Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 25 September 2018 21:56
Malam Purna Tugas Gubri, Bupati Kuansing Berikan Kain Songket dan Miniatur Jalur

Selasa, 25 September 2018 21:45
Meski Berdamai Berujung Penjara, Korban Laka di Bengkalis Ngaku Tidak Pernah Melapor ke Satlantas

Selasa, 25 September 2018 21:39
Sejumalah Warga Pertanyakan Hasil Kebun Desa Kiab Jaya, Pelalawan

Selasa, 25 September 2018 21:27
Harga Telur di Pekanbaru Turun, Ayam dan Cabe Naik

Selasa, 25 September 2018 21:05
Berkas Dana Kampanye, KPU Riau Beri Waktu Hingga Lusa

Selasa, 25 September 2018 20:55
Kicky Arityanto Jabat Kasi Intel Kejari Kuansing

Selasa, 25 September 2018 20:36
Smester Pertama 2018, Realisasi Investasi di Pekanbaru Tembus Rp 3,7 Triliun

Selasa, 25 September 2018 19:11
e-Ticketing Roro Air Putih-Sei Selari, Bengkalis Batal Diterapkan Tahun Ini

Selasa, 25 September 2018 18:53
Jambret di Pekanbaru Dihajar Massa Usai Rampas Gelang Seorang IRT

Selasa, 25 September 2018 18:48
RAPP Latih Manajemen Sekolah Fasilitator SD di Riau

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 20 Maret 2018 11:52
Tentang Korupsi Proyek MY Bengkalis dan Dua Tersangkanya

Kabupaten Bengkalis jadi sorotan, sayangnya bukan dari aspek positif, tapi karena kasus korupsi. Berikut ini catatan tentang dugaan korupsi Proyek Multiyears dan dua tersangka yang sudah ditetapkan KPK.

Riauterkini-BENGKALIS- Kasus dugaan tindak pidana kasus korupsi (Tipikor) proyek multiyears (MY) Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis, Tahun Anggaran 2013-2015 panjang sekitar 51 kilometer (Km) dengan anggaran Rp528 miliar dan indikasi kerugian negara sebesar Rp80 miliar, hingga kini masih dalam proses penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari kasus ini, KPK sejak Agustus 2017 silam telah menetapkan M. Nasir, saat ini menjabat sebagai Sekretaris Kota (Sekko) Dumai, mantan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis periode 2013-2015 M Nasir sebagai tersangka. Kemudian selain M. Nasir, KPK juga menetapkan Direktur Utama (Dirut) PT. Mawatkindo Road Constructions (MRC) Hobby Siregar sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

Tim Penyidik KPK yang diturunkan ke Riau, telah menggeledah sejumlah tempat di Bengkalis, Kota Dumai dan Pekanbaru. Khusus di Pekanbaru, tim ini menggeledah rumah mantan Bupati Bengkalis periode yang sama Herliyan Saleh.

Terkait tersangka M. Nasir sempat dicekal sejak 21 Juli 2017 dan berakhir 21 Januari 2018. KPK melakukan perpanjangan masa cekal kepada M. Nasir untuk enam bulan ke depan meskipun belum dipastikan, akan tetapi biasanya kalau masa cekal berakhir otomatis KPK akan meminta perpanjangan ke pihak imigrasi.

Terhadap kasus ini juga belum ada tersangka baru, karena penyidik masih fokus terhadap penyidikan dua tersangka tersebut.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal (3) UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Dari kasus ini sebelumnya pada 8 Agustus 2017 silam Penyidik KPK juga melakukan penggeledahan selama kurang lebih 12 jam di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan membawa dokumen, dan dihari yang sama juga sempat menggeledah Kantor Bupati Bengkalis, di ruang kerja bupati dan Bagian Umum.

Kemudian pada 9 Agustus 2018 kediaman dinas Sekko Dumai berada di di Jalan Putri Tujuh, Kecamatan Dumai Timur juga menjadi sasaran penggeledahan. Serta rumah mantan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh di Pekanbaru. Dan terakhir, Tim Penyidik KPK pada Senin (19/3/18) kemarin kembali melakukan penggeladahan untuk mengumpulkan bukti-bukti baru di Kantor DPRD Bengkalis terhadap kasus Tipikor MY di Pulau Rupat tersebut.***(dik)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Meski Berdamai Berujung Penjara, Korban Laka di Bengkalis Ngaku Tidak Pernah Melapor ke Satlantas
- Satpolair Polres Bengkalis Gencar Sosialisasikan Netral
- Korupsi Danau Buatan, Jaksa Hadirkan Lima Saksi
- Hingga September, Polda Riau Tetapkan 32 Tersangka Karhutla
- Pelaku Curanmor Jadi Babak Belur Dihajar di Kantor Gubernur Riau
- Miliki Sabu-sabu, Emak Muda Ditangkap Polisi
- Pelaku Penikaman Warga Tembilahan Hulu, Inhil Menyerahkan Diri ke Polisi
- Sebagai Saksi Dugaan Tipikor MNS, KPK Periksa Direktur Utama PT Merangin Karya Sejati
- Dua Bulan OTT STAIN Bengkalis, Polres Tunggu Hasil Audit Inspektorat
- Dihadiahi Timah Panas, 2 Pelaku Curas di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Besok, Jaksa Kejari Rohil Bacakan Dakwaan Perkara Korupsi Danau Buatan
- Bidan Klinik Cantik di Ujung Batu Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Rumah‎nya
- Sebuah Rumah Ludes Terbakar di Tempuling, Inhil
- Seorang Remaja di Tembilahan Hulu, Inhil Tewas Ditikam
- Terjatuh Saat Melarikan Diri,
Terduga Penjambret Ini Hampir Diamuk Massa di Tembilahan Hulu, Inhil

- Satu Warga Hilang,
Kapal Tanker Tabrak Perahu Buruh Kilang Sagu di Perairan Meranti

- KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri
- Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar
- Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri
- Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com