Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Juni 2018 21:25
Sampaikan Kesuksesan Jagoannya,
Ketua Umum KARIB: Jika tak Pilih Syamr-Edy, Sungguh Terlalu


Kamis, 21 Juni 2018 21:19
PT. MAI Dituding Serobot Lahan,
Petani Kalikapuk Tambusai Minta Pemkab dan DPRD Rohul Segera Turun Tangan


Kamis, 21 Juni 2018 21:08
Pasca Cuti Lebaran,
Absen di Hari Pertama Kerja, Pemkab Kampar Potong Tunjangan ASN dan THL


Kamis, 21 Juni 2018 21:01
Pastikan Distribusi Logistik Aman, Polres Bengkalis Kerahkan Ratusan Personel

Kamis, 21 Juni 2018 17:56
Di Depan Ribuan Massa dan SBY, Firdaus-Rusli Berikrar Ingin Perangi Tiga Hal Ini

Kamis, 21 Juni 2018 17:52
SBY Yakin Dibawah Kepemimpinan Firdaus-Rusli Riau Lebih Maju

Kamis, 21 Juni 2018 17:45
Besok, KPU Gelar Debat Kandidat Gubri Tahap II

Kamis, 21 Juni 2018 17:42
14 Hari Operasi Ketupat Muara Takus, di Riau Terjadi 40 Kasus Kecelakaan

Kamis, 21 Juni 2018 17:41
Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, ASN Pemkab Bengkalis Diklaim Hadir 98 Persen

Kamis, 21 Juni 2018 17:31
Warga Rumbai, Pekanbaru Temukan Mayat Tersangkut di Kayu

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 19 Januari 2018 18:34
Barter Motor dan Handphone, Pasutri di Pekanbaru Ini Kompak Jualan Sabu

Sepasang Pasutri di di Jalan Kelulut Ujung, Pekanbaru harus berurusan dengan polisi. Kedua kompak menjual narkoba jenis sabu, meski hanya dibarter dengan motor dan HP.

Riauterkini-PEKANBARU-Pasangan suami istri, Maya Sari dan Amiruddin hanya bisa tertunduk saat jadi penghuni 'hotel prodeo' Mapolsek Tampan. Keduanya harus berurusan dengan polisi karena kompak menjadi 'pedagang' sabu-sabu di wilayah Jalan Kelulut Ujung.

Selain kedua pasutri tersebut, polisi juga menangkap si pemasok barang haram itu, Ira. Menurut Kapolsek Tampan, Kompol Kari Amsah Ritonga, dari pengakuan tersangka pasutri Maya dan Amiruddin, sabu-sabu itu mereka jual bukan dibayar dengan uang namun dibarter dengan handphone atau sepeda motor setiap pembeli.

"Ke tiga tersangka kita tangkap dengan teknik undercover buy. Dua diantaranya pasutri. Pengakuannya, (sabu) dibarter dengan handphone atau sepeda motor," ujarnya ketika memimpin ekspose tersangka dan barang bukti, Jum'at (19/01/18).

Penangkapan para tersangka sendiri, sambungnya, berawal ketika pihaknya lebih dulu meringkus tersangka Maya di kediamannya di Jalan Kelulut Ujung, Rabu (17/1/18) lalu. Polisi lebih dulu memancing yang bersangkutan untuk bertransaksi sabu dengan anggotanya yang telah melakukan penyamaran. Dari tangan tersangka, polisi pun menemukan sepaket kecil sabu-sabu.

Tak hanya menciduk tersangka, di lokasi tersebut, petugas juga melakukan penggeledahan di rumah tersangka. Hasilnya, ditemukan pula barang bukti lain berupa 5 paket sabu-sabu, satu unit timbangan digital, 4 mancis, 5 pipet kaca, uang tunai hasil penjualan sabu sebesar Rp3,5 juta, sebuah bong, satu buku catatan penjualan sabu serta 8 unit sepeda motor berbagai merk.

"Dari tersangka Maya itulah, kemudian kita lanjutkan pengembangan dengan memancing suaminya agar mau datang ke TKP. Saat suaminya datang, kita langsung mengamankannya. Kita geledah juga kamarnya dan didapati lagi barang bukti sekantong besar sabu," gumamnya.

Berdasarkan pengakuan pasutri itu, sabu-sabu mereka dapatkan dari rekannya, Ira. Pada malam harinya, Ira pun ikut terciduk aparat setelah dipancing untuk membawa sabu ke rumah tersangka Maya dan Amiruddin. Dari tersangka Ira, lagi-lagi petugas menemukan barang bukti sabu paket besar seberat 16,26 gram seharga Rp17 juta. "Kalau pengakuan tersangka (Ira) ini, sabu diperolehnya dari bandar berinisial DN. DN masih jadi DPO kita," tutupnya.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Warga Rumbai, Pekanbaru Temukan Mayat Tersangkut di Kayu
- Cegah Narkoba Masuk, TNI dan Polri Bantu Pengamanan di Lapas Pasirpangaraian Selama Lebaran
- Patroli Polisi Gagalkan Perampokan Mesin ATM di Pekanbaru
- Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Pelabuhan Nelayan di Bengkalis
- Kapal Pompong Terbalik, Satu Keluarga Nyaris Tenggelam di Selat Bengkalis
- Diduga Konsleting Listrik, Satu Rumah di Bengkalis Terbakar
- Kebakaran di Kotabaru, Inhil Ludeskan 57 Toko dan Rumah
- Kebakaran Saat Idul Fitri Ludeskan Puluhan Rumah di Kotabaru, Inhil
- Lebaran Aman, Polisi di Bengkalis Sambangi Rumah Ditinggal Mudik
- Diduga Sarang Pungli, Pos TLLK di Lintas Riau-Sumbar Dibongkar Polres Kampar
- Curi Komponen Alat Berat, Pria Ini Diringkus Polsek Tapung Hulu
- Yamaha V-Ixion Pemudik Terjun ke Sungai di Tambusai, 2 Korban Luka
- Belasan Kios di Pasar Logar, Kuansing Ludes Terbakar
- Gara-gara Marah Pacar Digoda, Pemuda Tembilahan Hulu Ini Dibacok
- Pedoman bagi Pengguna Jalan Saat Mudik,
Polres Kampar Terbitkan Buku Panduan Jalur Lintas Barat

- Sepekan sebelum dan Sesudah Pilgubri, Seluruh Tempat Hiburan di BS, Bengkalis Wajib Tutup
- Bea Cukai Dumai Amankan 5 Kilogram Sabu Tak Bertuan
- Waktu Kadaluarsa, PN Bengkalis Vonis Bebas Legislator dan Ajudannya dari Dugaan Politik Uang
- Pengadilan Tinggi Riau Kuatkan Putusan PN,
Palsukan Surat Tanah, Poniman Tetap Dihukum 1,5 Tahun Penjara

- Dugaan Politik Uang Legislator Bengkalis,
Sampaikan Replik Pembelaan, JPU Tetap pada Tuntutan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com