Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Januari 2018 23:04
Pakai Baju PKI, Seorang Warga Tionghoa Meranti Ditangkap BIN dan Tentara

Jum’at, 19 Januari 2018 22:39
Gubri Target Peremajaan Sawit Rakyat Seluas 30 Ribu Haktar

Jum’at, 19 Januari 2018 22:32
OTT Tim Saber Pungli Polres Rohul‎,
Kades Rantau Binuang Sakti dan Sekdesnya Resmi Tersangka


Jum’at, 19 Januari 2018 22:19
Tim Sukses Klaim Dukungan Syam-Edy Kian Meluas

Jum’at, 19 Januari 2018 20:58
Sekda Defenitif Kuansing Tak Kunjung Dilantik

Jum’at, 19 Januari 2018 20:53
Diciduk Polisi,
Warga Tenayan Raya Tega Posting Video Mesum dengan Pacarnya di Facebook


Jum’at, 19 Januari 2018 20:37
2018, Anggota DPRD Bengkalis Tidak Lagi Diberikan Mobnas

Jum’at, 19 Januari 2018 18:34
Barter Motor dan Handphone, Pasutri di Pekanbaru Ini Kompak Jualan Sabu

Jum’at, 19 Januari 2018 18:10
Wajib Berkaidah Islam, DPRD Bengkalis Bentuk Pansus Ranperda Zakat

Jum’at, 19 Januari 2018 18:02
Datsun Cross Direncanakan Hadir di Riau Awal Februari 2018

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Desember 2017 14:03
Setahun Berlalu, Eksekusi Petinggi PT Adei Plantation Tak Kunjung Terlaksana

Setahun telah berlalu, namun eksekusi tiga petinggi PT Adei Plantation yang didakwa bersalah dalam kasus Izin Usaha Perkebunan itu, tak juga terlksana.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Tiga orang petinggi PT Adei Plantation tampaknya masih dapat menghirup udara bebas, mskipun ketiganya divonis bersalah dengan hukuman 1 tahun penjara dan denda Rp500 juta, subsider 3 bulan kurungan oleh MA pada tahap kasasi.

Pada kasasi MA tersebut memerintahkan Kejari Pelalawan melakukan eksekusi terhadap 'bigboss' perusahaan asal negara Malaysia ini. Hanya saja, berbagai upaya yang dilakukan pihak Kejari untuk melakukan eksekusi hingga saat ini belum menemukan titik terang.

Tidak itu, saja bantuan Monitoring Center (MC) ke pihak Kejaksaan Agung yang dilakukan pihak Kejari Pelalawan juga belum membuahkan hasil. Tak pelak kasus serius ini, berjalan di tempat.

Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan, Tetty Syam, SH didampingi Kepala Seksi (Kasi) Intel Arri HD Wokas dan Kasipidum Novrika kepada riauterkini.com, Rabu (13/12/17) berterus terang proses eksekusi terhadap ketiga petinggi PT Adei masih berjalan. Namun sifatnya, hanya menunggu petunjuk dari MC Kejaksaan Agung.

"Proses eksekusinya tetap berjalan, soalnya sudah bentuk tim, bahkan sudah meminta bantuan MC Kejagung. Jadi saat ini menunggu informasi MC Kejagung," tegas Tetty.

Proses eksekusi terhadap tiga petinggi PT Adei Plantation dan Industry hingga saat ini belum menemukan titik teang. Padahal salinan putusan dari MA terhadap bigboss perusahaan perkebunan tersebut sudah lebih satu tahun.

Sebagai data tambahan, ketiga bos PT Adei ini yang dinyatakan bersalah ini adalah Go Teh Meng, Tan Kei Yong dan Danesuvaran menjadi terdakwa kasus Izin Usaha Perkebunan (IUP) tahun 2014.

Para terdakwa divonis 1 tahun penjara dan dengan Rp500 Juta dengan subsider 3 bulan kurungan oleh MA pada tahap kasasi. Salinan kasasi ini, sudah dikirim ke Kejari Pelalawan awal tahun 2016 lalu untuk dilakukan eksekusi.***(feb)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- OTT Tim Saber Pungli Polres Rohul‎,
Kades Rantau Binuang Sakti dan Sekdesnya Resmi Tersangka

- Diciduk Polisi,
Warga Tenayan Raya Tega Posting Video Mesum dengan Pacarnya di Facebook

- Barter Motor dan Handphone, Pasutri di Pekanbaru Ini Kompak Jualan Sabu
- Gadis Kerumutan Pelalawan Digagahi Dikebun Sawit
- Uang Puluhan Juta Diamankan,
Oknum Kades di Kepenuhan Kena OTT Satuan Reskrim Polres Rohul

- Tabrakan Maut Dua Unit Mobil di Simpang Tiga, Satu Orang Tewas dan Dua Luka-luka
- Korban Teman Facebook, Gadis di Pelalawan Diperkosa di Kebun Sawit
- Jelang Dini Hari, SMPN 4 Pekanbaru Terbakar
- Puluhan Pedagang Pasar Panglima Gedang Protes Kebijakan Wako Dumai
- Terjerat Pungli Pengurusan Izin Usaha, Kadis PUPR Pekanbaru dan Tiga Bawahan Dituntut Jaksa 1,5 Tahun
- Jualan Sabu dan Miliki Senpi,
Honorer Kominfo Pelalawan Terancam Hukuman Berlapis

- Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Ringan Kepala BPMPD Siak
- Pengembangan Kasus PTT Diskes, Kajari Akui Kantongi Calon Tersangka
- Jaksa 'Closing' Kasus Saber Pungli Disdik Pelalawan
- Satpol PP Mengendur, Lapak PKL Pasar Arengka Kembali Marak
- Teken Kebocoran PAD, Bapenda Pekanbaru Tertibkan Ratusan Reklame Bodong
- Cabuli Balita, Mbah Jinggok Ditangkap Polres Rohul
- Polres Kuansing Amankan Pelaku dan Mesin PETI
- Membantu Istri Mencuci Pakaian, Karyawan PT STI di Inhil Tewas Tersengat Listrik
- Korupsi Dana Anggaran, Mantan Kepala Bappeda Rohil Dihukum 2 Tahun


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.126.106
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com