Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Mei 2018 17:15
RAPP Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Warga di Pelalawan

Rabu, 23 Mei 2018 17:11
Wardan Targetkan Terhubungnya Akses Jalan Antar Kecamatan di Inhil

Rabu, 23 Mei 2018 16:53
Sebuah Rumah di Sebauk, Bengkalis Ludes Terbakar

Rabu, 23 Mei 2018 16:48
Klarifikasi LBH PAHAM Cabang Riau, Oknum Pengacaranya Tilap Uang Terpidana Kasus Narkoba

Rabu, 23 Mei 2018 16:27
Minim Realisasi Fisik, DPRD Riau Sotori Lambannya Kinerja Kontraktor dan Dinas Terkait

Rabu, 23 Mei 2018 15:29
6 Juni, Logistik Pilgubri Mulai Didistribusikan

Rabu, 23 Mei 2018 15:14
Baru 40 Desa di Pelalawan Meminta Pendampingan TP4D Kejaksaan

Rabu, 23 Mei 2018 15:10
Komunikasi Bersama Menag, Moeldoko Respon Positip Keinginan Riau Jadi Embarkasi Haji Antara

Rabu, 23 Mei 2018 14:36
5 Kilogram Asal Malaysia Dikendalikan Dari Lapas Kelas II A Pekanbaru

Rabu, 23 Mei 2018 14:33
Lusa, KPU Riau Mulai Cetak Surat Suara

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 Januari 2018 22:32
OTT Tim Saber Pungli Polres Rohul‎,
Kades Rantau Binuang Sakti dan Sekdesnya Resmi Tersangka


Setelah menjalani pemeriksaan, Kades Rantau Binuang Sakti bersama Sekdesnya ditetapkan sebagai tersangka kasus pungli. Keduanya kena OTT Tim Saber Pungli Polres Rohul.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Oknum aparat desa yang kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli Polres Rokan Hulu (Rohul) rupanya Kepala Desa (Kades) Rantau Binuang Sakti, Kecamatan Kepenuhan Pajri Amin (32), dan Sekretaris Desa Sarqoni (29).

‎Kedua oknum aparat Desa Rantau Binuang Sakti ini kena OTT Tim Saber Pungli Satuan Reskrim Polres Rohul di Pondok Ikan Bakar Sasmita di Kilometer 6 Desa Sukamaju, Kecamatan Rambah pada Kamis petang (18/1/2018) sekira pukul 17.10 WIB.

Setelah menjalani pemeriksaan selama 1X24 jam, akhirnya Kamis sore, Kades Rantau Binuang Sakti Pajri Amin dan Sekdesnya Sarqoni‎ resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Suheri Sitorus, Jumat (19/1/2018), mengungkapkan OTT terhadap Kades Rantau Binuang Sakti dan Sekdesnya berawal laporan Kamis sore sekira pukul‎ 16.50 WIB.

Awalnya, Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Avianto SH, SIK,‎ mendapat informasi dari Bendahara Koperasi Serba Usaha (KSU) Rokan Jaya inisial EE (35), bahwa akan ada transaksi penyerahan uang kepada Pajri dan Sarqoni, selaku Kades dan Sekdes Rantau Benuang Sakti.

Bersama Kanit Tipikor Ipda H. Panjaitan SH, beserta 4 anggota Unit III yakni Bripka David Siregar SH, Bripka Leo Gustian SH, Bripka J Amaris Febri, dan Brigadir Zahirul Kamal langsung bergerak ke TKP di Pondok Ikan Bakar Sasmita Kilometer 6 Desa Sukamaju, Kecamatan Rambah.

Setibanya di TKP, Tim Saber Pungli Satuan Reskrim Polres Rohul‎ melakukan tangkap tangan terhadap kedua oknum aparat Desa Rantau Benuang Sakti.

Dari tangan Pajri, jelas Ipda Suheri, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, seperti uang tunai pecahan Rp 50 ribu sebesar Rp 50 juta dibungkus plastik warna hitam.

