Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 24 April 2018 22:31
Jualbelikan Pupuk Subsidi di Luar Wilayah, Agen Pupuk di Sei Kumango Ditangkap Polres Rohul

Selasa, 24 April 2018 22:28
Sekda: Tahun Ini TPP Pemkab Bengkalis Tidak Dirasionalisasi

Selasa, 24 April 2018 22:24
Pesta Narkoba, 2 Warga Pasirpangaraian Diciduk Polisi Rohul

Selasa, 24 April 2018 22:20
Gendong' Sabu 2,9 Kg di Pinggir, Bengkalis,
1 Terdakwa Divonis Seumur Hidup dan 3 Terdakwa 19 Tahun Penjara


Selasa, 24 April 2018 21:26
Program Rp1 Miliar Per Desa LE-Hardianto Mendapat Atensi Masyarakat

Selasa, 24 April 2018 21:21
Begini Cara Pasangan Firdaus-Rusli Atasi Pengangguran di Duri

Selasa, 24 April 2018 21:16
DPT Riau 2018 Sebanyak 3.622.488 Pemilih

Selasa, 24 April 2018 21:15
Supervisi Operasi Mantap Praja Muara Takus ke Polsek Gaung, Inhil

Selasa, 24 April 2018 21:08
Ketua DPRD Inhil Kunjungi Pasien RSUD Puri Husada Tembilahan

Selasa, 24 April 2018 20:50
Enam Terdakwa Minta Bebas Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo, Kampar

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 Maret 2018 19:00
Ditetapkan Tersangka Penganiayaan,
Kades Kepenuhan Timur, Rohul Ajukan Praperadilan Melawan Polsek Kepenuhan


Kuasa hukum Kades Kepenuhan Timur, Rohul sebut penetapan kliennya sebagai tersangka penganiayaan dinilai janggal. Pihaknya ajukan praperadilan melawan Polsek Kepenuhan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Azhar, Kepala Desa (Kades) Kepenuhan Timur Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mengajukan gugatan praperadilan dengan termohon Polsek Kepenuhan ke Pengadilan Negeri (PN) Pasirpangaraian.

Gugatan praperadilan diajukan pemohon Azhar‎ terhadap Polsek Kepenuhan terkait penetapan tersangka dirinya dalam perkara dugaan ‎penganiayaan dan pengancaman terhadap salah seorang warga Desa Kepenuhan Timur bernama Amir.

Perkara dugaan penganiyaan dan pengancaman menimpa Kades Kepenuhan Timur terhadap warganya bernama Amir‎ terjadi pada akhir tahun 2016 silam.

Upaya perdamaian sudah ditempuh di tingkat desa, namun hal tersebut tidak membuahkan hasil hingga perkara dilaporkan dan ditangani Polsek Kepenuhan.

Meski perkara terjadi sekira 30 Desember 2016 silam, namun penetapan Azhar sebagai tersangka baru mencuat pada Februari 2018. Penetapan tersangka ini yang dinilai janggal oleh pemohon.

Tidak terima ditetapkan sebagai tersangka, Kades Kepenuhan Timur Azhar, sebagai pemohon, didampingi kuasa hukumnya Andi, mengajukan gugatan praperadilan ke PN Pasirpangaraian dengan termohon Polsek Kepenuhan.

Perkara gugatan prapedilan dengan pemohon Azhar‎ baru memasuki sidang awal, penyampaian materi gugatan dari pemohon, dengan hakim tunggal praperadilan Irpan Hasan Lubis SH.

Sidang awal berjalan sekira 30 menit tersebut akan dilanjutkan Kamis besok (22/3/2018). ‎Gugatan praperadilan ini ditargetkan sudah putus hingga 7 hari ke depan.

Usai persidangan awal, Kapolsek Kepenuhan Iptu Yani Marjoni membenarkan bila Polsek Kepenuhan dipraperadilkan oleh Kades Kepenuhan Timur Azhar, terkait penetapan tersangka atas dugaan penganiayaan atau pengancaman dilakukan oleh pemohon terhadap warganya.

