Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 14:18
Antar Shabu Bernilai Seratusan Juta ke BS, Bengkalis, Warga Rohil Ditangkap Polisi

Rabu, 12 Desember 2018 13:45
Tim Advance Sisir Lokasi Kunjungan,
Gubri: Setelah Aceh, Presiden Baru Kunjungi Riau


Rabu, 12 Desember 2018 13:34
MUI Riau Apresiasi Langkah BRK yang Ingin Konversi ke Syariah

Rabu, 12 Desember 2018 13:29
Pencarian Bocah Perempuan Diduga Tenggelam di Sungai Batang Lubuh Rohul Dihentikan

Rabu, 12 Desember 2018 12:55
Reses Tuntas, Gedung DPRD Riau Masih Sepi-senyap

Rabu, 12 Desember 2018 12:47
Banjir di Pelalawan Putuskan Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam

Rabu, 12 Desember 2018 12:43
Gubri Lepas Pawai Taaruf, Pemprov Siapkan Bonus Pemenang MTQ Riau ke-37

Rabu, 12 Desember 2018 11:29
Pilkades Gelombang Dua di 51 Desa di Rohul Aman dan Lancar

Rabu, 12 Desember 2018 10:29
Pemkab Kuansing Bantu 30 Ton Beras pada Korban Banjir

Rabu, 12 Desember 2018 10:05
Kukang Korban Banjir Dilepas Liarkan BKSDA Riau

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 22 Nopember 2017 17:10
Kotban Rugi Rp117 Juta, Polresta Pekanbaru Tangkap Dua Penipu Modus Merah Delima

Bermodus batu sakti Merah Delima dua warga asal Bengkalis menipu warga Pekanbaru hingga rugi Rp117 juta. Kedua pelaku kini ditahan polisi.

Riauterkini-PEKANBARU-Akibat menjadi penipu dengan modus berpura-pura menjual batu merah delima, dua warga asal Kabupaten Bengkalis, Indra alias In (57) dan Rahmat Amin alias Andi (30) terpaksa harus 'menginap' di Rutan Mapolresta Pekanbaru. Keduanya terciduk oleh petugas saat sedang berada di wilayah Panam, Kecamatan Tampan, Selasa (21/11/17) pukul 18.00 WIB kemarin.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto menjelaskan, penangkapan terhadap kedua tersangka itu sendiri berawal dari laporan salah satu korbannya, Uli Marlina. Kala itu korban pernah ditipu oleh tersangka saat diajak ketemuan SPBU Jalan Cempaka, Kecamatan Senapelan, 16 Oktober silam.

"Setelah bertemu di TKP, kedua tersangka juga berpura-pura membawa batu merah delima yang dijanjikan akan dijual kepada korban. Namun sebelum serah terima batu tersebut, kedua tersangka meminta korban untuk mencuci muka ke mushalla di SPBU dan harus meninggalkan tas berisi uang Rp10 juta serta barang berharganya berupa cincin berlian dan cincin emas 10 gram," ujarnya kepada riauterkini.com, Rabu (22/11/17).

Pada saat kembali dari mushalla itulah, sambung Bimo, kedua tersangka tiba-tiba sudah menghilang melarikan tas dan barang berharga milik korban. Atas kejadian itu, korban pun harus menelan kerugian hingga Rp30 juta.

"Dari hasil penyelidikan selama sebulan lebih sejak peristiwa tersebut, keberadaan kedua tersangka akhirnya kita ketahui kemarin sore di wilayah Panam. Mereka berdua mengendarai mobil Avanza hitam BM 1485 JV," sebutnya.

Menurutnya, dalam menjalankan penipuan tersebut tersangka juga selalu berpindah-pindah tempat. Apalagi dari pengakuan keduanya, tersangka pernah pula melakukan aksi serupa di Jalan Riau, Kecamatan Senapelan Pekanbaru dan bahkan sampai ke Kota Medan, Sumatera Utara.

"Pengakuan tersangka sudah tiga kali melakukan aksi penipuan tersebut. Di Jalan Riau tersangka juga berhasil menipu dan kerugian korban mencapai Rp62 juta, di Medan kerugian korban Rp25 juta dan di Jalan Cempaka korbannya rugi hingga Rp30 juta. Modusnya pura-pura menjual batu merah delima," tuturnya.

Sementara untuk para tersangka, atas perbuatannya keduanya akan dijerat dengan Pasal 372 KUHP atau 378 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 4 tahun penjara.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Antar Shabu Bernilai Seratusan Juta ke BS, Bengkalis, Warga Rohil Ditangkap Polisi
- Terseret Arus Banjir, Dua Warga Kampar Belum Ditemukan
- Pengacara Tak Datang, Sidang Pemalsuan Sertifikat Lahan Pengusaha Sawit Ditunda
- Tak Bisa Berenang, Seorang Bocah SMP di Labuh Baru Tenggelam di Sungai Air Hitam
- Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri Dituntut 3 Tahun Penjara
- Satu-satunya di Riau,
Polres Bengkalis Raih Penghargaan Zona Integritas Menuju WBK 2018

- Seorang Tersangka, Polres Rohul OTT 4 Pegawai Bapenda
- Penertiban Pasar, BPOM Pekanbaru Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar
- Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau
- Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat
- Kejari Kuansing Gelar Upacara Hari Anti Korupsi Internasional
- Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun
- Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018
- Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018
- Demo, Warga Kunto Darussalam Tuntut PT SJI Coy Kembalikan 625 Hektar Lahat Adat
- Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine
- Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif
- Diduga Melindas Lubang, Cewek Pengendara Motor Beat Tewas Digilas Mobil CPO
- Mengaku TNI, Dukun di Inhu Diamankan
- Miris, Hotel di BS, Bengkalis Ini Beroperasi Tanpa Izin


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com