Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Agustus 2018 13:52
..

Senin, 20 Agustus 2018 13:42
Periksa Hewan Kurban, Disnakbun Rohul Kerahkan 32 Petugas

Senin, 20 Agustus 2018 13:38
Mikrofon Mati Saat Pembacaan Teks Proklamasi,
Bupati Kuansing Diimbau untuk jatuhkan Sanksi pada Pihak Terkait


Senin, 20 Agustus 2018 13:27
Kebakaran Lahan Meluas, Wagubri Langsung Telphon Bupati Rohil

Senin, 20 Agustus 2018 13:21
Wakil Rakyat Kecewa Jawaban Bupati Kuansing Soal Aset Mangkrak

Senin, 20 Agustus 2018 11:22
Brigjen Widodo Eko Prihastopo Resmi Menjadi Kapolda Riau

Senin, 20 Agustus 2018 10:58
KPU Gelar Sosialisasi dan Tanggapan Masyarakat Terhadap DCS

Senin, 20 Agustus 2018 10:21
Badai di Mekkah, Seorang JCH Asal Rohul Pingsan Tertimpa Kipas Angin

Senin, 20 Agustus 2018 08:31
Dikukuhkan, Pokdarwis Puncak Kompe Rancang Tangga Seribu dan Flyng Fox Terpanjang di Asia

Ahad, 19 Agustus 2018 21:17
Lokasi Sulit Dijangkau dan Sumber Air Jauh, 20 Hektar Lahan di Bukit Suligi Rohul Terbakar

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 22 Mei 2018 13:38
Tuntutan Jaksa Tak Terbukti,
Enam Terdakwa Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Kampar Divonis Bebas


Hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru mementahkan tuntutan pidana jaksa atas enam terdakwa korupsi manipulasi penerbitan SHM di kawasan hutan Tesso Nilo. Mereka divonis bebas.

Riauterkini-PEKANBARU-Tuntutan hukuman pidana 6 tahun dan 5 taun penjara yang dijatuhkan jaksa penuntut terhadap enam terdakwa korupsi manipulasi penerbitan Sertfikat Hak Milik (SHM) di kawasan hutan Tesso Nilo, Kabupaten Kampar, dimentahkan oleh majelis hakim tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Keenam terdakwa yakni, Zaiful Yusri, mantan Kepala Badan Pertanahan Negera (BPN) Kampar. Subiakto, PNS Pemkab Kampar, Hisbun Nazar, Abdul Rajab, pensiunan BPN Kampar. Rusman Yatim, Kepala Desa Kepau Jaya, Kampar, dan Edi Erisman, pensiunan PNS Kampar. Dinilai hakim tak memenuhi unsur melakukan perbuatan tindak pidana korupsi.

Dalam amar putusan majelis hakim Bambang Myanto SH, selaku ketua majelis, pada sidang yang digelar Senin (21/5/18) sore. Perbuatan para terdakwa tidak terbukti melakukan perbuatan pidana, melainkan perdata (onslaach).

" Membebaskan keenam terdakwa dari segala tuntutan jaksa, perbuatan terdakwa bukanlah suatu perbuatan pidana, melainkan perkara perdata," tegas Bambang.

Atas putusan majelis hakim ini, keenam terdakwa langsung berucap puji syukur. Untuk kedua kalinya mereka dibebaskan hakim dari dakwaan jaksa.

Sementara, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lexy SH dan BP Ginting SH. Langsung menyatakan kasasi. Karena tuntutan hukuman mereka dimentahkan oleh hakim.

Ussi sidang, melalui kuasa hukumnya, Dalizatulo Lase SH, keenam terdakwa mengatakan dangat senang atas putusa majelis hakim yang telah mengadili.dengan seadil adilnya.

