Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Juli 2018 10:53
Targetkan 15 Kursi, Golkar Pelalawan Daftarkan Berkas Bacaleg ke KPU

Selasa, 17 Juli 2018 09:39
Pagi Ini 29 Hotspot Terpantau di Riau

Selasa, 17 Juli 2018 08:55
Pagi Ini Lima Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Dumai

Selasa, 17 Juli 2018 08:52
Bupati Harris Ikuti Program 'Leaderprenuership' di Singapure

Selasa, 17 Juli 2018 07:52
Kasatpol PP Kampar Disebut Arogan, Ketua DPRD Kampar Minta Bupati Beri Sanksi

Senin, 16 Juli 2018 21:28
Ribuan Napi Lapas Bengkalis DengarkanTausiah UAS

Senin, 16 Juli 2018 21:20
SBT Kembali Suguhkan Berbagai Promo dan Program Spesial

Senin, 16 Juli 2018 21:17
Jelang Open Turnamen, Tim Volly PWI Rohil Sparing Partner dengan Polres Rohil

Senin, 16 Juli 2018 21:14
Targetkan 11 Kursi, Golkar Kontestan Pileg Kedua yang Mendaftar ke KPU Kuansing

Senin, 16 Juli 2018 21:09
Revisi Tatib Dewan DPRD Riau Segera Disahkan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Maret 2018 20:08
Divonis 18 Tahun, Cucu Pembunuh Nenek Kandung Menerima Pasrah

Hakim PN Pekanbaru nyatakan cucu yang membunuh nenek kandungnya terbukti bersalah. Terdakwa tampak pasrah ketika divonis 18 tahun penjara.

Riauterkini-PEKANBARU-Tio Winarto, pelaku pembunuhan keji terhadap nenek kandungnya, Tiamah (70), di Jalan Raja Panjang, Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru. Terlihat pasrah dan menerima hukuman pidana penjara yang dijatuhkan majelis hakim Pengadikan Negeri (PN) Pekanbaru kepada dirinya.

Kendati hukuman tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa. Namun perbuatan Tio pada Rabu tanggal 4 November 2017 itu, tetap dinyatakan hakim melanggar Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

" Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 18 tahun kurungan," tegas majelis hakim yang diketuai Toni Irfan pada sidang yang digelar Senin (19/3/18) sore.

Atas putusan tersebut, baik terdakwa maupun jaksa penuntut sama sama menyatakan menerima.

" Saya menerima hukuman tersebut Yang Mulia," kata Tio.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, M Amin SH, menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 20 tahun dan terbukti melanggar Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Seperti diketahui, Tio Winarto melakukan pembuhunan keji terhadap Tiamah yang merupakan nenek kandungnya.

Perbuatan keji itu lakukan Tio saat neneknya melaksanakan sholat dhuha, dengan memukul tengkuk korban. Usai memukul tengkuk neneknya dan memastikan neneknya telah tiada. Tio kemudian mengambil kalung emas dileher neneknya, dan kemudian menggali lobang dan.menguburkan nenek Tiamah di lantai bawah tempat tidur, dikamar neneknya tersebut.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polres Bengkalis Sukses Tangkap 2 Pemilik Narkoba
- Tes Dini Urin, 10 Personel Polda Riau Dinyatakan Positif
- Propam Mabes Polri Sidak, Kapolresta Pekanbaru Ikut Dites Urine
- Cekal Premanisme, Polres Pelalawan Lakukan Binluh
- Promosi Jabatan, Enam Hakim PN Pekanbaru Dimutasi
- Lagi Bersihkan Parit, Petugas Dinas Kebersihan Pekanbaru Temukan Sepucuk Senpi
- Mayat Perempuan dalam Sumur Warga Talikumain, Rohul Bernama Asnawati ‎
- Pelaku Curas di Kuansing Berhasil Diamankan di Lampung
- Kasus Penyitaan Alat Berat di Pelalawan,
Saksi Ahli Ini Sebut Penyidik Gakkum BPPLHK Tebang Pilih

- Dalam Kondisi Tangan Terborgol,
DPO Kasus Narkoba di Kampar Kabur dan Diduga Nyemplung ke Sungai 

- Terkuak, Penyitaan Eksavator Milik Warga oleh Gakkum BPPLHK Diduga tak Sesuai SOP
- Warga Rohul Gempar, Ada Mayat Ditemukan di Sumur Warga Desa Talikumain
- Ops Bina Kusuma Muara Takus 2018,
Polres Rohul Turunkan Tim untuk Berantas Premanisme dan Kejahatan Jalanan

- Pelaku Diduga Penganiyaan Perempuan di Bengkalis Diringkus Polisi
- Rumah Pelaku Narkoba di Desa Mahato Digerebek Satres Narkoba Polres Rohul
- Duel 4 Lawan 1 di Pekanbaru, Satu Orang Tewas Ditebas Samurai
- Pelaku Curanmor di Pasar Kamis Kota Tengah Diciduk Polsek Kepenuhan‎ di Pasirpangaraian
- Pembunuhan di Cipta Karya, Dua Pelaku Ngaku Simpatisan ISIS Sejak 2016
- Dua Pelaku Diringkus,
Pembunuhan di Cipta Karya Pekanbaru Diakui karena Korban Menghina Islam dan Rasulullah

- Mendadak, Polres Kuansing Razia Serentak Dini Hari Tadi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com