Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Januari 2019 18:31
Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa

Ahad, 20 Januari 2019 17:25
Camat Bangko Pusako-PT SRL Blok III Sosialisasikan Pencegahan Karlahut

Ahad, 20 Januari 2019 16:29
Silaturrahmi ke Warga Duri, Septian Nugraha Tegaskan Nyaleg Demi Kepentingan Publik

Ahad, 20 Januari 2019 16:25
PT PHE Kampar DideadlineMulai Aspal Jalan Poros Kerumutan Awal Februari

Ahad, 20 Januari 2019 14:39
Serap Aspirasi, Caleg DPR RI Ini Blusukan hingga ke Pelosok Pelalawan

Ahad, 20 Januari 2019 13:16
Serunya Mararua, Rame-rame Tangkap Ikan Masyarakat Kuansing

Ahad, 20 Januari 2019 07:20
Plt Bupati Kampar dan Banyak Bejabat Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Kenegerian Tapung

Sabtu, 19 Januari 2019 22:04
Syamsuar Dapat Laporan, Ada Oknum Menjual Namanya untuk Jabatan dan Proyek

Sabtu, 19 Januari 2019 19:48
Sasar Kaum Milenial, Luno Taja Edukasi Investasi Aset Kripto di Pekanbaru

Sabtu, 19 Januari 2019 18:27
Disaksikan Wagub Terpilih, Sekdaprov Kukuhkan Ketua LAKTA

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Desember 2017 10:48
Anggota DPRD Pelalawan Dukung Kejari Tangkap Petinggi PT Adei

Upaya Kejari Pelalawan memburu petinggi PT Adei Plantation mendapat dukungan penuh dari anggota DPRD Pelalawan. Dukungan tersebut datang dari Sekretaris Komisi I. Apalagi mereka telah divonis bersalah oleh pengadilan.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Upaya Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan memburu petinggi PT Adei Plantation mendapat dukungan penuh dari anggota DPRD Pelalawan. Dukungan tersebut datang dari Sekretaris Komisi I, membidangi hukum, Faizal.

"Kita mendukung penuh, upaya Kejari untuk memburuh 'bigbos' PT Adei Plantation. Apalagi ini menyangkut hukum dan saya liat disalinan amar putusan kasasi dari Mahkamah Agung ada juga denda yang tak sedikit jumlahnya," tutur Faizal kepada riauterkini.com, Kamis (14/12/17).

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Pelalawan ini, juga menyayangkan kepada petinggi PT Adei tersebut tidak patuh dengan aturan hukum yang ada di Indonesia.

"Saya dapat kabar, bahwa ketiga petinggi PT Adei ini adalah warga negara Malaysia. Jadi, dengan keluarnya kasasi dari MA mereka harus tunduk dengan aturan yang berlaku dinegara kita," tegasnya.

Faizal anggota DPRD Pelalawan yang dikenal vokal untuk memperjuangkan kepentingan rakyat meminta juga kepada pihak Kejari untuk mengeluarkan dan menetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap ketiga petinggi PT Adei tersebut.

"Jika bantuan Monitoring Center (MC) dari Kejagung belum berhasil mendapat titik terang, kita menghimbau untuk ditetapkan sebagai DPO. Disana nantinya bisa bekerjasama dengan Interpol untuk memburuh yang bersangkutan," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, tiga orang petinggi PT Adei Plantation tampaknya begitu sedap menghirup udara bebas. Meskipun ketiganya terdakwa ini divonis bersalah dengan 1 tahun penjara dan denda Rp 500 juta, subsider 3 bulan kurungan oleh MA pada tahap kasasi.

Pada kasasi MA tersebut memerintahkan, Kejari Pelalawan untuk melakukan eksekusi terhadap 'bigbos' perusahaan asal negara Malaisya ini. Hanya saja, berbagai upaya yang dilakukan pihak Kejari untuk melakukan eksekusi. Namun hingga saat ini, belum menemukan titik terang.

Tidak itu, saja bantuan Monitoring Center (MC) kepihak Kejaksaan Agung yang dilakukan pihak Kejari Pelalawan juga belum membuahkan hasil. Tak pelak kasus serius ini, berjalan di tempat.

Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan, Tetty Syam, SH didampingi Kepala Seksi (Kasi) Intel, Arri Wokas dan Kasipidum Novrika kepada riauterkini.com, Rabu (13/12/17) berterus terang proses eksekusi terhadap ketiga petinggi PT Adei masih berjalan. Namun sifatnya, hanya menunggu petunjuk dari MC Kejaksaan Agung.

"Proses eksekusinya tetap berjalan, soalnya sudah bentuk tim, bahkan sudah meminta bantuan MC Kejagung. Jadi saat menunggu informasi MC Kejagung," tegas Tetty.

Proses eksekusi terhadap tiga petinggi PT Adei Plantation dan Industry hingga saat ini belum menemukan titik teang. Padahal salinan putusan terhadap bigbos perusahaan perkebunan tersebut sudah dari Mahkamah Agung sudah hampir lebih satu tahun.

Sebagaidata tambahan, ketiga bos PT Adei ini antara lain Go Teh Meng, Tan Kei Yong dan Danesuvaran menjadi terdakwa kasus Izin Usaha Perkebunan (IUP) tahun 2014. Para terdakwa divonis 1 tahun penjara dan dengan Rp 500 Juta dengan subsider 3 bulan kurungan oleh MA pada tahap kasasi. Salinan kasasi ini, sudah dikirim ke Kejari Pelalawan awal tahun 2016 lalu untuk dilakukan eksekusi.***(feb)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Satu 'Kurir' Sabu 10 Kg di Bengkalis Bebas dari Pidana Mati
- Ditangkap Setelah Anak Lahir, Pemuda Setubuhi Anak Bawah Umur di Rohul Diciduk Polisi
- Suskseskan Millenial Road Safety Festival, Sat Lantas Polresta Pekanbaru Gandeng Komunitas Motor
- Diduga Edar dan Pesta Sabu, 5 Tersangka Diringkus Polres Bengkalis
- Polresta Pekanbaru Tangkap Kurir 8.617 Butir Ekstasi
- Pinjam Motor Vario tak Dikembalikan, Warga Sumut Diciduk Polisi Rohul di Pasirpangaraian
- 3 Kurir 55 Kg Sabu dan 46 Ribu Butir Ekstasi Divonis Mati PN Bengkalis
- 2018, DJBC Riau Amankan Produk Ilegal Senilai Rp56,42 Miliar
- Warungnya Digerebek Polisi Rohul, Wanita Asal Mahato Simpan Paket Sabu
- Terlibat Judi, Seorang Caleg Golkar Disidang di PN Pelalawan
- Juru Tulis Togel Asal Kasang Padang Ditangkap Polisi Rohul
- Pertanyakan Pengalihan Tahanan, Hakim Minta Tiga Dokter Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA, Banyak Berdo'a
- Divonis Hakim 7 Tahun, Seorang Terdakwa Kasus Narkoba Meraung-raung di PN Pelalawan
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- 2 Tersangka Diburu, Polda Riau Musnahkan 37 Kilogram Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi
- Ditinggal Pekerja Sarapan, Bengkel Las di BS,  Bengkalis Ludes  Terbakar
- Polres Kuansing Amankan Tiga Tersangka Narkoba
- Kembali Muncul Penistaan Agama Lewat Medsos di Mandau
- Mantan Kadis PUPR Riau dan juga Terpidana Korupsi RTH Dihadirkan Kepersidangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com