Turut disita 73 persil SKRPT yang telah terisi identitas pemilik dan sudah di cap atau ditandatangi Kades Benuang Sakti Pajri Amin, terbungkus plastik kantong warna merah.‎

Selanjutnya, 1 rangkap kwitansi pembayaran dari pengurus KSU Rokan Jaya kepada Pajri selaku Kades, untuk biaya pembuatan 102 SKT dikali Rp 2.500.000, atau total Rp 255.000.000, pada tanggal 18 Januari 2018.‎

"Turut diamankan 1 buah pena Siqno warna biru, 2 buah handphone milik Kades, dan 2 buah handphone milik Sekdes," ungkap Ipda Suheri, Jumat malam.‎

Dari keterangan Bendahara KSU Rokan Jaya, EE, warga Desa Kepenuhan Timur Raya, Kecamatan Kepenuhan,‎ bahwa penyerahan uang kepada Kades terkait biaya pengurusan penerbitan SKRPT sebanyak 102 surat tahap pertama dari 426 surat yang direncanakan milik anggota KSU Rokan Jaya.

Untuk penerbitan102 SKRPT tersebut, Kades dan Sekdes Rantau Binuang Sakti, ungkap Suheri, meminta biaya pengurusan sebesar Rp 3.500.000 per surat, namun pihak koperasi tidak sanggup dengan biaya semahal itu, hanya mampu memberikan uang terima kasih.

Kades dan Sekdes Rantau Binuang Sakti pada akhirnya menurunkan penawaran hingga Rp 2.500.000 per surat, namun pengurus koperasi hanya mampu membayar Rp 1.500.000.

Kesepakatan tidak tercapai. Namun 102 SKRPT yang sudah ditandatangani Kades dan sudah distempel pada 20 Desember 2017 diserahkan ke Bendahara KSU Rokan Jaya dan meminta uang Rp 2.500.000 per surat dengan total biaya Rp 255.000.000.

"Tapi pihak koperasi tidak sanggup dengan biaya sesuai permintaan Kades dan Sekdes. Dua minggu kemudian SKRPT tersebut diambil kembali oleh Kades dan Sekdes dari Bendahara koperasi," tambah Suheri.

Sejauh ini, sambung Ipda Suheri, penyidik juga sudah memeriksa saksi-saksi, melakukan penggeledahan, serta menyita barang bukti lain yang berhubungan dengan tindak pidana Pungli.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Sebuah Rumah di Sebauk, Bengkalis Ludes Terbakar
- Klarifikasi LBH PAHAM Cabang Riau, Oknum Pengacaranya Tilap Uang Terpidana Kasus Narkoba
- 5 Kilogram Asal Malaysia Dikendalikan Dari Lapas Kelas II A Pekanbaru
- BNP Riau Tangkap Sican, Kurir Sabu 5 Kilogram dari Jaringan Malaysia
- Korupsi Dana BPMPD Inhil, ASN dan Kobtraktor Divonis 4 Tahun Penjara
- Kisruh Hibah 20 Hektar Lahan Kecamatan Pangkalan Kuras, Kamal Klaim Punya Dasar Kuasai Lahan
- Polsek Tapung Hulu, Kampar Tangkap Bandar Sabu Asal Intan Jaya
- Sejak 2014 Hampir 2 Ton Trenggiling Sudah Terjual,
Saksi: Akui Dapat Keuntungan Rp 200 Ribu Perkilonya

- 3 Tewas 10 Luka-luka, Belasan Warga di Pelalawan Tertimpa Dua Mobil Terlibat Trabrakan Beruntun
- Korupsi Dana Desa, Mantan Camat di Kampar Diadili
- Gelapkan Mobil, Pamen Polda Riau Dilaporkan ke Propam
- Bus Pengangkut Anak Sekolah Alami Tabrakan Maut di Jalintim Pelalawan
- Selain Pengamanan Ibadah Gereja,
Polres Rohul Juga Sebar Anggota ke Masjid Saat Salat Tarawih

- Pengungkapan Selama Ramadhan,
2 Pemilik Senpi Rakitan Dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951

- Tuntutan Jaksa Tak Terbukti,
Enam Terdakwa Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Kampar Divonis Bebas

- Kebakaran Rumah Warga Kempas, Inhil Sebabkan Seorang Korban Luka
- Aktif Jalin Kemitraan Masyarakat, Kapolres Beri Peralatan Olahraga pada Polsek XIII Koto Kampar
- Los Pasar Padang Sawah Kampar Kiri Jadi Tempat Transaksi Narkoba
- Korupsi RTH, PPTK Gugup Ditanya Tanggung Jawab dalam Kegiatan
- Janji Bantu Meringankan Ditingkat Banding,
Oknum Pengacara Posbakum di PN Pelalawan Diduga Tilap Uang Terdakwa Kasus Narkoba



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com