Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 15:18
Merampok di Inhu Dua Pelaku Ditangkap di Jambi

Rabu, 12 Desember 2018 15:07
Mayat 'Berserakan' di Perairan Bengkalis,
Akibat Speedboat Muatan Orang Tenggelam di Perairan Rupat


Rabu, 12 Desember 2018 14:32
PT. CPI Luncurkan Program Pengembangan Keterampilan Tenaga Kerja

Rabu, 12 Desember 2018 14:18
Antar Shabu Bernilai Seratusan Juta ke BS, Bengkalis, Warga Rohil Ditangkap Polisi

Rabu, 12 Desember 2018 13:45
Tim Advance Sisir Lokasi Kunjungan,
Gubri: Setelah Aceh, Presiden Baru Kunjungi Riau


Rabu, 12 Desember 2018 13:34
MUI Riau Apresiasi Langkah BRK yang Ingin Konversi ke Syariah

Rabu, 12 Desember 2018 13:29
Pencarian Bocah Perempuan Diduga Tenggelam di Sungai Batang Lubuh Rohul Dihentikan

Rabu, 12 Desember 2018 12:55
Reses Tuntas, Gedung DPRD Riau Masih Sepi-senyap

Rabu, 12 Desember 2018 12:47
Banjir di Pelalawan Putuskan Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam

Rabu, 12 Desember 2018 12:43
Gubri Lepas Pawai Taaruf, Pemprov Siapkan Bonus Pemenang MTQ Riau ke-37

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 Januari 2018 18:34
Barter Motor dan Handphone, Pasutri di Pekanbaru Ini Kompak Jualan Sabu

Sepasang Pasutri di di Jalan Kelulut Ujung, Pekanbaru harus berurusan dengan polisi. Kedua kompak menjual narkoba jenis sabu, meski hanya dibarter dengan motor dan HP.

Riauterkini-PEKANBARU-Pasangan suami istri, Maya Sari dan Amiruddin hanya bisa tertunduk saat jadi penghuni 'hotel prodeo' Mapolsek Tampan. Keduanya harus berurusan dengan polisi karena kompak menjadi 'pedagang' sabu-sabu di wilayah Jalan Kelulut Ujung.

Selain kedua pasutri tersebut, polisi juga menangkap si pemasok barang haram itu, Ira. Menurut Kapolsek Tampan, Kompol Kari Amsah Ritonga, dari pengakuan tersangka pasutri Maya dan Amiruddin, sabu-sabu itu mereka jual bukan dibayar dengan uang namun dibarter dengan handphone atau sepeda motor setiap pembeli.

"Ke tiga tersangka kita tangkap dengan teknik undercover buy. Dua diantaranya pasutri. Pengakuannya, (sabu) dibarter dengan handphone atau sepeda motor," ujarnya ketika memimpin ekspose tersangka dan barang bukti, Jum'at (19/01/18).

Penangkapan para tersangka sendiri, sambungnya, berawal ketika pihaknya lebih dulu meringkus tersangka Maya di kediamannya di Jalan Kelulut Ujung, Rabu (17/1/18) lalu. Polisi lebih dulu memancing yang bersangkutan untuk bertransaksi sabu dengan anggotanya yang telah melakukan penyamaran. Dari tangan tersangka, polisi pun menemukan sepaket kecil sabu-sabu.

Tak hanya menciduk tersangka, di lokasi tersebut, petugas juga melakukan penggeledahan di rumah tersangka. Hasilnya, ditemukan pula barang bukti lain berupa 5 paket sabu-sabu, satu unit timbangan digital, 4 mancis, 5 pipet kaca, uang tunai hasil penjualan sabu sebesar Rp3,5 juta, sebuah bong, satu buku catatan penjualan sabu serta 8 unit sepeda motor berbagai merk.

"Dari tersangka Maya itulah, kemudian kita lanjutkan pengembangan dengan memancing suaminya agar mau datang ke TKP. Saat suaminya datang, kita langsung mengamankannya. Kita geledah juga kamarnya dan didapati lagi barang bukti sekantong besar sabu," gumamnya.

Berdasarkan pengakuan pasutri itu, sabu-sabu mereka dapatkan dari rekannya, Ira. Pada malam harinya, Ira pun ikut terciduk aparat setelah dipancing untuk membawa sabu ke rumah tersangka Maya dan Amiruddin. Dari tersangka Ira, lagi-lagi petugas menemukan barang bukti sabu paket besar seberat 16,26 gram seharga Rp17 juta. "Kalau pengakuan tersangka (Ira) ini, sabu diperolehnya dari bandar berinisial DN. DN masih jadi DPO kita," tutupnya.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Merampok di Inhu Dua Pelaku Ditangkap di Jambi
- Mayat 'Berserakan' di Perairan Bengkalis,
Akibat Speedboat Muatan Orang Tenggelam di Perairan Rupat

- Antar Shabu Bernilai Seratusan Juta ke BS, Bengkalis, Warga Rohil Ditangkap Polisi
- Terseret Arus Banjir, Dua Warga Kampar Belum Ditemukan
- Pengacara Tak Datang, Sidang Pemalsuan Sertifikat Lahan Pengusaha Sawit Ditunda
- Tak Bisa Berenang, Seorang Bocah SMP di Labuh Baru Tenggelam di Sungai Air Hitam
- Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri Dituntut 3 Tahun Penjara
- Satu-satunya di Riau,
Polres Bengkalis Raih Penghargaan Zona Integritas Menuju WBK 2018

- Seorang Tersangka, Polres Rohul OTT 4 Pegawai Bapenda
- Penertiban Pasar, BPOM Pekanbaru Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar
- Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau
- Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat
- Kejari Kuansing Gelar Upacara Hari Anti Korupsi Internasional
- Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun
- Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018
- Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018
- Demo, Warga Kunto Darussalam Tuntut PT SJI Coy Kembalikan 625 Hektar Lahat Adat
- Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine
- Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif
- Diduga Melindas Lubang, Cewek Pengendara Motor Beat Tewas Digilas Mobil CPO


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com