Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 April 2018 10:06
Januari - April, ULP Pekanbaru Lelang 50 Paket Senilai Rp 300 Miliar

Senin, 23 April 2018 08:24
Kampanye di Bengkalis, Firdaus-Rusli Disambit Meriah

Senin, 23 April 2018 07:00
Andi Rachman Tebar Ancaman pada Kader 'Mendua' di Pilgubri 2018

Senin, 23 April 2018 06:57
Dari Pulau Burung, Wahid Terima Dukungan Warga 11 Desa untuk LE-Herdiantor

Ahad, 22 April 2018 20:42
Milad ke-20 PKS di Pekanbaru Dimeriahkan Jalan Santai

Ahad, 22 April 2018 20:32
Dihadiri Gubernur Riau, Bupati Bengkalis Buka MTQ Perdana Kecamatan BS

Ahad, 22 April 2018 19:03
5 Bakal Calon DPD RI Serahkan Dukungan

Ahad, 22 April 2018 18:58
Andi Rachman: Pilkada Riau Harus Jadi Jembatan Kuat Golkar untuk Sukses Pileg dan Pilpres

Ahad, 22 April 2018 18:56
Rayakan HUT ke-59, Korem 031/Wira Bima Taja Triathlon Sunnah

Ahad, 22 April 2018 18:06
IWARA PT RAPP Konsisten Jalani Program Pemberdayaan Perempuan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 13 Januari 2018 18:09
Kepergok Berzina, Pria Berusia 62 Tahun Tewas Dikeroyok Istri dan 5 Anaknya

Akhir hidup teramat tragis dialami seorang pria berusia 62 tahun. Ia tewas dikeroyok istri dan 6 anaknya setelah tertangkap basah berzina.

Riauterkini-PEKANBARU-Gara-gara tertangkap basah bermesraan tanpa busana dengan selingkuhannya di Jalan Kubang Raya, Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tampan, Amrin (62) harus menghadap yang Maha Maha Kuasa karena dianiaya serta diikat dan disekap oleh istri dan anak-anaknya sendiri, Sabtu (13/01/18) pukul 00.30 WIB dinihari.

Ironisnya, sebelum menemui ajalnya, penganiayaan terhadap korban juga direkam. Begitu kaki dan tangannya diikat, korban pun kemudian dipukuli sampai akhirnya meninggal dunia.

"Korban tewas setelah mengalami penganiayaan, diikat, disekap dan dipukuli. Pelakunya ada 6 orang dan mereka berenam ini sudah kita amankan. (pelaku) ini istri dan anaknya sendiri, ada anak kandung dan ada juga anak tiri korban," ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto saat mendatangi RS Bhayangkara Polda Riau untuk melihat jasad korban, Sabtu (13/01/18) siang.

Santo menuturkan, peristiwa itu sendiri terungkap oleh pihaknya setelah menerima pengaduan dari masyarakat mengenai temuan mayat korban di TKP.

Setelah diselidiki dan ditelusuri, terbongkarlah bahwa korban tewas karena dianiaya oleh ke enam orang tersebut secara bersama-sama. Ke enam orang itu yakni SP (44), YD (19), ES (17), Al (20), AD (23) dan We (19).

"Saat kejadian, selingkuhan korban berinisial E juga ada di TKP melihat langsung korban dianiaya oleh mereka berenam. Korban dan selingkuhannya sama-sama tidak berbusana.

Dari enam orang yang diamankan, masing-masingnya punya peran tersendiri. Ada yang menahan dan memegangi tangan korban, mencekik dan mengikat, memvideokan serta memukul korban," paparnya.

Untuk proses hukum lebih lanjut, sambungnya, perkara penganiayaan yang menyebabkan tewasnya korban dan sempat ditangani oleh Polsek Tampan tersebut akan sepenuhnya diambil alih oleh Polresta Pekanbaru.

"Sekarang kita ambil alih proses hukumnya. Keenam orang ini akan kita periksa lebih intensif lagi," singkatnya.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Lakukan Aborsi, Seorang Dukun di Inhu Ditangkap
- 5 Pelajar di Pekanbaru Tertangkap Pesta Sabu
- Warga Ujung Batu Ditemukan Sudah Membusuk di Kamarnya
- Penikmat Sekaligus Edar Sabu, 4 Pria Ditangkap Polres Bengkalis
- Miliki Sabu, Pegawai Honorer di Pinggir, Bengkalis Diamankan Polisi
- Tersengat Aliran Listrik, Seorang Karyawan PT MAS di Pelalawan Tewas Seketika
- Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku
- Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau
- Korupsi Lampu PJU Pekanbaru, Lima Terdakwa Divonis 14 Bulan dan 20 Bulan Penjara
- Mencuri Sarang Walet, Dua Warga Meranti dilaporkan ke Polisi
- Kapolri Dukung Peningkatan Pengawasan Wilayah Pesisir Riau
- Gerah, Plt Wako Pekanbaru Minta Satpol PP Tutup Tempat Hiburan Nakal
- Tahap Penyidikan, Kejati Riau Selamatkan Uang Negara Rp 1,5 Miliar di Kasus Korupsi Dispora Riau
- Hamili 2 Anak Dibawah Umur, Seorang Remaja Ditangkap Polisi
- Polresta Pekanbaru Ciduk Dua Pengedar Ganja dan Sabu
- Nabrak Pembatas Halte, Satu Unit Brio di Pekanbaru Terjun Bebas ke Parit
- Pledoi Tak Siap,
Sidang Dugaan Tipikor Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Ditunda

- Sidak ke Gudang Penyimpanan, Polisi Belum Temukan Adanya Miras Oplosan di Pekanbaru
- 3 Masih Diburu, 3 Maling dan Penadah Pikc Up Ditangkap Polres Rohul
- Toko Roti "Cita Rasa" Telukkuantan Juga Didatangi BPK RI, Begini Hasilnya


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.134.104
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com