" Dari awal saya sudah yakin, jika perkara ini merupakan perkara perdata," ucap Lase.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lexy SH dan BP Ginting SH. Menuntut terdakwa Zaiful Yusri dengan pidana penjara selama 6 tahun denda Rp 200 juta subsider 3 bulan. Semantara terdakwa Subiakto, Hisbun Nazar, Abdul Rajab, Rusman Yatim dan Edi Erisman. Dituntut hukuman pidana penjara masing masing selama 5 tahun denda Rp 200 juta subsider 3 bulan,

Keenam terdakwa terbukti secara sah melanggar Pasal 2 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi itu. Tidak dibebankan membayar kerugian negara. JPU hanya meminta lahan yang telah diterbitkan SHM oleh para terdakwa dikembalikan kepada negara dan para pemilik yang sah.

Seperti diketahui, keenam terdakwa yang dihadirkan kepersidangan atasperbuatan tindak pidana korupsi dengan cara memanipulasi penerbitan Sertfikat Hak Milik (SHM) dikawasan hutan Tesso Nilo, Kampar menjadi milik pribadi.

Dimana dalam penerbitan ratusan SHM ini diketahui kerugian negara sebesar Rp 14.454'240.000. Kerugian ini meliputi, nilai hutang berupa lahan seluas 5.500.000.000 M2 dan kerugian pengelolaan sebesar Rp 12 miliar.

Kasus ini bermula pada 2003 hingga 2004 lalu, dimana Kantor Pertanahan Kampar menerbitkan 271 SHM atas nama 28 orang, seluas 511,24 hektare (Ha).

Penerbitan SHM tersebut tak sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 tahun 1997 dan Peraturan Kepala Badan No 03 tahun 1999 jo Nomor 09 tahun 1999. Kantor Pertanahan Kabupaten Kampar, tidak mengisi blanko risalah pemeriksaan dengan benar sehingga rekomendasi pemberian hak milik kepada pemohon SHM, tidak dapat dijadikan dasar.

Selain itu, SHM yang diterbitkan tersebut berada di Kawasan Hutan Tesso Nilo, di Desa Bulu Nipis atau Desa Kepau Jaya, Kecamatan Siak, Kampar.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Brigjen Widodo Eko Prihastopo Resmi Menjadi Kapolda Riau
- Terima Gratifikasi di Atas Sejuta, Penyelenggara Negara di Rohul Wajib Laporkan ke KPK RI
- Geledah Mobil Agya,
Polsek Tambusai‎ Utara Tangkap Pengedar dan Sita 7 Paket Sabu

- Miliki Ganja, Tukang Panen Sawit di Kuansing Diciduk Polisi
- Dikendalikan dari Lapas Tangerang,
Tim Gabungan BNN Pusat dan BNNP Riau Amankan 30 Ribu Butir Inex di Dumai

- Diduga 'Bisnis' Sabu, Enam Napi Lapas Bengkalis Diciduk Polisi
- Moment HUT ke-73 RI, 3.834 Narapidana Riau Dapatkan Remisi
- Sesosok Mayat Tanpa Busana Ditemukan Mengapung dalam Kolam di Lubuk Ogong Pelalawan
- Dituding Makar, Neno Warisman Dilaporkan ke Polda Riau
- Tiga Terdakwa Korupsi RTH Dituntut Hukuman Berbeda
- Berkas 'Penggendong' Sabu 55 Kg Dilimpahkan ke Kejari Bengkalis
- Dansatgas Karhutla Perintahkan Tembak di Tempat Pembakar Lahan
- Razia Kamar Napi,
Petugas Lapas Pekanbaru Temukan Puluhan Paket Ganja Kering

- Dugaan Pembobolan Dana Nasabah BDA,
Reskrim Polres Pelalawan Bidik Tersangka Baru

- ‎Pasca Bentrok Batas Riau-Sumut,
4 Terduga Pelaku Ditahan di Polres Tapsel, Ratusan Polisi Siaga di Perbatasan

- Kejari Rohul Terima Penghargaan Terbaik III Penanganan Perkara Pidum Tingkat Riau
- Pelarian Lapas Sialang Bungkuk Ditangkap Polres Kampar Saat Pesta Narkoba
- Polres Pelalawan Bidik Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi
- Miliki Shabu, 3 Petani di Bathin Solapan, Bengkalis Diamankan Polisi
- Polisi Amankan Empat Orang Penjudi Dadu di Arena Pacu Jalur


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com