Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Juni 2018 18:57
Syarwan Hamid Yakin Syamsuar-Edy Nasution Mampu Bawa Riau Sejahtera

Senin, 18 Juni 2018 17:30
Sekdakab Inhil Hadiri Halal Bi Halal dan Deklarasi Milad Kecamatan GAS

Senin, 18 Juni 2018 16:25
Liburan Lebaran, Danau Kajwid dan Pantai Kute Diserbu Pengunjung

Senin, 18 Juni 2018 16:25
Patroli Polisi Gagalkan Perampokan Mesin ATM di Pekanbaru

Senin, 18 Juni 2018 16:17
BPBD Inhil Ingatkan Warga Waspada Longsor Susulan

Senin, 18 Juni 2018 14:06
Wan Abu Bakar Sebut Syamsuar-Edy Nasution Punya Rekam Jejak yang Meyakinkan

Senin, 18 Juni 2018 12:50
Puncak Arus Balik ke Pekanbaru Diprediksi Terjadi Besok dan Lusa

Senin, 18 Juni 2018 12:15
DIhadiri Syamsuar, Konser Artis Nias Top jadi Istimewa

Senin, 18 Juni 2018 11:25
Longsor Ancam Jalan Nasional di Inhill, Dinas PUPR Riau Langsung Berkoordinasi Dengan PJN

Senin, 18 Juni 2018 09:29
Nyaris Amblaskan Jalan Nasional,
PUPR Riau Langsung Berkoordinasi dengan PJN Atasi Longsor Tembilahan


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 22 Nopember 2017 12:47
Wabup Meranti Rela Berpanas-panas Teirma Mahasiswa Pendemo

Seratusan mahaiswa yang berdemo di Kantor Bupati Meranti diterima aspirasinya. Wakil Bupati Said Hasyim rela berpenas-panas mendengar dan memberi jawaban pada pendemo.

Riauterkini-SELATPANJANG-Serautsan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Peduli Meranti (APM) menggelar aksi damai dihalaman kanto Bupati Meranti, Rabu (22/11), dalam aksi tersebut APM menyuarakan dukungan terhadap janji Bupati dan Wakil Bupati, merekapun berharap janji-janji saat kampanye lalu segera dapat direalisasikan.

Sejak pukul 11.00 Wib, puluhan mahasiswa dan pemuda Meranti sudah berkumpul dihalaman kantor Bupati Meranti, sambil membawa spanduk dan bendera perwakilan perunjukrasa kompak meneriakan yel-yel seraya meminta semua tuntutan yang tercantum dalam pernyataan sikap dapat segera direalisasikan.

Agar tuntutan mereka dapat didengar dan diterima langsung oleh Pemerintah, para perunjukrasa meminta Bupati ataupun Wakil Bupati hadir untuk menemui pendemo dihalaman Kantor Bupati. Setelah beberapa menit berorasi dan meneriakan tuntutanya akhirnya yang ditunggu-tunggu Wakil Bupati H. Said Hasyim keluar menemui perunjukrasa.

Karena Bupati Meranti Drs. H. Irwan, M.Si sedang berada di Jepang untuk menerima bantuan mobil operasional Pemadam Kebakaran dan Ambulance untuk Meranti.

Wakil Bupati didampingi Sekda Meranti Yulian Norwis SE MM, Para Asisten, Kabag dan sejumlah pejabat lainnya. Langsung bergabung dengan perunjukrasa untuk bersama-sama mendengarkan aspirasi.

Dibawah pengawalan penuh kepolisian Polres Meranti, Perunjukrasa yang diwakili oleh Satma PP Boby dan Ketua Mahasiswa Meranti Zuriyadi Fahmi menyampaikan 5 tuntutan yang hampir semuanya merupakan janji Bupati dan Wakil Bupati yang juga tertuang dalam visi misi Meranti. Pada dasarnya perunjukrasa mendukung penuh apa yang telah dijanjikan dan berharap janji-janji itu segera direalisasikan.

Adapun tuntutan Aliansi Peduli Meranti adalah 1. Pembangunan infrastruktur untuk mewujudkan program merangkai pulau, 2. Mendukung pendidikan dengan menggarkan bantuan beasiswa untuk mahasiswa, 3. Membangun Mes dan asrama Meranti di Selatpanjang, 4. Menuntut pemerintah membangun Unit Donor Darah untuk mencukupi kebutuhan darah pasien, 5. Mendirikan Universitas, 6. Membangun kantor pelayanan seperti kantor Camat. Setelah mendengarkan tuntutan tersebut, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim mengaku sepakat dengan perunjukrasa karena apa yang menjadi tuntutan itu sesuai dengan keinginan Pemda Meranti.

Lebih jauh dikatakan Wakil Bupati, apa yang disuarakan perunjukrasa secara perlahan namun pasti sudah mulai diwujudkan oleh Pemerinyah, seperti tuntutan realisasi program merangkai pulau sejauh ini meski dengan keterbatasan anggaran Pemda telah berupaya membangun jalan dan jembatan sebagai akses penghubung Desa-Kecamatan-Kabupaten.

"Kita menyadari pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sangat penting karena merupakan urat nadi suatu daerah. Meski kondisi keuangan daerah kita tak jauh beda dengan Kuansing, Rohil dan Kabupaten lainya namun kondisi alam kita membuat biaya pembangunan menjadi besar," jelas Wakil Bupati.

Wakil Bupati pun berjanji akan mengajak mahasiswa dan pemuda untuk duduk bersama di Bapeda untuk melihat sejauh mana pembangunan dan rencana pembangunan yang sedang diperjuangkan Meranti baik ditingkat Provinsi maupun Nasional.

