaprov Kukuhkan Ketua LAKTA

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 23 Mei 2018 14:36
5 Kilogram Asal Malaysia Dikendalikan Dari Lapas Kelas II A Pekanbaru

Dari pemeriksaan tersangka Candra alias Sican yang sebelumnya sudah ditangkap oleh BNNP Riau, pengendali komplotan pengedar narkoba asal Malaysia berada di Lapas Kelas II A Pekanbaru.

Riauterkini - PEKANBARU - BNNP Riau terus mendalami napi yang menjadi otak dari peredaran shabu sebanyak 5 kilogram dan 4600 butir pil happy five yang direncanakan akan diedarkan di Pekanbaru. 

Dikatakan Kepala BNNP Riau, Brigjen M Wahyu Hidayat pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan pihak Lapas Kelas IIA Pekanbaru dalam mengungkap kasus ini. "Kita upayakan untuk terus menelusuri salah satu Napi yang menjadi pengendali jaringan ini," katanya.

Meski begitu BNNP Riau saat ini telah mengantongi identitas Napi yang diduga kuat menjadi pengendali jaringan internasional ini. Meski begitu pihaknya masih memerlukan pendalaman terkait hal tersebut.

"DD adalah inisial Napi yang kita duga menjadi pengendali jaringan ini. Namun kita juga masih memerlukan pendalaman lebih jauh sehingga bisa terungkap apakah masih ada tersangka yang terlibat," ujar AKBP Haldun selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba BNNP Riau.

Dikatakan Haldun, selian mendalami Napi, pihaknya juga tengah menelusuri salah seorang terduga pelaku yang memiliki peran cukup penting dalam jaringan ini. Sebab pelaku yang disebut-sebut Abang oleh Candra merupakan pihak yang berkomunikasi langsung dengan Napi tersebut.

"Kita sudah tetapkan Abang ini di daftar pencarian orang (DPO)," tuturnya.

Jaringan ini terungkap dari penangkapan Candra yang bermula dari informasi masyarakat akan adanya perederan narkoba jaringan internasional. Dimana jaringan ini bergerak melalui pesisir Riau yakni Pulau Rupat. 

Dimana dalam penggrebekan rumah yang ditinggali Candra alias Sican tersebut didapatkan barang bukti 1 buah tas merah berisi 4 paket besar shabu dibungkus plastik china dengan berat sekitar 4,5 kg, kemudian 2 buah plastik asoi yang didalamnya ditemukan 50 gram sabu dengab 10 paket siap edar. Selain itu juga didapatkan 1 tas warna biru yang berisi 4.600 butir H5.*(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Satu 'Kurir' Sabu 10 Kg di Bengkalis Bebas dari Pidana Mati
- Ditangkap Setelah Anak Lahir, Pemuda Setubuhi Anak Bawah Umur di Rohul Diciduk Polisi
- Suskseskan Millenial Road Safety Festival, Sat Lantas Polresta Pekanbaru Gandeng Komunitas Motor
- Diduga Edar dan Pesta Sabu, 5 Tersangka Diringkus Polres Bengkalis
- Polresta Pekanbaru Tangkap Kurir 8.617 Butir Ekstasi
- Pinjam Motor Vario tak Dikembalikan, Warga Sumut Diciduk Polisi Rohul di Pasirpangaraian
- 3 Kurir 55 Kg Sabu dan 46 Ribu Butir Ekstasi Divonis Mati PN Bengkalis
- 2018, DJBC Riau Amankan Produk Ilegal Senilai Rp56,42 Miliar
- Warungnya Digerebek Polisi Rohul, Wanita Asal Mahato Simpan Paket Sabu
- Terlibat Judi, Seorang Caleg Golkar Disidang di PN Pelalawan
- Juru Tulis Togel Asal Kasang Padang Ditangkap Polisi Rohul
- Pertanyakan Pengalihan Tahanan, Hakim Minta Tiga Dokter Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA, Banyak Berdo'a
- Divonis Hakim 7 Tahun, Seorang Terdakwa Kasus Narkoba Meraung-raung di PN Pelalawan
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- 2 Tersangka Diburu, Polda Riau Musnahkan 37 Kilogram Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi
- Ditinggal Pekerja Sarapan, Bengkel Las di BS,  Bengkalis Ludes  Terbakar
- Polres Kuansing Amankan Tiga Tersangka Narkoba
- Kembali Muncul Penistaan Agama Lewat Medsos di Mandau
- Mantan Kadis PUPR Riau dan juga Terpidana Korupsi RTH Dihadirkan Kepersidangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com