Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 11 Desember 2017 21:41
Ekspos Bupati, Pusat Apresiasi Keberhasilan Progam DMIJ

Senin, 11 Desember 2017 21:22
Sidang Gugatan RAPP, Pemerintah Dianggap tak Terapkan Azas Umum yang Baik

Senin, 11 Desember 2017 20:49
KTT Perubahan Iklim di Paris, KLHK Libatkan Wakil DPRD Noviwaldy Jusman

Senin, 11 Desember 2017 20:45
Cabuli Sejumlah Murid, Seorang Kakek di Duri Ditangkap Polisi

Senin, 11 Desember 2017 20:38
Sengketa Lahan dengan NWR, Jaksa Sampaikan Tiga Tuntutan Kepada PT PSJ

Senin, 11 Desember 2017 20:19
DPRD Siak Datangi Perusahaan Stockpile Cangkang tak Berizin

Senin, 11 Desember 2017 17:56
MTQ ke-36 Riau, Bengkalis Utus 45 Kafilah Bukan "Pinjaman"

Senin, 11 Desember 2017 17:53
Program CD RAPP, 20 Warga Dari 5 Kabupaten Ikuti Pelatihan Operator Alat Berat

Senin, 11 Desember 2017 17:44
Difasilitasi DPMD Riau, Bupati Inhil Minta Dukungan Pusat Bangun Desa

Senin, 11 Desember 2017 17:38
Hingga Rp50 Jutaan,
Pekanperkasa Berlian Motor Suguhkan Potongan Harga Akhir Tahun


loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.


Rabu, 22 Nopember 2017 18:38
Perkosa Nenek 61 Tahun, Pria di Bengkalis Dituntut 6 Tahun Penjara

Jaksa Kejari Bengkalis menuntut hukuman 6 tahun penjara terhdap pelaku pemerkosa nenek 61 tahun. Pelaku beraksi saat korban yang sakit strok tinggal dirumah sendiri.

Riauterkini-BENGKALIS- Astaghfirulloh! Dituduh memperkosa seorang nenek sebut saja Nek Kembang berumur 61 tahun, menderita sakit strok, warga Kecamatan Bukitbatu, Basri alias Abas (48), warga Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis dengan hukuman 6 tahun penjara.

Sidang pembacaan tuntutan oleh JPU digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Rabu (22/11/17) petang.

Tuntutan tersebut menurut JPU, pelaku terbukti bersalah dan meyakinkan sesuai dengan fakta persidangan yang sudah menghadirkan 5 orang saksi, memperkosa seorang nenek yang sedang sakit strok ketika sedang ditinggal ke pasar oleh anak dan menantunya seorang diri di rumah.

Tuntutan tersebut sesuai dakwaan Pasal 285 KUHPidana tentang pemerkosaan.

"Pelaku kita tuntut enam tahun penjara, karena sesuai dengan fakta persidangan," ungkap JPU Kejari Bengkalis Eriza Susila, SH ketika dikonfirmasi usai sidang.

Informasi yang berhasil dirangkum, nasib malang menimpa Mek Kembang tersebut, berawal dari sekitar Juli 2017 lalu, pelaku atau terdakwa Abas datang ke rumah Nek Kembang.

Ketika itu si Nek Kembang sedang berada sendirian di rumah, karena anak dan menantunya pergi ke pasar di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana.

Melihat rumah sepi dan hanya tinggal si Nek Kembang sedang berada di kamar, pelaku menarik paksa tangan, kemudian membanting korban ke lantai dan menggauli secara paksa. Usai menggauli sebanyak tiga kali, pelaku kemudian meninggalkan korban begitu saja.

Sekitar satu jam kemudian, anak dan menantu Nek Kembang pulang dari Tanjung Leban, waktu itu Nek Kembang sedang duduk di depan rumah tanpa ada kecurigaan sang anak.

Setelah tiga hari kejadian, Nek Kembang baru menceritakan apa yang dialaminya ke anak kandungnya. Tidak terima dengan perlakuan tidak senonoh, keluarga Nek Kembang melaporkan pelaku ke Polsek Bukitbatu.

Sementara itu dari hasil visum UGD Puskesmas Pakning menegaskan, bahwa terdapat tanda-tanda perkosaan dengan kekerasan terhadap Nek Kembang.

Sidang dugaan pemerkosaan nenek berumur 61 tahun ini berlangsung tertutup, sebagai Ketua Majelis Hakim, Dame P. Pandiangan, SH, Annisa Sita Wati, SH dan satu hakim anggota.***(dik)



Berita Hukum lainnya..........
- Sidang Gugatan RAPP, Pemerintah Dianggap tak Terapkan Azas Umum yang Baik
- Cabuli Sejumlah Murid, Seorang Kakek di Duri Ditangkap Polisi
- Sengketa Lahan dengan NWR, Jaksa Sampaikan Tiga Tuntutan Kepada PT PSJ
- Kurangi Over Kapasitas, 25 Napi Lapas Bengkalis Dipindahkan ke Bangkinang
- Densus 88- Polda Riau Amankan 4 Teroris,
Seorang Diduga Pelaku Pembakar Mapolres Dhamasraya, Sumbar

- Lima Terdakwa Korupsi Lampu PJU Pekanbaru Diadili
- Lapor ke Polda Riau, BUI Desak Pelaku Persekusi UAS di Bali Ditangkap
- Demo di Hari Anti Korupsi, AMAK Desak Kejari Rohul Eksekusi Teddy Mirza Dal
- Korupsi.Cetak.Sawah di Pelalawan, Ketua Poktan dab Kontraktor Mulai Disidang
- Polres Pelalawan Terus Buru Perampok Dua Pedagang Emas Asal Pekanbaru
- Kecewa Persekusi di Bali, Ketua LAM dan Tokoh Riau Jemput Kepulangan UAS di Bandara
- Rampok Rekan Kerja, Kernet Mobil Sales Ditangkap Polisi Bengkalis
- Polres Inhil Tangkap Satu dari Dua Penikam Anggota Satpol PP
- Satpol PP Pemkab Inhil Ditikam Orang tak Dikenal
- Miliki Sabu, Seorang Kakek di Perawang Ditangkap Polisi
- Jelang Kunjungan KPK, Pemkab Inhu Siapkan Data Akurat
- Pulang Solat Jumat,
Warga Kampung Baru Temukan Mayat Bayi Mengapung di Sungai Siak

- Sunat Honor Pengamanan Porprov, Kasatpol PP Kampar Ditangkap Polda Riau
- Ajukan Permohonan ke PTNU,
Kuasa Hukum PT. RAPP Sebut SK Menteri LHK Tidak Berdasarkan Hukum

- Sambut HAKI,
Kejari Kuantan Singingi Ingatkan Semua Pihak Jangan Korupsi



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.132.197
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com