Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 September 2018 10:54
Deklarasi Kampanye Damai, Plt Gubri Ajak Hindari Politik Uang dan Sara

Ahad, 23 September 2018 10:30
Danyon 132/BS Motivasi Ratusan Masyarakat dan Murid TPQ di Pulau Gadang

Ahad, 23 September 2018 10:19
Dilepas Bupati dan Kapolres, Peserta Bhayangkara Bengkalis Adventure 2 Semangat Trabas Hutan

Ahad, 23 September 2018 09:27
KPU Gelar Deklarasi Kampanye Damai Serentak Pemilu 2019

Sabtu, 22 September 2018 22:37
Ditolak Masyarakat, Kirab Satu Negeri GP Ansor Batal di Depan Istana Siak

Sabtu, 22 September 2018 21:20
Milad ke 109 H Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar

Sabtu, 22 September 2018 20:45
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur Ke 17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 20:42
Pemkab Inhil Apresiasi Kapolres Inhil Cup I Open Drag Bike 2018

Sabtu, 22 September 2018 16:52
Golkar Klaim Siap Jadi Pemenang Pileg 2019 di Kuansing

Sabtu, 22 September 2018 16:32
Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 22 Nopember 2017 17:10
Kotban Rugi Rp117 Juta, Polresta Pekanbaru Tangkap Dua Penipu Modus Merah Delima

Bermodus batu sakti Merah Delima dua warga asal Bengkalis menipu warga Pekanbaru hingga rugi Rp117 juta. Kedua pelaku kini ditahan polisi.

Riauterkini-PEKANBARU-Akibat menjadi penipu dengan modus berpura-pura menjual batu merah delima, dua warga asal Kabupaten Bengkalis, Indra alias In (57) dan Rahmat Amin alias Andi (30) terpaksa harus 'menginap' di Rutan Mapolresta Pekanbaru. Keduanya terciduk oleh petugas saat sedang berada di wilayah Panam, Kecamatan Tampan, Selasa (21/11/17) pukul 18.00 WIB kemarin.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto menjelaskan, penangkapan terhadap kedua tersangka itu sendiri berawal dari laporan salah satu korbannya, Uli Marlina. Kala itu korban pernah ditipu oleh tersangka saat diajak ketemuan SPBU Jalan Cempaka, Kecamatan Senapelan, 16 Oktober silam.

"Setelah bertemu di TKP, kedua tersangka juga berpura-pura membawa batu merah delima yang dijanjikan akan dijual kepada korban. Namun sebelum serah terima batu tersebut, kedua tersangka meminta korban untuk mencuci muka ke mushalla di SPBU dan harus meninggalkan tas berisi uang Rp10 juta serta barang berharganya berupa cincin berlian dan cincin emas 10 gram," ujarnya kepada riauterkini.com, Rabu (22/11/17).

Pada saat kembali dari mushalla itulah, sambung Bimo, kedua tersangka tiba-tiba sudah menghilang melarikan tas dan barang berharga milik korban. Atas kejadian itu, korban pun harus menelan kerugian hingga Rp30 juta.

"Dari hasil penyelidikan selama sebulan lebih sejak peristiwa tersebut, keberadaan kedua tersangka akhirnya kita ketahui kemarin sore di wilayah Panam. Mereka berdua mengendarai mobil Avanza hitam BM 1485 JV," sebutnya.

Menurutnya, dalam menjalankan penipuan tersebut tersangka juga selalu berpindah-pindah tempat. Apalagi dari pengakuan keduanya, tersangka pernah pula melakukan aksi serupa di Jalan Riau, Kecamatan Senapelan Pekanbaru dan bahkan sampai ke Kota Medan, Sumatera Utara.

"Pengakuan tersangka sudah tiga kali melakukan aksi penipuan tersebut. Di Jalan Riau tersangka juga berhasil menipu dan kerugian korban mencapai Rp62 juta, di Medan kerugian korban Rp25 juta dan di Jalan Cempaka korbannya rugi hingga Rp30 juta. Modusnya pura-pura menjual batu merah delima," tuturnya.

Sementara untuk para tersangka, atas perbuatannya keduanya akan dijerat dengan Pasal 372 KUHP atau 378 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 4 tahun penjara.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri
- Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar
- Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri
- Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat
- Polres Inhil Amankan 130 Dus Rokok Ilegal dari Sebuah Gudang di Keritang
- Inkrah Kasus Korupsi,
Pemecatan 23 ASN Pemkab Bengkalis Dipastikan Tuntas Desember

- Merasa Tuntutannya Tak Ditanggapi, Ganri Riau Kembali Datangi Polda Riau
- Dua Masih Diburu, Seorang Pembunuh Dua Pengunjung Karaoke Rita Ditangkap
- Gara-gara Surat Cinta,
Karyawan Mimi Perabot Ujung Batu Dipolisikan dan Dikerangkeng

- Giliran Pendukung Toro Demo di PN Pekanbaru
- 3 Rumah Ludes Terbakar di Kecamatan Kateman, Inhil
- Diduga Kuasai Narkoba, Seorang Pria di Mahato Ditangkap Polisi Rohul
- Gerebek Rumah Terduga Bandar Narkoba di Mahato, Polisi Rohul Tangkap Seorang IRT
- Tuntut Penahanan Toro, Massa Demo di PN Pekanbaru
- Berkelahi dengan OTK, Dua Pengunjung Karaoke di Pekanbaru Tewas Bersimbah Darah
- Pasutri di Tembilahan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah yang Terkunci
- Terdakwa Suap Penerimaan PTT Oknum Diskes Pelalawan Minta Dibebaskan
- Polri Akan Gelar Operasi Mantab Brata Selama 397 Hari
- Seorang Jurtul Togel Diciduk Polisi Rohul di Plaza Batu Permata Ujung Batu
- Menhub: Kecelakaan Banyak Merenggut Usia Muda


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com