Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 Oktober 2018 20:11
MUI Bengkalis Sesalkan Bendera Bertuliskan Tauhid Dibakar Oknum Banser

Selasa, 23 Oktober 2018 17:57
Cuaca Buruk Jadi Kendala Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pakning, Bengkalis

Selasa, 23 Oktober 2018 17:51
Korupsi Kredit Fiktif BRI Agro Pekanbaru, Mantan Kacab Diadili

Selasa, 23 Oktober 2018 17:34
Peduli Korban Banjir‎ di Rohul, BRK Pasirpangaraian Salurkan 100 Paket Sembako

Selasa, 23 Oktober 2018 17:23
Hilangkan Kesan 'Kejam',
Lapas Bengkalis Siapkan Fasilitas Taman Bermain Anak-anak Pengunjung


Selasa, 23 Oktober 2018 16:59
Diperiksa Bawaslu, Walikota Pekanbaru Akui Dukung Jokowi

Selasa, 23 Oktober 2018 16:55
Ini Pesan Kadisdikpora Rohul kepada 55 Kepsek‎ yang Baru Dilantik Bupati Sukiman

Selasa, 23 Oktober 2018 16:15
Alat Berat Sudah Dikerahkan ke Lokasi Longsor Lintas Riau-Sumbar

Selasa, 23 Oktober 2018 16:10
Bupati Inhil Pimpin Rakor Pejabat Pemda Bersama Forkopimda

Selasa, 23 Oktober 2018 16:06
Ikut Deklarasi Dukung Jokowi, Bupati Harris Siap Hadapi Panggilan Bawaslu

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 23 Mei 2018 07:52
Kisruh Hibah 20 Hektar Lahan Kecamatan Pangkalan Kuras, Kamal Klaim Punya Dasar Kuasai Lahan

Kamal Abdul Nasir membantah dirinya menguasai lahah 20 hektar yang telah dihibahkan untuk Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan. Ia mengklaim punya dasar menguasai lahan tersebut.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Seorang warga bernama Kamal Abdul Nasir dituding menguasai lahan hibah seluas 20 hektar dari masyarakat desa Terantang Manuk untuk pemerintahan Kecamatan Pangkalan Kuras akhirnya, berikan penjelasan terkait status lahan.

Ketika ditemui dikantor Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, Selasa (22/5/18) kemarin, Kamal begitu ia dipanggil menyampaikan terkait status sesungguhnya, terhadap lahan tersebut.

Menariknya, saat memberikan penjelasan, mulut pria berkumis ini komat-kamit. Bahkan disela-sela memberikan penjelasan terlihat sesakali ia, mengigit-gigit seraya mengadu antara bibir atas dan bawah.

Dengan nada tinggi, ia mengaku kesal atas aduan seorang tokoh pemuda desa Terantang Manuk yang tidak tahu seluk beluk, muasal tentang status lahan ini. Mengantongi, selembar surat berita acara tertanggal 14 Maret 2007 yang ditanda tangani berbagai pihak, pada kesempatan itu Kamal yakin lahan tersebut adalah bagian dari miliknya.

Ia menyayangkan, masyarakat Terantang Manuk menghibahkan lahan tersebut tanpa sepengetahuannya.

"Tanpa sepentahuan saya, tiba-tiba lahan ini sudah dihibahkan saja oleh masyarakat," tegasnya, seraya mengatakan pada saat itu tak berada ditempat.

Padahal, pada poin berita acara yang ia kantongi dimana pengukuran exs perumahan pemukiman SP VI, PT, SBP Sorek didapat hasil pengukuran 289 hektar. Sementara komposisinya mengacu kepada berita acara kesepekatan lahan exs perumahan pemukiman SP VI PT SBP dikantor camat Pangkalan Kuras tanggal 6 Maret 2007.

Butir poin selanjutnya, kata dia dikeluarkan seluas 149 hektar sesuai berita acara kesepakatan dan apabila sudah termasuk pada izin prinsip pembangunan perkebunan kelapa sawit pola kemitraan PT Safari Riau, tidak akan dipermasalahkan oleh yang bersangkutan.

"Total luas areal, exs perumahan pemukiman SP VI PT SBP tersebut dikurang 149 hektar maka bersisa 140 hektar yang mana menjadi sah milik saya," kata Kamal seraya mengatakan lahan yang dihibah tersebut adalah miliknya.

Kasus tersebut saat ini, bergulir di PN Pelalawan dengan Kamal selaku penggugat sementara pihak pemerintahan kecamatan Pangkalan Kuras selaku pihak tergugat. Humas PN Pelalawan, Rahmat Hidayat Batu Baru, SH, MH membenarkan kasus tersebut saat ini tahapan mediasi dengan menghadirkan pihak penggugat dan tergugat.

"Tadi proses mediasi, untuk ketiga kali jika tak salah ya. Tahapan mediasi ini berjalan alot. Kedua belah pihak kayaknya, mencari bukti-bukti masing-masing. Jika tahapan mediasi tak membuahkan hasil, nanti kita serahkan ke majelis hakim masuk kepersidangan," tandas Rahmat Hidayat.***(feb)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Cuaca Buruk Jadi Kendala Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pakning, Bengkalis
- Korupsi Kredit Fiktif BRI Agro Pekanbaru, Mantan Kacab Diadili
- Polda Riau Buru Tersangka Korupsi Pipa Transmisi Inhil
- Pemda, LAM dan MUI Sepakat,
Permainan Ketangkasan di Meranti Terindikasi 'Judi', Direkomendasikan Ditutup

- Pertama Digelar, Sidang Sengketa Informasi SKK Migas Dilanjutkan Akhir Oktober Mendatang
- Avsec SSK II Pekanbaru Amankan Penumpang Bawa Narkoba dalam Pembalut
- Diduga Arus Pendek, Rumah Petak Permanen di Duri, Bengkalis Ludes Terbakar
- Pelaku Kalap Dimaki dan Dipukul, IRT di Rohul Ternyata Dibunuh Suaminya
- Begal Rampas Uang, Bakar Motor dan Hajar Satpam PT TBS di Kuansing
- Diterjang Badai, Seorang Warga Hilang di Perairan Sungai Pakning, Bengkalis
- 70-an Dokumen Disita, Tim Khusus Kejari Geledah Kantor Dishub Bengkalis
- Begini Isi Surat IRT di Bonai Darussalam untuk Suami Sebelum Gantung Diri
- Hilang Sepulang Beli Minyak, Jasad Warga Bukitbatu, Bengkalis Terus Dicari
- Todongkan Senpi, Perampok di Kuansing Gasak Uang Ratusan Juta dan Perhiasan
- Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Suami,
IRT di Rohul Ditemukan Tergantung di Perumahan‎ PT RAKA Desa Pauh

- Diduga Cabuli Anak Tiri,‎
Petani di Desa Suka Maju Dilaporkan Istri ke Polsek Tambusai

- Warga Teluk Pinang, Inhil Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Kelapa
- Warga Siak Kecil,Bengkalis Kembali Dihebohkan Bayi Dibuang
- Hilang Kendali Saat Ngebut, Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas Tergilas Truk
- Polda Riau Tahan Tiga Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Transmisi Inhil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com