Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 20 Juli 2018 18:37
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan 445 JCH Kloter 3 Embarkasi Batam

Jum’at, 20 Juli 2018 18:33
Maksimalkan Peran BUMDes, Pemkab Meranti Gelar Rakor Bersama Kades

Jum’at, 20 Juli 2018 18:19
Mudah Terbakar, BRG Pasang Alat Pengukur Air di Lahan Gambut

Jum’at, 20 Juli 2018 18:17
Sebanyak 487 Bacaleg di Kuansing Siap Bertarung di Pileg 2019

Jum’at, 20 Juli 2018 18:03
Mensukseskan Akreditasi Puskesmas, A2K3 Kampar Taja Pelatihan K3 dan APAR

Jum’at, 20 Juli 2018 17:44
Nyoblos 2 kali, Anggota KPPS Kampar Divonis 24 Bulan Penjara

Jum’at, 20 Juli 2018 17:35
Tim Gabungan Padamkan Karlahut di Medang Kampai, Dumai

Jum’at, 20 Juli 2018 17:27
Tentang UMP Sektor Migas, Chevron Klaim Sudah Laksanakan Aturan 

Jum’at, 20 Juli 2018 17:24
Pemkab Bengkalis Kampanyekan Imunisasi Campak dan Rubella

Jum’at, 20 Juli 2018 17:20
Delapan Terduga Penjudi di Kuansing Digulung Polisi

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Desember 2017 17:34
Hakim PN Bengkalis Vonis Mati Bandar Sabu 40 Kg

Eri Jeck pemilik sabu seberat 40 kilogram dan 150 ribu ekstasi di vonis hukuman mati. Penasehat hukum terdakwa nyatakan keberatan dan menyatakan banding.

Riauterini-BENGKALIS- Majelis Hakim Pengadilan (PN) Bengkalis vonis terdakwa Eri Kusnadi alias Eri Jeck, diduga pemilik atau bandar sabu 40 kilogram (Kg) dan lebih kurang 150 ribu butir pil ekstasi dengan pidana mati.

Menurut majelis hakim, bahwa terdakwa Eri Jeck terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pemuafakatan jahat tanpa hak dan melawan hukum mengedarkan total lebih kurang enam kali dengan berat sabu lebih kurang 86 Kg, setelah hasil pengembangan penangkapan sabu seberat lebih kurang 40 Kg dari dua orang kurir seluruhnya atas perintah terdakwa, sesuai dengan Pasal 114 ayat (2) Jo 132 ayat (1) UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika sebagaimana dalam dakwaan pertama.

Dan Eri Jeck juga divonis bersalah dengan sengaja memiliki barang bukti sabu tanpa hak sekitar 11 gram lebih ditemukan di rumahnya ketika ditangkap petugas dikediamannya dan melebihi 5 gram, sesuai dengan Pasal 112 ayat 2 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika sebagaimana dalam dakwaan kedua.

Sidang agenda pembacaan putusan, terhadap terdakwa Eri Kusnadi alias Eri Jeck, Kamis (14/12/17) petang, memperoleh pengawalan ketat dari aparat kepolisian resor (Polres) Bengkalis dan meskipun dihadiri pihak keluarga terdakwa namun tidak menyaksikan langsung proses sidang pembacaan putusan ini.

Sebelumnya sempat didengarkan keterangan 6 orang saksi, pembelaan (pledoi) terdakwa, tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atau replik dan tanggapan Penasehat Hukum (PH) atas tanggapan JPU atau duplik terhadap tuntuan yang dibacakan oleh JPU di persidangan.

Sidang pembacaan vonis terdakwa Eri Jeck dipimpin Ketua Majelis Hakim DR. Sutarno, SH, MH, dua hakim anggota Wimmi D. Simarmata, SH dan Aulia Fhatma Widhola, SH. Sedangkan JPU, Kepala Seksi Pidum Kejari Bengkalis, Robi Harianto, SH, Andy Sunartejo, SH dan Handoko, SH. Sedangkan terdakwa Eri Jeck didampingi PH-nya Windrayanto, SH dkk.

Terhadap nota pembelaan PH terdakwa, majelis hakim mempertimbangkan keberatan PH. Majelis hakim menilai sesuai dengan fakta persidangan, terdakwa memerintahkan dua kurir untuk membawa sabu dan ekstasi.

Jum'at (7/4/17) lalu dua kurir mengambil barang bukti dari terdakwa, Anto (DPO) anak buah terdakwa menyerahkan narkoba sabu dan pil ekstasi ke dua kurir Zulfadhli dan Aldo.

Kemudian keberatan terdakwa adanya tekanan fisik, majelis hakim menolak dan menyatakan bahwa, tidak ada tekanan mental maupun fisik dan alasan tersebut hanya untuk meringankan hukuman terdakwa.

Atas putusan pidana mati ini, terdakwa Eri Jeck menyatakan banding atas putusan Majelis Hakim PN Bengkalis ini.

"Atas putusan kita menyatakan banding," ujar singkat PH terdakwa, Windrayanto, SH usai sidang.***(dik)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Delapan Terduga Penjudi di Kuansing Digulung Polisi
- Perdana di Riau, FKPM Perairan Dikukuhkan di Bengkalis
- Nestapa Bupati Bengkalis, Sekedar Saksi Korupsi tapi Uangnya Rp1.9 Miliar Disita KPK
- Dikejar Pemiliknya, Kawanan Maling Tinggalkan Mobil Warga Kuansing
- Razia Cafe Remang-Remang, 13 Wanita Diamankan Polsek Singingi
- Tim Buser Polsek Pangkalan Kuras Tangkap Dua Pelaku Jambret
- Demo Berujung Anarkhis, Giliran Kakansatpol PP Kampar Dilaporkan ke Polisi
- ‎Dihadiri Bupati Sukiman,
Kejari Rohul Musnahkan Narkoba Sitaan di HUT ke-58 Adhyaksa

- Diduga Bakar Banyak Bangunan dan Mobil Warga, Pemuda di Pasirpangaraian Ini Diringkus Polisi
- Dua Lagi Buron,
Seorang Pelaku Pembunuhan Wanita dalam Sumur di Talikumain Ditangkap Polres Rohul

- Polres Inhil Tangkap Dua Penjual Sabu di Jalan H Sadri Tembilahan
- Kejari Bengkalis Kembalikan Rampasan dan Denda Rp5,165 M ke Kas Negara
- Coba Perkosa Janda Anak Tiga, Mantan Napi Dibekuk Polsek Sei Apit
- Kecelakaan Maut di Simpang Empat Pasar Baru Pangean, Kuansing
- Kebakaran Ludeskan Barak Karyawan Perusahaan Kehutanan di Kuansing
- Wanita Cantik 'Selundup' Sabu ke Lapas Bengkalis Divonis 11 Tahun Penjara
- Mantan Bupati Kuansing Sukarmis Alami Lakalantas
- Turut Terjerat TPPU Penyertaan Modal Pemkab Bengkalis, Direktur CV SPM Batal Disidang
- Pelaku Masih Berkeliaran,
Ketua RW Mentangor Pekanbaru Tega Cabuli 6 Bocah Perempuan

- Tanpa Identitas, Pasangan Muda-mudi Ini Terjaring Razia Pekat Polres Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com