"Mari nanti kita sama-sama ke Bappeda untuk melihat apa saja yang telah Pemda lakukan, terakhir kita telah berkoordinasi dengan Kementrian PU untuk membangun jalan penghubung dan Tol yang terhubung ke Sumatera," jelas Wakil Bupati.

Begitu juga terkait tuntutan lainnya, yakni bantuan beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu. "Nanti kita bersama SKPD terkait akan mendata mana mahasiswa yang benar-benar tidak mampu untuk diberikan bantuan, tapi syaratnya benar-benar tidak mampu, jika memang ada silahkan laporkan kesaya," tegas Wakil Bupati sambil didukung dengan teriakan 'setuju' oleh perunjukrasa.

Selanjutnya menjawab tuntutan membangun Mes Mahasiswa dan Kantor Camat, dikatakan Wakil Bupati, Pemda Meranti sangat menginginkan setiap Kecamatan memiliki kantor yang representatif namun lagi-lagi kendala yang dihadapi adalah anggaran.

"Kita sangat menginginkan kantor kantor yang berhubungan dengan pelayanan publik dibangun , namun anggaran kita sangat terbatas, bahkan kantor Bupati dan Polres masih menumpang dikantor Eks Kecamatan dan Eks Polsek. Namun pelan pelan kita akan coba membangunya," jelas Wakil Bupati.

Begitu juga pembangunan Mes Mahasiswa, namun sebelum Mes dibangun Wakil Bupati berharap mahasiswa yang menimba ilmu di Selatpanjang untuk sementara dapat memanfaatkan rumah sanak dan saudara.

Sementara itu terkait pembangunan Universitas Meranti, Wakil Bupati H. Said Hasyim sangat mendukung ide tersebut, iapun memerintahkan kepada SKPD terkait untuk memprogramkan hal ini karena jika memang diprogramkan tentu tidak sulit.

"Kita minta SKPD terkait dapat memprogramkan, masak H. Syahril saja bisa Pemda tidak bisa," ucap Wakil Bupati yang lagi-lagi mendapat teriakan setuju dari mahasiswa dan pemuda.

Dan yang terakhir dikatakan Wakil Bupati, Pemda Meranti akan mencoba untuk membangun fasilitas unit donor darah untuk mencukupi ketersediaan darah pasien sehingga tidak perlu dirujuk ke Pekanbaru dan daerah lainnya.

Usai mendengarkan jawaban Wakil Bupati, para perunjukrasa yang diwakli oleh Satma PP Bobi dan Zuriyadi mengaku puas namun mereka berharap apa yang disampaikan jangan hanya sekedar janji. Untuk itu merekapun mengajak Wakil Bupati yang didampingi Sekretaris Daerah Yulian Norwis bergerak menuju ruang rapat DPRD Meranti dan diterima langsung oleh Ketua DPRD H. Fauzi Hasan, Wakil Ketua DPRD Muzamil, anggota Zubiarsyah, Edi Masyudi dan anggota DPRD lainya untuk menandatangani MoU. Usai penantadatangan MoU dan berdialog langsung dengan Legislator terkait tuntutannya, tepat pukul 12.15 Wib para perunjukrasapun membubarkan diri dengan damai.***(hum)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Patroli Polisi Gagalkan Perampokan Mesin ATM di Pekanbaru
- Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Pelabuhan Nelayan di Bengkalis
- Kapal Pompong Terbalik, Satu Keluarga Nyaris Tenggelam di Selat Bengkalis
- Diduga Konsleting Listrik, Satu Rumah di Bengkalis Terbakar
- Kebakaran di Kotabaru, Inhil Ludeskan 57 Toko dan Rumah
- Kebakaran Saat Idul Fitri Ludeskan Puluhan Rumah di Kotabaru, Inhil
- Lebaran Aman, Polisi di Bengkalis Sambangi Rumah Ditinggal Mudik
- Diduga Sarang Pungli, Pos TLLK di Lintas Riau-Sumbar Dibongkar Polres Kampar
- Curi Komponen Alat Berat, Pria Ini Diringkus Polsek Tapung Hulu
- Yamaha V-Ixion Pemudik Terjun ke Sungai di Tambusai, 2 Korban Luka
- Belasan Kios di Pasar Logar, Kuansing Ludes Terbakar
- Gara-gara Marah Pacar Digoda, Pemuda Tembilahan Hulu Ini Dibacok
- Pedoman bagi Pengguna Jalan Saat Mudik,
Polres Kampar Terbitkan Buku Panduan Jalur Lintas Barat

- Sepekan sebelum dan Sesudah Pilgubri, Seluruh Tempat Hiburan di BS, Bengkalis Wajib Tutup
- Bea Cukai Dumai Amankan 5 Kilogram Sabu Tak Bertuan
- Waktu Kadaluarsa, PN Bengkalis Vonis Bebas Legislator dan Ajudannya dari Dugaan Politik Uang
- Pengadilan Tinggi Riau Kuatkan Putusan PN,
Palsukan Surat Tanah, Poniman Tetap Dihukum 1,5 Tahun Penjara

- Dugaan Politik Uang Legislator Bengkalis,
Sampaikan Replik Pembelaan, JPU Tetap pada Tuntutan

- Berbelit Berikan Keterangan,
Mantan Ketua DPRD Terancam Tersangka Keterangan Palsu dan TPPU

- Sidang Dugaan Politik Uang Legislator Bengkalis,
Sidang Lanjutan, JPU Akan Bacakan Replik Malam Ini



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com