Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 16 Januari 2019 16:41
Bidang Pengairan PUPR Kuansing Tahun Ini Peroleh Dana DAK Rp3,1 M

Rabu, 16 Januari 2019 16:30
Pengawasan P2JN di Riau Dianggap Tak Maksimal dan Merugikan Masyarakat

Rabu, 16 Januari 2019 16:11
Tahun Ini, MPP Pekanbaru Targetkan Dapat Investasi Rp2 Triliun

Rabu, 16 Januari 2019 15:53
Kominfo Bengkalis Koreksi Data,
Ternyata Bantuan Kesejahteraan Guru Madrasah Hanya Naik 12,83 Persen


Rabu, 16 Januari 2019 15:07
Tuntut Rektor Jelaskan Soal UKT, Puluhan Mahasiswa UIN Suska Riau Gelar Demo

Rabu, 16 Januari 2019 14:59
RKA Dinas dalam Proses, APBD 2019 Kuansing Belum Bisa Digunakan

Rabu, 16 Januari 2019 13:59
Tahun Ini, Jumlah Bantuan Sapi untuk Peternak Riau Alami Penurunan

Rabu, 16 Januari 2019 13:12
2 Tersangka Diburu, Polda Riau Musnahkan 37 Kilogram Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi

Rabu, 16 Januari 2019 13:09
Awal 2019 Ada 4 Pasien, Warga Pekanbaru Diajak Cegah DBD

Rabu, 16 Januari 2019 13:06
Ditinggal Pekerja Sarapan, Bengkel Las di BS,  Bengkalis Ludes  Terbakar

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 11 Desember 2017 15:35
Lima Terdakwa Korupsi Lampu PJU Pekanbaru Diadili

Pengadilan Tipikor Pekanbaru menggelar sidang perdana dugaan korupsi lampu jalan Pekanbaru. Lima orang duduk sebagai terdakwa.

Riauterkini-PEKANBARU- Lima terdakwa tindak pidana korupsi proyek Pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) Kota Pekanbaru, Senin (11/12/17) siang, diadili di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

Kelima terdakwa yang dihadirkan oleh lima Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru tersebut adalah, Masdahuri selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) dan juga Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada kegiatan pengadaan lampu PJU. Kemudian Abdul Rahman, Afrizal alias Majid, pihak swasta selaku broker proyek. Terdakwa Munahar serta Hendy Wijaya, selaku penyedia barang.

Berdasarkan dakwaan JPU Astin SH, M Amin SH, Oka Regina SH, Puji Dwi Jona SH dan Nuraini SH. Perbuatan kelima terdakwa yang telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 2,6 miliar tersebut terjadi tahun 2016 lalu. Saat Pemerintah Provinsi Riau menyalurkan Bantuan Keuangan (Bankeu) sebesar Rp 6 miliar lebih untuk penerangan lampu jalan.

Kegiatan tersebut masuk dalam Peningkatan Operasi dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Penerangan Jalan Swasta dan Lingkungan Kota Pekanbaru 2016 di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru. Pagu anggaran kegiatan tersebut Rp 6,7 miliar. Untuk kontraknya sendiri sekitar Rp 6,3 miliar

Namun dalam pelaksanaannya, kelima terdakwa telah melakukan praktik mark up dalam pengadaan barang. Akibatnya, perbuatan terdakwa ini menimbulkan negara sebesar Rp 2,696.000.000," jelas M Amin.

Atas perbuatannya, para terdakwa dijerat Pasal 2 Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP," sambung JPU lagi.

Usai dakwaan dibacakan, persidangan yang dipimpin majelis hakim Khamozaro Waruwu SH, menunda sidang selama sepekan dengan agenda eksepsi.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- 2 Tersangka Diburu, Polda Riau Musnahkan 37 Kilogram Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi
- Ditinggal Pekerja Sarapan, Bengkel Las di BS,  Bengkalis Ludes  Terbakar
- Polres Kuansing Amankan Tiga Tersangka Narkoba
- Kembali Muncul Penistaan Agama Lewat Medsos di Mandau
- Mantan Kadis PUPR Riau dan juga Terpidana Korupsi RTH Dihadirkan Kepersidangan
- Sedang Asik Pesta Sabu di Kandang Ayam, 4 Warga Kepenuhan Digerebek Polisi Rohul
- Lagi, Duet Jambret Spesialis Handphone di Pekanbaru Diringkus Polisi
- Meresahkan, Warga Pekanbaru Tutup Paksa Sekretariat Ormas Diduga LGBT
- Tuntut Sejumlah Hak, Ratusan Securiti DMG di Duri,  Bengkalis Mogok Kerja
- ‎Dorong Istri Sampai Kepala Robek, Seorang Suami di Desa Payung Sekaki Rohul Dipolisikan
- Perkosa Bocah 7 Tahun, Buruh di Bonai Darussalam Rohul Ini Nyaris Dikeroyok Warga
- Warga Setempat Merasa Kecolongan Ada Pabrik Rumahan Miras di Pekanbaru
- Pabrik Miras Rumahan di Tangkerang Selatan Beromset Rp1 Miliar Sebulan
- Amankan 6 Tersangka, Polresta Pekanbaru Gerebek Pabrik Rumahan Miras
- Patok Harga Mahal, Calo SIM Mandau, Bengkalis Bergentayangan di Medsos
- Terpidana Bersaksi Untuk Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Surat Tanah
- ‎Bawa 2 Paket Sabu, Warga Bangun Purba Ditangkap Polisi Rohul di Simpang Tangun
- Polres Kuansing Amankan Pembunuh Satwa dilindungi
- Tukang Rekap Judi Kim di Bonai Darussalam Ditangkap Tim Opsnal Polres Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com