Iptu Yani mengaku perkara yang‎ menjerat Azhar sebagai tersangka dugaan penganiayaan atau pengancaman terjadi sekira 30 Desember 2016. Perkara ini sudah memasuki tahap dua atau P21.

Meski sudah ditetapkan tersangka, sambung Yani, Azhar tidak ditahan karena selama ini dirinya kooperatif. "Namun dari semalam sudah mulai mangkir,‎ karena rencana kita kan tahap dua," jelasnya.

Iptu Yani mengungkapkan di sidang awal hanya penyampaian materi gugatan dari Kuasa Hukum termohon. Kamis besok, tambah Yani, Polsek Kepenuhan akan menyampaikan jawaban praperadilan‎ yang diajukan pengacara pemohon, dan pada Senin (26/3/28), agenda menghadirkan saksi-saksi.

"Tapi kalau untuk perkara Azhar sudah tahap dua di Kejaksaan (Kejari Rohul). Karena kita mau tahap dua‎ sekarang mangkir yang bersangkutan, yakni tersangka Azhar," ungkap Iptu Yani, dan mengatakan penetapan tersangka terhadap Azhar sudah prosedur, sudah melalui tahapan, termasuk beberapa kali gelar perkara, termasuk di Polda Riau.

Sementara, Andi, selaku Kuasa Hukum Kades Kepenuhan Timur, di luar agenda sidang mengaku bingung dengan pernyataan dari Kapolsek Kepenuhan Iptu Yani Marjoni.

Awalnya, ungkap Andi, Iptu Yani mengatakan jika perkara kliennya Kades Kepenuhan Timur masih tahap satu atau P19.

"Sekarang tahap dua pula. Jadi mana yang benar?," tanya Andi.

Andi menduga pihak termohon, dalam hal ini Polsek Kepenuhan coba menggagalkan gugatan praperadilan yang diajukan kliennya.

"Karena kami menduga keras adanya konspirasi jahat yang dibuat serapi mungkin untuk mengkriminalisasi klien kami," duga Andi.‎***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Jualbelikan Pupuk Subsidi di Luar Wilayah, Agen Pupuk di Sei Kumango Ditangkap Polres Rohul
- Pesta Narkoba, 2 Warga Pasirpangaraian Diciduk Polisi Rohul
- Gendong' Sabu 2,9 Kg di Pinggir, Bengkalis,
1 Terdakwa Divonis Seumur Hidup dan 3 Terdakwa 19 Tahun Penjara

- Supervisi Operasi Mantap Praja Muara Takus ke Polsek Gaung, Inhil
- Enam Terdakwa Minta Bebas Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo, Kampar
-
- Korupsi Dana Karlahut, Jaksa Tahan Tiga Pejabat Pemko Dumai
- Material Plat Mencukupi,
Satlantas Polres Bengkalis Tegaskan Pengambilan TNKB Gratis

- Pesta Ganja, Empat Pemuda di Inhu Ditangkap Polisi
- Karyawan PT SSR di Inhu Ditemukan Tewas Membusuk di Mess Perusahaan
- Jadi 'Toke' Togel, 'Imam Vihara' dan Seorang Warga Bengkalis Ditangkap Polisi
- Satu Napi, Polres Inhil Tangkap Dua Pengedar Sabu
- Tiga Hari Menghilang Seorang Warga Inhu Ditemukan Tewas Disungai
- Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Riau, Saksi Gugup Beberkan Pemotongan 10 Persen
- Pendemo di Kantor Gubri, Protes Rencana Pembangunan Waduk Lompatan Harimau di Rohul
- Awalnya Dikira Besi Tua,
Rupanya 2 Benda Ditemukan Karyawan PT. BIP Ujung Batu Granat Nanas

- Miliki Shabu 4 Kilogram, Teknisi Elektronik Dibekuk Polresta Pekanbaru
- Supir Sakaw, Innova Ringsek Nabrak Halte Bus di Jalan Soedirman Pekanbaru
- Rugikan Negara Rp1.7 M, Polda Riau Tetapkan Dua Tersangka Baru Korupsi di Dipenda Riau
- Lakukan Aborsi, Seorang Dukun di Inhu Ditangkap


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.164.83
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com