Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Juni 2018 18:57
Syarwan Hamid Yakin Syamsuar-Edy Nasution Mampu Bawa Riau Sejahtera

Senin, 18 Juni 2018 17:30
Sekdakab Inhil Hadiri Halal Bi Halal dan Deklarasi Milad Kecamatan GAS

Senin, 18 Juni 2018 16:25
Liburan Lebaran, Danau Kajwid dan Pantai Kute Diserbu Pengunjung

Senin, 18 Juni 2018 16:25
Patroli Polisi Gagalkan Perampokan Mesin ATM di Pekanbaru

Senin, 18 Juni 2018 16:17
BPBD Inhil Ingatkan Warga Waspada Longsor Susulan

Senin, 18 Juni 2018 14:06
Wan Abu Bakar Sebut Syamsuar-Edy Nasution Punya Rekam Jejak yang Meyakinkan

Senin, 18 Juni 2018 12:50
Puncak Arus Balik ke Pekanbaru Diprediksi Terjadi Besok dan Lusa

Senin, 18 Juni 2018 12:15
DIhadiri Syamsuar, Konser Artis Nias Top jadi Istimewa

Senin, 18 Juni 2018 11:25
Longsor Ancam Jalan Nasional di Inhill, Dinas PUPR Riau Langsung Berkoordinasi Dengan PJN

Senin, 18 Juni 2018 09:29
Nyaris Amblaskan Jalan Nasional,
PUPR Riau Langsung Berkoordinasi dengan PJN Atasi Longsor Tembilahan


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 24 Pebruari 2018 20:55
Dugaan Anak Bunuh Ayahnya di Siak,
Hasil Autopsi Korban Meninggal Karena Sakit Komplikasi


Korban tewas diduga dibunuh anaknya di Siak usai diautopsi. Hasilya korban bukan meninggal dibunuh, melainkan karena sakit komplikasi yang diderita.

Riauterkini-SIAK- Setelah dilakukan autopsi di Rumah Sakit (RS) Bayangkara Pekanbaru, ternyata Juhari (60) yang ditemukan tewas bersimbah di dapur rumahnya di Jalan Said Ibrahim, Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak Sri Indrapura, Sabtu (24/2/18) sekitar 06.00 WIB, bukan karena dibunuh anaknya Junaidi (22). Melainkan hasil autopsinya bahwa ia tewas karena penyakit komplikasi yang dideritanya.

Keterangan Kapolres Siak AKBP Barliansyah melalui Kasat Reskrim AKP Hidayat, bahwa hasil autopsi RS Bayangkara, luka memar diwajah tersebut memang karena benda tumpul akan tetapi tidak menjadi penyebab kematian. Tetapi ditemukan lain, bahwa korban menderita penyakit komplikasi penyakit dalam, karena ditemukan juga kelainan pada kedua paru korban.

Dari hasil pemeriksaan paru korban sudah berlubang, perabaan keras dan berwarna kehitaman. Selain itu, ditemukan juga bercak kemerahan dan putih pada otot jantung, serta gambaran tidak normal pada hati akibat penyakit yang diderita korban selama ini.

"Hasil autopsi sudah ada, pak Juhari meninggal bukan karena dianiaya, tetapi karena sakit komplikasi," ujar Kasat Reskrim.

Selain itu dikatakan AKP Hidayat, bahwa saat ini jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan. "Jenazah sudah selesai dimandikan, dikafankan, tinggal disholatkan saja. Kita sudah menyerahkannya ke pihak keluarga," tambahnya.

Sementara mengenai anaknya Junaidi (22) yang diamankan, akan segera dipulangkan. Akan tetapi menunggu waktu yang pas, dan juga berkoordinasi dengn Dinas Sosial, karena Junaidi mengalami sakit jiwa.

"Untuk anaknya dalam waktu dekat dipulangkan, kita juga akan berkiordinasi dengn pihak Dinas Sosial, untuk merawatnya di RSJ Tampan, Pekanbaru," terang Kasat Reskrim.***(vila)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Patroli Polisi Gagalkan Perampokan Mesin ATM di Pekanbaru
- Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Pelabuhan Nelayan di Bengkalis
- Kapal Pompong Terbalik, Satu Keluarga Nyaris Tenggelam di Selat Bengkalis
- Diduga Konsleting Listrik, Satu Rumah di Bengkalis Terbakar
- Kebakaran di Kotabaru, Inhil Ludeskan 57 Toko dan Rumah
- Kebakaran Saat Idul Fitri Ludeskan Puluhan Rumah di Kotabaru, Inhil
- Lebaran Aman, Polisi di Bengkalis Sambangi Rumah Ditinggal Mudik
- Diduga Sarang Pungli, Pos TLLK di Lintas Riau-Sumbar Dibongkar Polres Kampar
- Curi Komponen Alat Berat, Pria Ini Diringkus Polsek Tapung Hulu
- Yamaha V-Ixion Pemudik Terjun ke Sungai di Tambusai, 2 Korban Luka
- Belasan Kios di Pasar Logar, Kuansing Ludes Terbakar
- Gara-gara Marah Pacar Digoda, Pemuda Tembilahan Hulu Ini Dibacok
- Pedoman bagi Pengguna Jalan Saat Mudik,
Polres Kampar Terbitkan Buku Panduan Jalur Lintas Barat

- Sepekan sebelum dan Sesudah Pilgubri, Seluruh Tempat Hiburan di BS, Bengkalis Wajib Tutup
- Bea Cukai Dumai Amankan 5 Kilogram Sabu Tak Bertuan
- Waktu Kadaluarsa, PN Bengkalis Vonis Bebas Legislator dan Ajudannya dari Dugaan Politik Uang
- Pengadilan Tinggi Riau Kuatkan Putusan PN,
Palsukan Surat Tanah, Poniman Tetap Dihukum 1,5 Tahun Penjara

- Dugaan Politik Uang Legislator Bengkalis,
Sampaikan Replik Pembelaan, JPU Tetap pada Tuntutan

- Berbelit Berikan Keterangan,
Mantan Ketua DPRD Terancam Tersangka Keterangan Palsu dan TPPU

- Sidang Dugaan Politik Uang Legislator Bengkalis,
Sidang Lanjutan, JPU Akan Bacakan Replik Malam Ini



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com