Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 16 Januari 2019 16:30
Pengawasan P2JN di Riau Dianggap Tak Maksimal dan Merugikan Masyarakat

Rabu, 16 Januari 2019 16:11
Tahun Ini, MPP Pekanbaru Targetkan Dapat Investasi Rp2 Triliun

Rabu, 16 Januari 2019 15:53
Kominfo Bengkalis Koreksi Data,
Ternyata Bantuan Kesejahteraan Guru Madrasah Hanya Naik 12,83 Persen


Rabu, 16 Januari 2019 15:07
Tuntut Rektor Jelaskan Soal UKT, Puluhan Mahasiswa UIN Suska Riau Gelar Demo

Rabu, 16 Januari 2019 14:59
RKA Dinas dalam Proses, APBD 2019 Kuansing Belum Bisa Digunakan

Rabu, 16 Januari 2019 13:59
Tahun Ini, Jumlah Bantuan Sapi untuk Peternak Riau Alami Penurunan

Rabu, 16 Januari 2019 13:12
2 Tersangka Diburu, Polda Riau Musnahkan 37 Kilogram Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi

Rabu, 16 Januari 2019 13:09
Awal 2019 Ada 4 Pasien, Warga Pekanbaru Diajak Cegah DBD

Rabu, 16 Januari 2019 13:06
Ditinggal Pekerja Sarapan, Bengkel Las di BS,  Bengkalis Ludes  Terbakar

Rabu, 16 Januari 2019 13:02
Molor Dua Jam, Menko Kemaritiman Tiba di Tekhnopolitan Pelalawan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Desember 2017 21:49
Keluarga Histeris,  Hakim PN Siak Vonis Mati Dua terdakwa Narkotika Lintas Negara

Hakim PN Siak nyatakan dua terdakwa penyalah gunaan narkotika lintas internasional bersalah. Adalah Aldino Kofardo dan Zulfadli keduanya dihukum mati.

Riauterkini-SIAK- Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Siak, yang diketuai Bangun Sagita Rambe dan dibantu hakim anggota Yuanita Tarid, dan Selo Tantular. Rabu (13/12/17), menjatuhkan vonis hukuman mati kepada dua terdakwa penyalah gunaan narkotika golongan I, mereka adalah Aldino Kofardo (24),dan Zulfadli (24) warga Kabupaten Bengkalis.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim tersebut, sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak. Tuntutan JPU sebelumnya, bahwa keduanya dituntut dengan hukuman mati atas kasus narkotika yang mereka lakukan, yaitu membawa 40 kg Sabu dan 7.720 butir pil ekstasi.

Majelis hakim bergantian membacakan vonis, kedua terdakwa yang disidang secara terpisah tersebut. Setelah divonis, kedua terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya telah bersepakat untuk pikir-pikir atas vonis tersebut.

Setelah mendengarkan jawaban dari terdakwa yang pikir-pikir atas vonis itu, maka majelis hakim memberikan waktu seminggu, dan setelah itu majelis hakim menutup sidang.

Sebelum sidang ditutup majelis hakim, keluarga terdakwa Aldino keberatan dengan vonis hakim tersebut dan menilai hakim tidak adil kepada anaknya tersebut.

"Pak hakim tidak adil, anak saya hanya supir mobil dan dihukum mati. Ini tidak adil ibarat pisau tumpul ke atas tajam kebawah," ujar Uji ibu kandung terdakwa Aldino, dan diikuti tangis adik terdakwa yakni Sherli.

Suasana sidang sempat tegang dan aparat kepolisian yang berjaga, langsung mengamankan sidang dan akhirnya sidang dapat dilanjutkan. Dan setelah sidang ditutup majelis hakim, maka kedua terdakwa langsung dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) Siak.*(vila)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- 2 Tersangka Diburu, Polda Riau Musnahkan 37 Kilogram Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi
- Ditinggal Pekerja Sarapan, Bengkel Las di BS,  Bengkalis Ludes  Terbakar
- Polres Kuansing Amankan Tiga Tersangka Narkoba
- Kembali Muncul Penistaan Agama Lewat Medsos di Mandau
- Mantan Kadis PUPR Riau dan juga Terpidana Korupsi RTH Dihadirkan Kepersidangan
- Sedang Asik Pesta Sabu di Kandang Ayam, 4 Warga Kepenuhan Digerebek Polisi Rohul
- Lagi, Duet Jambret Spesialis Handphone di Pekanbaru Diringkus Polisi
- Meresahkan, Warga Pekanbaru Tutup Paksa Sekretariat Ormas Diduga LGBT
- Tuntut Sejumlah Hak, Ratusan Securiti DMG di Duri,  Bengkalis Mogok Kerja
- ‎Dorong Istri Sampai Kepala Robek, Seorang Suami di Desa Payung Sekaki Rohul Dipolisikan
- Perkosa Bocah 7 Tahun, Buruh di Bonai Darussalam Rohul Ini Nyaris Dikeroyok Warga
- Warga Setempat Merasa Kecolongan Ada Pabrik Rumahan Miras di Pekanbaru
- Pabrik Miras Rumahan di Tangkerang Selatan Beromset Rp1 Miliar Sebulan
- Amankan 6 Tersangka, Polresta Pekanbaru Gerebek Pabrik Rumahan Miras
- Patok Harga Mahal, Calo SIM Mandau, Bengkalis Bergentayangan di Medsos
- Terpidana Bersaksi Untuk Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Surat Tanah
- ‎Bawa 2 Paket Sabu, Warga Bangun Purba Ditangkap Polisi Rohul di Simpang Tangun
- Polres Kuansing Amankan Pembunuh Satwa dilindungi
- Tukang Rekap Judi Kim di Bonai Darussalam Ditangkap Tim Opsnal Polres Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com